The first 149 lines.
23 Maret, Tahun 380 di Kalender Manusia
Barusan itu suara bel ketiga puluh empat, 'kan?
Ya, sudah selarut ini ternyata?
Ronye dan Tiese terlambat.
Selama ini, mereka belum pernah terlambat datang membersihkan, bukan?
Perasaanku tak enak.
Aku mau pergi ke asrama murid pelatihan dulu.
Karena ada kemungkinan mereka sedang menuju kemari, kau tunggu saja di sini, Eugeo.
Eh, Kirito, sebaiknya kau lewat pintu...
Dasar, gerakannya cepat sekali, sih.
Syukurlah! Aku khawatir.
Maaf, apa kau Murid Elite Eugeo?
Ya, kau siapa?
Aku murid utama pelatihan, Frenica Cesky.
Maaf aku datang secara tiba-tiba tanpa buat janji terlebih dulu.
Tapi aku tak tahu harus bagaimana lagi!
Jadi, kau Frenica?
Jadi, aku tahu Tn. Eugeo sudah berusaha bantu
untuk hentikan perbuatan Tn. Humbert Zizek padaku.
Aku berterima kasih soal itu.
Tapi Tn. Zizek malam ini memberiku perintah yang...
Menurutku agak sulit untuk dijabarkan.
Aku merasa,
kalau akan terus diberi perintah semacam ini maka sebaiknya aku keluar dari akademi ini!
Jadi, aku sampaikan hal ini pada Tiese dan Ronye.
Saat mendengarnya,
mereka katanya bakal pergi untuk memohon pada Tn. Zizek agar mengampuniku.
Tapi setelah menunggu lama, mereka tak kembali.
Apa?
Kau tunggu saja di sini.
Jadi, ini tujuan mereka dari awal?
Bukan mengincarku, tapi Tiese dan Ronye!
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ku merasa kesal sendiri
taigi meibun ni shibirekirashita
di dalam pusaran kegelapan
kujuu no yami to gou no uzu no naka
inilah awal kesepian itu datang
hajimari ni kodoku ha tsukimono sa
bahkan bila musuh hancurkan dinding ini dan masuk
shimensoka demo kabe wo buchiyabure
angin jadi tertarik ke arah itu
kitaihazure kazamuki kakimawase
magma yang mengalir akhirnya bergerak cepat
kasoku shite yuku Magma no kodou
pastikanlah dan terus maju
tashikamete susume
terdengar suara panggilan dari Dewa Kematian
niyatsuita shinigami no yobu koe ga suru
apa kau masih percaya pada dirimu sendiri?
Do you believe yourself?
kuingin lihat awal dan tujuan akhir tersebut
boku ha hajimatta eikou no Goal wo mitai no sa
berlian pedang milikku bersinar
Shiny Sword My Diamond
bersinar karena kesedihan dan keinginan
kanashimi to negai no kesshoutai ni
kita ingin capai tujuan kita masing-masing di tiap cahaya itu
bokura shimei wo chikau sorezore no hikari wo mezashiteku
ku kan terus bangkit hingga saatnya tiba
nando datte tachiagatte boku ha kyou made kitan da
dan inilah saatnya untuk pastikan hal itu
It's Time ikko no inori ga kakumei no kakushou
jadi bersinarlah
saa kagayake
Indeks Tabu
Indeks Tabu
Indeks Tabu
Indeks Tabu
Indeks Tabu
Indeks Tabu
Indeks Tabu
Indeks Tabu
Indeks Tabu
Indeks Tabu
Indeks Tabu
Indeks Tabu
Indeks Tabu
Indeks Tabu
Indeks Tabu
Indeks Tabu
Indeks Tabu
Indeks Tabu
Indeks Tabu
Indeks Tabu
Indeks Tabu
Indeks Tabu
Silakan masuk.
Kebetulan kami baru saja buka botol anggur kekasiaran barat berusia 50 tahun, apa kau mau?
Ini bukan hal yang biasanya mampu dicicipi rakyat jelata, lo.
Tidak, terima kasih.
Daripada itu, Murid Elite Zizek,
apa hari ini, abdiku bernama Tiese Schtrinen,
bersama dengan abdi Kirito yang bernama Ronye Arabel, sudah datang kemari?
Jadi, mereka berdua adalah abdimu dan Kirito, ya?
Sampai tiba-tiba berkunjung ke ruangan murid peringkat satu, yang berada di puncak akademi,
dan murid peringkat dua, mereka benar- benar murid pelatihan yang berani.
Ternyata mereka abdi kalian berdua, ya.
Hanya saja, mereka harusnya hati-hati.
Sikap tegas terkadang bisa dianggap sebagai sikap lancang dan tak sopan.
Apa kau setuju, Tn. Murid Eugeo?
Pendapatmu itu akan kutanggapi lain kali.
Tiese dan Ronye sekarang ada di mana?
Apa-apaan...
Ini...
Apa maksudnya ini, Tn. Raios?
Ini merupakan tindakan yang terpaksa dilakukan, Tn. Eugeo.
Karena Murid Utama Schtrinen dan Arabel sudah bersikap lancang terhadap kami.
Lancang bagaimana?
Dua gadis bangsawan rendah ini, sudah berani menuduhku, bangsawan tingkat empat,
sudah salahgunakan abdiku demi puaskan nafsu, sungguh tak sopan.
Padahal aku sebagai murid peringkat dua hanya ingin pandu Frenica ke jalan yang benar!
Dan bukan hanya itu saja, Tn. Eugeo.
Mereka berdua bilang
kalau aku juga harus bertanggung jawab sebagai teman sekamar Humbert.
Dia yang anak dari bangsawan tingkat enam,
bilang begini pada anak pertama dari bangsawan tingkat tiga sepertiku,
"Apa kau tak punya harga diri sebagai bangsawan?"
Beraninya dia bilang begitu.
Meski begitu, Tn. Raios, sekalipun kejadiannya memang benar seperti itu,
mengikat mereka dengan tali dan menguncinya di kamar
sudah melenceng dari bentuk Otoritas Hukuman Murid!
Bentuk hukuman yang seharusnya?
Apa kau lupa apa aturan yang ada di sekolah ini?
"Mengenai segala macam hukuman, aturan tingkat tinggi yang lebih diutamakan!"
Aturan tingkat tinggi, yang berarti Indeks Tabu, dan juga Aturan Utama Kekaisaran.
Jadi, sebagai anak pertama dari bangsawan tingkat tiga,
apa yang bisa kuterapkan pada bangsawan yang lebih rendah,
bukanlah Otoritas Hukuman Murid, tapi Otoritas Yudisial Bangsawan,
dan jadikan mereka milikku!
Jangan berontak, aku akan disiplinkan dirimu sekarang.
Hentikan!
Diam kau, Jelata!
Ini adalah proses hukuman bangsawan yang sudah ditetapkan
menurut Aturan Utama Kekasiaran dan Indeks Tabu.
Lalu, mengganggu proses hukuman tersebut adalah pelanggaran besar.
Kalau kau melangkah sekali lagi, maka kau akan jadi kriminal yang langgar aturan!
Tidak.
Kakiku...
Tidak! Jangan!
Senior! Senior!
Contohnya, ada hal yang tak boleh dilakukan, sekalipun hal tersebut tak langgar aturan.
Begitu pun sebaliknya,
ada hal yang tetap harus dilakukan, sekalipun itu langgar aturan.
Tidak! Tidak!
Jangan! Tolong! Selamatkan aku! Senior Eugeo!
Senior Eugeo!
Tiese dan Ronye yang sudah beranikan diri untuk bela temannya,
malah dapat hukuman yang tak layak begini.
No comments yet. Be the first to leave one.