The first 200 lines.
Diterjemahkan oleh Mr.Elang12 Sangatta, 06 Nopember 2011 17:29 wita
Tanganku tidak memiliki kekuatan dan kekuasaan
Hatiku memeluk kedamaian dan ketenangan
Mengundurkan diri untuk menghindari kesulitan. Melihat kekayaan sebagai kekosongan.
Kekerasan diubah jadi perdamaian. Selalu ada bimbingan takdir.
Dinamis atau tetap. Dibagi atau dikali.
Ikuti takdir untuk masuk dan keluar dari dunia fana. Tanpa ampun adalah rahmat.
Mengikuti kata hati dan tidak agresif. Tanpa ampun adalah rahmat.
Dinamis atau tetap. Dibagi atau dikali.
Ikuti takdir untuk masuk dan keluar dari dunia fana. Tanpa ampun adalah rahmat.
Mengikuti kata hati dan tidak agresif. Tanpa ampun adalah rahmat.
KUIL UNTUK MEWUJUDKAN KEINGINANMU
Tian Bao, sekarang kau adalah seorang biksu, kau harus mematuhi aturan.
Kau tidak boleh membunuh atau makan daging.
Guru, aku tidak pernah makan daging apapun.
Kau dilahirkan untuk menjadi seorang biarawan.
Itu karena keluargaku terlalu miskin untuk membeli daging.
- Aku selalu ingin mencobanya. - Hah?
- Guru. - Ini adalah siswa baru kita, namanya Tian Bao.
Ini adalah Jun Bao.
Dia akan menjadi seniormu. Kuil Shaolin memiliki aturan yang sangat ketat.
Dia akan mengajarimu. Kau harus selalu mematuhi seniormu.
Jun Bao, ajarkan padanya bagaimana membaca Kitab Buddha.
- Bagian yang mana, Guru? - Aku pikir kau hanya tahu satu bagian.
Aku akan mengajarkan segalanya padamu, juniorku.
Aku lebih tinggi dan lebih tua darimu. Kenapa aku harus memanggilmu "Senior?"
Aku tidak tahu. Lakukan saja. Ini adalah keinginan Guru.
Oh, ya? Aku hanya akan memanggilmu "Senior" di depan yg lain, tapi ketika
tidak ada orang dan mereka tidak dapat mendengarmu, Kau panggil aku "Senior," mengerti?
- Apakah kau ingin menjadi senior atau tidak? - Tentu saja!
Tidak ada orang disini, kalo begitu panggil aku senior.
Oke, senior.
Anak baik.
- Ayo berlatih. - Ayo kita bermain saja!
Ayo kita berlatih 36 jurus Tinju Shaolin.
"Tangan!"
"Tarian burung Phoenix"!
"Memperhatikan, ayam jago Emas"!
"Pedang Naga"!
Juniorku, kemarilah.
Hei, jangan panggil aku "Junior" di depan orang lain.
Mereka jauh di sana. Mereka tak bisa dengar apa yang kita katakan.
Kurasa kau benar.
"Angsa liar meluncur di Pantai."
- "Lompatan macan tutul" ... - Wow, jika aku diberi kesempatan
untuk belajar kung fu, Aku akan jauh lebih baik dari itu.
Kita harus mendapatkan izin dari guru kita.
"Persegi delapan merubah diri."
Kenapa kau memukul kami, tolol?
Apa yang kalian lakukan di sekitar sini?
Aku senior kalian berdua. Aku bisa memukul kalian kapanpun sesukaku.
Oh tidak, Kau tidak bisa.
Tian Bao, kau baik-baik saja?
Kalian tak boleh memata-matai rahasia kung fu kami!
- Hei, ayolah, ayo kita pergi. - Kita beritahu guru!
Silakan. Itu bukan masalah besar.
Guruku lebih senior daripada gurumu.
Guru, ini akan melindungi kepalamu dari sinar matahari.
Semuanya memiliki kehidupan termasuk tanaman.
Kita tidak boleh merusak kehidupan lain
hanya demi keuntungan kita sendiri.
Ini terlalu egois.
- Apakah kau mengerti? - Ya, Guru.
Aku mengerti dengan baik.
Bahkan jika matahari membakarmu,
Aku tidak akan melakukan apa-apa.
Guru, aku ingin belajar kung fu.
Mengapa kau ingin belajar kung fu?
- Untuk memiliki tubuh yg sehat! - Untuk berkelahi!
Pastikan bahwa ini adalah apa yang kalian inginkan.
- Itu yang kami inginkan. - Itu yang aku inginkan.
Kalian harus menggunakan kung fu
hanya untuk membantu orang lain.
- Apakah kalian mengerti? - Aku mengerti, Guru.
- Rasakan ini! - Siapa di sana?
Apa yang kau lakukan? Aku akan mengajarkan pelajaran yang baik!
Ayo, bantu aku!
Aku akan menutupi dia .
Pergilah ke neraka!
Aku tahu siapa kalian!
- Bagaimana kau tahu aku Jun Bao? - Karena kau baru saja bilang padaku.
KUIL UNTUK BELAJAR AJARAN TAO
Sungguh tindakan bagus. Ini semua salahmu.
Kau sangat bodoh, kau tahu itu?
Dia bilang dia tahu siapa aku. Bagaimana aku tahu dia berbohong?
Bagaimana bisa kau percaya padanya?
Karena kebodohanmu aku jadi terlibat?
- Aku benar-benar lapar. - Aku juga. Aku kelaparan.
- Ini sungguh keterlaluan. - Guru!
Sudah aku bilang berlatihlah kung fu untuk membantu orang lain.
Tapi kalian malah menggunakannya untuk berkelahi. Kalian membuatku malu!
- Memukul seorang siswa senior. - Tapi, Guru -
Diam kau. Aku akan beri kalian pelajaran.
Guru terlalu sabar, hanya membuat kalian berlutut tiga jam.
- Akui kesalahan kalian! - Bisakah aku dapat roti kacang merah?
Roti biasa cukup enak.
Setelah ini, kalian masih harus membersihkan Aula Luo Han .
Ini adalah salahmu juga. Guru harus memberi kita hukuman,
jadi sekarang kita harus membersihkan Aula Luo Han sendiri.
Bayangkan saja ini sebagai hukuman
karena kau membakar tikus itu dan tidak tertangkap.
"Para peri datang!"
"Sang naga menunjukkan kekuatannya!"
Aku ingin melihat bagaimana gerakan kung fumu
berkelahi dengan tongkat sekarang. Bisa kau tunjukkan?
Itu sangat mudah.
"Para peri datang!"
"Sang naga menunjukkan kekuatannya!"
"Gerakan tak Terkalahkan!"
Dan yang satu ini disebut "Mengetuk Kepalamu!"
Hei! Sekarang kau menipuku lagi!
Kau terlalu lambat. Awas kepalamu!
- Jun Bao, bagus sekali. - Tian Bao, kau menyerah padaku.
Guru selalu mengatakan bahwa kita harus membantu orang lain dengan kung fu kita.
- Siapa yang dapat kita bantu di sini? - Kita dapat membantu diri sendiri.
Aku ingin menjadi nomor satu di Shaolin.
- Kapan aku akan menggapai itu? - Kau terlalu naif.
Kau membutuhkan keahlian lebih banyak dan berlatih untuk menjadi nomor satu.
Kau harus belajar bagaimana mengalahkan 18 manusia Perunggu.
Dan kemudian ada prajurit kayu.
Ingat itu.
Hei, Kau sebaiknya bangun dari sana! Jangan sampai orang lain melihat.
Jangan khawatir tentang itu. Tak ada yang akan melihatku.
Aku tidak peduli. Pokoknya jangan duduk di sana.
- Duduk saja di tanah - - Hei!
Sekarang lihat, Kau mengacaukan tempat duduk Guru!
Kau yang mengacaukannya.
Aku akan melaporkanmu.
Apa, kau pikir bisa lari dari itu?
Setiap tinju Shaolin harus kuat.
Setiap langkah mengejutkan musuh.
Harus secepat angin.
Ini adalah dasar-dasar Tinju Shaolin.
Kalian harus teguh dalam setiap situasi.
- Apa? - Lihat!
- Apa yang terjadi? - Siapa yang melakukan itu?
- Mengapa itu? - Sudah aku bilang sebelumnya,
itu pasti dimakan rayap, kan?
Hati-hati, jangan makan rayap dalam nasi.
Untuk mencapai tingkat tertinggi, tubuh kalian harus sekeras baja.
Apa itu? Apa tempat tidurnya runtuh sekarang? Tenang.
Tidurlah. Kita harus berlatih tapak tangan besi besok.
Jun Bao, Awas pedangku!
Kau perlu lebih banyak latihan. Lenganmu tidak cukup kuat.
Serang dulu untuk mencegah serangan.
Latihannya terlalu keras.
Lihatlah, pakaian kita compang-camping.
Biksu Luo Han akan menertawakan kita.
kita beritahu saja mereka kalau kita berlebihan mencucinya.
Aku sudah bilang kita harus mencucinya sendiri.
- Baju kita baik-baik saja. - Aku menyimpannya dengan baik.
Selamat pagi.
Apa yang terjadi pada lain?
Aku rasa tikus yg melakukannya.
Begitu banyak tikus dan rayap akhir2 ini.
Usirlah mereka.
- Dimana kita dapat menemukan rayap dan tikus? - Kita bilang saja burung sudah memakannya.
Kung fumu hebat!
Terima kasih. Ini bukan apa-apa.
Ini.
Tian Bao, Kau yg terhebat dari kita semua!
- Itu benar, Kau pasti menang. - Kau juga hebat. Cukup?
- Ya. - Ini nasinya.
Oh, ya! Wow!
Whoa!
Pertahankan kuda-kuda yg kokoh!
- Berhasil! - Kau makan dulu!
Dia melempar nasi padaku!
Aku tergelincir, itu saja.
Aku yang melakukannya. Pergi dan katakan pada gurumu.
Guruku adalah hakim dari kontes kung fu.
Aku akan pastikan kau tidak akan dipromosikan ke Aula Da Mor.
Lepaskan aku!
Aku bersumpah, aku akan mengalahkan orang itu.
12, 13 -
Aku akan ikut. Kompetisi untuk promosi ke Aula Da Mor
akan segera dilaksanakan. Apa kau pikir kau akan berhasil?
Aku tidak khawatir. Aku sudah berlatih. Terserah takdir yang memutuskan.
Takdir yang memutuskan?
Aku ingin pastikan bahwa Aku nomor satu.
Itulah mengapa aku berlatih begitu keras.
Hei, berapa batu bata yg telah kau pecahkan?
- 17. - 18!
Pernahkah kau berlatih memecahkan batu bata dg bagian belakang kepalamu?
Tidak pernah.
Gerakannya berbeda.
Tapak Buddha!
Kuncinya adalah bagaimana kau bernapas.
Hari ini, kita akan putuskan
siapa yang akan dipromosikan.
Empat yang terbaik akan dipromosikan ke Aula Da Mor
untuk memperdalam teknik seni bela diri mereka.
Ingat, tujuan belajar kung fu adalah untuk membantu sesama.
Kontestan harus menahan diri selama kontes.
Apa sudah jelas?
Putaran pertama - Tian Bao ...
melawan Xin Bao!
Aku akan memberinya pelajaran.
Salam dan hormat.
Mulai!
No comments yet. Be the first to leave one.