Nine Bodies in a Mexican Morgue

Nine Bodies in a Mexican Morgue

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Nine Bodies in A Mexican Morgue S01E01 Dead Reckoning WEB-DL spongebooobs
A Commentary by spongebooobs
[47:34] Support saya di: https://trakteer.id/sponge_bob9/gift

Tags

webdl
Published on: 2026-08-17
Downloads: 4
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Subtitle by spongebooobs (IG: renospongebob) -

LOS TRIOS, MEKSIKO

Nyonya.

- Jam berapa sekarang? - Mm, jam 14.30.

Wah. Kau hebat.

- Oke, periksa mesinnya. - Mesinnya baik-baik saja.

Emilio, kenapa ada dua turis yang pergi jalan-jalan

lalu memarkir mobil mereka di tengah gurun sialan ini?

Pergilah periksa mesinnya.

HARI KESEMBILAN

Pasti ada seseorang yang masih hidup.

Kenapa kau berkata begitu?

Mereka ditemukan di dalam sebuah lubang.

Mereka dibariskan. Begitulah yang dikatakan pada kami.

- Lalu? - Lalu..

Siapa yang menaruhnya di sana?

- Kenapa kita? Kenapa disini? - Kita punya fasilitas.

Fasilitas?

Kita punya batu bata yang lepas dari dinding dan asbes di bagian atap.

Suatu hari nanti, kau akan merindukannya.

Seharusnya mereka membawanya ke Monterrey.

Disini lebih dekat.

Tidak. Mereka tidak mau siapapun tahu tentang ini

sampai mereka tahu apa yang mereka hadapi.

Kau lihat itu?

Apa?

Mobil itu.

Sepertinya itu rusak.

Waktunya terlalu janggal.

Tidak ada waktu di luar sana.

Matahari terbit. Matahari terbenam.

Semuanya sama saja.

Kita tidak tahu apa-apa tentang penumpang-penumpang ini.

Salah satunya adalah pilot. Satu orang awak kabin. Sisanya adalah penumpang.

Kita tidak punya nama? Tidak punya kartu identitas?

Emilio! Mereka sudah sampai!

Ini adalah salinan manifesnya. Aero Alux, Penerbangan CBZ 517.

Berangkat dari Kota Guatemala menuju Houston delapan hari yang lalu.

- Delapan hari. - Ya, Pak.

Sekian lama mereka berada di luar sana.

Tepat waktu.

Kemana mereka membawanya?

Dimana kamu akan meletakkan sembilan mayat itu, Emilio?

Menurutmu, kenapa mereka membawa mereka sejauh ini ke tempat sampah ini?

Mereka akan dibawa ke kamar mayat.

Lalu, apa yang akan kita lakukan?

Kita menunggu.

Subtitle by spongebooobs (IG: renospongebob) -

SEMBILAN JENAZAH DI KAMAR MAYAT MEKSIKO

EPISODE SATU DEAD RECKONING

DELAPAN HARI SEBELUMNYA

Anda butuh sesuatu?

- Kau mau apa, Sayang? - Tolong air putih saja.

- Yang bersoda? - Eh, ya. Terima kasih.

Dan tanpa es atau lemon.

Bukankah seharusnya kita sekarang sudah sampai?

Menurutku, jaraknya terlalu jauh.

Aku tidak melihat apa-apa. Hanya ada pepohonan.

- Amy... - Bukankah seharusnya kita sudah berada di atas laut?

Belum tentu.

Terkadang pilot memilih rute alternatif

untuk menghindari kondisi cuaca tertentu.

Sudah empat jam.

Biarkan aku menyelesaikan ini dulu, lalu aku akan berbicara dengan pilot.

Aku yakin sebentar lagi akan ada pengumuman dari pilot.

Aku tidak perlu. Aku baik-baik saja.

Permisi, Nona. Bisakah tolong ambilkan bir untukku?

Tentu. Eh, Camello atau Lingos?

- Ada apa dengan American? - American sudah habis.

Kalau begitu, tolong berikan aku Camello.

Itu sudah yang ketiga.

Siapa yang menghitung?

Menurutmu siapa?

Aku benci terbang.

Aku bisa mengerti itu.

Aku tak pernah tahu mana yang lebih buruk, pesawat kecil seperti ini

atau Boeing 777 dengan 300 penumpang.

Hukum gravitasi.

Keduanya jatuh dengan kecepatan yang sama.

Terima kasih.

Aku hanya memberitahu.

Pangkalan San Antonio.

Ini adalah Penerbangan Aero Alux Charlie Bravo Zulu 517.

Apakah Anda menerima sinyal saya? Ganti?

Ini adalah Penerbangan Aero Alux Charlie Bravo Zulu 517.

Mayday! Mayday! Mayday!

Bahan bakar hampir habis. Adakah yang mendengarku?

Ganti.

Eh...

Cordelia..

Sayangku.. ini aku..

Octavio.

Aku tidak tahu berada dimana.

Aku mencoba menghubungi bandara, tetapi tidak ada balasan.

Tidak ada jangkauan. Tidak ada jangkauan.

Tidak ada jangkauan, tidak ada jangkauan, naikkan ketinggian!

Naikkan ketinggian!

Ya Tuhan!

Astaga.

Hei, kau baik-baik saja?

Hei, apakah semuanya baik-baik saja? Ada yang terluka?

Aku harus membawa suamiku keluar dari sini. Dia butuh udara!

Sayang, aku harus mencari pilku.

Aku tidak bisa menemukan pilku.

Bisakah kau membuka pintunya?

Hei, periksa pilotnya.

Oke. Bagaimana dengan...?

Tidak ada yang bisa kau lakukan untuknya.

Itu patah tulang leher.

Dimana mereka?

Aku... aku tidak bisa menemukan mereka!

- Ini. - Oh, terima... terima kasih.

Hitung sampai tiga. Satu, dua, tiga. Dorong!

Uh! Ayo!

Astaga!

Bagaimana keadaannya?

Masih bernapas, kalau kamu bisa percaya itu.

Apakah kamu mencium bau sesuatu?

- Ya. Asap. - Sialan!

Hei! Sekarang, tenang, tidak perlu panik.

Kita harus keluar dari sini. Ayo, kita berangkat.

- Ada yang butuh bantuan? - Eh, Travis!

Aku bisa mengatasinya. Pergilah saja.

Itu... Itu terbakar!

Astaga!

Lis, pergilah.

Hei! Ikut aku.

- Tidak. - Panggil pilotnya!

Kau mau meninggalkannya?

Ayolah!

Kau bercanda.

Apa yang ada di sana yang begitu penting bagimu?

- Kau bisa saja mati. - Barang-barangku!

Bagaimana keadaannya?

Sepertinya kondisinya stabil.

Hei, kamu di belakang sana, aku tidak akan meninggalkannya.

- Tentu. - Tidak, aku cuma... aku panik.

- Aku... aku tidak bisa berpikir jernih. - Terserahmu, bro.

Ada sinyal?

Tidak.

Bagaimana perasaanmu?

Aku baik-baik saja.

Kau tidak perlu khawatir padaku, sayang.

Hari ketika aku berhenti khawatir tentangmu,

salah satu dari kita akan berada di bawah tanah.

Di sini.

Bukankah sebaiknya kita membatasi penggunaannya?

Menurutmu, berapa lama lagi kita di sini?

Mereka sedang dalam perjalanan untuk menemukan kita.

Siapa?

Bandara Houston.

FAA. CIA... Aku tidak tahu. Seseorang.

Apakah kau tahu dimana kita sekarang?

Iya. Iya, menurutku kita sekitar dua mil di tengah masalah besar.

Apakah sinyal ponselmu ada?

Tidak.

Tanpa dayung.

Apa yang akan kita lakukan dengannya?

- Kita tidak bisa meninggalkannya di sini. - Tentu saja tidak.

Maksudku, cuaca sudah mulai dingin menjelang malam.

Tapi besok di tengah teriknya cuaca, akan ada belatung dan serangga.

- Kita harus membawanya keluar dari sini. - Bagaimana keadaan yang lain?

Lebih baik daripada dia.

Ngomong-ngomong, aku Zack.

Sonja.

Kevin.

Kamu, eh, bepergian sendirian?

Ya. Sudah biasa sejak aku berusia 12 tahun.

Benar. Jadi, Sonja, apa kau tahu dimana kita sekarang?

Itu sulit untuk dikatakan. Uh...

Kalau kutebak,

menurutku kita berada di bagian utara Meksiko.

Mungkin Cagar Alam Biosfer El Cielo.

Itu sekitar 600 mil persegi lahan pegunungan dan hutan hujan.

Atau bisa juga disebut daerah terpencil.

Ayo, bantu aku.

- Terus bernapas. - Tentu saja.

Kau tahu maksudku.

Tetap tenang.

Bagaimana caranya agar aku bisa tetap tenang?

Kita nyaris tewas.

Iya, tapi kita selamat, kan?

Yang terburuk sudah berlalu, Amy. Kita baik-baik saja.

Tidak semua dari kita.

Jangan. Kau tidak perlu melihat itu.

Itu mengerikan.

Aku sangat senang kamu tidak terluka.

Kalau kamu terluka, aku tidak tahu apa yang akan kulakukan.

- Apa kamu serius? - Ya. Tentu saja.

Hei... Tentu saja aku serius!

Aku akan menjagamu.

Aku sudah bilang begitu saat aku menikahimu.

Kita akan bersama selamanya.

Gadis malang itu.

Tunggu disini.

Lis, sayang, aku takkan pergi ke mana-mana.

Apa yang kau lakukan? Mengambil untuk diri sendiri?

Tidak, sebenarnya.

Aku cuma mau lihat seberapa banyak yang kita punya.

Bagaimana denganmu?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left