The Grand Seduction

The Grand Seduction

Download Indonesian Subtitle

Release info

The Grand Seduction 2013 BluRay 720p 800MB Ganool
A Commentary by hafhaf
Translated from Luis-subs

Tags

BluRay
720p
720
ganool
Published on: 2014-10-07
Downloads: 57
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Waktu aku kecil, Tickle Head adalah pelabuhan nelayan yang membanggakan.

Saat itu, penduduk Tickle Head dikenal kuat, bermartabat, berani.

Hari-hari mereka penuh dengan makna.

Tak ada tempat untuk mereka yang berhati lemah,

rapuh atau malas.

Tapi sekarang, saat kulihat masa lalu, bisa kukatakan...

dulu hidup itu indah.

Ayahku bekerja 14 jam sehari hingga tangannya kasar,

membahayakan hidupnya, melawan keganasan laut,

demi tersedianya makanan di meja,

atap untuk kami berteduh,

demi tetap panasnya kompor kami.

Di ujung hari, ayahku akan bersinar dengan rasa bangga

karena dia tahu, dia akan mendapatkannya.

Dia mendapatkan semua hal berharga, momen indah yang hidup berikan padanya.

Karena dia tahu kerja kerasnya membuat dirinya berharga,

berharga atas ikan kod di piringnya, bau garam di kulitnya,

berharga atas bintang di langit.

Oh, Ernest!

Alice!

Seluruh pelabuhan berharga atas setiap konsekuensi kebahagiaan.

Beberapa dari mereka bahkan percaya mereka lebih berharga dari yang lainnya.

Kebahagiaan sejati.

Meong!

Meong! Meong!

Murray, berhentilah mengganggu kucing.

- Selamat pagi, Anne. - Hey, apa kabar?

Ah!

- Selamat pagi, Sammy. - Terima kasih.

Selamat pagi, Seez.

Hey, Frankie.

Ini amplopmu.

Terima kasih, Kath.

Selamat pagi, Murray.

Terima kasih, dan Mr. Pelley memintaku mengambilkan cek-nya.

Ini dia.

- Terima kasih. - Semoga harimu menyenangkan.

- Sampai jumpa lagi. - Selamat pagi Joe.

Terima kasih. Luar biasa.

Ini dia. Semoga harimu menyenangkan, jangan lupa hadir di rapat kota, ok?

- Terima kasih, Henry. - Berikutnya.

Ini cek-ku, dan ini cek Mr. Pelley.

Murray, kita sudah bicarakan ini. Aku sudah jelaskan padamu...

Kita lakukan ini setiap bulan.

- Aku bisa dipecat. - Kau tak akan dipecat..

Kau sudah melihat surat kuasa Mr. Pelley.

Itu penipuan!

- Ini sepenuhnya legal. - Ini ilegal!

Terima kasih.

Dan jangan lupa untuk datang di rapat kota, ok? Berikutnya.

Hey.

- Kakakku menelepon. - Oh yeah?

- Bagaimana kabarnya? - Baik.

Ada lowongan pekerjaan di St. John.

Ah tentu saja! Kau pasti memilih tetap di sini.

Ini rumah kita.

Kau memilih bertahan di sini dan hidup layaknya pencuri, Murray.

- Pencuri? - Kau mencuri dari perusahaan kabel!

- Kau mengakali meteran listrik! - Itu tidak sengaja.

Kau menjual salmon yang kau tangkap di jaring ikan harring-mu

dan kau juga masih mencairkan cek orang lain setiap bulannya.

Ilegal?

Ini ada surat kuasanya. Ada hitam di atas di putih.

Ini tugas dan kewajiban moralku

untuk mengambil dan menyimpan cek Mr. Pelley.

Mr. Pelley sendiri yang menulis surat kuasa ini.

Mr. Pelley sudah memberiku tugas.

Mr. Pelley sudah meninggal.

Tapi tidak di catatan pemerintah.

Sampai Mr. Pelley resmi dinyatakan meninggal, aku punya kewajiban moral.

Murray, mengapa selalu kau yang memutuskan?

Karena akulah yang akan bekerja!

Pekerjaan ini untukku, Murray.

Akulah yang akan bekerja.

- Murray... - Itu panggilan rapat kota.

Murray...

Apa yang harus kukatakan pada kakakku?

Murray!

- Mana yang lainnya? - Masih terjebak macet.

Murray?

Murray? Cukup mengejutkan.

Lanjutkan saja.

Ok.

Perusahaan masih mempertimbangkan proposal kita untuk pabrik.

Jadi aku tawarkan pengecualian pajak untuk membuat kesepakatan lebih menarik.

Uh...pengecualian pajak? Kenapa kita harus tawarkan itu.

Maksudku, 2% lebih kecil dari Port Anne saja sudah cukup untuk memikat mereka.

Memikat mereka? Memikat mereka?

Henry, aku tak mau memikat mereka, aku mau membutakan mereka!

Aku mau membutakan mereka jadi mereka tak menyadari ada celah di proposal kita.

Yeah, tapi pengecualian pajak penuh?

Tapi bukan itu masalahnya, karena...

- Tapi untuk berapa lama? - Selamanya, Henry, selamanya.

- Karena masalah utamanya adalah... - Tapi aku...

Selamanya! Aku tawarkan mereka pengecualian pajak penuh selamanya

dan aku tambahkan juga keperawanan anak gadismu.

Apa yang kau maksudkan?

Oh, Henry, Tom hanya bercanda. Semua tahu Lucy sudah tak perawan sebulan yang lalu.

Lihat, pengecualian pajak dan keperawanan anak gadisnya tidaklah relevan.

Kenapa?

Pihak asuransi mensyaratkan kota ini memiliki dokter.

Tak ada dokter, tak ada pabrik.

Jadi kenapa tidak... Ayo kita cari saja dokter.

Kita sudah cari selama 8 tahun, Murray!

Ok, hentikan pencarian dan mari kita temukan!

Kau walikota kami, bukan? Kaulah orangnya.

Aku tahu kau pasti bisa!

Kau bilang kau mau dan kau akan!

Apa yang Barb akan lakukan di kota?

Dia tak akan pergi ke sana.

Jika dia pergi.

Jika dia pergi, Dimana posisimu nanti?

- Apa maksudmu? - Dia akan bekerja.

Lalu bagaimana posisimu? Kau akan jadi apa?

Kurasa, kau yang akan jadi nyonya rumah.

Kau akan pergi belanja

memasak, mencuci dan bergosip.

Mereka... Mereka terkadang juga suka kegiatan seni dan kerajinan tangan.

Lalu ada sesi yoga juga. Oh. Kau pasti akan menyukai yoga.

Cocok untuk posturmu.

Dia akan jadi bos baru, dalam perspektif seksual.

Siapa yang akan menyetir?

Dia tak akan pergi ke kota.

Ayo! Mainkan lagu yang lain.

Murray!

- Lizzy, ambil kotaknya. - Dengan semua barang-barang?

Ya, pegang bagian bawahnya.

Ok.

Oh, terima kasih sayang.

- Murray! - Ada apa ini?

Berlibur.

Berlibur?

Membawa furniture?

Aku dapat pekerjaan di kota. Kau tahu seperti apa itu, Murray.

Dan Lizzie perlu kawat gigi.

Kau tak bisa dapatkan itu disini jadi... Giginya sangat buruk.

- Giginya seperti gigi ibunya. - Terima kasih, Tom.

Sayang, kau paham maksudku.

- Tentu, aku jelek. - Sheryl!

- Setidaknya telinganya tak sepeti telingamu. - Jangan mulai bicara tentang telingaku!

Bagaimana dengan pabriknya?

Nikmati liburanmu, kawan.

Kau tinggalkan aku?

Aku tidak meninggalkanmu, Murray. Aku akan bekerja.

Kita sudah hampir mendapatkan dokter.

Aku tak mau kita seperti ini terus, Murray.

Ini waktu yang berat

Bukan saat yang tepat.

Ini tentang kita. Aku seperti tak mengenali kita lagi.

Barb!

Ini dia, Simon.

Ini dia. Aku akan pergi.

Apakah kau akan menengokku di kota?

Tidak.

Simon.

- Aku takut terbang. - Yeah, pakai mobil saja.

Aku tak bisa menyetir.

Aku serius. Aku ingin kau menjengukku sewaktu-waktu.

Aku tak mau.

Naik bus saja.

Aku tak tahu caranya.

Lalu bagaimana kau bisa ke kota?

Aku tak pernah pergi ke kota.

- Tidak pernah? - Tidak.

Kau tak pernah pergi ke kota?

Tidak pernah!

Beruntung.

Sungguh beruntung.

Selamat datang di Bandara Internasional St. John.

Untuk penumpang dengan penerbangan lanjutan

Tidak, tidak...

Ok, tidak, aku tidak mabuk.

Tidak, aku tidak.

Sayang, sungguh, aku tak tahu harus bilang apa lagi. Aku minta maaf.

Kukatakan sekali lagi, maaf. Aku ketinggalan pesawat.

Aku baru saja membayar sangat mahal

untuk mengejar penerbangan berikutnya.

Aku punya waktu 35 menit untuk mengejar penerbangan lanjutan.

Bye, Paul.

- Hey, bos. - Hey.

Tahan sebentar.

- Silakan lewat sebelah sana. - Apa?

- Sebelah sana. - Tidak, tidak, tidak.

- Lewat sebelah sana. - Aku pegang tiket penerbangan lanjutan.

Lewat sebelah sana.

Ok. Bagus. Ini bagus.

Celana pendek.

Itu kemeja.

Itu, uh, bola cricket.

- Cricket? - Yeah, aku pemain cricket.

Baru saja memenangkan turnamen. Makanya aku bawa piala dan agak mabuk.

Aku terburu-buru, kau tahu?

- Aku harus mengejar penerbanganku... - Sir, kumohon.

Sir, aku dokter, ok? Aku harus melakukan operasi,

dan saat kau memeriksa barangku, ada anak kecil bernama Jimmy

yang sedang memikirkan masa depannya jika diamputasi.

Dia bisa kehilangan kakinya, sir.

Jimmy bisa kehilangan kakinya,

dan aku harus segera pergi demi kepentingan Jimmy.

Sekarang juga, sir.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left