The first 200 lines.
Tidak.
Tidak.
Tidak.
Hei, tidak.
- Hei, Tori. - Hai.
Ya, hai.
Kau sedang apa?
Terima kasih.
Ada apa? Lidahmu kaku?
Waktunya istirahat!
Tidak! Jangan masukkan aku ke tas.
Aku serius.
- Sedang apa kalian? - Kami ingin minum es kopi.
Kupikir kafein membuatmu gemetar.
Terkadang itu bagus.
Helm pijat! Helm bergaya yang memijat kepalamu.
- Terdengar seru, bukan? - Seharusnya.
Kurasa.
- Tidak, ini jelek! - Aku benci helm.
Itu hal yang buruk.
Kenapa dia ...
Tiga hari lagi pekan kelahiran Trina.
- Pekan kelahirannya? - Maksudmu hari kelahiran?
Kau tidak mengenal kakakku. Sehari perayaan tak cukup.
Dia menyebutnya pekan kelahiran.
Jika tak memberi kado bagus ...
... enam bulan ke depan harus kudengar keluhannya.
Baiklah, tenang saja. Kami akan membantumu.
- Benar. - Tentu saja.
Baiklah.
Hadiah sempurna untuk Trina.
Sesuatu yang luar biasa.
Belikan saja dia helm pijat!
Tulang rusukku!
Saran hadiah untuk pekan kelahiran Trina.
Andre, kau punya ide?
Keju.
Bukan keju.
- Robbie? - Losion.
Atau berbagai losion?
Menjijikkan. Cat?
Saat ulang tahun terahirku, kukira orang tuaku membelikanku sepeda.
Saat pulang sekolah, adikku mau potong rambut.
- Ibuku pun mulai ... - Jade?
- Ya? - Trina harus kuberi apa?
Bakat.
Jade sangat cantik.
Tiga, dua, satu.
Ada yang punya ide bagus untuk hadiah Trina?
Kalian membuat kulitku ruam.
"Ruam"? Ruam macam apa?
- Nenekku menghubungi lagi. - Memangnya siapa lagi?
Halo, Nenek.
Masalah komputer lagi?
Nenek, aku tidak bersikap sarkastis.
Nenek, jangan.
Jangan tutup ...
Nenekmu meributkan soal apa?
Dia membeli komputer, tapi tidak bisa mengoperasikannya.
Dia meneleponku setiap empat menit untuk meminta bantuan.
- Itu menggemaskan. - Tidak menggemaskan.
Semalam, aku di rumahnya selama tiga jam ...
... dan harus kembali lagi malam ini.
Ada yang mau ikut?
Tentu! Aku suka orang tua.
Aku suka melihat mereka gemetar saat menuang jus.
Kau tahu itu membuatku pikirkan apa?
- Apa? - Tidak ada!
Apa yang harus kuberikan kepada Trina untuk pekan kelahirannya?
Bagaimana kalau mainan bergoyang mirip aku?
- Ayahku polisi. - Aku pergi.
Baiklah.
Sebelum kau masuk, aku harus memperingatkanmu.
- Tentang apa? - Nenekku suka mengkritik.
Tak apa-apa. Aku bisa menerima kritikan.
- Kau tak seperti itu. - Apa maksudmu?
Kau tidak menerima kritikan dengan baik.
Bagaimana kalau kau tendang saja wajahku?
Baiklah, maaf. Kutarik ucapanku.
Baiklah.
Aku punya pistol!
Nenek, aku Robbie.
- Halo, Robbie. - Hai, Nenek.
Ini temanku, Cat.
Senang bertemu, Ny. Shapiro.
Kau juga, Sayang. Kau sangat cantik.
Masuklah.
- Dia pacarmu? - Bukan.
Bagus, kau bisa dapatkan yang lebih baik.
ASTAGA, akhirnya aku dapat kado ulang tahun BAGUS untuk Trina. HORE!
Suasana Hati: Lega
Kau siap?
Entah, aku tidak bisa melihat.
Lihatlah!
- Sepatu? - Sepatu bot!
Sepatu bot Fazzini!
Trina sangat menginginkan ini. Aku harus ke 11 toko ...
Halo!
- Hei. - Apa kabar, Trina?
Siapa yang punya dua jempol ...
... dan sudah mendapat pekan kelahiran fantastis?
Gadis ini!
Lihatlah sepatuku.
Sepatu bot Fazzini.
Kudapatkan di Simones. Sedang diobral.
Jangan sedih, kau bisa meminjamnya.
Setelah aku mati.
Ibu, aku punya sepatu bot Fazzini!
Ibu!
- Kau harus cari kado lain. - Aku tahu!
- Ada keju yang ... - Aku tak akan memberinya keju.
Mungkin aku harus menyerah ...
... dan terima kenyataan Trina akan membenciku selama enam bulan.
Aku tidak percaya kau memukul kepalaku.
- Bantu aku! - Baiklah.
- Bagaimana dengan lagu? - Lagu? Hadiah untuk Trina?
Benar. Kau bisa menulisnya, menampilkannya sendiri.
Lakukan secara besar-besaran.
Itu tidak buruk.
Itu ... Aku tidak bisa menulis lagu.
Pikirkanlah. Siapa yang punya dua jempol ...
... dan bisa bantu temannya menulis lagu?
Pria ini.
Bukan. Nenek harus ...
Tekan kotak di kanan atas buat buka jendela tampilan.
Nenek tak mau buka jendela. Di sini sudah dingin.
Bukan itu maksudku.
Maury, naikkan suhu pemanasnya!
Tidak!
Nenek, jendela tampilan adalah gambar kotak ...
Kenapa kau lakukan ini pada rambutmu?
Maksudmu warna rambutnya?
- Kau membenci ibumu? - Aku sayang ibuku.
Bagaimana cara nenek mengirim surel ke dokter?
Surel? Itu preferensi sistem komputer Nenek.
Kenapa kirimkan itu lewat surel ke dokter?
Maury, Robbie meneriakiku!
Aku lapar!
Nyalakan pemanasnya!
Tidak!
Kenapa dia melakukan itu kepadaku?
Bagaimana dengan ini?
Aku menyukainya.
Menurutmu lagunya akan bisa selesai saat ulang tahun Trina?
Jangan khawatir. Akan kubawa band kemari ...
... penyanyi latar, pencahayaan.
- Ini akan chiz. - Apa itu chiz?
Kurasa itu sosis Jerman.
- Kita kembali ke liriknya. - Aku tak bisa buat lirik.
Mainkan saja alat musiknya.
Akan kubantu. Sebut hal yang kau suka dari Trina.
- Kubilang beri tahu aku ... - Aku mendengarmu.
- Pikirkanlah. - Baiklah.
Bagaimana jika dia alasanku masuk Hollywood Arts?
- Ternyata kau bisa. - Benar juga.
Saat memikirkan Trina, kata apa yang pertama kau pikirkan?
- Gila. - "Gila."
Tapi aku menyayanginya.
- Kau sudah memberitahunya? - Belum.
Kau yakin ini akan membantu kita menulis lagu?
Mari kita coba.
Kau mungkin gila
Tapi sudahkah kuberi tahu Bahwa aku menyayangimu?
Kaulah alasanku ...
Kau mahir.
Aku dan Andre menulis lagu YANG KEREN SEKALI.
Ini akan menjadi kado TERBAIK untuk Trina!
Suasana Hati: ANTUSIAS
- Aku pulang! - Selamat pekan kelahiran!
Terima kasih, Ibu. Terima kasih, Ayah.
- Buat permohonanmu. - Baiklah.
Di mana Tori?
- Di sana. - Dengan kejutan istimewa.
- Kau akan menyukai ini. - Hei!
Kau akan menyukainya.
- Ada apa? - Santai saja.
Aku tak mau membuat heboh
Aku tak mau mengecewakanmu
Kucoba melakukan kegiatanku sendiri
Aku mulai mengetahuinya
Tak apa-apa tetap bersama-sama Ke mana pun kita pergi
Tak apa-apa, masa bodoh
Semua orang perlu tahu
Kau mungkin gila
Sudahkah kuberi tahu Bahwa aku menyayangimu?
Kaulah alasan aku tak takut terbang
Ini gila karena ada orang Yang bisa mengubahku
Tak peduli apa pun yang harus kulakukan
Aku tak takut mencobanya
Kau harus tahu kaulah alasannya
Aku tak peduli Saat orang bilang kau agak gila
Lihatlah mataku, akan kukatakan
Aku tak pernah merasa cukup akan itu
Karena tak apa-apa tetap bersama-sama Ke mana pun kita pergi
Tak apa-apa, masa bodoh
Semua orang perlu tahu
Kau mungkin gila
Sudahkah kuberi tahu Bahwa aku menyayangimu?
Kaulah alasan aku tak takut terbang
Ini gila karena ada orang Yang bisa mengubahku
No comments yet. Be the first to leave one.