Release info

친애하는 판사님께ㅡYour HonorㅡE09-E10 180808ㅡBaalthazar
A Commentary by Baalthazar
IDFL™ SubsCrew | Kunjungi http://idfl.me

Tags

other
Published on: 2018-08-09
Downloads: 29
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

[Hakim Han Soo Ho, Anda orang seperti ini? Seorang hakim harus rendah hati...]

.: Diterjemahkan oleh Baalthazar :. IDFL™ SubsCrew

Seorang hakim harus rendah hati,

mengulang perbuatan baik,

berani dalam mengambil keputusan

dan catatannya bersih.

Hakim Han Soo Ho, Anda orang seperti ini?

Tapi Talmud itu siapa?

.: Episode 9 :. WASPADALAH

Bersulang!

Siapa yang bilang tadi?

Bilang apa?

Tiap jam tak merasakan cinta adalah buang-buang waktu.

Itu?

Kang Ho.

Kau tahu kenapa dipenjara adalah buang-buang waktu?

Karena tak menghasilkan uang?

Tiap usaha di sini tak menghasilkan.

Dasar butiran debu.

Lihat sekitarmu.

Lihat apa ada yang bisa dicintai.

Menghabiskan waktu tanpa mencintai

adalah waktu yang sia-sia.

Ingat itu.

Siapa?

Filsuf atau penyair terkenal?

Hanya seorang hyungnim di kelompokku.

Kelompok yang sebaiknya tak berkumpul lagi.

Kalau kau, So Eun? Ada kejadian yang menarik?

Aku...

saat masih magang di kejaksaan...

Empat catatan atas tindak kekerasan, pengancaman, dan penganiayaan

serta merusak mata uang.

Resume yang bagus.

Kau melebur koin dan menjualnya?

Ini tisu!

Waktu itu interogasi pertamaku, jadi aku agak kacau.

Sudah lama sekali, aku tak begitu ingat wajahnya.

Tapi pada saat melihatmu, pak hakim...

Aku teringat wajahnya.

Kau mirip sekali dengannya, kalian mungkin saja kembar.

Lucu, kan?/ Lucu sekali.

Aku anak tunggal, kembar...

Aku tahu.

Pengacara yang juga kakak kelasku bilang padaku

katanya kau tak punya saudara.

Itu yang dikatakan ibuku.

Dalam keluarga kami,

satu hakim baik sudah cukup.

Tapi sendirian apa tak kesepeian?

Punya saudara tak kesepian?

Aku...

tanpa kakak perempuanku akan semakin kesepian.

Aku dengar ucapan seorang astronot yang kembali ke bumi.

Bumi sangat menggagumkan.

Gravitasi menarik kita dengan kuat.

Seperti perasaan dipeluk seseorang dengan kuat.

Dia merindukan hal itu.

Bagiku...

Kakakku adalah gravitasi.

Bagiku, uang adalah gravitasi.

Ayo. Lain kali kutraktir.

Sebentar, kubersihkan dulu.

Tak perlu, semua hanya ditinggal.

Makanya setidaknya harus kulakukan./ Jangan.

Kalau orang menganggapmu baik hati, mereka akan meremehkanmu.

Kau juga dianggap baik hati.

Aku bahkan tak tahu cara mengeja baik hati.

Bukankah itu sebabnya kau membantu biaya hidup dan biaya hukum Pak Shin?

Maaf aku bilang tak ada yang bisa kupelajari darimu.

Aku lupa telah melakukannya.

Uangku!

Jangan lupa panggil supir pengganti.

Setelah minum jangan menyetir.

Dia seorang hakim. Tolong antarkan dengan selamat.

Pulanglah./ Ya. Sampai jumpa!

Cepat tangkap aku selagi kau bisa!

[Wawancara Ekslusif dengan Hakim Han Soo Ho]

Halo Sunbaenim, aku Ju Eun.

Ada yang ingin kukatakan.

Soal berita?/ Bukan.

Bukan bagaimana?

Pergilah bicara pada direktur. Tak ada yang bisa kami katakan.

Aku ingin bicara di tempat yang tenang soal kebencian di masyarakat kita.

Pada satu saat, wanita Korea menjadi "gadis kimchi,"

pria Korea menjadi "pecundang."

Orang dewasa menjadi "kudet," anak muda "hama elite."

Para ibu disebut "ibu hama."

Langsung ke intinya.

Alasan wawancaraku dengan Hakim Han tak ditayangkan, sudah sangat jelas.

O Sung Group mungkin mengancam menarik iklannya bila wawancara ditayangkan.

Tapi entah bagaimana...

perseteruan justru timbul di antara pembaca berita.

Menyebutku anak baru arogan yang memaksa masuk ke berita utama.

Para sunbae tak dapat membiarkannya

Wawancara tak dapat tayang

karena konflik internal antar pembaca berita.

Kuharap...

kau bukan bagian dari naratif tersebut.

Bagaimana dengan ambisimu memaksa dirimu masuk berita utama?

Bukankah itu fakta?

Aku.../ Aku tak mau perang ego dengan orang di levelmu.

Aku tahu itu.

Sunbaenim.

Kita apakan dia?

Kalian selesaikan saja sendiri.

Direktur bilang kau mengincar posisiku.

Itu tak benar./ Aku tahu.

Aku tak mempercayainya.

Kau ingin jadi seperti Anderson Cooper, kan?

Kau tak ingin jadi sepertiku.

Pembaca berita di Korea...

menyampaikan berita, bukan membuat berita.

Kau mau melawan bersamaku agar wawancara ditayangkan?

Aku hanya pembaca berita yang tak berdaya.

Terima kasih atas pembicaraan yang menarik ini. Kapan-kapan kutraktir.

Kau sudah makan?

Kau siapa?

Aku...

peserta pelatihan yudisial, Song So Eun,

bekerja di kantor Hakim Han Soo Ho.

Jadi ini.../ Astaga.

Sudah kubilang jangan disentuh!

Kau tahu sesulit apa mendapatkannya?

Kau akan merusak sidik jarinya.

Jadi kau ingin kami memeriksa sidik jarinya?

Dengan akurat.

Tapi kalau tak mengajukan laporan resmi

mereka takkan mengerjakannya.

Kenapa harus lewat jalur resmi?

Kau tahu,

pensiunan Badan Forensik Nasional membuka

praktek detektif swasta, kan?

Mereka akan melakukannya kalau kau ke sana.

Tolong dibantu.

Aku sudah makan. Silakan.

Pak hakim yang minta?

Dia tak mau melihatku lagi.

Makanya kau meyakinkanku untuk berhenti?

Tidak.

Kupikir kau mungkin belum makan.

Aku tak punya keluarga untuk diajak makan bersama.

Aku tahu soal kasusmu.

Aku tak tahu harus bilang apa.

Kau tak perlu menghiburku.

Yang perlu kau lakukan

adalah menghukum pelaku seberat-beratnya.

Pak hakim...

adalah orang baik.

Dia akan memutuskan dengan adil-

Hakim yang baik hakim seperti apa?

Istriku meninggal.

Pelaku ditahan

tapi setelah sebulan, bebas dengan jaminan.

Andai...

dia kelihatan bahagia, aku akan mengatakan sesuatu.

Maka aku melihat sosial medianya.

Menemukan kebebasanku kembali!

Ledakan kegembiraan yang terbendung!

Dia membunuh orang gara-gara menyetir sambil mabuk.

Tapi kini dia minum lagi dan tersenyum?

Ahjussi!

Aku ingin membunuhnya.

Tapi aku tak mau jadi pembunuh.

Maka aku mulai mengikutinya.

Untuk membuktikan dia adalah iblis.

Ayo, ayo!

Tentu, pak hakim takkan tahu.

Karena di sidang sikapnya seperti itu.

Aku sangat menyesal.

Aku akan menanggung beban itu selama sisa hidupku.

Kuserahkan semua foto yang kuambil.

Tapi kau tahu yang dikatakan Hakim Han?

Mengikuti dan mengambil foto orang lain adalah tindakan ilegal.

Bukti yang didapatkan secara ilegal...

tak dapat digunakan dalam sidang.

Kalau bertindak sesuai aturan...

apa menjadikan hakim yang baik?

Tidak, aku akan bayar.

Makanan yang kalian belikan...

Aku tak mau memakannya.

Kawan!

Ada apa? Menelponku pagi-pagi begini?

Kalau kangen, boleh-boleh saja menelepon teman!

Semalam apa yang kau lakukan?/ Semalam?

Bekerja. Kenapa?

Kau tak bertemu orang untuk merencanakan pembunuhanku?

Tiba-tiba begini, apa maksudmu?

Kau ingin membunuhku.

Karena menghukum Lee Ho Sung.

Mengulang sidang Park Hae Na.

Aku tak tahu bagaimana harus menanggapimu.

Apa terjadi sesuatu?

Sang Cheol.

Beri tahu Lee Ho Sung.

Bukti ada di tanganku.

Siapa yang akan jatuh lebih dulu...

jangan ganti salurannya, terus tonton sampai selesai.

Sampai jumpa.

Kita sudah menjadwalkan banding.

Your Honor (Dear Judge / Chinaehaneun Pansanimgge / 친애하는 판사님께) subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Your Honor (Dear Judge / Chinaehaneun Pansanimgge / 친애하는 판사님께)

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left