The first 200 lines.
Tahun ini tinggal tersisa tiga hari lagi.
Tokyo
Tokyo
Apa Anda sekalian sudah ada rencana?
Bangunnya telat lagi, ya, Kak?
Ada PR dari sekolah, soal mekatronika.
Mekatron...
Kakak.
Lihat ini.
Apa?
Pedang Suci Excaliber di ALO sudah ditemukan?
Ujungnya malah keduluan sama orang lain, ya.
Bacanya yang benar, dong. Baru sebatas ditemukan, kok.
Berarti belum ada yang mendapatkannya.
Duh. Jangan mengagetkanku begitu, dong.
Beberapa bulan yang lalu,
saat di dataran Arun, aku, Leafa dan Yui, ditelan oleh monster cacing besar,
dan terjatuh ke dalam dunia bawah yang dikenal bernama Jötunheimr.
Di sana, kami lihat humanoid raksasa bertangan empat,
menyerang raksasa yang terlihat seperti perpaduan antara seekor gajah dan ubur-ubur.
Leafa memintaku untuk menolong makhluk yang disiksanya,
lalu aku giring si raksasa bertangan empat ke danau,
dan si raksasa gajah-ubur-ubur pun menenggelamkannya.
Leafa menamai makhluk itu Tonkii,
kemudian, dia munculkan kedelapan sayapnya,
dan mengantar kami ke jalan menuju dunia atas.
Saat di perjalanan, kami lihat labirin besar
yang tergantung di bawah Pohon Kehidupan,
dan terlihat kilauan sebuah pedang emas panjang di dasarnya, yang disebut,
Excaliber.
Awalnya aku sudah rencanakan mau mendapatkannya, sih.
Tapi kau malah habiskan waktu taklukkan berbagai zona di Aincrad Baru.
Tapi, kenapa mereka bisa tahu, ya?
Selain para pemain tak bisa terbang di Jötunheimr,
dari daratan juga tak akan kelihatan, 'kan,
lokasi Pedang Excaliber-nya?
Apa mungkin ada orang yang berhasil menolong temannya Tonkii,
dan memicu tanda munculnya misi seperti kita juga, ya?
Bisa jadi juga, sih.
Si makhluk menjijikkan...
Eh, bukan, rasanya aneh saja, ada yang mau menolong si raksasa berwujud unik begitu.
Eh, salah, ada juga ya, orang baik
yang bersedia menolongnya selain kau. Begitu maksudku.
Sama sekali tak menjijikkan, tahu!
Dia itu lucu!
Tapi, kalau sudah begini, berarti tinggal menunggu waktu saja
sampai ada yang berhasil dapatkan pedangnya, dong.
Benar juga, ya.
Jadi bagaimana, Kak?
Sugu, ingat, kesenangan di VRMMO itu bukan dari dapatkan barang langka saja.
Memang, sih.
Padahal status pedangnya bisa membuatmu semakin kuat, lo.
Tapi, sampai sengaja memperlihatkannya begitu, mungkin Tonkii ingin kita yang mendapatkannya.
Di dalam lubuk hatinya, pasti dia berharap kita yang selesaikan zonanya.
Ya, masalahnya, Tonkii juga teman kita, 'kan?
Padahal tadi bilangnya menjijikkan atau apalah.
Omong-omong, Sugu, hari ini kau ada acara?
Ya, kegiatan klubku sudah mulai libur, sih.
Sip!
Kalau tak salah, Tonkii bisa ditumpangi sampai tujuh orang, ya?
Berarti aku, kau, Asuna, ditambah Klein, Liz, Silica...
Kurang satu lagi, ya.
Agil masih harus jaga toko,
Chrysheight tak bisa diandalkan.
Recon lagi di wilayah Sylph.
Ah, ya!
Kita ajak saja kak Sinon!
Betul juga!
Kalau begitu, aku kabari yang lainnya, ya.
Kakak tolong ajak kak Asuna.
Gampang.
Bisa, tidak, ya, bertemu Kirito sebelum aku pulang ke Kyoto?
Ya, halo, Kirito?
Pagi, Asuna.
Hari ini kau ada acara, tidak?
Siang nanti, sebenarnya aku mau coba selesaikan misi sama yang lainnya di ALO.
Seharian juga tak ada acara, kok.
Bagus.
Nanti aku kirim lokasi dan waktu kumpulnya lewat surel.
Ya, kutunggu!
Sampai ketemu di sana, ya!
Asyik!
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
cahaya yang kemarin tiada, kini terus menyelimuti
zutto hikari no naka kinou made ha nakatta
setiap iringan langkah kakiku
ashiato wo tadottekita hodo
setiap iringan langkah kakiku
ashiato wo tadottekita hodo
setiap iringan langkah kakiku
ashiato wo tadottekita hodo
setiap iringan langkah kakiku
ashiato wo tadottekita hodo
tanpa tujuan dan bermodalkan peta yang basah terhujani
GOAL no mienai meiro ame ni utareta chizu
tapi aku tetap tak menyesal
koukai mo nanimo nai kedo
kuyakin teriakanku
sakenda koe ha
kuyakin teriakanku
sakenda koe ha
'kan tersampaikan padamu
kitto todoku kara
'kan tersampaikan padamu
kitto todoku kara
'kan tersampaikan padamu
kitto todoku kara
kisah ini pun dimulai seiring bunyi lonceng
kono monogatari no hajimaru kane no ne ga
kisah ini pun dimulai seiring bunyi lonceng
kono monogatari no hajimaru kane no ne ga
begitu pun dengan pengelanaanku
tsunagu tabi no tochuu de
begitu pun dengan pengelanaanku
tsunagu tabi no tochuu de
begitu pun dengan pengelanaanku
tsunagu tabi no tochuu de
begitu pun dengan pengelanaanku
tsunagu tabi no tochuu de
begitu pun dengan pengelanaanku
tsunagu tabi no tochuu de
masa depan dunia yang kaugambar
kimi ga egaita mirai no sekai ha
menuntunku menuju langit tanpa batas
itsuka no sora ni michibikarete
kedua perasaan kita mulai menyatu dan membentuk jalinan keajaiban
futatsu no omoi wo hitotsuzutsu katachi ni shite kiseki wo
kedua perasaan kita mulai menyatu dan membentuk jalinan keajaiban
futatsu no omoi wo hitotsuzutsu katachi ni shite kiseki wo
kedua perasaan kita mulai menyatu dan membentuk jalinan keajaiban
futatsu no omoi wo hitotsuzutsu katachi ni shite kiseki wo
hingga ujung waktu
motto koete
masa depan dunia yang kaugambar
kimi ga egaita mirai no sekai ha
sekarang bisa kugapai seluruhnya
ima todokoka de ikitsudzukete
walau tertumpuk banyak impian, namun cahaya penuntun ada di sana
donna yume kasanete itsuwaru koto no nai ano hikari wo
ah... oh, indahnya jalanku
ah... oh, beautiful my way
Sang Ratu Telaga
Sang Ratu Telaga
Sang Ratu Telaga
Sang Ratu Telaga
Sang Ratu Telaga
Sang Ratu Telaga
Sang Ratu Telaga
Sang Ratu Telaga
Sang Ratu Telaga
Sang Ratu Telaga
Sang Ratu Telaga
Sang Ratu Telaga
Sang Ratu Telaga
Sang Ratu Telaga
Sang Ratu Telaga
Sang Ratu Telaga
Sang Ratu Telaga
Sang Ratu Telaga
Sang Ratu Telaga
Sang Ratu Telaga
Sang Ratu Telaga
Sang Ratu Telaga
Sang Ratu Telaga
Sang Ratu Telaga
Sang Ratu Telaga
Sang Ratu Telaga
Sang Ratu Telaga
Sang Ratu Telaga
Sang Ratu Telaga
Sang Ratu Telaga
Sang Ratu Telaga
Sang Ratu Telaga
Sang Ratu Telaga
Sang Ratu Telaga
Sang Ratu Telaga
Sang Ratu Telaga
Sang Ratu Telaga
Sang Ratu Telaga
No comments yet. Be the first to leave one.