The first 200 lines.
Sebelum perang terjadi, Republik Bosnia dan Herzegovina adalah
bagian dari negara yang paling beragam dari segi etnis dan agama di Eropa
dimana warga Muslim, Serbia dan Kroasia hidup rukun bersama.
Bosnia dan Herzegovina 1992.
Berdandanlah.
Keluar dari ruangan ini.
Ayo sini ke Mama.
Buruan.
Baik.
Pakaian ini terlalu berlebihan!
Kau tampak cantik sekali. Bagus! Ke sini.
Apa yang kau lakukan? Hanya ini. Sedikit saja seperti ini.
Oh, ayolah!
Baik, tunjukkan padaku "seksi". Apa?
Jam berapa ini?
Ini. Jangan lupa ini.
Terima kasih sudah membantuku untuk menemui dia.
Itulah gunanya aku kembali ke sini.
Aku sangat bersemangat karena kamu.
Kau masih ingat jalan ke sana?
Tidak, tidak. Simpan saja.
Sampai jumpa.
Bersenang-senanglah.
Aku sayang kamu.
Kamu memang layak ditunggu.
Hentikan.
Aku punya sesuatu untuk kamu.
Terima kasih. Teima kasih.
Lagu ini untuk para pasangan kekasih.
Buatlah tempat yang lebih luas di luar.
Amankan areanya. Kita butuh banyak darah, mengerti?
Semuanya akan baik-baik saja.
Semuanya akan baik-baik saja.
IN THE LAND OF BLOOD AND HONEY
Empat bulan kemudian.
Ajla, bangun.
Apakah itu Azra?
Aku tak bisa melihatnya.
Kemana mereka membawa para pria?
Mana passportmu? Aku tidak tahu.
Mana passportmu? Aku tidak tahu!
Buka pintunya!
Ambil mantelmu dan keluar.
Cepat!
Ayo buruan!
Semua pria, ke sini!
Ayo.
Cepat!
Ayo!
Cepat!
Ayo, ayo!
Ayo ke bisnya.
Cepat. cepat.
Ke bis.
Cepat, cepat, cepat!
Ayo.
Ke bis.
Ia mau kau bawa ke mana?
Jangan, jangan. Hey, ayo cepat.
Jangan, jangan.
Ayo cepat!
Cepat! Cepat! Cepat!
Cepat.
Hey!
Coba beri tahu.
Tahukah kau bagaimana seorang gembala menghitung domba?
Tidak. Bagaimana memangnya?
Satu, dua, tiga, MWAHH, lima, enam.
Ke kiri!
Serahkan dompetmu.
Berikan padaku mantel itu.
Siapa di antara kalian yang bisa memasak?
Memasak yang enak, bukan yang seperti kotoran.
Aku adalah dokter.
Aku bisa menjahit. Semua yang kau perlukan.
Mantel. Korden. Aku bisa membuat sesuatu untuk kasur. Aku bisa...
Bisakah kau bersenggama?
Jangan!
Jangan!
SFR JUGOSLAVIA
Apa memangnya semua ini?
Apa semuanya sudah merasa senang?
Biar aku saja yang melakukan ini.
Apa kau menyembunyikan sesuatu dariku?
Yang ini sudah selesai.
Cepatlah! Semua ini sudah menghabiskan waktu.
Kau baik-baik saja?
Aku terus ketakutan kalau mereka akan datang membawa kita.
Semuanya akan baik-baik saja. Kau akan lihat sendiri.
Mereka memutus aliran listrik kita.
Mereka menghentikan saluran air kita.
Bagaimana bisa kau bilang semuanya akan baik-baik saja?
Aku bahkan tidak tahu apakah adikku masih hidup.
Aku tahu.
Apa yang mesti kulakukan dengan dia?
Aku harus keluar dari sini.
Aku harus melarikan diri bersama dia.
Mungkin dengan ikut konvoi para pejuang HAM.
Mereka juga menyerang konvoi pejuang HAM.
Kita harus tetap tenang.
Kenapa kau tidak tidur saja dan biar aku yang jaga si kecil.
Kau pikir kita terlalu kasar?
Aku mengerti kamu.
Kamu masih muda. Kau tidak peduli dengan masa lalu.
Kita bangsa Serbia sudah bertarung melawan bangsa Turki selama 500 tahun.
dan menghentikan mereka saat ingin menaklukan Eropa.
Pada tahun 1914, kita melawan Kerajaan Austria-Hungaria,
dan kita menaklukannya.
Kita hajar Hitler dan kita menang.
Satu juta warga Serbia terbunuh saat Perang Dunia II
Tanah ini dibasahi dengan darah warga Serbia.
Dan sekarang mereka ingin kita tinggal di sini di bawah peraturan warga Muslim?
seperti negara Muslim?
Aku kenal orang-orang itu.
Kadang aku masuk ke rumah, dan mengenali wajah mereka.
Mereka hanya pura-pura menjadi tetangga yang baik, Danijel.
Di bawah Tito, mereka menyembunyikan wajah pengkhianat mereka,
sambil menunggu kesempatan untuk menghancurkan Yugoslavia dan menyerang kita.
Aku adalah patriot Serbia. Kau tidak perlu menanyakan itu.
Benarkah begitu?
Lalu kenapa kau masih mempertanyakan metode kita?
Menurutmu seluruh dunia akan mengabaikan semua ini? Karena menurutku tidak.
PBB sudah mengirim pasukan penjaga perdamaian ke Kroasia.
Mereka tidak akan ikut campur semua ini.
Tentu saja mereka melihat semuanya, tapi mereka tidak akan menyerang kita.
Mereka tidak akan melakukan apa-apa.
Mereka tahu kalau kita adalah rekan untuk bernegosiasi.
Mereka butuh kita. Mereka tidak akan menyerang kita.
Semangati anak buahmu. dan selesaikan pembersihan area ini.
Jangan sampai anak buahmu meragukan kamu.
Kalau kamu, Ayah?
Aku tadinya ragu.
Aku harus pergi sekarang.
Bekerja keraslah, Danijel.
Buatlah aku bangga menjadi ayah.
Jangan. Jangan!
Jangan lagi, dasar babi! Jangan!
Oh, kumohon!
Jangan! Kumohon! Jangan!
Masuk.
Kenapa kau duduk di situ?
Berdirilah.
Ajla.
Ingatlah kita saat masih hanya kau dan aku...
di klub itu,
sebelum kekacauan ini terjadi.
Ingatlah.
Aku saat itu tidak bisa menemukan kamu.
Orang memang sering tidak terlihat dari penampilan luarnya.
Kamu ingin tahu rahasiaku?
Aku sedang mencoba untuk berbicara denganmu di sini
Apakah kau ingin tahu rahasiaku, Ajla?
Ya.
Aku tidak suka ikut bagian dari perang ini.
Membunuh orang yang dulu pernah satu sekolah denganku.
Perang ini bagiku sangat sulit dimengerti.
Tapi ayahku, Nebojsa Vukojevich,
Jenderal Vukojevich,
pikirannnya berbeda.
Aku perintahkan ke anak buahku untuk tidak menyentuhmu.
kalau kau adalah milikku.
Pergilah.
Cepat, keluarlah!
Orang yang meninggalkan rumah mereka beresiko tertembak.
Palang Merah dan konvoi PBB,
bahkan wanita dan anak-anak yang mencari makanan,
juga menjadi target.
Citra dari penyerangan ini membentuk opini internasional terhadap Serbia.
Tapi pemerintah Barat tidak ingin mencampuri konflik ini.
SekJen Amerika berkata,"Kami tidak peduli dengan perkelahian di sana."
Terhitung sampai Bosnia, hampir 6,000 orang telah dibunuh sampai hari ini.
Tolong tambah kopinya sebelah sini.
Jutaan orang telah dipaksa dari rumah mereka,
dan terciptalah krisis pengungsi terbesar Eropa sejak hampir 50 tahun yang lalu.
Penyebab konfliknya adalah pada terjadinya perpecahan,
setelah 40 tahun berlalunya aturan Komunis,
dari Yugoslavia yang dulu.
Masuklah, Ajla. Jangan takut.
Kau ingin minum?
Tidak, pak.
"Pak"?
Danijel.
Aku dapat sasaran jelas hari ini.
Salah satu teman Muslimmu jadi bidikanku.
Lalu aku memikirkan kamu,
sambil bertanya--tanya,
"Akankah ia berterima kasih padaku kalau aku biarkan pria ini hidup?."
Kemudian terpikirkan olehku,
"Bagaimana bisa orang sangat mudah membunuh?."
Kemudian Aku bertanya-tanya,
"Akankah Ia membunuhku kalau sanggup?."
"Akankah Ajla membunuh Danijel?"
Apa kau membunuhnya?
Tidak.
Apakah semuanya baik-baik saja bagimu?
Semuanya baik-baik saja.
Hey!
Kita dapat laporan dari markas besar.
Barisan depan masih stabil. Warga muslim berlarian di berbagai tempat.
Kau harus lebih hati-hati saat menembak.
No comments yet. Be the first to leave one.