Home Sweet Home: Rebirth

Home Sweet Home: Rebirth

Download Indonesian Subtitle

Release info

Home Sweet Home Rebirth 2025 WEBRip id
A Commentary by Kudalumping
Durasi: 01:33:07

Tags

webdl
Published on: 2025-04-11
Downloads: 481
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Aku punya sesuatu yang bagus untukmu.

Siapa pula kau?

Aku akan membuatmu tetap hidup jika kau memberikan kesetiaanmu padaku.

Kesetiaanku?

Pilih sekarang.

Serius? Oke.

Kenapa tidak?

Cerdas.

A L I H B A H A S A K U D A L U M P I N G

Bapak-bapak dan ibu-ibu, kita sekarang mendarat di Bangkok.

Aku sangat senang kita akhirnya melakukan ini.

Jake? Kita baru saja turun dari pesawat.

Sebentar.

Saat berlibur artinya tanpa telepon.

Kapan kita akan menemui Nenek?

Segera, sayang.

Kita akan menghabiskan malam bersamanya?

Tidak, kita sudah pesan hotel.

Kenapa tidak?

Karena Nenek tidak terbiasa jika rumahnya ramai.

Ya, kadang-kadang kita berisik.

Boleh, boleh, boleh?

- Ayo. - Oke, sampai jumpa.

- Lihat, di sinilah aku tumbuh. - Keren sekali.

Kita akan bersenang-senang di sini.

- Bu, ayolah. - Loo!

- Loo. - Aku tidak mau meninggalkan tempat ini.

Bisa kita menjelajahi kota sekarang?

Wow, kita ada di tempat yang tinggi.

Mereka bilang kita bisa melihat sungai dari jendela.

Lihat, Bu, itu. Bisa kita ke sana?

Ya, setelah ayahmu siap.

Aku siap.

- Oke, dengar, aku harus pergi. Aku harus pergi. - Lihat!

- Cantik, kan? - Ya.

Kau bisa kembali ke hotel dan menyelesaikan bisnismu atau apa pun

kami akan menemuimu nanti.

Itu pekerjaanku, Prang.

Ya, tapi kami keluargamu. Prioritas utama, Jake.

Mereka membutuhkanku.

Kami juga membutuhkanmu.

Ya.

- Ayo. - Ibu, Ayah, ayo!

Saat kau menjadi polisi jalanan, kau tidak selalu bicara di telepon.

Ayolah, sayang. Aku sedang berusaha. Keadaan akan membaik.

Hidup bukanlah tujuan, Jake.

Itulah yang terjadi.

Siapa yang bilang?

Aku tidak ingat, tapi itu benar.

Ralph Waldo Emerson.

Tidak, katanya hidup adalah perjalanan, bukan tujuan.

Sama saja.

Berhenti mencoba mengganti topik pembicaraan.

- Di mana Loo? - Dia tadi di sini. Hmm...

Loo. Loo.

Loo?

Loo!

Loo!

Loo!

Loo!

Loo!

Loo!

Aku menemukannya. Aku menemukannya.

- Di mana dia? - Di sana.

Itu kupu-kupu yang cantik.

Aku menemukannya! Loo, apa yang kau lakukan?

Sudah kubilang, jangan jauh-jauh.

- Kau kan tahu itu. - Maaf, Bu.

Terima kasih.

Semua yang baik akan baik saja.

Ayah, dia bilang dia mengenalmu.

Kurasa, kami belum pernah bertemu.

Tentu saja belum, Jake.

Bagaimana kau tahu namaku?

- Kau menceritakannya? - Tidak.

Bu, itu kupu-kupu paling cantik kan?

Ayo.

Jake!

Pertemuan kita bukan suatu kebetulan.

Ini sudah ditakdirkan untuk terjadi.

Kaulah orangnya, yang lahir dalam kematian, di bawah bulan darah.

Kau adalah Penjaga Gerbang.

Dengar, aku berterima kasih kau menemukan putri kami.

Kau akan segera menghadapi tantangan besar

dan kau akan kehilangan segalanya.

Maaf, apa?

Dalam kegelapan, kau akan menemukan cahaya

dan dalam cahaya itulah, kau akan menemukan cinta keluargamu.

Jake, inilah yang akan membebaskanmu.

Dengar, aku tidak yakin apa maksudmu.

Kau salah orang. Aku bahkan tidak tinggal di sini.

Terima kasih sudah mengawasi putriku.

Apa yang dia bilang?

Aku tidak yakin. Dia tampak bingung.

Ibu, boleh kita menjenguk Nenek sekarang?

Ya, tapi kita beri hadiah dulu, oke?

Kita belikan Nenek hadiah yang bagus, oke?

- Cokelat, kan? - Ya.

Terima kasih, Ayah.

- Ayah. - Ya, sayang.

Kalau sudah sampai rumah, boleh aku ikut les karate?

Karate? Bagaimana dengan kelas baletmu?

Balet tidak keren. Karate lebih keren.

Ibu pernah belajar saat dia masih muda dan kau belajar di akademi kepolisian,

aku mau mempelajarinya juga.

Kami tidak belajar karate, sayang.

Tapi kenapa tidak, tentu saja.

Kami akan mendaftarkanmu saat kita pulang.

Dan kalian harus datang saat latihanku.

Oke, aku akan coba.

Sumpah kelingking.

Sumpah, Ayah.

- Sumpah kelingking. - Sumpah kelingking adalah umpatan terkuat yang pernah ada.

Kau tidak bisa melanggar sumpah kelingking.

Sekarang aku ingat. Ini cukup serius.

Cokelat, serius?

Ya Tuhan, bajumu penuh dengan noda. Tepat sebelum bertemu Nenek.

Ayo ke toilet, kita bersihkan. Ayo.

Jake.

Ayo.

Maaf.

Aku baik-baik saja. Sungguh baik-baik saja.

Bagus.

Selamat pagi semuanya!

Jake, apa yang terjadi?

Mundur. Sembunyi. Aku harus pergi sekarang.

Tidak, tidak, ikut dengan kami.

Aku akan menjemputmu. Atau kita bertemu lagi di kamar.

- Apa? Tidak. - Ayah.

Semuanya akan baik-baik saja. Jangan takut, sayang.

Tidak, ikut dengan kami.

Bagaimana dengan orang-orang ini? Ada yang harus menolong mereka.

Bagaimana dengan kami? Kenapa harus kau?

- Karena aku di sini, mereka membutuhkanku. - Kami juga membutuhkanmu, Jake.

Percayalah. Semuanya akan baik-baik saja. Aku janji.

- Jake! - Aku janji.

Ayah.

Di sana, di sana, bisa kau masuk?

Ada orang di sini?

Merunduk.

Ini keren sekali.

Hai, namaku Mitsy. Bisa kita berteman?

Jangan bergerak.

Jatuhkan senjatamu.

Ini...

aksen Amerika?

Kubilang jatuhkan senjatamu.

Halo, orang Amerika, senang bertemu denganmu.

Neraka akan datang, Amerika.

Kau tidak bisa menghentikannya.

Kau punya keluarga yang sangat baik.

Kuharap aku bisa makan es krim cokelat dengan putrimu.

Kau pasti ayah yang bangga.

Ini terakhir kalinya aku bertanya.

Letakkan senjatamu atau aku akan menembakmu.

Orang Amerika itu akan membunuh kita. Lari, lari!

Jangan khawatir. Aku akan mengatasinya. Aku akan mengatasinya.

Kau membuat Mitzy takut. Bersikaplah sopan.

Kau sakit.

Hei, tetap tenang. Letakkan ponselmu.

Ayo keluar dan bermain denganku orang Amerika. Ayo.

- Kau gila! - Aku tidak gila. Dia yang gila!

Kupikir kita berteman.

Ya, tapi kau tidak sehat sama sekali.

Kau menembakku.

Sudah berakhir.

Aku seorang polisi.

Aku mau mengucapkan terima kasih secara pribadi.

Terima kasih sudah membunuhku.

Kau akan masuk neraka.

Ritualnya sudah selesai.

Dia bilang Sang Penjaga akan ada di sini.

Kau panggil aku apa tadi?

Aku...

Sejujurnya kukira, kau akan jauh lebih tinggi.

Aku suka jaketmu.

Mundur. Mundur.

Kita harus pergi. Loo, kita harus pergi.

Polisi. Polisi ada di sini. Mereka akan menolong kita.

Loo, ayo, kita pergi.

Loo! Loo, kemari.

Ayo.

Ibu, tidak.

- Bu, tidak. - Percayalah, oke.

Ibu, tolong.

Ibu, tolong.

Loo.

Tolong!

Loo.

- Loo! Loo! - Tolong.

Wow!

Kau tidak apa apa?

Ya, tidak apa.

Aku Arat.

Jake.

Jake, aku tidak tahu bagaimana kita selamat dari ledakan itu.

Benar sekali, kita beruntung.

Di mana semua mayatnya?

Ayo ayo ayo.

Ayo! Ayo, ayo, ayo.

Home Sweet Home: Rebirth subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Home Sweet Home: Rebirth

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left