The first 200 lines.
Pak Ahn.
Hae Sung!
Jung Won.
Ada apa?
Apa yang terjadi?
Ada apa?
"Episode 15"
Kamu tidak menanyakan alasanku menangis.
Kamu pasti akan memberitahuku jika menangis karena alasan tertentu.
Aku juga sering menangis tanpa alasan.
Seakan-akan air mata yang kutahan selama ini keluar sekaligus.
Kurasa memang itu alasannya.
Sulit, bukan?
Tidak.
Kamu bisa memberitahuku tiap kali menghadapi kesulitan.
Selalu.
Baiklah.
Berkat kamu, aku mendapat banyak kekuatan.
Aku juga ingin menjadi orang yang bisa menghiburmu.
Sudah larut malam. Sebaiknya kamu pulang dan tidur.
Kamu akan merasa lebih baik besok.
Kamu akan merasa lebih baik lusa
dan keesokan harinya, kamu akan...
Hae Sung.
Aku akan pergi sekarang.
Hae Sung, tidak ada waktu bagimu untuk merasa cemas atau sedih.
Lakukan semua hal yang kamu inginkan
agar tidak menyesali apa pun di masa mendatang.
Jaga dirimu. Serta terima kasih atas semuanya.
Omong-omong, Hae Sung. Namaku Ahn Tae Bok.
Pak Ahn.
Aku akan berusaha semampuku.
Apa?
Dadamu sakit saat berada di dekat orang yang membunuhmu?
- Ya. - Kita bisa menangkap pelakunya.
Kapan dadamu sakit?
Satu kali di rumah sakit dan dua kali di pasaraya.
Tapi aku selalu gagal menangkap pelakunya.
Rumah sakit dan pasaraya selalu ramai.
Pasti sulit menemukan pelakunya.
Tapi aku yakin bukan Pak Hwang yang membunuhku.
Kamu benar.
Dadamu sakit,
berarti pelakunya bukan Pak Hwang karena dia sudah meninggal.
Menurutmu kenapa dia menanggung kesalahan yang tidak dia lakukan?
Entahlah.
Menurutmu kecelakaan yang kualami berkaitan
dengan pembunuhan yang dituduhkan kepadaku?
Maksudmu orang dalam mobil yang tidak sengaja menabrakmu
terlibat dalam pembunuhan itu?
- Kenapa? - Karena keduanya memiliki kesamaan.
Tersangka kedua kasus itu dituduh secara keliru.
Pak Hwang dan aku.
Hae Sung, segera hubungi aku jika dadamu sakit lagi.
Aku akan segera menemuimu.
Orang itu mungkin pembunuhnya.
Baiklah.
Tapi rasa sakitnya mulai memudar.
Kurasa akan segera menghilang.
Hei, itu tidak boleh terjadi. Kita harus bagaimana?
Kita harus menangkap pelakunya sebelum rasa sakit itu hilang.
Kecelakaan mobil yang terjadi 12 tahun lalu
di depan SMA Chungho?
Pada hari yang sama, seseorang juga dibunuh di kelas seni
SMA Chungho.
Pak Hwang.
Dia menyetir mobil milik yayasan kami.
Kemudian dia tidak sengaja terlibat kecelakaan
yang malangnya
mengakibatkan seorang siswa SMA meninggal. Benar, bukan?
Anda benar.
Tapi kudengar Pak Hwang
bukan orang yang menyetir mobil pada hari itu.
Benarkah?
Apakah mobil itu juga dipakai orang lain?
Ya.
Terkadang staf yayasan dan sekolah juga memakai mobil itu.
Tapi kamu benar-benar yakin Pak Hwang bukan orang
yang menyetir pada hari kecelakaan itu?
Tidak, belum ada yang pasti.
Tapi keadaannya meyakinkanku untuk berpikir seperti itu.
Keadaan apa?
Apa? Kami sedang
menyelidiki kasus ini, jadi, aku tidak bisa memberi tahu Anda.
Omong-omong, apakah
pegawai Pasaraya Chungho ada yang dahulu
pernah bekerja juga di yayasan atau SMA?
Ya. Setahuku ada beberapa orang.
Tapi kenapa kamu ingin tahu mengenai hal itu?
Aku hanya perlu memeriksa beberapa hal.
Aku akan meminta pegawaiku memberimu daftar namanya.
Anda bisa melakukan itu untukku? Terima kasih.
Ini informasi kontakku.
Detektif Shin Ho Bang dari Kepolisian Mapo?
Benar.
Aku permisi.
- Terima kasih. - Sama-sama.
Pak.
Sebenarnya aku temannya Tae Hoon.
Sungguh? Kamu temannya Tae Hoon?
Ya. Kupikir Anda akan merasa tidak nyaman
jika aku memberi tahu Anda sebelumnya,
jadi, maaf karena baru memberi tahu sekarang.
Begitu rupanya.
Aku akan pergi sekarang.
Baiklah.
Sampai jumpa, Pak!
Dia temannya Tae Hoon?
"Kepolisian Mapo, Shin Ho Bang"
- Hae Sung. - Ho Bang.
Aku akan diberi daftar nama pegawai
Pasaraya Chungho yang dahulu juga bekerja
di Yayasan Chungho.
Terima kasih.
Omong-omong, aku sudah sering bertemu dengannya dahulu
saat berkunjung ke rumah Tae Hoon,
tapi dia sama sekali tidak mengenaliku.
Menurutmu apakah karena kini aku sangat tampan?
Tapi jika kamu yang menemuinya, dia pasti terkejut
karena kamu sama sekali tidak menua.
Kamu benar. Untungnya aku tidak ikut.
Terima kasih sudah membantuku walaupun kamu sibuk dengan tugasmu.
Tidak perlu berterima kasih. Kita teman.
Aku harus mencari tempat tinggal sebelum pekerjaanku makin sibuk.
Aku juga harus mencari tempat tinggal.
Mau mencari rumah bersama?
Hei.
Tidak ada yang berjalan kaki untuk mencari rumah sekarang.
Lalu bagaimana?
Astaga. Lihat ini.
Buka aplikasinya.
Lalu tekan ini.
Ini menampilkan semua rumah kosong di area ini. Mari kita lihat.
Depositonya 10.000 dolar dan sewa bulanannya 850 dolar.
Tempat ini bagus.
Dapurnya besar. Pasti nyaman memasak di sana.
Aku lebih suka kamar yang luas.
Kamar hanya untuk tidur. Apa gunanya?
Kamu juga tidak akan membuat sarapan untuk siapa pun.
Apa gunanya memiliki dapur besar?
Astaga.
Kita harus menjaga jarak.
Kita baru akan mempekerjakan seorang asisten dapur baru.
Jadi, bertahanlah meski banyak yang harus dikerjakan.
Serta, akan diadakan penilaian
untuk pengembangan menu baru pekan depan.
Aku ingin kalian semua menyiapkan menu unik kalian.
Kalian akan dinilai olehku dan pegawai lainnya pekan depan.
Sekian untuk hari ini.
Akhirnya tiba waktunya mengembangkan menu baru.
Apa itu?
Kamu bisa menciptakan hidangan baru.
Jika kreasimu terpilih, hidangan itu akan ditambahkan ke menu kita
beserta namamu.
- Kamu juga harus berpartisipasi. - Tentu saja.
Hei, kamu punya ide?
Baik, Semuanya. Untuk makan siang hari ini,
sous-chef akan membuat mi kedelai dingin untuk kita.
Lezat sekali.
- Enak. - Terima kasih sudah membuat ini.
Lezat sekali.
Nikmati makan siang kalian.
Hei, Alih-alih makan bersama kita, Jung Won pergi ke mana?
Dia membawa bekal makan siang. Dia akan pergi menemui pacarnya?
Pak Cha, Anda menyukai mi kedelai dingin, bukan?
Aku tidak makan kedelai mentah.
Sup kedelainya terbuat dari kedelai rebus.
Masih ada rasa mentahnya. Karena itu aku tidak pernah makan sup kedelai.
Kenapa dia?
Kali terakhir aku membuatnya, dia tampak menikmatinya.
"CEO Cha Min Joon"
Aku akan memberikan ini untuk Anda.
Ini mirip dengan Anda.
Suasana hatinya juga tampak bagus beberapa hari yang lalu.
Dia menyiapkan makan siang untuk siapa?
Kenapa Kakak datang ke sini? Cuacanya panas.
Kakak senang bisa membantumu.
Kamu tahu kakak tidak bisa bekerja karena harus memiliki KTP.
Kalau begitu, bekerjalah di sini menggantikanku.
Bolehkah?
Aku yakin pasti ada caranya.
Menurut kakak juga begitu.
Astaga, aku lapar.
Mau membuat ramyeon?
Hae Sung! Hae Chul.
Hei, Jung Won.
Kalian belum makan siang, bukan?
Astaga, kamu membuat semua ini sendiri?
Tapi aku tidak bisa menjamin rasanya akan lezat.
Aku yakin kalian lelah, jadi, kubuatkan hidangan bergizi.
Makanlah.
Astaga, aku terharu.
Terima kasih banyak, Jung Won.
Bagaimana rasanya?
Apa?
Begini...
Kamu tidak makan bersama kami?
Aku harus kembali bekerja.
Restorannya jauh dari sini.
Kamu benar-benar sibuk bekerja?
No comments yet. Be the first to leave one.