The first 200 lines.
= 1989, Republik Korea Selatan, Istana Baru =-
Halo. Aku Sekretaris.
Silahkan duduk.
Halo.
Benarkah? Baiklah. Aku paham.
Apakah perang... telah dimulai?
Silahkan masuk, Pangeran.
Perdana Menteri baru saja menelepon.
Sebelum dia mengumumkan sikap pemerintah, dia ingin bertemu Yang Mulia.
Sehubungan dengan robohnya tembok Berlin,
Kami hadirkan koresponden kami Gim Jong Ho yang sedang berada di tembok Berlin,
untuk memberikan laporan langsung.
Aku sedang berada di tembok Berlin.
Sepertinya suara permohonan dan keinginan dari rakyat Jerman Timur...
...menembus simbol militerisme, Gerbang Brandenburger dan terdengar di tempat ini.
Baru saja kemarin, rakyat merintih penuh penderitaan dalam tekanan,
tapi hari ini, rintihan kesakitan berubah menjadi sukacita.
Ini rusak. Menyebalkan.
Siapa yang menyuruhmu bermain game sampai selarut ini?
Bukan urusanmu.
Kau sudah menulis diarimu?/ Belum.
Lalu mengapa kau menonton televisi sampai selarut ini?
Beginikah caramu berbicara pada kakakmu?
Ayo. Pergilah tidur, ayo.
Setelah PD II, tembok Berlin yang dibangun karena perang dingin...
...antara Jerman Timur dan Barat, akhirnya dirobohkan
Ini menandai berakhirnya perang dingin.
Dan pertanda akan segera berubahnya tatanan Negara Eropa dan bahkan seluruh dunia.
= Episode 1 =-
Mengapa kalian semua keluar?
Anak ini datang hanya karena ada kelas.
Anda sangat ramah, Ratu.
Terima kasih. Terima kasih.
Siapa namamu?
Jae Ha!
Berapa usiamu?
Kau cantik.
Tahun ini usiaku 13, Pangeran.
Besok datanglah bermain di Istana.
Kau tahu alamatnya, kan?
1st Jongno district, Istana Baru.
Jae Ha!
Pangeran benar-benar pandai.
Jika dia masuk ke sekolah kami,
pasti dia akan memenangkan hati semua siswa perempuan.
Dimana kakakku?
Ya?
Apa kau tahu?
Kali ini, Ayahku menyumbangkan 500 juta...
...pada keluargamu.
Apa yang kau makan dan belanjakan semuanya adalah uang keluargaku.
Jadi kau harus memberikan yang terbaik.
Terima kasih. Aku akan mengingatnya.
Bajingan ini, sangat menyebalkan!
Apa kau ingin kami melihat seberapa besar kesabaranmu?
Lalu apa yang kau inginkan?
Apa yang kau pelototi, brengsek?
Apa yang kau lihat?
Dasar brengsek! Apa aku mengejutkanmu?
Kau baik-baik saja?
Selain uang, apa lagi yang kau punya?
Berani-beraninya kau bicara seperti itu pada kakakku!
Coba sentuh dia sekali lagi!
Cobalah, brengsek!
Jae Ha, hentikan!
Jae Ha, cepat hentikan!
Kau brengsek!
Kau bajingan!
Kemari kau!
- Jae Ha! - Pangeran!
Anda baik-baik saja, Pangeran?
Pangeran, aku akan mengurus yang ini.
Pangeran, Anda baik-baik saja?
Berikan tanganmu.
Pelan-pelan.
Aku telah memberitahu Kepala Sekretaris.
Dia akan merahasiakan ini dari Ibu.
Jadi kau tak perlu khawatir.
Bajingan yang menusukku dengan pulpen, dia sudah ditangkap?
Dia dari kelas lain.
Aku juga baru pertama kali melihatnya.
Brengsek.
Jika aku menangkapmu, kau akan mati.
Mengapa kau menerobos masuk?
Kau masih kecil.
Karena kau disakiti.
Apa yang harus kulakukan, jika kau disakiti?
Kau akan menjadi Raja dimasa depan.
Bodoh, apa kau begitu mengkhawatirkanku?
Apa?
Tak mengapa bahkan jika aku terluka. Kau juga bisa menjadi Raja.
Alasannya, aku tak mau menjadi Raja.
Jika aku menjadi Raja, aku harus rajin belajar. Banyak orang yang akan mengaturku.
Dan, aku tak akan bisa bermain game lagi.
Aku akan dipanggil ke tempat yang asing setiap hari.
Mengapa aku mau jadi raja?
Apakah aku gila?
Kau seperti ini...
Kau tak boleh membuat masalah lagi seperti hari ini.
Jika kau terluka sehingga aku harus menjadi Raja,
aku benar-benar akan membunuhmu.
Pikirkan kesalahanmu selama 10 menit disini.
Apa salahku?
Kakak, buka pintunya.
Hyeongnim!
Keterlaluan, membesar-besarkan masalah sekecil ini.
Hei, berhenti disitu!
Mengapa tak mau terbuka?
Kau akan mati jika kutangkap!
Aku akan mati!
Aku akan mati.
Tidak! Aku tak mau! -= 23 tahun kemudian =-
Aku akan mati!
Jongkok! Berdiri!
Jongkok! Berdiri!
Nyanyikan Mars tentara, mulai!
1, 2, 3, 4!
~ Lahir sebagai seorang laki-laki... ~
Aku akan mati. Aku akan...
Hormat!
Rokok, rokok. Kau punya rokok? Beri aku rokok.
Kau tak merokok?
Apa yang kau lakukan? Cepat bawa dia ke tempat pengobatan.
Bawa aku ke tempat pengobatan.
Putra Perdana Menteri dibebaskan dari wajib militer.
Aku keluarga Raja, apa-apaan ini?
Aku telah mengikuti pusat pelatihan, apa itu tak cukup?
Bahkan setelah ditempatkan di perusahaan ini, Aku masih harus mengikuti latihan perang biokimia.
Kau keterlaluan. Kau... akan mati!
-= Hutan cemara sebelah Utara Laut Kuning, 5:37 AM =-
Raja Telah tiba, mohon berdiri.
23 tahun yang lalu,
saat tembok Berlin dirobohkan,
mendiang Raja mengatakan ini.
"Kita juga berharap agar pasukan Utara dan Selatan dapat berlatih bersama."
Setelah selang 23 tahun, mimpi ini,
akhirnya jadi kenyataan.
World Officer Championship adalah sebuah Pertemuan Internasional.
Pejabat militer dari berbagai negara akan berkumpul bersama karena WOC.
Pejabat militer Selatan dan Utara akhirnya mengambil bagian sebagai sebuah tim.
Aku tak berharap terlalu banyak. Untuk rakyat Selatan dan Utara,
agar tak mencemaskan perang lagi, dan hidup dengan kedamaian itu sudah cukup.
Untuk WOC dan pertemuan umum ini,
pasukan Selatan dan Utara akan mengambil langkah pertama.
Kau harus makan banyak, silahkan tambah lagi.
Apakah perwira dari Korea Selatan telah dipilih?
Mengenai itu...
Sepertinya akan ada seorang perwira wanita juga.
- Seorang wanita? - Ya.
Jadi saat tim ini tiba, akan ada seorang wanita?
Ya.
Tapi mengenai hal ini, Aku merasa sedikit memalukan.
Sebenarnya dia adalah putriku.
Tapi tentu saja kemampuannya tak perlu diragukan.
Nomor satu, dia nomor satu.
Dalam pasukan kami, dia benar-benar yang terbaik.
Walaupun latihannya sangat berat,
dia akan memulainya lebih dahulu.
Bahkan saat mengikuti latihan.
Dia yang terbaik dalam segala hal.
Benarkah?
Siapa namanya?
= Stadion Pyeongyang =-
Gim Hang A!
Apa terasa sakit? Tahanlah sedikit lagi.
Gim Hang A sunbae.
Cederanya parah?
Lengannya mengalami dislokasi.
Dia tak bisa melanjutkan.
Ini sudah babak final.
Dan jika kita menyerah sekarang, sangat disayangkan.
Mengapa kau melihatku?
Aku tak mau ikut.
Dengar, jika aku menyebut kata bela diri, siapa yang kalian pikirkan?
Aku bertanya siapa yang kalian pikirkan.
Gim Hang A.
Aku juga.
Berdiri tegap.
Mereka tak memasukkanmu dulu.
Kali ini saja, datang dan perlihatkan kemampuan beladiri mu yang terbaik.
Aku telah cukup banyak memperlihatkannya.
Lagipula, Aku akan pergi keluar.
Bukankah kau telah mengizinkanku?
Cepat dan ikut bersamaku.
Atau tidak, aku batalkan izinku.
Aku harus begini dan begitu, kau pikir aku ini bandul?
Apakah ini pasukan serbaguna?
Kalau begitu tak ada lagi yang bisa kulakukan.
Lihatlah umurku. Sepertinya aku yang harus pergi.
Ini seperti bunuh diri.
Aigoo. Hei, punggungku yang tua, ini seperti bunuh diri.
Ayo buka kaosmu, buka kataku.
Aku menyuruhmu membuka kaosmu, Apa yang kau lakukan?
Bahkan jika aku mati, kau harus membiarkanku memakainya.
= Jayalah Tentara Korea =-
= Turnamen Beladiri Tentara Korea Utara Ke-32 =-
Lama tak jumpa.
Gim Hang A.
Buatlah ini menarik.
Hei, hari ini aku akan keluar.
No comments yet. Be the first to leave one.