Specials

Release info

[Kekkai-Subs] Suki tte Ii na yo - 07 [Sub Indo][TV]
A Commentary by Anto_Yukimura
TGW™ Team Fansub Present! | Download

Tags

other
Published on: 2014-12-23
Downloads: 32
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Perhatian untuk peron 1.

Kereta akan segera tiba.

Mohon berdiri di belakang garis kuning.

Ah, ini Yamato!

Hebat. Dia beneran masuk majalah!

Akhirnya, dia jadi model.

Rasanya, jadi agak sepi, ya?

Yamato.

Kami melihatmu di majalah Dessert.

Oh, terima kasih.

Aku akan beli lagi kalau Yamato ada di dalamnya.

Ah, tapi cuma satu kali itu saja.

Eh?

Kau tidak mau melanjutkannya? Sayang sekali!

Terima kasih.

Ah, selamat pagi, Mei.

Se-Selamat pagi...

Mereka benar-benar seperti pasangan sungguhan.

Sangat menawan... dan juga bersinar.

Seseorang yang pantas di sisi Yamato...

Seseorang yang pantas di sisi Yamato...

Coba lihat!

Wah, hebat! Kau beneran masuk majalah!

Megu bagus sekali dengan baju kotak-kotak.

Kau kayak orang yang berbeda di sini, Yamato.

Sudah, hentikan. Itu memalukan.

Eh? Tapi dia keren sekali, 'kan, Mei?

Hah?

Iya, 'kan?

Ya. Kau keren sekali di sini.

Benarkah?

Kau beneran berpikir begitu?

Ya, begitulah...

Wah, hebat.

Aiko.

Akhirnya, wajah Yamato terpangpang ke seluruh negeri...

Apa kau tidak apa-apa, Tachibana?

Hei, Megu.

Apa kau ada kerjaan hari ini, Mei?

Tidak.

Kalau begitu, ayo pulang bareng.

Akan kujemput di kelas nanti.

Ya.

Yamato.

Eh? Ada apa?

Kau buru-buru sekali mau bertemu Tachibana.

Terima kasih buat catatannya.

Memangnya kenapa?

Tidak apa-apa...

Yamato.

Ah, anu...

Mereka ingin dia tetap jadi model?

Sejak majalahnya terbit, pihak agensi mendapat banyak pertanyaan mengenai Yamato.

Pihak editor juga ingin kau ada di edisi berikutnya.

Hebat sekali, Yamato!

Kau beneran jadi model.

Sudah kubilang, tidak...

Kumohon!

Mereka nanti akan membayarmu dan kau bisa berhenti kapan pun kau mau.

Bagaimana menurutmu, Mei?

Ah, ya...

Menurutku, ini hal yang bagus.

Hebat sekali sampai mereka memintamu seperti itu.

Mungkin kesempatan seperti ini takkan ada lagi.

Benar!

Terima saja.

Aku yakin kau pasti bisa, Yamato!

Mungkin aku akan mencobanya.

Ah! Sudah diputuskan!

Apa kami bisa jadi model juga?

Oh, aku mau!

Sebagai pasangan.

Semua gambarnya lucu sekali!

Terutama saat Yamato merangkulmu!

Ah, itu memalukan.

Apa pemotretannya selalu saat pulang sekolah?

Tidak. Bisa juga pagi atau hari Sabtu.

Ah, kalian sibuk sekali.

Baiklah! Ayo kita jalan sekarang!

Mendadak sekali.

Habisnya, mulai sekarang kau bakal sibuk, 'kan?

Mungkin kita bakal jarang jalan bareng lagi.

Apa bener itu alasannya?

Aku mau jalan dengan Megu, sih.

Takeshi...!

Kalau begitu, mau ke karaoke?

Iya, mau, mau!

Ah, tapi Mei nggak suka ke karaoke...

Begitu, ya. Jadi...

A-Aku mau pulang saja.

Eh?

Katanya, kau tidak ada kerjaan hari ini.

Maaf, ya.

Perhatian untuk peron 1 dan 2. Kereta akan segera tiba.

Mohon berdiri di belakang garis kuning.

Kemarin asyik sekali!

Megu bernyanyi bagus sekali.

Wah.

Kau paham, 'kan?

Yamato?

Ah, selama sesi foto itu... apa tadi?

Jangan terlalu dipikirkan.

Mulai sekarang, cobalah menikmatinya!

Yang terpenting kau harus menghayati perannya.

Sepertinya sulit...

Ah, Megu!

Boleh aku berjabat tangan denganmu?

Eh? Kau mau berjabat tangan dengan orang sepertiku?

Tentu saja!

Aku merasa sangat tersanjung!

Tetap semangat, ya!

Kami pasti mendukungmu!

Terima kasih!

Kau tahu sekali cara menanggapi mereka, ya?

Iya! Habisnya, mereka mau mendukung orang sepertiku.

Aku sangat berterima kasih.

Kau ini gadis yang baik, ya?

Eh? Benarkah?

Baiklah! Kalau begitu, coba ulangi lima aturan dalam pemotretan yang aku bilang tadi!

Eh? Eng...

Yang pertama, ah... apa, ya?

Mei, ayo makan siang sama-sama.

Ya.

Aku akan memanggil Asami-

Berdua saja.

Yamato, kau akan tetap jadi model, 'kan?

Aku tunggu, ya!

Ya.

Ayo, kita keluar saja!

Apa tidak apa-apa di sini?

Tak apa. Aku ingin kita berduaan saja.

Sama seperti biasa, ya?

Hari ini, aku bawa buah juga.

Itu apa?

Hah? Tidak...

Coba lihat!

Ma-Maaf.

Kue? Kau yang membuatnya?

Nagi yang mengajarkanku...

Tapi itu masih percobaan.

Rasanya hambar... kalau kaumakan mungkin akan mati...

Biar kucoba...

Jangan!

Kau tidak mati, 'kan?

Nanti buatkan untukku, ya.

Yang selanjutnya, mungkin akan membunuhmu.

Tidak apa-apa.

Kalau aku ingat, ya.

Sudah bel.

Ayo, kembali ke kelas.

Ya.

Asamicchi, coba bergaya seperti itu.

Yang ini?

Iya, malaikatku.

Semangat buat pemotretannya, ya!

Semangat!

Sampai nanti.

Ayo, Yamato.

Mei! Nanti aku SMS!

Berjuanglah!

Semangat!

Maaf, ya. Kau jadi tidak bisa pulang bersama...

...Mei.

Kau tidak perlu minta maaf.

Benarkah?

Ya.

Semoga kali ini rasanya enak.

Terima kasih buat kerja samanya!

Kepala editor memujimu.

Itu semua berkatmu.

Dari cowok?

Bu-Bukan!

Kau mau langsung pulang ke rumah, Yamato?

Ya, aku lapar sekali.

Kau suka kari?

Eh?

Kebetulan aku buat banyak kemarin.

Mungkin bisa untuk sepuluh porsi, padahal aku tinggal sendirian.

Aku tidak mungkin menghabiskan semuanya.

Apa kau mau mampir?

Aku akan sangat tertolong kalau kau mau mampir.

Aku hanya makan kari sejak kemarin.

Di sini.

Silakan duduk.

Ah, iya.

Kau pasti berpikir tempat ini jorok.

Tidak.

Aku cuma agak terkejut saja.

Tuh, 'kan? Kau berpikir begitu!

Walau agak mengecewakan, tapi lumayan juga.

Seperti pemandangan senjanya.

Meski aku tidak bisa selalu melihatnya karena pulang malam.

Selamat makan!

Enak!

Syukurlah! Aku juga buat salad kentang kari.

Kau buat semua ini sendiri?

Aku juga bisa buat kroket dari sisa salad kentang.

Wah.

Selamat makan.

Kenapa kubismu banyak sekali?

Say "I Love You." subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Say "I Love You."

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left