Release info

차달래부인의사랑 MadamChaDalRae'sLove E19 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2018-09-28
Downloads: 8
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Bagaimana kami bisa memakai ini selama delapan jam?

Delapan jam hampir seperti seharian.

Tidak mau.

Tidak. Tidak mau.

Kamu sungguh tidak perlu menyiapkan meja untuk Bok Nam?

Dia harus menyiapkannya sendiri.

Benar. Dia seharusnya bersyukur Jin Ok memasakkannya sesuatu.

Bukan bercerai namanya kalau Jin Ok melayaninya.

Bukan bercerai, tapi itu.

Tinggal serumah, tapi menjalani hidup terpisah.

- Apa namanya? - Lulus dari pernikahan?

Benar, lulus dari pernikahan.

Tinggal serumah,

tapi tidak mencampuri kehidupan pasangan.

Bukan itu yang dilakukan Jin Ok.

Dia hanya tetap tinggal sampai Dae Young kembali.

Itu memiliki batas waktu,

tapi itulah yang dilakukannya saat ini.

Kurasa begitu.

Aku tidak tahu kapan Dae Young akan kembali,

tapi kalian butuh beberapa peraturan baru.

Kami tidak membahasnya, tapi kami punya beberapa.

Tetap saja, kamu harus membuat Bok Nam duduk dan berterus terang.

Itu sangat penting.

Kalian mungkin perlahan melewati batas

sampai akhirnya memiliki hubungan yang aneh.

Dia benar. Anggap saja ada sendok kotor.

Bisakah kamu tidak mencucinya selagi kamu mencuci sendokmu

padahal itu ada di dekatmu?

Aku tidak akan mencucinya.

Mungkin terdengar kejam, tapi mendidik tidak bisa dengan teori.

Kamu harus memperlihatkan kepadanya.

Kamu ada benarnya.

Sepi sekali seperti kuil.

Kekacauan apa ini padahal masih sepagi ini?

Dia pergi kapan saja dia mau sekarang.

Dia pasti menikmati hidup.

Ayah sedang apa?

Apa ada sesuatu di bawah tempat tidur?

Tidak.

Bagaimana cara membuka penanak nasi?

Kemarilah.

Ayah menekan ini. Kenapa tidak mau terbuka?

Ayah.

Putar kunci yang ada di atas lalu tekan ini.

Mereka seharusnya membuatnya agar sekali tekan terbuka.

Ini alat masak cepat. Memang seharusnya sulit dibuka.

Apa Ayah belum sempat makan malam?

Ada sup juga.

Akan kuhangatkan. Makanlah beberapa menit lagi.

Ada kabar dari Dae Young?

Tidak.

Dasar anak berandalan itu.

- Ibumu sudah memberitahumu? - Mengenai apa?

Dia mau bercerai.

Dia bilang begitu?

Dia hanya akan tetap tinggal sampai Dae Young kembali.

Dia tidur di kamar nenekmu.

Aku sudah menyuruh Ayah bersikap baik kepadanya.

Ayah adalah ujung patriarki.

Apa? "Ujung patriarki"?

Ayah adalah apa yang kami sebut kuno.

Apa Ayah tahu itu?

Sekarang ini,

tidak ada pria yang berbicara kepada istrinya seperti Ayah kepada Ibu.

Apa ayah akan mengeluh

kalau dia melakukan pekerjaan rumah dengan baik dan membujuk Dae Young?

Ayah salah paham.

Ibu bukanlah dewa.

Ambilkan sup untuk ayah.

Dia membeli gurita yang mahal lagi.

Kalau dia akan tetap tinggal sampai Dae Young kembali,

itulah kesempatan Ayah.

Bersikap baiklah kepadanya sampai saat itu tiba.

Dia mungkin berubah pikiran.

Kenapa mereka sangat lama?

Mereka seharusnya sudah bisa membuat kaus sekarang.

Mereka harus pulang sebelum Dal Sook.

Ayolah.

Apa kalian tahu...

Astaga.

Kenapa kamu

tiba-tiba berhenti berlari ke arahku?

Kalau berlari ke arah istrimu, kamu seharusnya memelukku.

- Apa? - Pelukan "Sayang, aku mencintaimu."

Cobalah. Kamu harus berlatih.

Baiklah.

Sayang, aku mencintaimu. Aku mencintaimu.

Kamu masih harus banyak berlatih. Bagus.

- Terima kasih. - Bagus.

Kenapa mereka belum kembali?

Tidak kupercaya kita harus berjalan sejauh apa untuk membeli...

Diamlah.

Diamlah. Ibu kalian sudah pulang.

Pergilah ke atas.

Ayo, pergi ke atas.

Sayang.

- Kausnya kamu taruh di mana? - Apa?

Kaus yang diberikan konsultan itu kepada kita.

- Lihatlah. - Hei.

Tunggu.

Ini

cukup manis.

- Benar, bukan? - Ya.

- Apa pas dengan kita? - Ayo kita coba.

- Cobalah pakai. - Pakai punyamu.

Bagaimana dia bisa tahu aku suka merah muda?

Bagaimana penampilanku?

- Kamu terlihat cantik. - Aku terlihat cantik? Aku manis?

Apa aku manis? Ya? Tidakkah aku manis?

Ya. Bagaimana denganku?

Kamu tampak seperti mahasiswa.

Jadi, dia mau kita memakai ini

dan menghabiskan satu hari bersama?

Ya. Aku merasa kita sudah menyatu.

Apa menurutmu ini akan membantu pemulihanmu?

Aku yakin ini akan membantu.

Itulah kenapa dia menjadikan ini PR kita.

Hei, kenapa kamu melamun?

Aku akan

bertemu keluarga So Young akhir pekan ini.

Lalu kenapa?

Jelas mereka akan tidak menyetujui.

Apa sikap khawatir akan menyelesaikan masalah?

Tidak, tapi aku sebaiknya bersiap.

Aku harus bilang apa saat mereka membahas umurku?

Bagaimana aku akan bertanggung jawab terhadap So Young?

Jangan merasa sedih dahulu.

Kirimkan ini kepadanya.

Menurutku

kalian berdua serasi.

Karenanya kupotret kalian.

Tidakkah itu bagus?

Kirimkan ke temanmu itu.

Ada apa? Kamu tidak punya nomor teleponnya?

Tidak, aku punya.

Apa tidak apa-apa?

Memangnya kenapa?

Apa salahnya?

Kekanak-kanakan sekali.

Kata orang pria tidak pernah dewasa.

"Baek Hyeon U"

Keberanianlah yang dahulu kubutuhkan.

Berkatmu,

aku bisa kembali ke Cha Jin Ok yang dahulu.

Terima kasih, Hyeon U.

Tentu. Bawa semuanya bersamamu.

Dae Young akan butuh ibu saat kembali,

karenanya aku akan tetap di rumah ini sampai saat itu.

Namun kehidupan rumah tangga kita sudah berakhir hari ini.

Aku tidak mau menghabiskan hidupku untuk mengurusmu.

Apa?

Dia tidak mau menghabiskan hidupnya untuk mengurusku?

Dia pikir memasak untukku merupakan masalah besar.

Apa dia pikir aku takut dia tidak mau menyajikanku makanan?

Dia salah besar.

Ibu.

Ibu.

"Sup pollack kering"

Apa ini?

Wanita ini...

Dia sungguh melawan kali ini?

Hei, Cha Jin Ok.

Cha Jin Ok!

Kamu pasti sangat lelah.

Kamu tertidur sampai siang.

Duduklah. Aku membuatkan sup pollack kering.

Ini.

Ya. Ini KG Supermarket.

Bok Nam, kamu membuka kembali supermarket itu?

Aku belum benar-benar terbangun.

Bukan begitu. Kenapa kamu menelepon sepagi ini?

Bok Nam.

Apa kamu ada rencana hari ini?

Saat ini tidak ada.

Kalau begitu, bisakah kamu menolongku?

Bisakah kamu menjaga kantorku

sehari lagi saja?

Kamu sibuk mengerjakan apa sebenarnya?

Melayani warga?

Sama sekali tidak.

Konstituenku penting bagiku,

tapi aku berusaha sangat keras menjaga keluargaku tetap bersama.

Begitu rupanya.

Untuk keluargamu?

Menjaga kedamaian tidaklah semudah itu.

Benar. Namun keluargamu harus baik

agar masyarakat sehat dan juga baik.

Itu tugas yang harus dianggap serius dan tidak dihindari kepala keluarga.

- Dasar si bodoh itu. - Jadi,

aku dan istriku...

Bok Nam, tolong jaga kantorku, ya?

Baiklah, terima kasih dan sampai jumpa.

Ada apa? Kamu menyuruhku meminta tolong kepadanya.

Sudah kubilang mereka bisa dibilang sudah bercerai,

tapi kamu bicara kepadanya soal melindungi keluarga?

Bagaimana kamu bisa melakukan itu?

Kamu benar. Aku lupa.

Tunggu.

Kenapa aku tidak bisa mengatakan itu kepadanya?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left