Umfeld

Umfeld

Download Indonesian Subtitle

Release info

05 Bunuh Impian
A Commentary by Inisial ZA
https://www.facebook.com/ZainuddinAri

Tags

other
Published on: 2014-09-01
Downloads: 32
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Oi.

Tatsumi,

sepertinya sudah saatnya kami pergi.

Kami akan lewat sini.

Lebih baik kau kembali.

Kalian ini bilang apa?

Kita bertiga seharusnya selalu bersa—

Kau sudah punya teman baru, 'kan?

Kau tak boleh bergantung pada kami terus!

Sampai jumpa, Tatsumi.

Kalau ada kehidupan selanjutnya, mari bertemu di sana kembali.

Tu-Tunggu.

Tunggu dulu!

Jangan.

Jangan tinggalkan aku sendirian!

Mimpi yang sangat menyakitkan.

Kelihatannya dia masih tidur.

Sepertinya hari ini Tatsumi akan dilatih olehku.

Ayo berjuang!

Pelatih yang ceroboh?

Selamat pagi.

Kacamataku! Kacamataku!

Selamat pagi.

perasaan yang kusembunyikan di hati

perasaan yang kusembunyikan di hati

kokoro ni kakushiteta omoi

kokoro ni kakushiteta omoi

perlahan kuukir dalam perkataanku

perlahan kuukir dalam perkataanku

sizuka ni kotoba de kizande

sizuka ni kotoba de kizande

berjalan sendiri tanpa ragu

berjalan sendiri tanpa ragu

fumidasu tesaguri na asu wo

fumidasu tesaguri na asu wo

'tuk meraih hari esok

'tuk meraih hari esok

tsuyoku mayoginai hitori de

tsuyoku mayoginai hitori de

kuingin bisa menerima masa depan apa pun

kuingin bisa menerima masa depan apa pun

donna mirai demo uketomeru watashi de itakute

donna mirai demo uketomeru watashi de itakute

jadi ku takkan berbalik lagi

jadi ku takkan berbalik lagi

ima wa mou furimukanai

ima wa mou furimukanai

berlari dengan tekad menuju dunia ketabahan

berlari dengan tekad menuju dunia ketabahan

hashiru shoudou ni makasete tsuyogaru sekai he

hashiru shoudou ni makasete tsuyogaru sekai he

percaya jika jawabannya sudah ditakdirkan

percaya jika jawabannya sudah ditakdirkan

kawaru unmei ni kotae ga arukou shinjite

kawaru unmei ni kotae ga arukou shinjite

mimpi yang kuukir jelas di hari itu

mimpi yang kuukir jelas di hari itu

ano hi senmei ni egaita kawaranai yume wa

ano hi senmei ni egaita kawaranai yume wa

pasti bisa menembus batas yang ada

pasti bisa menembus batas yang ada

kimeta genkai mo kanarazu koete yuku kara

kimeta genkai mo kanarazu koete yuku kara

suatu saat ku pasti meraih mimpi itu

suatu saat ku pasti meraih mimpi itu

yuruginai koe ni shite todokeru kitto

yuruginai koe ni shite todokeru kitto

dengan suara lantang dan terus maju

dengan suara lantang dan terus maju

itsuka mae yoritsuku sono toki made

itsuka mae yoritsuku sono toki made

ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN

Karya Akame

m 26 0 l 309 -1 l 318 1 l 309 2 l -263 1

BUNUH IMPIAN

BUNUH IMPIAN

BUNUH IMPIAN

BUNUH IMPIAN

Hm.

Apa akan baik-baik saja tugaskan Sheele seperti itu, ya.

Tenang saja.

Sheele mungkin akan akrab dengan Tatsumi.

Kenapa Bos seyakin itu?

Karena Tatsumi bisa memikat orang yang lebih tua dari dia.

Aku!

Selanjutnya, aku mau antre jadi pelatihnya.

Ya, 'kan? Bahkan itu sudah jadi bakat alaminya.

Apa-apaan itu? Tak adil!

Untuk membunuh, kita harus memberinya pengalaman.

Bagaimana?

Kata-kata yang bagus, 'kan?

Sepertinya tidak, ya?

Untuk makan siang, aku akan buat tahu mabo dalam sup daging.

Bagaimana?

Eh, bukankah seharusnya tahu ya tahu dan daging ya daging?

Setuju!

Dan aku ingin taruh ayam goreng di atasnya.

Bagaimana?

Bukankah terlalu banyak? Dagingnya tak perlu sebanyak i—

Setuju!

Wanita di Night Raid karnivora semua.

Kau bisa berenang dengan zirah itu, selamat, ya.

Berat sekali, benar-benar latihan yang keras.

Ini adalah latihan penting berdasarkan kurikulum pelatihan pembunuh.

Karena aku tak punya tugas penting di markas,

jadi aku bisa konsentrasi untuk melatihmu.

Kenapa kau tak dapat tugas?

Saat memasak,

aku membakar dagingnya dan membuat marah Akame.

Dagingnya...

Saat bersih-bersih, aku malah buat kekacauan besar dan buat tugas Bulat jadi bertambah.

Santai saja, santai!

Saat berbelanja, aku salah bedakan antara gula dengan garam, dan Leone menertawakan aku.

Jumlahnya juga banyak amat!

Saat mencuci,

aku tak sengaja ikut mencuci Mine bersama dengan pakaian kotor.

Eh, yang terakhir itu tak perlu dipikirkan.

Sebenarnya, bagus.

Omong-omong, Sheele...

Saat aku pertama kali bertemu dengan lainnya, kau tak kembali ke formasi, ya?

Eh...

Sepertinya ada alasannya.

Tapi aku lupa.

Begitu, ya.

Maaf karena aku sangat bo—

Kacamataku, kacamataku.

Sheele, kenapa kaulakukan pekerjaan seperti ini?

Kalau diceritakan dari awal...

Aku tumbuh di daerah pusat ibu kota.

Bahkan sejak kecil, aku selalu saja ceroboh dan tak becus lakukan apa pun.

Selama hidupku, aku bahkan tak bisa banggakan satu hal pun.

"Mungkin ada baut yang hilang di kepalanya."

Orang-orang sering mengatakan hal seperti itu tentangku.

Tapi...

Ada seseorang yang sangat baik padaku.

Dia tak pernah mengejekku,

meskipun aku lakukan banyak kecerobohan di depannya.

Satu-satunya waktu yang membuatku bahagia adalah saat habiskan waktu bersama dia.

Sampai hari itu tiba...

Seperti biasa, aku sedang main di rumahnya.

Seorang lelaki muncul di depan pintu.

Dia adalah mantan pacar temanku.

Dia marah pada temanku karena sudah mencampakkannya,

dan bertingkah kasar di rumah temanku itu.

Tiba-tiba saja, dia memegang leher temanku dan mulai mencekiknya.

Lelaki itu sedang tak sadar karena pengaruh obat-obatan.

Terlintas di pikiranku, "Aku harus selamatkan dia."

Entah kenapa aku tenang sekali.

Lelaki itu langsung mati.

Temanku masih gemetaran karena hal yang baru saja terjadi.

Tapi sebaliknya, pikiranku sangatlah tenang.

Pada akhirnya, insiden itu dianggap sebagai melindungi diri.

Tapi aku tak pernah bertemu dengan temanku lagi.

Lalu...

Beberapa hari kemudian, teman-teman lelaki itu mendatangiku untuk balas dendam.

"Kami sudah membunuh orang tuamu. Selanjutnya kau", kata mereka.

Meskipun aku diancam begitu,

lagi-lagi pikiranku sangat tenang.

Untuk lindungi diri, aku bunuh laki-laki itu satu per satu.

Saat itulah aku menyadari.

Baut yang hilang di kepalaku

membuatku jadi pembunuh hebat.

Aku bisa singkirkan sampah masyarakat.

Ada hal yang bisa kulakukan.

Saat Pasukan Revolusi mengajakku, aku masih berstatus pembunuh tak bermotif di ibu kota.

Mereka semua sudah melalui banyak hal.

Apa aku bisa melakukan ini, ya?

Tenang saja.

Tak seperti aku, kau itu bisa memasak!

Itu yang kaumaksud?

Sepertinya kau sudah bekerja keras, Tatsumi!

Entah aku bisa melakukan ini atau tidak.

Tatsumi, lukamu sudah hampir pulih, 'kan?

Ini Alat Kerajaan yang kita rebut dari Zank.

Cobalah.

Serius?

Yang lain bagaimana?

Satu orang satu senjata.

Mengoperasikannya membuat fisik dan mental kelelahan.

Kelihatannya kurang keren,

tapi mata ini punya kemampuan yang hebat!

Senjata itu tak ada di berkas mana pun,

jadi kita tak tahu banyak mengenai senjata itu.

Kemampuannya bisa tahu isi hati lawannya, 'kan?

Coba lihat isi hatiku.

Kau...

Malam ini kau ingin makan daging!

Sempurna.

Tidak.

Senjata itu bahkan belum diaktifkan.

Aku tak mau isi hatiku diintip!

Kalau senjata itu punya lima kemampuan penglihatan, kenapa tak coba yang lain saja?

Cih, protes melulu.

Ya sudah.

Kemampuan terakhir yang tak kuketahui...

Aktifkan!

Bagaimana?

Ada apa, sih?

Kemampuan menakjubkan apa ini?

Dia kenapa, sih?

More Indonesian subtitles for Umfeld

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left