Season 2

Release info

The Uncanny Counter S02E09 1080p NF WEB-DL DDP2 0 H 264-Archie
A Commentary by Luh_Fil
NF Version

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
1080
Published on: 2023-08-26
Downloads: 25
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

THE UNCANNY COUNTER 2

Aku tak cukup kuat untuk membunuhmu.

Bagaimana dengan ini?

Bagaimana jika kuhapus

ingatan kelahiran kembalimu?

Apa yang terjadi jika kekuatan

yang kau dapatkan

menghilang?

- Wi-gen! - Wi-gen.

Wi-gen!

Mun, bertahanlah!

Mun!

Mun!

Mun dalam keadaan koma.

Apa yang telah kau lakukan?

Semua akan sia-sia!

Mana mungkin kubiarkan kau ambil kekuatannya?

Beraninya kau

merusak rencanaku?

Baru ini kulihat kau begitu marah.

Tidak!

Nn. Chu!

Dia akan menjadi jauh lebih kuat jika memakan jiwanya.

Nn. Chu!

Ha-na, lindungi Mun!

Tidak.

Kau tak akan ke mana-mana. Mengerti?

Kita semua akan mati di sini!

Ha-na!

Ha-na…

Jeok-bong, dengar baik-baik. Ha-na gunakan U-sik untuk sampaikan ini.

Bawa Mun dan pergilah dari sini.

Kau harus selamatkan Mun.

Percayalah, dan pergi dari sini sekarang!

Mun!

Apa yang terjadi?

Aku bertanya kepadamu.

Merunduk!

- Mun! - Cepat!

Tolong Mun!

- Mun. - Tolong dia!

Itu senjata.

Bukankah sudah kukatakan peralatanku yang terbaik?

Ayo!

- Mun! - Cepat!

Jangan macam-macam, Roh Jahat!

- Ketua Choi! - Ketua!

- Kemarilah! - Cepat!

Cepat!

Tutup pintunya!

Semua baik-baik saja?

- Tidak! - Tidak!

Lepaskan aku.

- Mo-tak! - Mo-tak!

Inilah kekuatan Ga Mo-tak!

Cepat!

Kau baik-baik saja?

Aku baik-baik saja? Tidak.

Mun.

Mun.

Bisa dengar aku?

Jawablah jika kau bisa dengar aku.

Mun.

Bukalah matamu, Mun.

Nn. Chu, lakukan sesuatu. Apa dia tak bisa disembuhkan?

Bagaimana ini?

Apa yang akan terjadi pada Mun?

Tidak, aku yakin pasti ada cara.

Dia akan selamat.

Pasti ada cara.

Kumohon, Mun.

Aku juga tak bisa menjangkau Wi-gen.

Setelah terlepas dari Mun,

kurasa dia terperangkap di White Ground.

"White Ground"?

Di mana itu?

Mun di sana juga?

Berarti kita harus ke sana mencari Mun dan Wi-gen…

Jangan, Bu. Hanya orang koma yang bisa masuk ke sana.

Maksudmu tak ada cara menyadarkan dia?

Dia harus bertemu kembali dengan Wi-gen

dan masuk ke kontrak Counter sekali lagi.

Itu satu-satunya cara menyadarkan dia.

Dan satu-satunya cara membawa Wi-gen kembali.

Hei, kau membaca ingatannya, kan?

Bagaimana dia?

Hanya dua peristiwa dihapus dari ingatannya.

Momen ajaib saat Wi-gen masuk ke tubuhnya

dan saat dia bangun dari koma sebagai anak kecil.

Keduanya momen dia terlahir kembali.

Dia koma setelah masa lalunya terlepas dari masa kininya.

Kalau begitu, bisakah ingatan itu dikembalikan kepadanya?

Ingatannya sudah terhapus.

Tak mungkin dikembalikan lagi.

Sial.

Gelly melukai Hwang Pil-gwang dan kita.

Dia tahu betapa pentingnya Mun bagi kita semua.

Kita harus panggil Gelly dahulu.

Entah apa lagi ulahnya nanti.

Kini dia berselisih dengan Hwang Pil-gwang,

kita bisa taklukkan dia tanpa Mun.

Tidak, kita harus taklukkan dia.

Dia tak bisa ditemukan. Jika kita terlalu gegabah…

Kita akan terancam jika kau bertemu Hwang Pil-gwang atau Ma Ju-seok.

Lantas bagaimana?

Apa kita harus diam saja?

Kita harus lakukan yang kita bisa.

Menangkap Lee Chung-jae dan gagalkan rencana Ma Ju-seok.

Itu pilihan terbaik untuk Yung

dan keselamatan kalian para Counter.

Apa yang Gelly lakukan untuk melumpuhkan Mun?

Dia tak membunuh Mun.

Kekuatannya tiba-tiba hilang.

Selama ini kau mengincar kekuatan Mun?

Lalu memanfaatkanku?

Kau tak berniat membalas dendam.

Memang kenapa kalau berbeda?

Jalan kita sama.

Jika ingin membunuh Lee Chung-jae…

Kau salah.

Mereka tak bisa hentikan aku tanpa Mun.

Aku hanya ingin balas dendam.

Itu berarti jalan kita

berbeda.

Katakan.

Bagaimana kau mencari Lee Chung-jae?

Biar mereka yang mencarinya. Kau hanya perlu

mencari mereka.

Kau pasti tahu persembunyian mereka, karena kedekatan kalian.

Cari mereka,

agar mudah menemukan Lee Chung-jae.

Setidaknya aku harus…

makan jiwa mereka.

EPISODE 9

Mun…

Dia masih hidup.

Berhentilah menangis.

Lantas, kenapa matamu berkaca-kaca?

Apa kau bilang? Diam.

Nanti dia bangun…

Dia harus bangun!

Tentu saja! Dia harus bangun.

Namun, tetap saja…

Beraninya kau membalas ucapanku?

Jawablah.

Itu bukan ponselku.

Di mana ponselnya?

KAKEK

Astaga, bagaimana ini?

Dari kakeknya.

Dia akan syok jika tahu Mun tak sadarkan diri.

Astaga. Bagaimana ini?

BALAI MANULA HANMARU

Lomba seni?

- Ya. - Dia tidak bilang.

Dia memintaku merahasiakannya.

Dia tak ingin kalian kecewa jika dia kalah.

Pantas dia tak menjawab teleponku.

Kuharap dia berlatih untuk lomba itu.

Tentu saja. Jangan khawatir.

Mun. Cucu kita tersayang.

Astaga, jangan pakai tangan.

Ini. Pakai garpu ini.

Omong-omong,

Mun bilang dia pernah tak sadarkan diri lama ketika masih kecil.

Bagaimana dia bisa bangun lagi?

Wi-gen sudah ditemukan?

Ke sini.

Hei, Mun.

Dia nanti bangun.

Itu pasti. Tenanglah.

Kudengar kau sangat berperan

menyadarkan dia saat masih remaja, Ju-yeon.

Kau bernyanyi dan bicara dengannya.

Jadi…

Sudah berapa lama?

Kejadiannya pukul 18.00 kemarin. Sebelum matahari terbenam.

Berarti sudah sehari.

Dokternya bagaimana? Sudah dipanggil?

Belum.

Dia pasti lapar. Kita harus beri dia infus.

Kalian pasti kenal dokter. Panggillah sekarang.

- Ya. - Baik.

Dia sudah pakai popok? Dia masih bisa buang air saat koma.

Sudah kuberi alas dua lembar seprai kemarin.

Seprainya nanti basah dan sulit dicuci.

Perutnya sudah penuh.

Aku akan beli popok.

Baik. Cepatlah.

Bernyanyi,

mengobrol, dan berdoa tak cukup membangunkan dia.

Kita harus tangani situasi ini.

Kita usap dan pijat badannya dahulu, agar tidak kaku.

Butuh handuk basah.

- Baik. - Ambilkan.

Baik. Ada di sini…

Kalian sedang apa?

Kalian harus bertindak cepat.

- Baik, Bu. - Maaf.

Butuh apa lagi?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left