Hell's Paradise

Hell's Paradise (地獄楽)

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Hell s Paradise - S1 - E05 [1080p HEVC]
A Commentary by Popopupo1
Untuk releasan Nyaa, Judas, Asw, Anime Time, Jangan lupa berikan Ratings ya*Ig : @Sebastianus_Ariston20

Tags

other
Published on: 2023-05-01
Downloads: 129
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 194 lines.

Ayahanda.

Kenapa?

Kenapa matamu menatap seperti itu,

Ayahanda?!

Samurai & Wanita

Kau sudah sadar, Sagiri?

Genji-dono?

Kita ada di mana?

Saya kenapa?

Kita ada di suatu gua.

Tempat yang terhindar dari monster dan serangga.

Kau jatuh pingsan karena teracuni oleh sisik kupu-kupu.

Sebaiknya istirahatlah dulu.

Tidak boleh.

Saya tidak boleh melepas pengawasan—

Oh, dia bangun.

Oh?

Bagaimana kondisimu, Sagiri-san?

Anu, kalian sedang apa?

Menyiapkan makan.

Aku memperbaiki bajumu yang sobek.

Giliranku memantau.

Bukankah waktu kita sempit?

Yha, begitulah ....

Aku punya kecemasan lain.

Berhubung Sagiri-san sudah bangun,

bagaimana kalau kita sedikit mengulas situasi?

Bisa sambil menikmati makanan yang dibuat Gabimaru-san.

Setuju!

Lah, ini kan 'kikatsugan'!

Padahal aku ngarepin yang lebih sehat!

Kikatsugan?

Kupakai bahan-bahan di sekitar sini.

Justru untung bisa dibuat.

Ditambah lagi,

aku sekalian menyisir area sambil mencari bahan.

Dalam arti kasarnya,

tidak kutemukan ciri-ciri benda semacam ini.

Memang belum semua area disisiri,

jadi belum bisa kujamin.

Memangnya kalau pun ada, bisa kaukenali ciri-cirinya?

Kau tahu sesuatu tentang Obat Keabadian?

Tidak.

Ini pertama kalinya aku mendengar "Obat Keabadian".

Kucari berdasarkan gambar saja.

Hm ....

Yang berhasil kumengerti saat berkeliling adalah tentang floranya.

Meski jenisnya tercampur-campur, tapi kebanyakan tanaman yang kita kenal.

Meski memang ada beberapa yang asing juga.

Kita berada dekat dengan Ryukyu, mungkin bibit bunga dari sana.

Wah, keren.

Yang membuatku heran ...

... adalah jenis bunga yang ada di jasad samurai itu bertebaran.

Eh?

Maksudmu ....

"Di manakah para samurai utusan sebelumnya?"

Jika sebagian besar flora di pulau ini berasal dari manusia,

maka bisa dibayangkan situasinya.

Jangan buat kami makan ini!

Aku tidak memakai tanaman itu.

Pokoknya, aku tidak lihat buah mirip jeruk mandarin ini.

Menurutku, kita tidak boleh memakai itu sebagai pedoman.

Istilah seperti "Buah Bertuah" dan "Kayangan" pun ...

... hanya dipilih karena konsep budaya yang berbeda.

Patung yang berserakan juga lebih mendekati Buddhisme dan Taoisme.

Mungkin sia-sia saja berpedoman pada satu agama.

Justru kita harus lebih berfokus kepada asal-usul patungnya.

Adakah teknologi di pulau ini yang bisa memahat bentuk-bentuk seperti itu?

Atau siapa yang membuatnya?

Masihkah mereka tinggal di sini?

Aku ragu pulau ini berpenduduk.

Mau monster atau serangga itu terlalu berbahaya bagi manusia.

Ekologi dan perliakunya juga misterius.

Ketika kutebas,

memang ada sensasi daging dan tulang,

tapi organ dan anunya ....

Alat reproduksi?

Iya, tidak ada sama sekali.

Mereka gak punya kontol, ya?

Perawakannya juga aneh.

Seolah jenis binatang saling tumpang tindih membentuk badan manusia.

Bagaimana menyebutnya, ya?

Aku paham maksudmu.

Belum lagi benda-benda yang dipakai sudah jelek ....

Mereka religius, tapi terkesan radikal.

Atau bisa disebut ...

... dewa-dewa yang cacat.

Itu berlaku pada monster dan serangganya.

Mereka menyeramkan, tapi juga lugu.

Secara logika, tidak masuk akal.

Secara mistis juga tidak terlalu fiktif.

Seolah-olah kita terlempar ke dalam mandala yang tidak keruan ....

Mereka sangat misterius dan tidak bisa kita pahami.

Makhluk yang bisa hidup tanpa organ adalah petunjuk dari keabadian.

Peluang adanya Obat Keabadian di pulau ini semakin besar.

Selama itu ada, akan bisa kita cari.

Setelah ketemu, bisa pulang tanpa dosa.

Kecuali kalau sebenarnya kita sudah mati, dan tempat ini adalah akhirat.

Semoga saja sih bukan, ya.

Benar kata Gabimaru-san.

Sebaiknya kita awali dengan mempelajari ekologi monster.

Di mana atau bagaimana mereka hidup?

Meski pasti berbahaya, tapi cuma itu petunjuk kita mendekati Obat Keabadian.

Senja ....

Masih belum sehari di pulau ini.

Genji-dono?

Sagiri, carilah kapal dan pulanglah.

Apa yang—

Biar kugantikan tanggung jawabmu.

Lagi pula, kriminalku telah tewas.

Kau adalah putri dari pewaris sah klan Yamada.

Sebagai wanita, menikah dan buat keturunan adalah kewajibanmu.

Seharusnya, partai shogun pun tidak keberatan jika kugantikan.

Dalam kondisimu sekarang, pasti mati.

Pulanglah, Sagiri.

Ini adalah tugas saya.

Tugas saya sebagai prajurit.

Tekadmu patut dihormati, tapi hadapilah realita.

Apa kau yang sekarang punya kuasa membunuh Gabimaru?

Terlebih lagi pedangmu itu.

Entah kaupungut di mana, tapi hanya pengganti, bukan?

Pedang adalah hati seorang kesatria.

Kau telah kehilangan hati sebagai klan Yamada.

Memang wajar jika di medan perang,

karena bisa tumpul saat bertarung,

dan tinggal memungut yang ada.

Aku tidak bilang kemampuanmu buruk,

tapi itu sebagai penguji pedang dan seorang algojo.

Sedangkan yang kita butuhkan di sini adalah kemampuan bertempur.

Kemampuan berpedang dan kemampuan bertempur itu tidak sama.

Kau amat jelas kurang pantas berada di pulau ini.

Ini batasmu sebagai wanita.

Menurutku, pulang pun tidak akan mudah.

Senta ...?

Sebagian besar samurai tidak kembali dari pulau ini.

Walau menaiki perahu, belum ada jaminan kita bisa pulang.

Pokoknya kita jauhi saja pulau itu!

Walau terselimuti kabut tebal,

jiwa kesatria tidak akan semudah itu dibutakan!

m 1337 662 l 1850 662 1853 1025 1337 1022

PENGUJI PEDANG NO.10

YAMADA ASAEMON

TENZA

Kenapa samurai pasti bodoh begini, ya?

Hah?!

Cobalah mengikuti arusnya.

Kalau cuma mendorong paksa, kau hanya akan kelelahan.

Samurai selalu saja berdelusi,

tanpa mau berpikir solusional.

Benar juga!

Aku mendapatkan ilmu!

Apa itu salah satu kebijaksanaan orang Sanka?

Kakek yang mengajariku.

Efisienlah dalam segala hal.

Lagi pula kalau kita pulang pun, aku akan dipenggal karena bertangan kosong, 'kan?

Jangan khawatir, aku sendiri yang akan membujuk partai shogun!

Aku bersumpah akan membawamu pulang dengan selamat, Nurugai-kun.

Dari semua partisipan kriminal, kaulah yang paling pantas hidup.

Lihat itu!

Pasti itu kapal partai shogun!

Gede, soalnya!

Kita bisa pulang!

Kapal induk ...?

Bukan ....

Jangan-Jangan,

ini seluruh kapal yang mencoba pergi dari pulau?

Surganya Neraka

Surganya Neraka

Bodoh! Jangan acungkan pedang!

Eh?

Kebanyakan binatang sensitif pada objek bercahaya dan tajam!

Selama kita kembali ke pulau ....

Apa boleh buat, 'kan?

Aku terlalu bodoh memikirkan itu!

Ayo cari kapal yang utuh!

Larilah, Nurugai!

Jika kau tewas, tamatlah garis keturunan Sanka!

Kami tidak percaya pada takhayul!

Tapi bagaimanapun juga terbesit di kepalaku ....

Inikah yang disebut azab?

Hei.

Kalau kalian nyasar, biar kuantar sampai kaki gunung.

Apa kau Emishi?

Setidaknya, izinkan kami istirahat di desamu.

Apa maksudnya "Emishi"?

Itu sebutan para pembangkang.

Orang yang menolak aturan,

dan memilih hidup di gunung dengan budaya masing-masing.

Di bawah pemerintahan Tokugawa-sama, mereka dianggap pemberontak.

Bawa dia pulang.

Kita penggal setelah dapat lokasi desa lainnya.

Sekarang, Sanka di wilayah ini akan punah.

Maaf, Teman-Teman.

Maaf, Kek.

More Indonesian subtitles for Hell's Paradise

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left