The first 200 lines.
Tampak sangat damai.
Aku pikir, "Cuacanya indah hari ini."
Saat itulah aku menatap langit
dan mulai bertanya-tanya
kenapa aku menjalani setiap hari seperti orang gila.
Sepertinya aku tidak bisa ikut penerbangan hari ini.
Maafkan aku.
Ya.
Aku tahu itu.
Aku akan segera
menyerahkan surat pengunduran diriku.
Choi Soo Ah.
Kamu menuju arah yang berlawanan.
Bukankah seharusnya kamu terbang hari ini?
Apa hari ini giliranku menjaga Hyo Eun?
Bukankah besok?
Kamu tidak perlu menemui Hyo Eun.
Apakah kamu...
Ya.
Aku mengundurkan diri.
Kamu tidak apa-apa?
Aku belum yakin.
Aku tidak merasakan apa-apa.
Mereka sudah memproses dokumennya?
Aku melakukan hal yang tepat, bukan?
Tentu saja.
Menjadi pramugari bukan pekerjaan yang mudah.
Orang-orang tidak tahu betapa beratnya pekerjaan itu.
Itu melelahkan secara fisik dan mental.
Kamu membuat keputusan yang tepat.
Ayo masuk.
Kamu pasti lapar.
Hyo Eun sendirian.
Aku harus menyiapkan sarapan untuknya
dan membawanya ke rumah sakit.
Mereka seharusnya lebih berterima kasih.
Aku tidak mengatakan ini karena kamu.
Aku memahami kesedihanmu.
Aku dahulu pulang setelah penerbangan
dan menemukan lemari esku kosong
serta rumah berantakan.
Aku baik-baik saja.
Jangan bersikap begitu.
Kamu memiliki kehidupan yang bagus.
Seharusnya kamu bertahan lebih lama.
"Episode 9"
Ibu?
Benar, ini Ibu.
Bagaimana dengan penerbangan Ibu?
Ibu tidak akan pergi. - Kenapa?
Ibu mengundurkan diri.
Ibu akan berganti baju dan membawamu ke rumah sakit.
Siapa yang menyuruh Ibu berhenti bekerja?
Sudah kubilang aku akan mengurus diriku sendiri.
Aku tidak meminta Ibu berhenti bekerja.
Baiklah, aku akan pergi ke sekolah.
Aku tidak meminta ini.
Aku akan pergi ke sekolah.
Kamu tidak perlu pergi.
Mari libur sehari. Kita berdua.
Jangan mencemaskan apa pun.
Pengunduran dirimu akan diproses dalam beberapa hari.
Terima kasih atas kerja kerasmu.
Hati-hati dalam perjalananmu.
Aku mengundurkan diri dari pekerjaanku.
Saat aku berhenti bekerja,
aku harus berbicara dengan siapa?
Apa yang harus kukatakan?
Ibu.
Ayo.
Ibu.
"On the Way to the Airport"
Apakah ini berarti kamu putranya Bu Go?
Ya.
Artinya gadis itu adalah cucunya.
Gadis itu datang mencari Pak Mun.
Annie datang mencari Pak Mun?
Dia sudah lama bekerja di sini
sampai dia pindah ke Boryeong tahun lalu.
Bisakah aku bertemu dengannya?
Bisakah kamu datang kembali besok?
Dia akan berkunjung besok.
Bisa.
Ini dia.
Pak Mun memintaku untuk memberikan ini kepada putranya Bu Go.
Dia masuk ke sini setiap kali berkunjung.
Katanya dia akan tinggal sejenak.
Sepertinya dia ada di dalam sini selama satu atau dua menit.
Mungkin dia tahu ini milik neneknya.
Hei.
Apa ini kamarmu?
Ya. - Bagaimana dengan wanita itu?
Dia di kamar ini.
Sial. Kamarku di sini.
Kamar Kapten Park di sana.
Minta kamar baru walaupun kamu harus membuat keributan.
Aku pandai melakukan itu.
Aku akan meminta kamar di atas bersama Hye Won.
Dengarkan baik-baik.
Kita akan keluar dari tempat ini setelah dua hari.
Jangan bertemu dengannya selama itu.
Begitukah situasinya?
Apa Doh Woo dan ibunya Hyo Eun berpacaran?
Astaga. Kenapa Doh Woo melakukan itu?
Apa maksudmu? Kita belum tahu pasti.
Pasti akan terjadi malapetaka jika benar.
Kapten Park berolahraga saat pagi
dan pergi berjalan-jalan pukul 20.00.
Jangan pergi ke pub.
Pub? Tidak mungkin.
Astaga.
Ini menegangkan.
Bersikaplah alami.
Kenapa bersikap seperti itu di lift tadi?
Kamu juga sama.
Kenapa dia keluar sekarang?
Mana aku tahu?
Apa kalian memprotes sesuatu?
Apa? - Apa maksudmu
kamu tidak mau hidup seperti ini selama enam bulan?
Kalau begitu, mari kita bicarakan.
Jangan menghadapinya seperti itu.
Ini tidak seperti perkiraan Ibu.
Lalu apa?
Untuk apa kamu berhenti bekerja?
Ibu. Kenapa Ibu marah?
Ibu akan keluar dari rumah sakit dalam beberapa hari lagi.
Kamu datang rupanya. - Halo.
Ibu bisa menjaga Hyo Eun. Semua akan berjalan sesuai rencana.
Butuh sekitar dua bulan sampai Ibu bisa pulih.
Bukan berarti Ibu tidak bisa menjaganya.
Omonganmu konyol.
Ibu berusaha keras untuk pulih karena merasa bersalah kepadamu.
Dia benar.
Kini dia selalu menekuk lututnya.
Ibu juga ingin bertanggung jawab untuk Hyo Eun.
Ibu tidak senang mengalami cedera ini.
Ibu berusaha keras untuk pulih karena merasa bodoh.
Tapi apa?
Kamu akan bersikap seperti ini?
Ibu, ini bukan sesuatu yang seharusnya membuat Ibu marah.
Bagaimana mungkin Ibu tidak marah?
Kami akan kembali ke Gayang-dong setelah dokumen
terkait sekolahnya beres.
Keluar. Kalian berdua.
Nenek keterlaluan.
Nenek marah karena Ibu bekerja,
tapi sekarang Nenek marah karena Ibu berhenti bekerja.
Sulit sekali menjadi ibu pekerja di Korea.
Kamu tidak pantas mengatakan itu.
Aku kesal.
Kamu juga terkait dalam masalah ini.
Dengarkan perkataan Ibu.
Kularang Ibu berhenti karena tahu Ibu akan menyalahkanku.
Kenapa semua orang kesal dengan masalah Ibu?
Masih ada bos terakhir Ibu.
Ayah.
Aku bahkan tidak mau membayangkannya.
Astaga. Mari pergi
mencari udara segar.
Bagaimana jika kita bermain sepak bola di dekat Sungai Han?
Jangan di sana. Di tempat yang jauh.
Ibu ingin pergi beberapa hari dan berpura-pura
tidak ada di sini karena ada penerbangan.
Apa kamu baik-baik saja?
Ibu.
Sekali lagi.
Kamu saja. Ibu lelah.
Ibu bisa terbang selama 10 jam, tapi tidak bisa melakukan itu?
Tidak bisa.
Tunggu aku. Akan kunaiki wahana sesukaku hari ini.
Silakan.
Aku memang terbang selama 10 jam.
Waktunya lepas landas.
Aku butuh dihibur.
Aku baru saja mengundurkan diri.
Apa yang terjadi?
Seseorang sedang menjemur pakaiannya
dan dia terlihat sangat tenang.
Tiba-tiba aku menyadari bahwa aku menjalani kehidupan yang berat.
Apa ini alasan yang bagus?
Aku sudah putus asa saat mengundurkan diri,
tapi setelah mengatakannya, itu terdengar seperti masalah kecil.
Aku tidak percaya kamu iri kepada orang yang mencuci pakaian.
Bagus.
Apa yang bagus?
Mengundurkan diri
dan meneleponku.
Bagaimana aku bisa menghiburmu?
Sepertinya
ada yang istimewa dengan ruangan ini.
Aku merasa terbebas dari seluruh dunia.
Ini sama seperti dirimu.
Tinggallah di sini.
Apa itu? - Langkah pertama penghiburanku
adalah rumah tua, dan langkah kedua adalah
menjemur pakaian.
Apa kita akan menjemur pakaian?
Katamu kamu iri.
Kamu bisa menjemur semuanya.
No comments yet. Be the first to leave one.