The first 200 lines.
KISAH NYATA
LOS ANGELES 9 MARET 1928
Walter, Sayang.
Sudah waktunya bangun.
Sepuluh menit lagi.
Maaf, Sayang. Kau bisa tidur lebih lama besok.
Itulah gunanya hari Sabtu.
Berdiri membelakangi tembok.
Ayo.
Baiklah.
Sudah. Lihat!
Baik, duduklah.
Sarapanmu mendingin.
Ini serealia.
Memang seharusnya dingin.
Sayang, kita sudah tiba.
Baik.
Ini bukumu.
Pergilah.
Ya, Bu. Jika bisa tunggu sebentar, akan kupanggilkan penyelia.
Ya, dia datang sekarang.
Sebentar, dia akan bicara denganmu.
Tunggu sebentar. Kau urus yang ini. Aku tak mau terlibat.
Halo, ini penyelia. Bisa dibantu?
Aku bisa lihat kau dalam saluran bersama...
Sayangnya, orang bisa mendengarkan dalam saluran bersama. Kami...
Sedang apa dia?
- Astaga... - Semua baik-baik saja?
Ya, Pak, tak apa-apa. Ada wanita yang bermasalah dengan koneksi.
- Hei, Sayang. - Hei, Bu.
Bagaimana pelajaranmu tadi?
- Baik. - Ya?
Kami belajar tentang dinosaurus.
Aku berkelahi dengan Billy Mankowski.
- Apa yang terjadi? - Dia memukulku.
Apa kau membalas memukulnya?
Bagus.
Aturan nomor satu, ingat?
Jangan sekali-kali memulai perkelahian, tetapi selalu mengakhirinya.
- Kenapa dia memukulmu? - Karena aku memukulnya.
Kau memukulnya lebih dahulu? Kenapa?
Katanya ayahku kabur karena dia tak menyukaiku.
Ayahmu tak pernah bertemu denganmu, bagaimana dia bisa tak menyukaimu?
Jadi, kenapa dia pergi?
Karena di hari kelahiranmu, ada hal lain yang tiba di kotak surat.
Di dalam kotak yang agak lebih besar darimu.
Kau tahu apa isinya?
Sesuatu yang disebut tanggung jawab.
Bagi beberapa orang,
tanggung jawab adalah hal paling menakutkan di dunia.
Jadi, dia kabur karena takut akan isi kotak itu?
Itu bodoh sekali.
Begitulah pendapatku.
Apa aku terlewat Amos 'N Andy ?
Sepertinya begitu, Sayang.
Ayo, waktunya tidur.
Apa kita masih akan menonton film besok?
Ya. Katanya ada film Charlie Chaplin baru
dan serial baru berjudul The Mysterious Airman.
Siapa itu?
Entahlah. Tak ada yang tahu. Itulah yang membuatnya misterius.
Apa aku terlalu berat untuk digendong olehmu?
Tidak, masih bisa bertahun-tahun lagi.
- Halo? - Ini Margaret.
Hai, Margaret.
- Bagaimana kabarmu? - Baik.
10 MARET 1928
Jean tak bisa masuk hari ini dan sekarang kami sibuk.
- Kapan dia beri tahu sakit? - Setengah jam lalu.
Aku sulit sekali menemukan seseorang.
Bagaimana dengan Myrna?
Aku tahu dia mau kerja lembur dan...
Dia sibuk. Apa kau tak bisa datang?
Bukan. Aku hanya...
Aku janji kepada Walter untuk mengajaknya menonton, dan...
Hanya sampai pukul 16.00.
Baiklah. Hanya sampai pukul 16.00.
Kalau begitu, sampai nanti.
Ada roti lapis dan susu di kulkas,
dan aku minta Ny. Riley dan putrinya mampir beberapa jam lagi.
Aku bisa urus diri sendiri.
Aku tahu kau bisa. Mereka memeriksa rumah, bukan kau.
Besok, kita akan pergi menonton.
Lalu kita akan naik Big Red ke Santa Monica, jalan-jalan di dermaga.
Bagaimana itu? Kedengarannya asyik?
Aku akan pulang sebelum gelap.
Aku tak takut gelap. Aku tak takut apa pun.
Aku tahu.
Jangan nakal.
Aku sayang kepadamu.
Saluran penuh dari sini sampai ke Ohio.
Katanya dia harus bicara kepada penanggung jawab.
Kau harus tanda tangan di sini untuk permintaan pengadaan.
- Sebutkan nomornya. - Sebutkan nomornya.
Silakan.
Baik, sambungkan aku ke stasiun penyaluran di Omaha.
Mungkin bisa salurkan telepon kita lewat pengubah saluran.
Jalankan perangkat ini, sekarang.
PERUSAHAAN TELEGRAF DAN TELEPON PASIFIK
Christine. Bagus, aku berharap bisa menemuimu.
Aku sudah mengikuti laporan kerjamu,
dan aku ingin kau tahu bahwa aku sangat terkesan.
Saat aku pertama kali menerima penyelia wanita,
atasanku tak terlalu setuju.
Namun, kau telah bekerja sebaik rekan kerja priamu.
- Terima kasih, Pak Harris. - Ben saja. Dengar, aku...
Sebenarnya,
kami sedang mencari manajer untuk kantor Beverly Hills yang baru.
Jika kau tertarik atas pekerjaan itu, aku bisa tulis laporan, atau...
Itu hebat sekali. Terima kasih banyak, Pak.
Bagus, jadi, mungkin kita bisa...
- Bisa bahas ini hari Senin? - Ya, tentu.
Tak apa-apa? Terima kasih banyak, Pak.
Tolong!
Kumohon.
Walter.
Sayang?
Walter.
Walter!
Sayang?
Walter?
Sayang!
Walter!
Walter, sudah waktunya pulang, Sayang.
Suzie? Kau lihat Walter?
- Tidak, Ny. Collins. - Maaf.
Walter?
Walter.
Tolong nomornya.
Bisa tolong sambungkan ke kantor polisi?
Akan kusambungkan.
- Divisi Lincoln Heights. - Halo, namaku Christine Collins.
Aku tinggal di 210 North Avenue, 23.
Aku menelepon untuk melaporkan anak hilang.
Apa hubunganmu dengan anak itu, Bu?
Ini anakku.
Berapa lama dia hilang?
Aku tak yakin. Aku baru pulang kerja.
Mungkin sejak pagi ini atau baru jam terakhir ini.
Sudah diperiksa di sekitar rumah?
Ya, tentu saja.
Mungkin dia lupa waktu.
Tidak.
Dia selalu berada di sekitar rumah bila mulai gelap.
Kau bisa kirim seseorang ke sini?
Maaf, tetapi kebijakan kami,
kami tak mengirim unit untuk kasus anak hilang sebelum 24 jam.
Apa?
Sebanyak 99 dari 100 kasus, anak itu akan muncul di pagi hari.
Petugas kami tak cukup banyak untuk cari tiap anak yang pergi dengan temannya.
Tidak.
Itu bukan Walter. Dia tidak begitu.
Dengan segala hormat, Bu, setiap orang tua yang menelepon mengatakan hal sama.
Tolonglah.
Aku tak bisa berbuat apa-apa lagi.
Aku akan catat nama dan informasimu,
tetapi itu saja hingga besok pagi, paling cepat.
Pasti dia akan muncul saat itu. Mereka selalu begitu.
Apa kau Ny. Collins?
Hari ini, kita kembali mengingat
Ny. Christine Collins di Lincoln Heights,
yang putranya, Walter Collins, menghilang hampir dua minggu lalu.
Walaupun dia bukan anggota jemaat kita,
kita berdoa baginya hari ini seperti halnya setiap hari,
karena kita mengetahui penderitaannya.
Di radio dan di koran,
kita diberi tahu bahwa Badan Kepolisian Los Angeles
berupaya keras untuk mempersatukan ibu dan anak itu lagi,
dan aku yakin bahwa itu benar.
Namun, melihat statusnya sebagai kepolisian paling kejam, korup,
dan tidak kompeten
di sisi Pegunungan Rocky ini,
aku tak yakin pernyataan ini berarti.
Setiap hari, mayat baru muncul di sepanjang Mulholland
dan di saluran pembuangan kota-kota kita,
hasil kerja Kepala Polisi James Davis
dan anak buah bernama Pasukan Bersenjata.
Setiap hari, kebutuhan warga yang jujur
dikesampingkan untuk memenuhi kerakusan dan keuntungan pribadi.
Setiap hari, kota ini makin terpuruk dalam kubangan
rasa takut, intimidasi, dan korupsi.
Dahulu, sebagai Kota Malaikat,
Los Angeles menjadi tempat, di mana
pelindung kita
telah menjadi penganiaya kita.
Tempat penegak hukum mengalahkan hukum.
Aku paham. Terima kasih. Aku akan telepon beberapa minggu lagi.
Terima kasih banyak.
Bagian Orang Hilang Las Vegas?
Halo, ini Christine Collins.
Aku menelepon untuk cari tahu apa kau temukan anak hilang
yang sesuai dengan deskripsi Walter Collins.
Baik. Kumohon telepon saja.
Aku akan menelepon lagi dalam...
Seminggu lagi, jika boleh. Terima kasih banyak.
DEKALB, ILLINOIS 20 JULI 1928
KEDAI MAKAN BUMMY
Dua dolar.
Sepertinya dompetku ketinggalan di rumah.
Apa aku boleh berutang?
No comments yet. Be the first to leave one.