The Righteous Gemstones

The Righteous Gemstones

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

The Righteous Gemstones - First Season (2019) - HBO Go Retail Completed
A Commentary by Chesapeake_Ripper
Retail HBO Go

Tags

other
Published on: 2021-05-31
Downloads: 68
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Aku membaptismu dalam nama Yesus Kristus.

Aku membaptismu dalam nama...

— Aku baptis kau dalam nama Yesus. — Selamat datang, Kawan.

Aku membaptismu dalam nama Yesus Kristus.

— Tuhan memberkati. — Aku membaptismu...

Dalam nama Yesus.

Lihat?

Semua orang di barisanmu hidungnya kemasukan air.

— Kau mencelup terlalu dalam. — Lakukan saja caramu.

— Aku lakukan dengan caraku. — Bagaimana kalau secara benar?

Bagaimana kalau begitu? Lihat ini. Kemarilah.

Aku baptis kau dalam nama Yesus Kristus.

Lakukan dengan lembut. Apa kau lihat caraku?

— Gerakan yang lembut. — Tak ada yang terbatuk.

Tidak ada air yang keluar dari hidung seorang pun.

— Apa kau mencipratku? — Tidak. Aku tidak tahu siapa...

— Kau mencipratku? — Aku tidak tahu siapa...

— Lakukan lagi. Akan kubalas. — Hentikan, kalian berdua.

Berhentilah bercanda. Jaga antrean tetap bergerak.

Katakan padanya. Dia yang menciprat orang.

Aku tidak menciprat siapa pun.

Long Wei, ada pelanggar di sini.

Tolong katakan padanya tidak boleh memotret...

Saat upacara berlangsung.

Aku akan pergi sekarang juga...

— Jika mereka tidak patuh. — Kau bisa foto aku.

Apa-apaan itu?

Kurasa seseorang menyalakan alat pembuat ombak.

Sialan. Katakan pada mereka untuk mematikan.

Long Wei, bagaimana kau berkata "Matikan"?

— Wan! — Wan!

— Wan! — Wan!

— Astaga. — Wan!

Mereka datang!

Terima kasih.

Ni hao , Ayah.

Artinya "halo" dalam bahasa China.

Aku belajar banyak meskipun dilarang ikut dengan kalian.

Hebat sekali, Nak.

Selamat datang kembali. Bagaimana China?

Perjalanannya jauh sekali.

Sebanyak 5.000 orang dibaptis.

Terdengar seperti kesuksesan bagiku.

Bagaimana China bagi kalian?

Aku tidak tahu karena terjebak menjadi sekretaris di sini.

Mulai lagi.

Aku seorang Gemstone juga, Jesse. Aku juga ingin membaptis.

Kenapa Ayah selalu menghiraukanku?

Ayolah, jangan kesal begitu.

Terbang dengan pesawat pribadi dan menjadi pemimpin.

Itu urusan laki-laki.

Aku juga bisa. Aku lebih jantan daripada Kelvin.

— Aku tak akan membantah. — Jangan malah menyerangku.

Aku bisa pergi ke China, sedangkan dia tidak.

Jelas aku lebih jantan daripada dia.

Kelvin, jilat saja bokongku.

Tidak akan. Itu namanya inses. Itu sangat menjijikkan.

Sampai jumpa.

Berbahagialah orang miskin di hadapan Allah

Karena merekalah empunya Kerajaan Surga

Selamat datang, Dr. Gemstone.

Rasul agungku telah kembali.

— Bagaimana upacaranya? — Bagaimana menurutmu?

Ayah menjadikanku pemimpin.

Aku antarkan kesuksesan misi langsung kepada Tuhan.

Aku tahu kau bisa.

Rajaku.

Selamat datang, Kawan.

Keefe, kau membuatku takut.

Maaf, Bung. Aku memang suka membuatmu ketakutan.

— Ya. Aku tahu. — Bagaimana Negara Matahari Terbit?

Negara Matahari Terbit itu Jepang. Itu akan sangat seru.

Kami pergi ke China dan itu sangat menyebalkan.

Selama di sana, Jesse terus-menerus mengontrol...

Dan memerintahku.

Dia tidak membiarkan aku jadi diriku sendiri...

Karena saat aku jadi diriku sendiri, banyak hal baik terjadi.

— Aku punya metode hebat. — Metodemu sangat keren.

Aku hargai itu. Mari kita tos.

Beri aku pujian.

Sekarang giliranmu, Keefe. Apa ada kabar baik?

Tidak ada masalah. Suatu malam aku tidur di kamarmu...

Tapi kemudian aku merasa aneh.

Jadi aku tidur di atas sofa tanpa kain pelapis.

Bung, kau tidak perlu merasa aneh saat tidur di tempat tidurku.

Sudah kubilang boleh karena kau telah membantuku.

Aku tahu kau mengizinkanku, tetapi aku merasa ragu.

Energi dalam kamar itu meresahkan.

Aku merasa kesepian.

Tetapi pelayan tetap mengganti seprai tempat tidur.

Aku letakkan semua suratmu di atas meja dapur.

— Suratnya banyak. — Terima kasih, Keefe.

Itulah persahabatan.

Aku hanya tunjukkan apresiasiku.

Aku tahu tidak semua orang menginginkan aku di sini.

Tidak. Itu omong kosong, Temanku.

Masa lalumu sebagai pemuja Setan terhapuskan...

Saat kau terima Yesus Kristus, Juru Selamat kami, ke dalam hidupmu.

Semua orang tahu itu.

Kau adalah kisah sukses dalam keluarga ini.

— Bagus. — Tentu saja bagus.

Aku mau kembali ke rumahku.

Seluruh tubuhku berkeringat.

Aku mau berendam di bak mandi.

Apa? Ayolah, Kawan.

Mari kita bermain video game semalam suntuk.

Memukul Pixy Stix.

Kedengarannya menyenangkan.

Tetapi aku harus berendam.

Sudah lama aku tak pulang ke rumah.

Aku suka berendam dalam air panas.

Baiklah kalau itu maumu.

— Baiklah. — Ya.

Sudah lama kita tidak bertemu.

— Mari berpelukan, Bung. — Senang kau kembali.

— Selamat malam. — Selamat malam juga untukmu.

Dasar banci.

— Apa katamu? — Menciumku di tempat tidur.

— Ayah antar kau tidur. — Ayah membangunkanku.

Jangan pakai kata-kata kasar.

Ayah punya teman homoseksual.

— Kutebak Ayah punya. — Teruslah membantah.

Lihat jika ada gawaimu yang tidak Ayah sita.

— Aku tidak peduli. — Kau akan peduli, Nak.

Saat kau tidak bisa menggunakan gawaimu.

Mulai besok, Studi Injilmu akan bertambah dua kali lipat.

— Aku bahkan tak percaya Tuhan. — Omong kosong.

Saat usiaku 18 tahun, aku akan pindah ke LA...

Dan aku tidak akan berbicara dengan Ayah atau keluarga Ayah.

Seperti Gideon.

Jangan pernah sebut namanya lagi di rumah Ayah.

Jangan pura-pura terkejut. Kau tahu peraturannya.

Bukan begini keinginanku habiskan waktu di rumah setelah misi.

Sungguh.

Terima kasih, Krista.

Seharusnya aku mengajakmu dalam misi, Kekasihku.

Aku akan menyita semua gawai Pontius.

Akan aku sita Xbox, tablet, iPhone, semuanya.

Dia tidak akan bisa bermain.

— Sampai berapa lama? — Mungkin satu pekan.

— Dua atau tiga pekan. — Aku mendukungmu.

Aku tidak mengerti kenapa dia bersikap begitu di depanku.

Selama ini aku sudah mencoba bersikap baik padanya.

Aku sangat paham.

Aku tahu itu sulit.

Tapi kau tahu dia merindukan kau-tahu-siapa.

Aku sudah menduga, tapi coba tebak.

Itu bukan masalahku, tapi masalahnya.

Aku mendengarmu.

Perasaannya sedang kacau.

Tidak apa-apa.

Salah sambung, Bung

Jika dia tidak bisa memperbaiki perilakunya...

Kita akan kirim dia ke sebuah kamp.

Akan aku kirim dia ke Amerika Selatan.

— Lihat saja nanti. — Baiklah.

Apakah ini kau?

Itu dia.

Terima kasih.

Sialan.

Celaka.

Kau baik-baik saja, Sayang?

Ya, aku baik-baik saja.

— Baiklah. — Sangat baik.

Kutunggu di tempat parkir 30 menit, Bucko

Sialan!

Berengsek!

Sialan!

Sayang?

Sayang!

Kau mau ke mana?

Ada yang tertinggal di gereja.

Aku akan ke sana dan segera kembali.

— Baik. — Tak ada masalah.

— Aku mencintaimu. — Aku juga mencintaimu.

Aku tahu seharusnya tak mencemaskan hidungku.

Aku hanya ingin terlihat tampan untuk hari istimewa kita.

Memenuhi standar keluarga Gemstone.

Kami tidak punya standar.

Maksudku, kami punya.

Sangat banyak dan tinggi.

Tapi kau sudah tampan.

Ya ampun, ada yang datang.

Celaka, haruskah aku sembunyi?

Aku tahu peraturan ayahmu mengenai tinggal serumah sebelum menikah.

Aku sembunyi.

Kau boleh keluar. Itu hanya Jesse.

Mau ke mana dia?

Semoga melompat ke jurang dengan keluarganya.

— Ya, kuharap dia mati, Sayang. — BJ!

Apa? Aku hanya mendukung ucapanmu.

Aku boleh bilang begitu. Kau tidak boleh.

Ya ampun.

Astaga, bodohnya aku.

Baik, apa-apaan ini?

Hai, Tn. Tukang Pesta.

Aku tak tahu permainan apa ini, tapi aku tidak suka.

Kita tak sedang bermain, Tn. Tukang Pesta.

Berhenti memanggilku Tukang Pesta, aku bukan tukang pesta!

Kalau dilihat dari video itu, kau rajanya pesta.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left