The first 198 lines.
Ada berbagai macam orang yang ada di dunia ini.
Pencuri.
Polisi.
Apa-apaan kau?
Hantu. Bahkan ada hantu di dunia ini.
Aku bisa melihat hantu.
Ah sialan, dia melihatku.
Kau melihatku. Ya 'kan?
Cham, cham, cham!
Cham, cham, cham!
Kau bisa melihatku rupanya.
Dan...
Bau, tahu!
Dan aku bisa mengalahkan hantu.
Tulang rahangku sampai bengkok! Tunggu, rahangku bengkok, tahu!
Jangan pernah datang ke sini lagi atau akan kuhabisi kau.
Ya, aku janji takkan pernah ke sini lagi.
Astaga, rahangku! Aku pergi sekarang.
Jangan salah paham. Aku bukannya memukul perempuan sekarang.
Tapi aku memukul hantu.
Aku butuh uang, jadi aku mencari uang dengan cara mengalahkan hantu.
Tentu saja, aku cuma memukuli hantu yang lemah.
100 juta won. Ya 100 juta won.
Itulah tujuan hidupku.
Berarti sekarang...
Dua belas tahun, sembilan bulan. Aku masih perlu banyak lagi.
Hanya menangkap hantu yang lemah takkan cukup.
Haruskah aku mulai menangkap hantu yang kuat supaya bayaranku naik?
Mengenai inflasi.
JP... baiklah, sekian untuk hari ini.
Kalian sudah tahu 'kan laporannya dikumpul minggu depan?
Ya, Pak.
Penelitian ini cukup sulit, maka Bapak akan membuat kelompok.
Bergabunglah dengan kelompok kalian. Semoga laporan kalian bagus semua.
Sekian untuk hari ini. Sampai jumpa minggu depan.
Terima kasih.
Hei, Park Bong Pal.
Kau ada di kelompok kami. Kami butuh bantuanmu.
Kalian belajar sendiri saja. Semoga berhasil.
Sombongnya anak itu.
Pak, aku harus ke kamar mandi! Aigoo!
Aigoo, ini dimana?
Permisi, Biarawan Myung Chul. Biarawan Myung Chul.
Ah, kau pasti salah satu anggota keluarga ini. Aku baru saja mulai.
Tidak, bukan itu. Ini bukan pemakamannya.
Maaf?
Aku selalu memuji Tuhan selama hidupku.
Permisi.
Ini untukmu.
Ah iya. Aigoo, terima kasih.
Terima kasih, Biarawan Myung Chul./ Sama-sama.
Sampai jumpa 49 hari lagi.
Sepertinya tidak perlu lagi./ Ah, begitu.
Baiklah./ Habiskan makanannya.
Iya.
Dia biasa minta uang seperti itu. Kenapa dia itu?
Dia bahkan bisa mengusir hantu!
Semua para biarawan dulu sangat mendukungnya.
Malangnya dia. Dia dulu terkenal sekali.
Sepertinya, sekarang dia susah cari uang.
Sedang apa kau sendirian di tempat seperti ini? Menyedihkan sekali.
Kehidupan kampus seharusnya tidak kesepian seperti ini.
Memang benar.
Lihat disana. Betapa menyenangkannya bisa makan, berpegangan tangan, dan pacaran dengan gadis seperti itu?
Kenapa kau di sini sendirian?
Kau tahu kenapa kau selalu sendirian?
Tidak, dia tidak tahu. Dari wajahnya, dia tidak tahu.
Maaf, aku tahu ini pertama kalinya kita saling bertemu, tapi tunggu.
Dia punya mata sayu yang gelap.
Sini.
Denyut nadinya lemah. Ini karena ada kegelapan di sekelilingmu!
Kau tak tahu itu, 'kan?
Kau juniorku, kau percaya kalau ada hantu?
Yah, mungkin dia tak percaya kalau ada hantu.
Tapi tahukah kau, ada banyak kegelapan di dunia ini yang tidak kita ketahui.
Ada begitu banyak kegelapan di sekelilingmu sehingga membuatmu lemah.
Aku tahu ini sangat mengerikan.
Tapi hantu ada dimana-mana.
Bahkan, ada satu di belakangmu.
Jangan berbalik atau hantu itu akan mendatangimu.
Jadi bagaimana? Kau akan terus menjalani hidup dalam kegelapan ini?
Kami bisa mendatangkan cahaya untukmu.
Pokoknya, datang saja ke tempat ini kalau mau tahu lebih banyak.
Ini.
Mari kita lawan kegelapan ini bersama!
Dia pergi./ Makanannya ketinggalan.
Masukan ini kembali.
Kita sudah membentuk klub ini selama seminggu, tapi tak ada yang mau bergabung dengan klub kita.
Sekarang ini, kita pasti akan diusir.
Jika aku diusir dari sini, aku tidak akan bisa bayar kosanku.
Sepertinya kita harus menjual ini. Ayo kita jual, Chun Sang.
Untuk saat ini, ayo kita jual ini dan kita bisa bayar sewa ruangan ini.
Apa maksudmu? Itu aset berharga kita.
Hyung!
Memang apa untungnya menyimpan ini?
Anjing yang berak di pantai? Anjing itu?
Memangnya kau bisa menangkap hantu dengan ini?/ Bisa.
Apa kau selalu dibodohi selama hidupmu?
Kita hanya perlu mencobanya sekali! Serius, sekali saja!
Jika itu terjadi, banyak anggota yang akan bergabung dan kita bisa dapat uang dengan menjual videonya.
Aku tahu. Tapi, kapan semua itu akan terjadi?
Hah?
Ayo! Ayo kita pergi dan kali ini kita harus melakukannya!
Kita akan buat rekaman siaran langsung.
Dimana?
Di sana.
Ini mengerikan.
Kita berdua akan baik-baik saja, 'kan? Ya 'kan, Hyung?
Hyung. Hyung.
Sedang apa kau?
Hah? Aku mau dandan dulu.
Dengan begitu, aku bisa kelihatan tampan depan kamera.
Lihat, katanya ada enam gadis meninggal di sini. Apa kita akan baik-baik saja?
Enam gadis?/ Iya!
Tak apa! Tak apa! Aku ini pemberani tahu!
Jangan takut.
Makan apa kau?
Obat penenang.
Ayo.
Apa ini?
Ghostnet?
Hei, kameranya sudah nyala?/ Ya, sudah.
Oke, oke. Selamat datang di Ghostnet.
Ini siaran langsung eksklusif./ Di mana kita?
Tempat yang akan menghentikan jantungmu.
Tempat ini adalah...
SMA Wanita Seoyi.
Diam!/ Maaf.
Seperti yang Anda tahu, belum lama ini, tujuh orang pingsan setelah melihat hantu di sini.
Setelah itu... apa itu? Apa?
Tn. Sadako, ini bukan sekolah lain.
Tidak, tidak sama sekali. Kami akan menunjukkanmu.
Oke, ini dia. Aku perbesar.
SMA Wanita Seoyi.
Ini dia.
Apa itu?
Tentu saja, tentu saja. Kami akan menunjukkan pada kalian hantu sungguhan.
Oke, kita akan menemukan di mana hantunya muncul.
Follow, follow me. Ayo.
Kami lagi berjalan menyusuri lorong sekarang.
Sepertinya kita memang akan melihat sesuatu yang menakutkan di sini.
Tunggu, tunggu, tunggu, tunggu.
Jangan main-main seperti itu./ Maaf.
Maaf, ayo kita lanjutkan./ Aku takut.
Berdirilah.
Ini laboratoriumnya. Hantu biasanya muncul di laboratorium.
Ngeri sekali. Kau selalu melihat hantu di film horor. Tunggu.
Aku takut.
Kau baik-baik saja?/ Iya.
Ayo kita wawancara./ Baik.
Saat ini, aku ada di ruang laboratorium./ Sebentar.
Jangan lakukan itu!
Apa? Apa?
Oke, kuperbesar.
Bong Pal!
Kaget aku.
Oh, tidak ada apa-apa. Ayo pergi. Ayo naik ke atas.
Bong Pal!
Ya ampun.
Kau harusnya tadi langsung buka pintunya.
Aku hampir ngompol di celana.
Dan perbaiki pintunya. Sudah tiga tahun rusak begitu.
Cuma kau orang yang datang ke sini.
Kau memang penyendiri.
Aku harus berangkat besok.
Perjalanan bisnismu makin jarang saja. Apa sudah waktunya untuk pensiun sekarang?
Aku hanya ambil waktu istirahat. Masih banyak orang yang mencariku.
Ini.
Makan.
Mana sosisnya?/ Sudah habis. Sudah, makan saja yang ada.
Lezat!
Kau sudah menepati janji itu?
Jaga jarak dari hantu. Pura-pura tidak melihat mereka.
Pura-pura tidak dengar meski kau bisa mendengarnya.
Kau harus jauh-jauh dari mereka biar bisa hidup normal.
Mengerti?/ Ya ya. Minumlah.
Oh, tunggu sebentar.
Ayahmu menitipkan ini lagi padaku.
Kau harusnya bilang ke ayahmu alamat barumu.
Biar apa? Toh dia juga takkan datang dan menengokiku.
Ambil ini!
Letakkan saja di sana.
Kau ini.
Pak, kau si pengusir setan?
Pak, kau bisa mengusir hantu?
Ada hantu jahat di sekolah kami. Kau bisa?
Oke.
Anak SMA. Kau bisa?
Gampang.
Tapi kau pasang harga berapa?
Dua juta won.
Halo?
Kau yakin bisa menyingkirkannya?
100 persen yakin.
Bisa datang sekarang ini?/ Dimana lokasinya?
SMA Wanita Seoyi.
SMA Wanita Seoyi?
Jika bisa sekarang, akan kuberikan 10 juta won. Sepakat?
No comments yet. Be the first to leave one.