The first 200 lines.
Episode 5
Min Hee! Min Hee, sadarlah!
Dia didiagnosis intususepsi, jadi kami menghubungi anda.
Sejak 10 jam lalu, dia sakit perut dan hematochezia dan saat ini dia dehidrasi serius.
Lakukan tes darah dan siapkan ruang operasi.
Apa kau sudah gila?
Ini sudah terlambat! Begitu kau buka perutnya, dia akan terkena serangan jantung!
Aku akan mengoperasinya.
Kau tak mau berhenti sekarang?
Ini peringatan terakhir.
Dokter bedah, Cha Yoon Seo, akan memulai operasi sekarang.
Sekali lagi.
Anak ini tak bergerak sebagaimana mestinya.
Serangan jantung! Aku akan memberinya atropin.
1, 2, 3!
50 Joule.
Semuanya, menyingkir! Shock!
Turun lagi!
- Tingkatkan ke 100 joule! - 100 Joule.
Shock!
Irama jantungnya tak kembali.
Kumohon... Kumohon...
Profesor.
Kumohon... Kumohon... Kumohon...
Bertahanlah sebentar lagi, hanya sebentar lagi.
Kumohon.
- Dokter Cha... - Diam!
Dr. Cha... Berhentilah sekarang.
Menyingkir! Beri aku defibrilator! Cepat!
Dokter Han.
Jahit perutnya dan pindahkan ke ICU.
Panggil walinya dan umumkan kematiannya.
Kumohon, tunggu sebentar lagi!
Apa yang kautunggu, Han Jin Wook?
Aku akan membereskannya.
Sudah kubilang jangan!
Kau sudah melakukannya semampumu!
Kubilang jangan ganggu aku.
Kumohon... Kumohon...
Semuanya, kecuali yang tak bisa menerima kematian anak ini, keluar dari ruangan ini.
Keluar!
Dr. Jung dan para perawat, kalian juga silakan keluar.
Park Shi On.
Park Shi On!
Kemari.
Apa kau tak bisa cepat?
Jahit perutnya, dan bawa ke ICU.
Dokter.
Sudah terlambat.
Min Hee, anakku...
Min Hee... Min Hee!
Min Hee... Anak kita...
Anak kita...
Bagaimana kau bisa mengatakannya dengan begitu mudah?
Kenapa kau membiarkannya mati? Kenapa?
Jika kau mengoperasinya, seharusnya kau bisa menyelamatkannya.
Kenapa kaulakukan itu?
Apa kalian pantas disebut dokter?
Apa kalian pantas disebut dokter setelah membunuh seseorang?
Harap tenang, nyonya. Kami sudah melakukan yang terbaik.
Anakku meninggal...
Kubilang anakku meninggal!
Aku mengerti anda sedih, tapi itu bukan kesalahan dokter ini.
Ketika tiba di rumah sakit, kondisinya sudah sangat parah.
Diam!
Aku akan menuntut kalian semua!
Karena kalian semua tak menerima Min Hee,
Kalian yang membuat Min Hee meninggal.
Min Hee... Maafkan ibu, ibu salah.
Ibu minta maaf...
Min Hee... apa yang harus kita lakukan? Min Hee yang malang, apa yang harus kita lakukan?
Biarkan saja.
Aku yang akan mengerjakannya.
A. Penyebab langsung kematian : Septicemia/kegagalan pernapasan.
B. Faktor predisposisi : nekrosis enteritis / aspirasi respiratori / intususepsi.
Itu sebabnya kita harus memindahkan anak itu ke RS lain!
Kau bilang memindahkan?
Tapi itu artinya membiarkan pasien mati dalam perjalanan!
Profesor Kim. Apa kau tak tahu kasus seperti ini bisa menyebabkan masalah besar?
Orang tua anak itu pasti akan mengajukan gugatan malpraktek! Aku yakin 100%!
Jadi kita harus menolak pasien karena kita takut digugat?
Dokter Cha sudah melakukan yang terbaik dan tak melakukan kesalahan.
Menjengkelkan...
Siapa yang peduli dengan hal itu?
Kaupikir orang tua anak yang telah meninggal itu akan mengerti?
Apa itu sebabnya kau melimpahkannya kepada dokter...
...yang belum pernah menjadi penanggung jawab operasi?
Melimpahkan operasinya?
Aku tak menyetujui operasinya!
Cha Yoon Seo melakukannya atas kehendak sendiri...
Memilih pasien yang akan dioperasi, apa itu yang harus dilakukan dokter sekarang?
Dasar brengsek, beraninya kau...
Bagaimana kaubisa mengatakan itu?
Aku hanya bisa menggambarkannya seperti itu.
Apa yang kaulakukan?
Aku menjahit pakaian Min Hee.
Kenapa kau menjahitnya?
Saat Min Hee pergi ke surga, akan memalukan jika dia memakainya seperti ini.
Kematian bukan berarti seseorang akan pergi ke suatu tempat,
Melainkan makhluk hidup itu kehilangan nyawanya.
Tidak, kelinci dan kakakku ada di sana.
Kita tak bisa menyelamatkan pasien dan pasiennya meninggal.
Itu saja kebenarannya.
Apa yang kaulakukan sekarang...
...sudah jelas bukan untuk kepentingan Min Hee.
Itu hanya tindakan egois untuk menghibur dirimu sendiri.
Tidak, aku melakukannya demi Min Hee.
Jika kau sangat ingin melakukan sesuatu untuknya, maka seharusnya kau menyelamatkannya!
Walau aku tak menganggapmu sebagai dokter,...
Jika kau seorang dokter, tak seharusnya kau berbicara seperti itu.
Kehilangan anggota keluarga,...
Dan mengetahui bahwa tak seharusnya dia mati,...
Itu adalah luka yang takkan pernah hilang bagi orang-orang yang ditinggalkan...
Bahkan dengan perbuatan dan kata-kata yang baik, luka itu takkan pernah hilang.
Selamanya.
Tidak, surga benar-benar ada.
Baiklah. Percayalah sendiri.
Dan jangan lupa bahwa keyakinan itu membuatmu semakin menjadi bahan tertawaan.
Fakta bahwa orang-orang membuatku menjadi bahan tertawaan...
Aku sangat tahu itu.
Sejak aku masih kecil, dan bahkan sekarang.
Jadi tak apa-apa.
Min Hee...
Min Hee!
Min Hee, Ibu minta maaf... Ibu minta maaf.
Apa yang akan kita lakukan tentang anak kita Min Hee?
Min Hee...
Ini semua salah Park Shi On.
Jika bukan karena bajingan itu, Prof. Kim tidak akan diskorsing...
Dan dia yang akan mengoperasinya.
Maka Dokter Cha tak perlu mengalami semua ini.
Jangan membuat kesimpulan seperti itu.
Walau profesor turun tangan, situasinya tak akan berubah.
Aku bukannya menarik kesimpulan...
Hanya saja dia selalu menyebabkan hal buruk.
Woo Il Gyu!
Jika jelas Park Shi On melakukan kesalahan, maka kita harus menegurnya.
Tapi berputar-putar untuk mencari kesalahannya...
Sebagai dokter residen tahun ke empat, aku takkan memaafkannya. Paham?
Baik, aku mengerti.
Apa yang kalian lakukan?
Apa kalian tak segera kembali bertugas?
Baik.
Aku akan kembali ke NICU.
Pertama, periksa pergerakan usus Dong Soo.
Baik.
Ya.
Baiklah.
Ini bukan apa-apa.
Kumohon cabut perintah skorsingku untuk sementara waktu
Aku akan menerima hukumannya pada waktu yang lebih tepat.
Baik. Aku mengerti.
Mengingat situasinya, para anggota direksi akan mengerti.
Terima kasih.
Orang tua anak itu sangat berduka, bukan?
Hal seperti ini terjadi lagi...
Jika setiap rumah sakit memiliki seorang dokter bedah anak...
Walau mereka memilikinya, mereka takkan memiliki kemampuan untuk menghadapinya.
Walau bisa menghadapi situasi darurat...
Dokter yang ada mungkin hanya dokter koas atau residen tahun pertama.
Tak ada cara lain selain menolak pasien.
Apa jenazah anak itu sudah dibawah pergi?
Belum.
Kurasa akan dikirim ke tempat pemakaman.
Apa Dokter Cha baik saja?
Ya.
Kehilangan pasien saat melakukan operasi pertamanya,...
Itu akan meninggalkan luka yang besar.
Kau bilang dokter yang mengoperasi adalah Dokter Cha.
Kecelakaan atau bukan, bukankah seharusnya Dokter spesialis bedah yang menanganinya?
Maafkan aku.
Kurasa aku harus tinggal.
Kau sedang diskorsing sekarang.
Skorsingnya diundur untuk sementara waktu.
Apa?
Kurasa aku harus mengurus insiden ini, dan Dokter Cha tampak sangat terguncang juga.
Pak Go bisa mengurus masalah itu,
Dan Dokter Cha juga bukan anak-anak lagi.
Apa seorang dokter tak mampu mengendalikan emosinya?
Mengertilah untuk kali ini.
Aku akan mengirim sopir Choi.
Baiklah, aku tutup teleponnya.
Berdirilah, Dokter Park. Kau tak boleh seperti ini.
Apa yang akan kaulakukan bila profesor melihatmu seperti ini?
Ayo kita makan. Mungkin kau belum sarapan juga.
Ya?
Kau selalu bertingkah. Kau tak mau berdiri sekarang?
Ya, aku mengerti.
Ada seorang gadis 8 tahun di UGD yang mengalami sakit perut.
Bagian kanan bawah perutnya sakit saat disentuh,
WBC 12000 dan CRP-nya 3.
Kami pergi dulu, jadi kau harus berdiri juga. Paham?
[ WBC=jumlah sel darah putih (tanda infeksi); CRP- C reactive protein (tanda peradangan]
Apa hasil CMV Yae Eun belum keluar?
Ya, kami rasa akan keluar saat waktu makan siang.
Harap periksa jumlah drainase Yoo Jin.
Baik.
Dia benar-benar kuat.
Ini operasi pertamanya, dan pasiennya meninggal di meja operasi.
Bagaimana bisa dia sama sekali tak terpengaruh?
No comments yet. Be the first to leave one.