Release info

Wild Chives and Soy Bean Soup ~ Episode 08 [iPOP]
A Commentary by asm4fru1ty
http://www.facebook.com/AsmaFruity.ISC

Tags

other
Published on: 2014-05-10
Downloads: 22
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Wild

Wild Chives

Wild Chives and

Wild Chives and Soy

Wild Chives and Soy Bean

Wild Chives and Soy Bean Soup:

Wild Chives and Soy Bean Soup: 12

Wild Chives and Soy Bean Soup: 12 Years

Wild Chives and Soy Bean Soup: 12 Years Reunion

☯ Wild Chives and Soy Bean Soup: 12 Years Reunion

☯ Wild Chives and Soy Bean Soup: 12 Years Reunion ☯

☯ Wild Chives and Soy Bean Soup: 12 Years Reunion ☯

☯ Wild Chives and Soy Bean Soup: 12 Years Reunion ☯

☯ Wild Chives and Soy Bean Soup: 12 Years Reunion ☯

☯ Wild Chives and Soy Bean Soup: 12 Years Reunion ☯

☯ Wild Chives and Soy Bean Soup: 12 Years Reunion ☯

☯ Wild Chives and Soy Bean Soup: 12 Years Reunion ☯

◆ Ep iso de 8 ◆

Diterje

Diterje mahkan

Diterje mahkan oleh

Diterje mahkan oleh Tim

Diterje mahkan oleh Tim Asma

Diterje mahkan oleh Tim Asma Fruity

★ Diterje mahkan oleh Tim Asma Fruity ★

★ Diterje mahkan oleh Tim Asma Fruity ★

★ Diterje mahkan oleh Tim Asma Fruity ★

★ Diterje mahkan oleh Tim Asma Fruity ★

Joon Soo.

Aku mencarimu kemana mana.

Pen

Pen ter

Pen ter je

Pen ter je mah:

Pen ter je mah: IrwanAhmad

Pen ter je mah: IrwanAhmad

Joo Da Hae.

Aku sangat mencemaskanmu.

Aku pulang.

- Kau baru sampai? - Ya.

- Kerja yang bagus, Jang Gook. - Ya, Nenek.

- Bagaimana dengan Jang Hoon? - Dia sudah kembali, dia mungkin tertidur sekarang.

- Apa yang kalian lakukan larut malam begini? - Jangan menggangguku, kami begitu sibuk hari ini!

Seorang pelanggan memesan semua Pangsit untuk besok jadi kami harus membuat lebih banyak.

- Siapa itu? - Presdir Heo, Aku dulu memberi tahumu.

- Apa kau tahu apa itu Waralaba? - Bukankah itu seperti Restoran pizza yang terkenal?

Anak-anakku begitu pintar!

Itulah yang dilakukan Presdir Heo dan dia menyukai Pangsit kita!

- Benarkah? - Ya!

Jika ini berlanjut kita akan untung besar!

Bagaimana berikutnya?

Kenapa kau tidak berhenti membeli Pangsit mereka sekarang?

Tapi, Pangsit si Janda itu sangat lezat.

Apa kau sangat membenci kata,'Janda'?

Yang benar saja!

Menyetirlah yang benar.

Mulailah dengan orang-orang yang berusia 40an lebih muda.

Lihat kan? Da Hae sungguh tidak apa-apa.

Apa kau baik-baik saja?

Tidak.

Tentu, mana mungkin kau baik-baik saja? Luangkan waktumu dan membicarakan itu.

Ayo pergi. Sudah larut malam, kami permisi dulu.

Baiklah, terima kasih.

Putraku, terima kasih.

Ya Ampun, dia putraku bukan putramu.

Ya, dia putra kesayanganmu.

- Terima kasih, Bibi. - Tidak, kami lah yang harus bersyukur.

- Telah kembali tanpa cacat sedikit pun. - Sampai bertemu di Sekolah.

Joon Soo, kau telah bekerja keras.

- Da Hae... hiburlah dia. - Ya.

- Tapi kau tidak boleh menelantarkan belajarmu, Mengerti? - Aku akan belajar dengan giat, Ibu.

- Kau melakukan yang terbaik hari ini, Joon Soo. - Ya.

Da Hae.

- Kami pulang. - Masuk, masuklah.

- Apa Da Hae baik-baik saja? - Dia sungguh baik-baik saja.

- Kerja yang bagus. - Sayang, kau juga.

- Aku lelah. Kenapa malam ini begitu lama? - Naiklah ke atas dan tidur. Cepatlah.

- Ya. - Selamat Malam.

Iya.

- Bagaimana dengan Chul Soo? - Dia tidak masuk.

Bahkan kutu pun tahu kapan mereka tidak diinginkan, bukankah begitu?

- Aku begitu lelah. - Iya, iya.

- Ponselmu ada di rumahnya Joon Soo. - Lalu?

Joo Soo bilang dia harus mengembalikannya padamu jadi kami datang bersama.

- Hanya kau yang disini waktu itu. - Dia meninggalkanku.

- Kenapa? - Aku tidak tahu.

- Park Moo Chul! - Tanyalah Joon Soo!

- Hei, Moo Chul. - Apa kau menemukan Da Hae?

- Aku menemukannya. - Apa yang terjadi?

Kau tahu kepribadiannya. dia tidak suka orang-orang membicarakan tentangnya.

Baiklah, jadi itu rahasia diantara kalian berdua, begitu kan?

Kututup, bocah tengik.

- Apa Jang Gook pulang dengan selamat? - Apa dia menemukan Da Hae?

- Apa yang terjadi? - Kau tahu kepribadiannya.

Dia benci ketika orang-orang membicarakannya dibelakangnya.

Jadi apa itu rahasia?

- Apa Joon Soo pulang dengan selamat? - Hei.

Apa apaan yang kalian lakukan?

Kenapa kalian membuatku berada di tengah-tengah?

Kenapa kalian tidak saling menelepon secara langsung daripada menanyaiku!

- Moo Chul. - Aku ngantuk, kututup!

Pelanggan tidak menjawab telepon sekarang ini.

Kau tidak akan mengangkat telepon sekarang?

- Ibu. - Da Hae...

- Kenapa kau sudah bangun? - Apa ibu tidak tidur sama sekali?

Kau tidak tidur juga?

Kemarilah.

Cobalah tidur sebentar. Dengan begitu kau bisa pergi ke Sekolah.

Apa Ayah tidak menjawab Teleponnya?

- Apa yang akan kita lakukan sekarang? - Apa maksudmu?

Apa yang dilakukan pria itu?

Akulah yang mengurusmu. Tidak ada yang berubah.

- Apa Ibu akan bercerai? - Tentu saja, Iya.

Haruskah aku hidup dengannya setelah Penghinaan ini?

Aku begitu syok sampai aku tidak bisa menangis lagi.

Seluruh negara melihatnya di Piala Dunia secara Langsung di Televisi.

Bahkan Hakim pun akan mengerti.

Alasan kenapa aku ingin menceraikannya.

Apa Ibu pikir akan segampang itu?

Kenapa tidak?

Aku cuma bisa melakukan cara itu.

Apa anda tidur nyenyak?

- Ya! Bagaimana denganmu? - Iya.

- Silakan duduk. Mari kita sarapan bersama. - Iya.

Ya Tuhan.

Ham Cho, bawakan semangkuk nasi yang lain.

- Ini nasinya Ham Cho'. Silakan makan dulu. - Terima Kasih.

Sup-nya menyegarkan!

Ini Sup berkhasiat dengan mugwort di dalamnya.

Ham Cho pasti telah membuat ini untuk membantu mengurangi mabuk anda.

Tuan, apa anda ingat... Apa yang terjadi kemarin?

Ya...

Rumah yang selalu anda kunjungi setiap kali anda mabuk...

Apa anda tahu itu?

Jika anda bisa memberi tahuku alasan kenapa anda melakukannya...

Aku cuma mencari udara segar jadi tidak usah memikirkannya.

Silakan Makan.

- Ayo makan. - Baiklah.

Terima kasih.

Jang Gook... Jang Gook, bangunlah!

Kenapa dia seperti berpura pura sakit?

Jang Gook!

- Apa kau tidur larut malam kemarin? - Biarkan aku tidur lima menit lagi.

- Apa kau tahu jam berapa sekarang ini? - Jam berapa?

Hampir jam 8!

Kau terlambat!

- Kenapa alarm-nya tidak menyala? - Cepat bersiaplah!

Yang benar saja, Aku bisa gila!

Kenapa Ibu tidak membangunkanku? Aku murid SMA, seorang Pelajar!

Apa yang akan Ibu lakukan untukku ketika Ibu bahkan tidak bisa melakukan ini dengan benar!

Jika kau ada waktu merengek seperti ini lalu bersiap-siap! Kau seharusnya sudah keluar dari Pintu!

Ya Tuhan , dasar anak nakal.

- Seragammu! - Benar, benar.

- Apa kau tidak akan mencuci wajahmu? - Itu bukanlah masalahnya sekarang ini.

Kau bahkan tidak akan menggosok gigimu?

Haruskah aku membawakan Obat Herbal untuknya? Haruskah aku memberinya makan Ginseng Merah?

Anak-anak ini mendapat nilai yang memuaskan pada Ujian, beri mereka tepuk tangan!

Kelas yang bagus bukanlah segalanya dalam Hidup, tapi itu untuk Murid SMA, bukankah begitu?

- Ya, Bu Guru! - Bagus, belajarlah yang sungguh-sungguh.

Terima Kasih!

- Ya Tuhan, siapa ini? - Bu Guru.

- Apa yang kau lakukan disini? - Maafkan aku.

Bagus. Kau terlibat perkelahian dan sekarang kau terlambat.

Ini, itu laporan hasil Ujian.

Ya, Bu Guru.

Anak nakal, kau sungguh pintar.

Tetap saja, terlambat ya terlambat. Kau tidak boleh terlambat lagi, mengerti?

Ya, Bu Guru.

- Hei! - Jang Gook, kau peringkat pertama!

- Berikan itu! - Kau mendapat 114 poin pada pelajaran Bahasa!

Dan 75 poin pada Pelajaran Matematika!

- Wow! - Kubilang serahkan itu!

- 65 poin! - Berikan itu!

- Geli! - Serahkan itu, serahkan itu!

Hei, hei, hei! Apa yang kalian lakukan sekarang ini?

- Hei, apa itu? - Jang Gook dapat peringkat pertama.

Peringkat Pertama? Dia dapat Peringkat Pertama?

Hei, ambil Tasnya. Dia datang, dia datang! Lemparkan itu!

- Hei, tangkap! - Jang Gook!

- Ini! Lemparkan! - Ayolah!

Disini!

- Ini dia! - Berikan itu!

Ini, duduklah.

Dasar Usil! Akhirnya kalian terlihat senang.

Jangan tertawa.

- Kau Peringkat Pertama. - Jangan melihatnya.

- Masuklah. - Apa kau sehat-sehat saja?

- Ya Tuhan. - Apa kau sehat-sehat saja?

- Ya. Apa kau sehat-sehat saja? - Halo.

Tidak peduli berapa kali aku datang kemari, Aku terus memikirkan Rumah ini adalah bangunan yang bagus.

Aku akan senang tinggal di Rumah seperti ini suatu hari nanti.

Ya Tuhan, kenapa kau selalu mengeluhkan Rumah setiap kali kau datang kemari?

- Itu bukanlah masalahnya sekarang ini. - Benar, benar.

- Apa yang terjadi pada suaminya Young Hee? - Aku menyuruhnya datang, juga.

Hei, Aku mendapat banyak telepon kemarin.

Mereka ingin tahu apa Pria yang di TV itu adalah suaminya Young Hee.

Suamiku juga bertanya padaku, apa itu Chul Soo atau bukan.

Joo Chul Soo! Da Hae mengetahuinya semuanya!

Dia pergi ke Hotel kemarin untuk menemui Ha Mi dan Joon Soo akhirnya membawanya kembali.

Putrimu itu seorang Murid SMA!

12 Years Promise (Wild Chives and Soy Bean Soup: 12 Years Reunion / Dalrae Dwaen, Jangkook: 12nyeonmanui Jaehwe / 달래 된, 장국: 12년만의 재회) subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for 12 Years Promise (Wild Chives and Soy Bean Soup: 12 Years Reunion / Dalrae Dwaen, Jangkook: 12nyeonmanui Jaehwe / 달래 된, 장국: 12년만의 재회)

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left