The first 200 lines.
Kamu tidak memahami pria.
Bukankah begitu?
Pikirmu aku meneleponmu hanya karena perutku sakit?
Jika aku bilang "Aku ingat kamu selagi berjalan di daerah ini",
berarti aku ingin menemuimu.
Jika aku bertanya "Kamu sedang apa?",
berarti aku ingin mengetahui kesibukanmu.
Mengatakan bahwa perutku sakit
juga salah satu kode.
Kamu belum dengar rumornya?
Aku gemar meniduri pria, binal, dan...
Aku tidak memercayai rumor.
Saat marah, aku bisa sangat kasar...
Aku tidak peduli.
Setiap kali aku memacari pria, semua jenis drama terjadi...
Artinya, aku juga memiliki peluang.
Astaga.
Tidak.
Aku bisa memberi semua pria peluang,
kecuali kamu.
Aku tidak mau.
Pria mana pun selain aku?
Ya. Pria mana pun selain kamu.
Kurasa aku sudah meluruskannya.
Aku akan pergi.
"Gi Dae Ju"
Jika mau bilang kamu ingin keluar, tutup saja.
Aku tidak mau dicampakkan dua kali hari ini...
Apa?
Aku memukuli seseorang? Apa maksudmu?
Apa? Di intranet?
- "Intranet"? - Baiklah. Dah.
Aku melihat Direktur Do Min Ik menyerang sopirnya.
Apa? Kapan orang ini melihatnya?
Besok akan ada rapat dewan. Aku harus menghentikan ini.
"Aku melihat Direktur Do Min Ik menyerang sopirnya"
Kenapa dia berdiri seperti itu?
Astaga.
Hei.
Biarkan aku membantumu.
Apa?
Saat Adam Membuka Mata.
"Episode 5 Saat Adam Membuka Mata"
Entah apakah ini hal yang benar.
Industri perfilman Korea berada dalam genggaman perusahaanku.
Tentu saja aku sering mengalami masalah semacam ini.
Kita harus menemukan orang yang mengunggah ini secepatnya,
menjelaskan kejadian itu, dan meminta unggahan ini dihapus.
Sebelum semua pegawai melihatnya besok pagi.
Bagaimana jika
aku benar-benar memukul seseorang?
Tapi kamu tidak memukulnya.
Kamu memercayaiku?
Baiklah.
Aku masih merasa
kamu tidak benar-benar membenciku.
Ini tempatnya.
Benar. Ini tempatnya.
Halo.
Kamu yakin dia akan datang?
Ya.
Kudengar dia menghadiri salah satu pemakaman kerabatnya.
Dia pasti pulang sebentar lagi.
Aku sedang mengalami dilema.
Di sini dingin, jadi, aku mau kamu pulang.
Tapi di saat bersamaan, aku mau kamu menemaniku meskipun ini dingin.
Lagi pula, jika aku pulang, kamu akan menghubungi sekretarismu.
Meskipun sebenarnya sama saja.
Sekretarisku?
Para bos Korea harus memperbaiki
mentalitas mereka yang lemah, dengan menghubungi sekretaris
setiap kali terjadi sesuatu.
Aku tidak ingin menghubungi sekretarisku.
Kenapa?
Karena
aku mau dia beristirahat.
Dia izin pulang siang tadi.
Mungkin dia menemui seseorang.
Dia tampak begitu bersemangat.
Menemuimu, Bodoh.
Meskipun datang kemari,
dia hanya akan mempermalukan dirinya sendiri demi aku.
Selain itu, aku sudah agak...
Aku agak berbeda dibandingkan dengan bos lainnya.
Aku yakin
dia sudah cukup kelelahan bekerja di kantor.
Aku tidak mau menghubunginya selarut ini
hanya untuk menangani ini.
Aku tidak mau menghubunginya.
Udaranya agak dingin.
Kamu tahu? Induk burung menutupi anak-anaknya
dengan tubuhnya sendiri untuk menghangatkan mereka.
Jangan harap.
Penguin yang hidup di Antarktika
saling menempel seperti ini
untuk menjaga suhu tubuh mereka.
Kenapa kamu terus menyebutkan aktivitas hewan?
Kamu tidak bisa membuat analogi yang lebih cocok untuk manusia?
Baiklah...
Jika kita menutupi tangan dan menghangatkannya,
pembuluh kapiler melebar,
dan ini akan melancarkan sirkulasi darah.
Ternyata, itu yang harus kita lakukan
saat tersesat di gunung.
Bagaimana rasanya?
Kurasa aku mulai sedikit panas.
Kenapa dia lama sekali?
Itu orang
yang ada di intranet.
Bisa kamu atasi sendiri?
Aku harus pulang sekarang.
Ya, tentu saja. Aku harus mengatasinya sendiri.
Terima kasih untuk hari ini.
Akankah kita bertemu lagi?
Tidak.
- Tidak? - Tidak.
Baiklah.
Kamu bersungguh-sungguh?
Tentu saja.
Aku bertanya apakah dia menemui wanita, dia bilang ya.
Aku bertanya apakah itu Veronica,
dan dia bilang ya lagi.
Dia memang agak kelelahan.
Tapi putraku sangat sehat...
Berarti, putriku dan putramu
akan segera bersatu.
Astaga.
Ada apa?
Kamu yakin semua berjalan dengan lancar?
Apa tidur Ibu nyenyak?
Ibu baik-baik saja, terima kasih.
Sebentar, ya.
Sepertinya kamu belum tidur.
Sebenarnya, apa yang membuat napasmu tidak stabil?
Itu lingkaran hitam?
Selagi membahas itu,
jika Ibu tidak sibuk,
bisakah Ibu mengikat tanganku?
Tangan sialan ini
terus berusaha untuk meneleponnya.
Kurasa ini sebaiknya diikat.
Bocah gila itu...
Dia pasti andal dalam bermain jual mahal.
Halo?
- Ibu! - Ya?
Bisakah Ibu mencungkil bola mataku?
Mataku terus ingin menatap ponselku.
Bisakah Ibu membawa mataku?
Baiklah.
Ibu!
Tidak.
Hentikan.
Tunggu.
Dengarkan aku baik-baik.
Mulai sekarang, dia tidak boleh menelepon putriku.
Apa yang terjadi saat seseorang
melumari mulutnya dengan permen manis,
lalu tiba-tiba memuntahkannya?
Itu akan membuat dia begitu putus asa,
dan dia akan makin menginginkannya.
Dia akan bertingkah seakan ada jamur enoki
yang tumbuh di dalam hatinya.
Baiklah, aku mengerti.
Sampai jumpa di rapat dewan.
Dan fokuslah bekerja, jangan berpacaran terus.
Baik, Ibu. Sampai nanti.
Astaga, dahulu kamu hanya sebesar ini.
Tapi kamu sudah tumbuh besar.
Dan bahkan kini kamu pandai menghancurkan rencana orang lain.
Apa maksud Paman?
Kamu menunggu lama di sini hanya karena itu?
Ada kesalahpahaman terkait yang Anda saksikan.
Jika Anda tidak memercayaiku,
aku akan memberi Anda nomor telepon sopirku.
Silakan tanyakan sendiri kepadanya.
Tidak, aku akan menghapus unggahan itu.
Sungguh?
Sebenarnya,
setelah mengunggah itu,
aku menerima telepon bahwa pamanku meninggal.
Aku sangat terpukul mendengarnya.
Ini sebabnya kita tidak boleh berbuat buruk.
Itu ulah Paman?
Pelayan, bisa ambilkan sup lagi?
Baik.
Hei!
Astaga!
Apa-apaan kamu?
Apa yang kamu lakukan pada ketiakku yang murni ini?
Maaf... Maafkan aku.
Aku... Aku kurang tidur tadi malam.
Maafkan aku.
Astaga. Permisi.
Permisi. Biarkan aku lewat.
Kumohon... Kumohon ampuni aku.
Astaga.
Astaga, dia apakan ketiaknya?
Aku mencuci tanganku berulang kali, tapi masih bau amis.
Tanganku akan membusuk.
Kamu tampak sangat segar hari ini.
No comments yet. Be the first to leave one.