Release info

강남 스캔들 Gangnam Scandal E08 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2018-12-06
Downloads: 15
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Episode 8"

Apa itu tadi?

Hei, apa yang kamu lakukan?

Itu yang harusnya aku tanyakan kepadamu.

Kamu sebut merayu pacar orang lain sebagai hukuman?

Ayo keluar.

Di sini sangat nyaman dan hangat. Untuk apa keluar?

Kenapa kamu ada di sini?

Kudengar kamu tidak bisa menjemputku karena perlu menghukum seseorang.

Jadi, aku datang untuk menjemputmu sendiri.

Kalau begitu, ayo pergi.

Aku akan mengenalnya, jadi, perkenalkan dia.

Itu tidak perlu. Sudahlah. Ayo pergi.

Halo, aku sudah mendengar banyak tentangmu.

Aku dengar kamu pacar Se Hyun.

Apa?

Hei, kamu sering datang ke sini.

Astaga, kamu seharusnya datang dan bekerja paruh waktu di sini.

Apa dia baru menyuruhmu bekerja paruh waktu di sini?

Jangan marah.

- Ayo keluar. - Astaga.

Maaf karena terus-menerus membuat keributan.

Tidak, jangan minta maaf.

So Yu, bisakah kamu kemari sebentar?

Kemarilah.

Jangan ke mana-mana dan tetap di sini.

- Kenapa? - Aku harus mengakhiri semuanya.

Mengakhiri apa?

Aku tidak bisa pergi begitu saja.

Kenapa kamu membuatku tersandung? Itu sangat tidak dewasa.

"Sauna Kering Yonggung, Buka 24 Jam"

Ingat kamu bertanya apakah aku dapat membayarmu di muka?

Ya.

Aku membahasnya dengan suamiku,

dan dia bilang aku sudah gila.

Aku akhirnya dimarahi olehnya.

Dia tidak pernah melihat pekerja paruh waktu dibayar di muka.

Maafkan aku.

Aku tahu kamu kesulitan, tapi aku benar-benar minta maaf.

Tidak, jangan katakan itu. Akulah yang meminta terlalu banyak.

Tapi apa yang akan kamu lakukan? Kamu bilang itu mendesak.

Aku selalu membuatmu tersandung.

Kenapa ekspresi wajahmu seperti itu?

Apa kamu benar-benar marah karena tersandung di depannya?

Dia pacar Se Hyun, bukan pacarmu.

Jadi, kenapa kamu begitu peduli?

Dia bukan pacarnya.

Apa? Kamu menyebutnya calon istri Se Hyun.

Itu yang kamu katakan tadi.

Kamu meminta Se Hyun mengenalkannya kepada ibunya.

- Mereka membohongiku. - Apa?

Aku pikir kita harus jujur

dan mengatakan kepadanya bahwa kita tidak berpacaran.

Mereka tidak datang bersama.

Dia mau memberitahuku untuk mengembalikan bunga,

dan saat itulah si penyiar, Myung Ji Yoon, masuk.

- Bunga? - Ceritanya panjang.

Apa dia selalu seaneh itu?

Itu karena kalian memulai hubungan dengan aneh.

Tapi dia tidak aneh begitu kamu mengenalnya.

Maaf mengatakan ini, tapi dia aneh.

So Yu, aku harus pergi ke pinggiran kota sekarang.

Jadi, aku akan mengurus masalah ini begitu aku kembali.

Akulah yang berbohong, jadi, aku akan berterus terang.

Tidak, aku akan memberitahunya. Jangan terganggu karenanya.

Jin Bok.

Kamu harus mengisi kehilanganmu dengan kehangatan dari orang lain.

Suruh sekretarismu untuk pulang. Aku akan pergi ke kantormu.

"Direktur Perencanaan Strategis, Choi Seo Jun"

Jika Bu Choi tahu

kita ada di kantor ini, dia akan sangat marah.

Pacarku bisa memecatnya dalam sekejap.

Kenapa kamu sangat terintimidasi?

Lihat? Dia membalas pesanku dengan cepat.

Apa yang dia katakan?

Tunggu.

"Jin Bok"

Naiklah ke atas dalam 20 menit

dan ketuk pintu tiga kali.

Lihat?

Apa arti tiga ketukan itu?

Ini terlalu dingin.

Ini terlalu formal.

Kedengarannya seperti "Sayang".

Bukankah ini menggemaskan?

Apa ini menggemaskan?

Kedengarannya seperti satpam yang berpatroli.

Astaga, kamu tidak berperasaan.

- Kamu harus pulang. - Terima kasih.

Dia bahkan tidak ragu untuk pergi.

"Presdir, Choi Jin Bok"

Sedang apa Ayah di sana?

Astaga, ayah tidak percaya ada nyamuk di sini.

Udaranya terlalu dingin untuk nyamuk.

Apa Ayah menunggu seseorang?

Apa? Apa yang kamu bicarakan?

Apa Ayah menunggu Mi Ri?

Kenapa dia datang ke sini?

Bagaimana denganmu? Apa yang membawamu kemari?

Aku mau pulang bersama Ayah.

Astaga.

Sejak kapan kita pulang bersama?

Ji Yoon, gadis yang Ayah kagumi, akan datang untuk makan malam.

- Kenapa tiba-tiba? - Untuk menghibur Ayah.

Dari semua hari yang tersedia, kenapa harus hari ini?

Karena Ayah selalu terlihat tertekan oleh Bu Hong.

- Ayo pergi. - Pergilah lebih dahulu.

Kenapa?

Ayah menunggu Mi Ri, bukan?

Astaga, tidak.

Astaga.

Baiklah, ayo pergi. Lekas.

Jin Bok.

Jin Bok.

Jin Bok.

Jin Bok.

Ayah hari ini berjalan seperti kura-kura.

- Yoon Tae, bukankah sudah pulang? - Aku akan pulang.

Tapi aku meninggalkan sesuatu di kantorku.

Sampai nanti, Ayah.

Ayo pergi, Ayah.

Astaga, kenapa Ayah terus melihat ke belakang?

Ekspor kita ke Ontario dibatalkan?

Omong kosong macam apa ini?

Kita tidak bisa berbuat apa-apa. Mereka secara sepihak...

Kamu sungguh akan mengatakan tidak bisa berbuat apa-apa

tentang kehilangan kontrak senilai 50 juta dolar?

Apa itu alasanmu?

Aku minta maaf, Pak.

Apa kamu pikir Bu Hong bersekongkol di belakangku?

Aku juga berpikir begitu, tapi aku tidak punya bukti.

Aku ingin kontrak disepakati sebelum ayah mertuaku tahu.

Itu tidak mungkin, Pak.

Bawakan aku bukti bahwa Bu Hong mengacaukan kesepakatan itu.

Baik, Pak.

Kenapa masih di sini? Aku sudah bilang bawakan bukti!

Ya, Pak.

Hong Baek Hee.

Lalu kenapa jika mereka berbohong? Kenapa kamu peduli?

Ini sangat memalukan.

Siapa yang kamu bicarakan? Se Hyun?

Apa kamu tidak merasakan hal yang sama?

Dia membohongiku tanpa ekspresi.

Tapi kenapa kamu menghukumnya?

Kenapa kamu tidak paham pesannya?

Kamulah yang sangat aneh.

Kamu harus menghukum Se Hyun jika dia yang membuatmu kesal.

Kenapa kamu terus mencarinya dan membuat masalah?

Seolah-olah kamu menyukainya.

Apa?

Hei, jangan asal bicara.

Kamulah yang sikapnya tidak masuk akal.

Kenapa kamu pergi dan mengajaknya kencan

hanya karena dia dan Se Hyun berbohong bahwa mereka berpacaran?

Bagaimana kamu tahu tentang itu?

Apa?

Apa kamu melihatku memberinya bunga?

Apa kamu mengikutiku?

Apa yang kamu bicarakan?

Aku mengantarmu ke sauna kering.

Kamu masuk membawa buket bunga, jadi, aku berasumsi.

Begitu rupanya.

Aku sibuk, kamu tahu itu.

Aku tidak punya waktu untuk mengikutimu.

Baiklah.

Apa yang Ayah lakukan?

"Aku harus pulang karena sesuatu terjadi. Aku akan menjelaskannya"

"Aku harus pulang karena sesuatu terjadi"

"Aku harus pulang karena sesuatu terjadi. Aku..."

Aku harus pulang karena sesuatu terjadi.

Aku akan jelaskan lain waktu.

Apa itu wajah sedih?

Kenapa kamu mengintip?

Apa yang kamu lakukan?

Apa Ayah masih akan mengatakan tidak menunggu Mi Ri?

Ini bukan seperti dugaanmu. Dia hanya ingin mengatakan sesuatu.

Menghapus.

Apa yang kamu lakukan?

Apa Ayah melakukan kesalahan? Kenapa berbisik?

Berikan itu padaku.

Pergi ke ruang makan. Ayo.

Berani sekali kamu kurang ajar?

Haruskah aku beri tahu semua orang

bahwa Ayah menyuruh sekretaris Ayah pulang, bersembunyi di balik pintu,

dan menunggu Mi Ri datang?

- Hei, kalian. - Hentikan itu. Berhenti.

Tunggu sebentar.

Biar aku saja. Kamu boleh pulang.

- Biar aku saja. - Bu Oh.

Kamu bisa menyerahkannya pada Seo Kyung.

Ini pekerjaanku, Pak.

Pulang saja jika disuruh. Kenapa kamu terus menjawab?

Dia sangat bangga karena bekerja untuk Presdir Wang.

Ayah, kamu harus memecat Nona Do dan mempekerjakan orang lain.

Dia bersikap seolah dia pemilik rumah ini.

Nona Do rupanya

beruntung sekali.

Beruntung sekali?

Apa maksudnya?

Orang yang dilahirkan dengan itu menyalurkan energi positif.

Gangnam Scandal subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Gangnam Scandal

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left