The first 163 lines.
Betapa bodohnya.
Harusnya kau abaikan saja manusia tak berguna itu.
Yuliy.
Pergilah.
Tentu.
Aku akan pergi bersamamu!
Baiklah.
Waktunya tutup pertunjukan ini!
Bersiap!
Tembak.
Tembak! Terus!
Jangan biarkan para monster itu menyerang balik!
Sesuai dugaan, peluru dari Angkatan Laut V cukup efektif.
Ada apa?
Nasib kita sepertinya beruntung!
Tentara, ya.
Sepertinya para saudara kita yang hebat takkan bisa bertahan lama.
Mereka bukanlah ancaman.
Kuserahkan dia padamu.
Meski sangat disayangkan aku tak bisa lihat kedua Sirius saling bunuh.
Begitu katanya.
Apa-apaan ini?
Kenapa pasukan tentara menembaki kediamanku?
Ayah, terlalu berbahaya kalau keluar sekarang!
Aku akan bicara pada komandannya! Memang ini di Ryojun!
Baiklah, Tn. Willard.
Kami turunkan semua pasukan ini demi balaskan dendam insiden Fuji.
Manajer Firma Arma yang jual monster pada kami akan keluar, 'kan?
Ya.
Sudah pasti.
Ada apa?
Kalau tak niat membunuhku, kau yang akan mati.
Aku takkan membunuhmu.
Sekalipun kau Vampir,
kau tetaplah kakakku!
Lemah.
Kau memang tak cocok membalaskan dendam.
Kalau begitu, siapa yang akan membalasnya?
Hanya aku yang bisa tenangkan roh ibu dan para penduduk desa!
Apa menurutmu dengan bunuh semua Vampir, balas dendammu akan terpenuhi?
Kau benar-benar percaya itu?
Sebelum kau bisa bunuh mereka semua,
mereka akan terlebih dulu mencapai tujuannya.
Jangan-jangan...
Biduk Sirius.
Tapi Biduk sudah...
Benar, 10 tahun lalu saat mereka datang ke Dogville itu sudah tiada.
Menurutmu kenapa?
Itu...
Karena ayah pergi membawanya.
Ayah?
Kenapa...
Yuliy.
Hanya kau dari Sirius yang tersisa.
Jadi, lakukanlah hal yang bisa kaulakukan dan tak bisa kulakukan karena jadi Vampir.
Apa maksud...
Yuliy.
Bertahan hiduplah.
Kakak?
Kakak!
Yuliy!
Philip!
Di sini!
Cepat tolong Philip!
Yuliy!
Dasar manusia lancang.
Willard?
Prof. Willard, ya?
Sungguh mengejutkan.
Saat kudengar di antara Pemburu ada Sirius yang masih hidup, aku meragukannya,
tapi kalau kau yang jadi tuannya, semua jadi masuk akal.
Kau terlihat tua ya, Profesor.
Apa boleh buat.
Sepuluh tahun merupakan waktu yang lama bagi manusia.
Ya, memang sangat lama,
Kershner!
Bukankah kau sebaiknya diam saja di podium?
Profesor?
Tak kusangka kau muncul.
Apa Mikhail sudah mati?
Kakakku menghilang.
Dia lebih pilih nyawa adiknya daripada kesetiaannya terhadap kami.
Sungguh anjing kampung yang tak berguna.
Diam!
Menjauhlah dari profesor!
Dia sangat peduli terhadapmu, ya.
Bagaimana caramu bisa menjinakkannya begini?
Bicara apa kau?
Sungguh luar biasa!
Profesor, kau cukup busuk juga, ya?
Apa boleh buat!
Sebagai ganti dari tuanmu, akan kuceritakan sesuatu untukmu!
Berterima kasihlah padaku nanti.
Dulu kala, kami dapatkan buku kuno.
Di dalamnya mengisahkan Biduk Sirius.
Lalu tertulis juga lokasinya.
Yaitu di Dogville.
Apa kau ingat?
Bukankah api ini mengingatkanmu pada kejadian hari itu?
Kau...
Ternyata kau!
Jangan tergesa-gesa.
Ceritaku masih belum selesai, wahai Sirius.
Kami cukup kesulitan menafsirkan isi dari buku tersebut.
Jadi, kami putuskan untuk minta arkeolog manusia untuk melakukannya.
Yaitu seorang terpelajar miskin yang dengan penuh semangat cari lokasi Biduk Sirius.
Saat kami tawarkan bantuan, dia dengan senang hati menerimanya.
Dia sangat berterima kasih pada kami.
Dia bekerja dengan sangat baik.
Berkat seorang terpelajar menafsirkan isi buku tersebut,
kami akhirnya bisa temukan lokasi Dogville.
Kau sudah mulai paham, 'kan?
Tidak, jangan-jangan...
Kau sepertinya anjing yang cukup bodoh, ya.
Ini bohong, 'kan?
Profesor?
Perkataannya itu benar.
Betapa beruntungnya dirimu, Sirius!
Malam ini, dua pria yang harus kau bunuh ada di tempat yang sama.
Akhirnya keluar juga sifat aslimu!
Kau membenciku?
Mau membunuhku?
Menyedihkan!
Tak kusangka kami harus sampai bergantung pada harta milik orang yang menyedihkan!
Hentikan.
Mustahil!
Dasar hewan liar
tak beradab.
Ayo.
Kenapa?
Kenapa kau merahasiakannya?
Kenapa?
Semua karena egoku.
Kukira dengan menolong serigala muda yang kehilangan keluarga bisa tebus dosaku.
Tapi aku malah menuntunmu pada jalan balas dendam.
Aku akhirnya hanya manfaatkanmu untuk balaskan dendam.
Meski sebenarnya aku salah satu targetmu.
Tapi aku terus hidup dengan itu,
selama saat di mana kau mengetahui kenyataan tersebut adalah saat aku mati.
Sekarang adalah waktunya.
Yang benar saja!
Sepuluh tahun ini, memang bisa kau singkirkan begitu saja?
Sekalipun dengan darah buas ini...
Dengan darah Sirius yang membutakanku,
tanganku tetap terhenti.
Apa kau tahu kenapa?
Karena bagiku, keberadaanmu sangat penting bagiku!
Karena kau sudah kuanggap seperti ayahku sendiri.
Yuliy.
Kalau bukan karenamu, kisah hidupku sudah lama berakhir.
Karena dirimulah aku bisa hidup selama ini.
Kenapa...
Kenapa ibuku dan para penduduk desa harus mati?
Kenapa kakakku harus jadi Vampir?
Apa semua ini karena Biduk?
Tolong beri tahu aku, Profesor!
Prof. Willard!
Sebagai anggota Sirius yang tersisa, aku harus mengetahui segalanya.
Pak Mayor!
Tadi cukup merepotkan.
Ada laporan?
Ya.
Di pertarungan malam kemarin, tak ditemukan satu pun mayat tersisa.
No comments yet. Be the first to leave one.