Specials

Release info

When A Man Loves E08 130425 HDTV H264 720p-KOR
A Commentary by Lupak
Visit us @IDFL.us

Tags

HDTV
hdtv
720p
720
HD
Published on: 2013-04-27
Downloads: 33
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Diterjemahkan oleh LUPAK

Episode 8

Aku suka yang ini.

Ada sesuatu yang ingin kukatakan padamu.

Hubungi aku lagi jika kau baca pesan ini.

Aku masih ingat musim dingin yang aku habiskan di sana.

Sangat dingin.

Bacakan lagi.

Tutup matamu.

- Kau mau mengatakan sesuatu. - Tidak ada.

Aku pergi menemui pacarku.

Untuk siapa cincin yang satunya?

Kau tidak perlu tahu.

Tiga hari bersamamu adalah hari-hari yang paling membahagiakan bagiku.

Aku tertawa. Aku sangat senang.

Aku bahagia seperti orang yang tidak punya kesedihan dalam hidupnya.

Terima kasih telah membawakanku beras waktu itu.

Maaf telah melempar dart ke wajahmu.

Selamat atas kelulusanmu.

Aku akan kembali ke kehidupanku sekarang.

Biarkan rasa bahagia itu sampai di sini.

Aku membawakanmu kudapan malam. Kau lelah?

- Aku lelah. - Makanlah buahnya.

Ini.

Makanlah dan bantulah dia sebaik-baiknya.

Tae Sang senang kau membantunya.

Kenapa kau sangat dekat dengan Tae Sang?

Takdir.

Sungguh.

Takdir?

Jae Hee.

Sebenarnya... Aku tidak kerja di keamanan perusahaan.

Aku bekerja untuk rentenir. Aku memukul orang, dan aku juga kena pukul.

Aku tidak pernah sekolah. Tidak ada teman.

Yang aku bisa hanya berkelahi.

Itulah aku bertemu Tae Sang.

Bagiku aneh sekali orang seperti dia kerja di sana.

Dia pintar dan misterius.

- Dia orang baik namun juga keras. - Bagaimana kalian bisa dekat?

Kami butuh seseorang untuk bersandar.

Tae Sang tidak punya keluarga.

Aku sudah dengar.

Dia pria kesepian. Saat dia menemukan sebuah ikatan,

dia akan mempertahankannya dengan nyawanya.

Orang seperti dia menakutkan. Mereka akan berbalik lebih cepat dari perkiraanmu.

Dia tidak akan melakukan itu.

Aku bahkan berpikir Tuhan memberikan aku Tae Sang

sebagai ganti orang tuaku yang terlalu cepat diambil-Nya.

Aku lelah. Aku mau tidur.

Hey, makan ini dulu.

Makanlah.

Dah! Sampai jumpa besok.

Hati-hati! Kau bisa jatuh.

Selamat malam.

Pergilah!

Ada sesuatu yang ingin kukatakan padamu. Hubungi aku jika kau baca pesan ini.

Kau datang pagi sekali.

Yeah.

Minumlah kopi.

Kau tidak perlu membelikanku kopi. Itu mahal.

Ini dari dana tim.

Apa kau beli kopinya dengan kupon yang kuberikan?

Huh?

Kau tidak ingat?

- Tidak usah dipikirkan. - Baik.

Aku membawa sesuatu yang tertinggal di lobi. Makanlah di rumah.

Berhentilah bersikap sok kuat di depanku.

Tegakkan kepalamu.

Apa kau menangis?

Pergilah minum kopi.

Aku tidak memintamu minum kopi bersamaku.

Aku mau kau menghilangkan air matamu itu. Orang tuamu akan khawatir.

Aku ingat sekarang!

Aku tidak gunakan kupon itu. Aku letakkan di suatu tempat.

Kau rasa hanya kupon saja yang kuberikan?

Terima kasih.

Aku telat lihat pesannya.

Tidak apa.

Baik.

- Selamat pagi. Kalian datang pagi sekali. - Pagi.

Bagus sekali...

- Kopi? - Terima kasih.

Aku memesan tempat bagus untuk pesta kita nanti malam.

Kalian harus bersiap rapat dulu.

Ini tempat yang bagus untuk tempat dansa dan konser.

Berdasarkan survei...

Dimana lagi anda bisa dansa di bawah hujan di Korea?

Aku tidak sabar ingin melihat tempat itu. Aku ingin berdansa dalam hujan.

Tapi kau tidak bisa dansa.

- Jangan hancurkan pestanya. - Kau melukai perasaanku.

Aku sudah latihan. Aku bisa lakukan tecktonik (dansa elektrik) dan shuffle .

Kau mau lihat?

Ayo kita lakukan. Tolong berikan foto Yoon

ke penjaga keamanan supaya dia tidak bisa masuk.

Ada sesuatu yang ingin dikatakan Jae Hee?

Tidak.

Kau sepertinya tidak puas.

- Dia terganggu oleh tingkah Yoon. - Aku tidak akan dansa!

Kita akan pikirkan lagi event untuk tamannya .

Aku pergi ke taman hiburan belakangan ini. Ada...

Anda pergi ke taman hiburan?

- Aku pergi untuk penelitian. - Anda bisa mengirim kami.

Apa anda pergi sendiri?

- Tidak ada komentar. - Dia pergi sendiri.

- Apa anda naik itu sendirian? - Apa mereka mengambil fotomu?

Cukup hari ini. Kerja bagus.

- Bursa sahamku hancur. - Sudah kubilang kau harus keluar selagi bisa

Aku punya tempat yang bagus. Kunjungilah lain kali.

- Apa yang kau lakukan? - Tidak apa.

Apa ada yang salah?

Tidak, kenapa?

Kau sepertinya beda.

Bagaimana?

Kau terlihat lesu.

Apa aku terlihat lebih baik sekarang?

Tidak.

Tidak ada apa-apa. Aku hanya kurang tidur kemaren.

Aku harus mengecek situsnya minggu ini.

Baik. Pergilah sendiri kali ini.

- Kau mau kemana? - Aku butuh udara segar.

Kau ingin jadi produser atau sutradara pertunjukan.

Aku juga ingin belajar ke luar negeri.

Itulah kenapa aku iri.

Tn. Lee.

Aku mendapat kiriman dari Amerika.

Oh, itu.

Baru saja sampai? Aku meminta bantuan temanku di Amerika.

Aku memintanya sebelum jadi bosmu.

Sudah cukup lama.

Terima kasih.

Kau tidak perlu lakukan sejauh ini.

Kenapa tidak? Aku akan bahagia jika ada orang yang membantuku menemukan mimpiku lagi.

Karena aku percaya itu hanya impian.

Apa kau takut mencoba?

Kau benar. Dan banyak hal yang menghalangi.

Kau ragu pacarmu akan mengizinkanmu pergi.

Jika aku pacarmu, Aku akan menyemangatimu.

Cobalah bujuk dia.

Atau berikan saja buku itu kepada orang lain.

Tn. Lee.

Yeah?

Ada apa denganmu hari ini?

Ada apa denganku?

Karena aku tidak mengajakmu makan siang?

Kau mau makan siang?

Tidak.

Jae Hee Lee.

Bagus.

Jae Hee.

Apa yang sedang kau lakukan? Boleh aku ke rumahmu?

Tidak sekarang. Datanglah setelah jam 8. Oke.

Pemilik gedung mau menjualnya jika kalian punya tawaran yang bagus.

Bagaimana dengan penyewanya?

Kontrak mereka akan segera berakhir.

Aku bisa naikkan biaya sewa ataupun bisa mengusir mereka?

Atau Anda biarkan saja mereka.

Kecuali anda punya rencana lain.

- Aku akan menghubungimu. Terima kasih. - Terima kasih pak.

Semoga hari anda menyenangkan.

Ddol! Masuklah!

- Aku harus pergi. Dah. - Sampai jumpa nanti.

Kau mau makan siang apa?

Makan siang? Sup daging dan toge?

- Baik. - Dua sup daging toge disini, dibungkus.

Tim Jae Hee mau makan di luar malam ini. Kau mau ikut?

- Aku ada rencana malam ini. - Maksudmu kau ada kencan?

- Haruskah aku memberikanmu tips? - Tidak usah.

Kau tahu kenapa aku terlihat tua?

Ini karena aku telah mencuri banyak hati wanita.

Mereka menyerap masa hidupku.

Kau mau tipsnya?

- Tak usah kalau begitu. - Kau tahu tempat bagus untuk kencan?

Kau harus buat konsep dasarnya dulu.

Kau ingin melakukannya di akhir pekan? Mungkin perjalanan 1 malam ke suatu tempat?

- Kau bisa lakukan itu? - Sebenarnya kau masih seorang pemula.

Kuberikan kau rencana "bayi" dulu.

- Makan siang saja dulu. - Baik.

Kau sangat rajin. Kau akan ahli dalam semua hal.

Terima kasih.

Kenapa kau lebih suka dipanggil Ddol sedangkan namamu bagus, Yeon So?

Ibuku memanggilku Ddol hingga dia meninggal.

Aku merasa dia masih hidup bila orang memanggilku Ddol.

Oh Tidak. Apa kau tinggal dengan ayahmu?

- Tidak, dengan bibiku. - Baiklah.

Hai.

Mi Joon belum datang? Aku ke sini untuk mengambil foto.

Dia akan datang. Silakan duduk.

Hai.

Aku membawa banyak tamu.

Hai.

Mereka penyanyi terkenal.

Bolehkah aku minta mereka untuk meninggalkan tanda tangannya di dinding?

Ddol... Aku ingin bisnis ini tidak mencolok.

Ddol! Tempat ini akan terkenal sekarang.

Katakan pada mereka berhenti memfoto. Aku tidak mau orang tahu.

Kenapa tidak? Jika ini terkenal anda bisa dapat banyak pelanggan. Itu lebih baik.

Tidakkah kau tahu kalau dia tidak suka? Suruh mereka pergi sekarang.

Siapa kau?

Maaf semuanya. Kami kehabisan makanan.

Bisakah kalian makan di tempat lain hari ini?

More Indonesian subtitles for When a Man Falls in Love

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left