The first 200 lines.
Kau akan lihat ini unik.
- Aku akan bersamammu sebentar lagi, Pak. - Tidak masalah.
- Apa ini asli? - Ya, benar, ini dilukis tangan.
- Teknik yang digunakan pada periode itu. - Ini cantik sekali.
Apa ada yang lainnya yang mau kau lihat?
Ya, aku mencari sesuatu yang menarik untuk bagian sudut dengan warna gelap.
- Oh? - Aku mau melihat lebih dekat yang ada di sana.
- Baik. - Bolehkah aku sedikit melihat-lihat disekitar?
Oh, ya, tentu saja. Uh, Bisa kubantu, Pak?
- Uh, berapa harga ini? - Uh, 900.
Sembilan?
- Bolehkah aku lihat kotak yang disana? - Oh, tentu saja, silahkan.
- Apa yang membuatmu lama? - Kau tahulah, lalu lintas di tengah kota.
Ya.
Tentu saja, ini tetap disebut kotak walaupun dengan bentuk yang aneh.
- Terima kasih. - Itu khas Inggris, kurasa kau tahu itu dengan palu tangan.
Hei, Dimana pendinginnya?
- Oh, sialan. - Ada apa itu?
Ayo. Keluar dari sini.
- Dengar, kenapa kau tidak keluar saja - Lihat, kaca di semua..-
- Pak, aku minta maaf. - Kau lihat yang terjadi?
- Ya, Aku lihat. Bisakah kau tenang sebentar? - Orang ceroboh ini datang...
Kenapa kau tidak lakukan sesuatu? Angkat telpon itu dan hubungi atasanmu.
- Hubungi dia, kenapa, kau... - Oh, tidak, Tidak lagi!
Ada denganmu orang idiot? Ada apa dengan kalian semua?
Aw, Ini kacau sekali.
Kacau. kau bisa membunuhku dengan itu.
Apa yang terjadi disini?
- Sebentar, apakah kamu pemilik disini? - Benar sekali.
Aku datang kesini untuk membeli barang antik dan babon besar dengan botol air...
- dan tumpahkan air kesemua orang. - Bukan itu yang terjadi.
Aku datang kesini dengan botol air, dan dia mendorongku.
- Aku tidak mendorongmu. - Dia mendorongku.
- Ini tokoku. - Tokomu?, kutunjukan yang terjadi dengan tokomu.
- Mau kuhubungi polisi? - Tidak, Aku bisa urus diriku sendiri.
- Silahkan dan hubungi polisi. - Karena ini salahnya, orang itu.
Baiklah. Semuanya diam ditempatnya.
Apa yang terjadi?
Tidak ada masalah besar. Kami hanya ada kecelakaan kecil.
- Kecelakaan kecil? - Aku bisa jelaskan semuanya.
Hadiah.
Tangkapan yang bagus.
Ya, Pak. Tim yang bagus. Kelas satu.
Ya, tentu saja akan kita coba.
Ya, Pak. Akan kita kabari.
Aku tidak bisa tahu barang ini asli, apa kau bisa?
Ada denganmu?
Aku tidak menyukainya. Aku tidak suka cara mereka lakukan perkerjaan.
Apa kau mulai bahas masalah itu lagi, Jerry?
Mereka tidak benar. Polisi seharusnya tidak bekerja seperti itu.
Saat kau memulai dengan itu, kemana arahmu?
Kau lupakan surat perintah. Kau mulai cerai-beraikan semua.
Apakah ini bukan cara yang bagus yang telah kita lakukan pada brengsek itu...
yang sepanjang waktu kita telah mencari cara untuk menundukan mereka?
Benar apa tidak?
- Ya tentu, tapi itu bukan.. - Bukan apa-apa, tidak ada tapi!
Dua orang itu akan disingkirkan, dan bukan untuk 60 hari..
tahun, tujuh atau lebih.
Siapa temannya, apa metodenya, Aku tidak mau tahu mau tahu tentang mereka.
Aku bahkan tidak mau dengar soal mereka.
Kepala Polisi senang, begitu juga aku. Dia ingin hasil lebih banyak, begitu juga aku.
Jelas?
Jelas.
Dan sejauh mana Manucci bergerak, Aku mau di teruskan apa yang dia kerjakan...
untuk mendapatkan hasil.
Dan, Jerry, bekerjalah dengannya. bersama-sama, hmm?
- Ini kopimu, boss. - Santai.
Lupakan. Kau dengar apa yang kukatakan.
Biarkan dia yang bersihkan jalanan.
- Aku akan tinggal di kantor, dan aku yang antar ke pengadilan. - Lupakan saja.
Hanes punya tugas, sama seperti kau yang juga punya.
Apa lagi yang terjadi?
- Bagaiman dengan brengsek ini.. - Tahan itu sebentar.
Bagaimana dengan penjamin jaminan, Festa?
Kenapa? Apa yang kau punya?
Namanya muncul di penyadapan telepon.
- Kami masih gali. - Baiklah, bagus.
- Dia masih bisa lakukan touchdown. - Ya, dia berhasil, tapi dia ada pelindungnya.
Hei.
Hanes is penakut.
Tapi dia tidak ada keluhan.
Tidak, kita tetap jalan.
Oke.
- Besok, kawan? - Besok kita istirahat dulu.
- Hei, itu baru bagus. - Aku merasa kaku, kawan.
- Aku akan ke kota, dan memanjakan diriku sedikit. - Kau akan membuat dirimu ditahan.
- Siapa, aku? - Bukan, dia.
- Orang yang lucu. - Bagaimana kalau jam 1:00?
- Ya, bagus. - Tidak, tunggu. Bisakah kalau jam 2:00?
- Aku harus antar anak tertuaku ke dokter gigi. - Jimmy?
- Ya, Aku harus pasangkan dia kawat gigi. - Itu akan membuatnya terlihat lebih baik darimu?
Dengan biayanya itu, sebaiknya dia terlihat lebih baik dariku.
- Ayo ke kota dan dapatkan sedikit rasa. - Aku harus bermain basket.
Basketball?
- Ya. - Ayolah.
- Ayo. Jaga dirimu, Manucci. - Jaga dirimu, Kawan.
Sampai kita ketemu lagi.
Kau ingin aku menunggumu?
Tidak, silahkan. Terima kasih.
Kau percaya dulu kita sering berenang disitu?
Eh, tidak ada yang peduli lagi.
Ingatkah waktu kita sering berenang telanjang...
Kamu, Rocky, Angie dan aku?
Benny "si hidung" tidak mau nyemplung karena dia ada bisul di punggungnya.
Mm-hmm. Kita naik keatas, dan semua pakaian kita hilang, huh?
Oh, bangsat itu.
Kau tendangin terus pantatnya setiap hari selama seminggu.
Kukira kau akan menendang hidungnya.
Dia tidak pernah kongkow lagi dengan kita setelah itu.
Hei, bebas, bukan?
Kau lihat permainan hari Minggu? Orang itu melangkah melewati batas.
Wasitnya pasti ada perjanjian bisnis.
- Aku berhutang banyak uang hari itu. - Masih bermain judi, huh?
Apa yang terjadi?
bunga hutang shylock berkembang layaknya bank nasional.
Hei, Vito.
- Sudah kukatakan padamu itu. - kau katakan itu padaku?
Sudah kukatakan padamu untuk mencari tahu perlindungan apa yang dia gunakan...
Seberapa berat dan siapa.
Tidak.., aku hanya bercanda.
Itu hanya seperti aku harus berjalan diatas kulit telur...
- di sekitaran rumahku dengan dua orang yang sok pintar itu. - Apa yang kau kuatirkan?
Tidak akan ada yang tahu tentang kita.
Satu-satunya cara mereka tahu, apabila kau bercerita ke mereka, bukan aku, benar?
Shylock.
Kalish.
- Kau tahu keponakannya? - Ya.
Dialah tukang tagih dan tukang pukulnya.
Ini. Pegang ini.
Dia akan pergi menjauh bersama dengan orang-orang ini.
Hei, Bu, perlahan.
Kau berjalan terlalu cepat. Bisakah aku dapat coke, bu? Aku lapar.
Ini suvenir untukmu. Mau dengan bel berbunyi...
bawa itu ke bank dan tukar dengan uang kecil.
Hei, bagaimana itu bisa terjadi
Bagus. Baiklah.
Apa maksudmu dengan, "baiklah"? Tidak ada terima kasih, tidak ada?
- Apa yang kau mau, medali? - Siapa yang ngomong soal medali?
Yang kumaksudkan, kau tahu, lain kali saat kau menambahkan hutangku padamu...
Masukan saja di buku, huh?
Tidak di buku ini.
Hei, mau kemana kamu?
Eh, Kupikir aku mau berikan Rose dan anak-anak jalan-jalan. Kau tahu, membawa mereka makan malam.
Oh, sialan. Aku lupa bertanya padamu. Bagaimana kabarnya?
Aku tidak tahu. Sekarang mereka pikir mungkin "T.B".
Dengar, Vito, katakan pada Rose bila ada yang bisa aku lakukan.
Tentu. Terima kasih, Kawan.
Jangan kuatirkan itu, huh?
Dingin diluar sana.
Itu kopi untukmu, Bruno.
Uh, tidak, terima kasih. Aku mencoba untuk menguranginya.
Ahh.
- Bagaimana jadinya? - Berjalan dengan baik, sangat baik.
- Bagus. - $11,050, Tn. Kalish.
Dan itu semua diperhitungkan.
Dan ini daftarnya.
Bagus, sangat bagus.
- Ada yang mengeluh? - Oh, tentu.
Kau tahu, seperti biasa... O'Brien dan Holland.
Aku katakan pada mereka untuk lakukan bisnis dengan bank.
- Belum lagi pemasukan internal , huh? - Kau tahu itu.
Oke.
Oke, Bobby. Jagalah uangnya.
- Hai, sayang. - Hai, cinta.
- Kau mau yang seperti biasa? - Ya, buatlah yang banyak malam ini, huh?
- Whew, dingin. - Ya, sayang?
Ya.
Biar aku yang buka, cantik.
- Tn. Kalish? - Ya, benar.
Polisi.
Aw, ayolah...jangan lagi.
Sangat penting hingga tidak bisa menunggu besok?
Apa dia tahu kemana arahnya?
Kau pergi ke arah yang benar?
Hei, ayolah kawan. Apa ini?
Kemana kita pergi?
Yang aku mau tahu, tentang apa semua ini.
Itu saja, katakan padaku tentang apa ini.
Kau mau uang, kau akan dapatkan. Sebutkan saja berapa, apa saja yang kau mau, oke?
Demi Tuhan, maukah kau bicara padaku? Kita akan buat perjanjian.
Katakan padaku maumu. Kita akan bicara, Ya Tuhan..
- Ayo, keluar. - Ayolah kawan. Maukah menunggu sebentar?
- Cepatlah. - Maukah kau katakan tentang apa ini?
Tidakkah kau dengar aku? Maukah kau dengar?
Maukah kau mendengarkanku, Ya Tuhan? Kau membuat kesalahan.
- Kami tidak membuat kesalahan. - Kau membuat kesalahan!
Sekarang katakan lagi padaku: Kenapa mobilnya harus dicuci? Aku tidak mengerti itu.
Dengar, Bobby, apa yang bisa kukatakan padamu?
Yang kutahu apa yang pria itu katakan di telepon. Dia katakan 100 G ada di dalam bagasi.
Dan cucilah mobilnya di tempat yang mereka katakan pada kita.
- Itulah. - Apa yang mereka ingin kita lakukan dengan tebusannya?
Jangan kuatirkan itu. Mereka akan katakan pada kita.
- Kau mau dipoles juga? - Ya.
Jadinya satu dolar seperempat
- Simpan kembaliannya. - Terima kasih.
Cepat, Bobby! Bobby, tangkap dia! Bobby, mereka di bagasi!
- Bobby, buka jendelanya! Keluar! - Aku tidak bisa! Aku tidak bisa keluar!
- Bobby, keluarlah - Aku tidak bisa keluar! AKu terjepit!
- Sialan! - Keluar saja!
Kemana mereka pergi, Bobby?
No comments yet. Be the first to leave one.