Two Women

Two Women (Deux femmes)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Deux Femmes 2022 WEBRip id
A Commentary by Kudalumping
Durasi: 01:27:34

Tags

webdl
Published on: 2025-04-27
Downloads: 23
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Sebelumnya pada hari itu.

Pengadilan Arras, Senin, 12 November 1965.

Cerita ini berdasarkan kesalahan hukum

yang menjadi berita utama di Prancis pada tahun 1965.

Hukuman mati masih berlaku dan aborsi ilegal.

- Tidak. - Ada apa?

- Berhenti. - Tidak ke hotel?

Sudah berakhir, Robert.

- Kenapa? - Bukan aku tidak mau.

- Aku sudah selesai. - Aku berjanji, kita akan lebih berhati-hati!

Jangan.

Colette, kau tidak seperti perempuan mana pun.

- Saat aku melihat... - Jangan.

Aku harus menemuimu.

Tolong jangan.

Jangan membuatnya lebih sulit lagi.

Ayolah, Colette.

- Kau yakin? - Pergilah.

Colette…

- Bisa kita setidaknya berteman? - Tentu saja.

- Halo, Bu. - Halo.

- Bagaimana, Françoise? - Ya.

- Siap? - Ya.

- Terima kasih, Solange. - Sampai jumpa!

Sampai jumpa.

Tidak, jangan khawatir, tidak perlu bayar.

- Hai, Colette. - Hai.

- Halo. Halo, Bu. - Halo, Dokter.

Di sebelah kanan.

Françoise, kan?

- Putriku... - Maaf, aku harus bicara dengan putrimu

dan mendengarkan pengakuannya,

jika kau tidak keberatan.

Bagaimana perasaanmu?

Aku agak takut.

Itu wajar.

Tapi semuanya akan baik-baik saja.

Apa…

Sakit?

Kau harus berani tapi ini prosedur yang cepat.

Kenapa kau tidak menginginkan anak ini?

Karena aku tidak sedang jatuh cinta.

Ini suatu kesalahan.

Tapi aku tahu suatu hari nanti aku mau memiliki keluarga.

Jangan khawatir, kau bisa.

Saat kau memutuskan.

Siap?

Halo.

Rinacci, penyelesaian masalah antar orang Arab.

Camise…

Penggelapan di garasi.

Tapi kau, Leroux…

Aku tidak punya apa-apa.

Ayo kerja, Tuan-tuan.

BANK DESMET

Pak Bonnefond!

- Halo, Bu Chevreau! - Hai.

Bisa kau menemuiku dan suamiku untuk membahas toko kami?

Tentu saja bisa, tapi tidak sampai hari Jumat.

Sebenarnya, ada sesuatu yang menggangguku.

DS-mu.

Nol hingga 150 dalam waktu singkat kan?

Aku tidak bisa bilang apa-apa. Mobil cepat bukanlah kesukaanku.

Tentu saja, kau perempuan.

Ya, pasti itu alasannya.

Dalam hal apapun, aku tidak mampu

membeli mobil seperti itu.

Ya ampun, sudah jam 6 sore. Aku terlambat!

- Jadi, hari Jumat? - Tentu saja.

- Bu Chevreau. - Pak Bonnefond.

Kau punya penghitung di jendela bidik.

Pengikat jarak dilengkapi fokus berbentuk berlian.

Dan modus lampu kilat.

- Terima kasih banyak. - Halo!

- Tidak masalah. - Aku akan memikirkannya.

- Sampai jumpa. - Silakan.

Terima kasih.

- Apa kabar? - Baik.

Kau baik-baik saja dengan Bu Marqueuil?

Kukira, dia yang memesan

foto pernikahan putrinya.

Aku baru melihat Bonnefond.

- Ada janji untuk hari Jumat. - Bagus.

- Hati-hati di tangga! - Ibu!

- Sayangku! - Apa kabar, Ibu?

- Baik? - Ya, kau?

Lumayan.

- Kau sudah mengerjakan PR-mu? - Ya.

- Hampir selesai. - Ayo main.

Sekarang waktunya Ibu dan Ayah.

Sudah tidak bisa digunakan lagi.

- Dan untukmu. - Terima kasih.

Lihat siapa itu!

- Hai. - Hai.

- Seperti biasa, burung cinta? - Biasa.

Colette baik, kan?

Begitu juga Pierre. Dia lelaki yang baik.

Aku tidak bodoh, Robert.

- Kau tidur dengannya. - Apa?

Aku mengerti caramu memandangnya.

- Kau meniduri pelacur itu! - Diam, nanti orang-orang mendengarnya.

Tidak mau reputasinya buruk?

Kau boleh membuatku terlihat bodoh tapi bagaimana dengan reputasi polisimu?

- Semoga Tuhan tidak menderita. - Kubilang hentikan.

Aku memperingatkanmu…

Sekali saja cukup.

Jika kau punya simpanan lain, aku akan meninggalkanmu dan membawa anak-anak.

- Kau bersamanya hari ini, kan? - Luar biasa! Tidak.

- Tidak tahu di mana aku berada? - Tidak.

Pemakaman Saint-Quentin?

Kejutan, kau lupa hari peringatan kematian ibuku.

Pak Réfabert!

Maaf aku terlambat tapi…

Halo, Tuan-tuan.

Hai.

Kasihan.

- Kapan kau menemukannya? - Jam 10 pagi ini.

Kami sedang menebang kayu.

Tidak ada yang ditambahkan?

Jangan sentuh apa pun.

Aku akan menelepon jaksa.

Aku hanya mau membersihkan tempat itu.

Pembunuhan.

Seorang bankir dari Bank Desmet ditemukan terbakar di mobilnya.

Terjadi di Saint-Léonard.

Di hutan.

Aku tidak punya pilihan. Camise dan Rinacci tertimbun salju.

Aku menempatkan orang penting pada kasus tersebut.

Pak Faureins dari kepolisian Arras dan timnya.

Karena aku tidak percaya sedikit pun pada polisi setempat.

Dia satu-satunya kontakmu, mengerti?

Oke.

Berthelot!

- Ya, bos? - Katakan pada Arras

untuk memberiku dua saluran telepon tambahan.

Kita membutuhkan mereka.

Siap.

Jangan terlalu kesal, apa aku dapat kasusnya?

Tentu saja tidak, Pak.

Jangan khawatir,

aku akan segera menyelesaikannya.

Aku tidak akan lama di sini.

Tentu saja.

Ini.

Itu perempuanku.

Selamat!

- Salah satu dari enam perempuan yang memeriksa hakim! - Ya, aku tahu.

Georges, tolong.

- Apa? - Terima kasih.

Bagaimana kalau tidak membicarakan pekerjaan saat makan malam?

Bukan itu maksudku, aku bicara tentang putri kita.

Ya Tuhan…

Berkatilah makanan ini dan mereka yang membuatnya.

Dan berikanlah roti pada mereka yang lapar.

- Amin. - Amin.

Mungkin kita bisa mengundang Gérard Le Gall

dan orangtuanya pada hari Minggu.

Siapa?

Kau tahu, insinyur perminyakan.

Ayolah sayang, biarkan saja dia.

- Tidak bisakah aku menunjukkan calon pelamar? - Tidak, tidak bisa.

- Jelaskan lasannya. - Dia punya prioritas lebih besar.

Lelaki dalam kehidupan perempuan bukan prioritas?

Aku berdedikasi pada karierku sebagai hakim.

Aku baru menikah di usia 40.

Aku tidak menjadi lebih buruk karena itu.

Dan kau pun tidak.

Ini hidupnya, kariernya.

Kau adalah perempuan pertama yang mengawasi penyelidikan pembunuhan.

- Aku khawatir aku tak sanggup. - Omong kosong.

Kau akan berhasil dalam kasus ini.

Dan karena kau akan berhasil, beberapa tahun lagi kau akan menjadi perempuan pertama

yang memimpin Pengadilan Tinggi!

Dan Gérard Le Gall bisa merayakan bersamamu pada hari Minggu.

Makan siang atau makan malam?

Tidak keduanya.

Ups, jatuh.

- Christophe, hentikan, tolong. - Itu bukan aku!

Berhentilah bermain-main.

- Hampir selesai, sayang? - Ya.

Coba warnai.

Jadi, itu…?

- Won. - Won, bagus sekali.

Suka nomornya?

Tidak, "won" dengan "w".

Bukan "one".

Jika kau melihat di kamus, "one" dimulai dengan huruf…

- "O"? - Bagaimana kau tahu?

Ibu lulus SMA.

Dan itu kenapa PR-mu harus diselesaikan

dengan baik.

Lalu, kau bisa kuliah.

Sepertinya tidak ada seorang pun di tempat pembuangan ini yang rugi!

Kasihan, karena uang pastilah penyebab bankir tua itu dipecat!

Dia punya 10.000 franc dalam tas kerjanya, ditemukan kosong di mobilnya yang hangus.

Ya, tapi kami sudah menggali sejak kemarin dan belum mendapat satu pun petunjuk.

Kami bicara dengan penduduk setempat dan tak seorang pun melihatnya. Dia tidak dikenal.

Aku benar-benar muak dengan tempat pembuangan sampah kota kecil ini!

Sukurlah aku dikirim ke Paris setelah menyelesaikan ini.

Kubilang! Lihat ini.

Two Women subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left