The first 200 lines.
DRAMA INI ADALAH FIKSI
TAK TERKAIT TOKOH, PARTAI, LOKASI, PERUSAHAAN ATAU PERISTIWA
Politikus harus hadir di tengah masyarakat.
Kita harus menuju kegelapan dan jadi sumber cahaya.
Itulah tujuan dan misi
seorang politikus.
Kau
dan aku
harus terpilih jadi anggota majelis dengan lencana di dada
dan jalan di sana dengan kemenangan!
Negara yang adil dan bebas korupsi!
Negara dengan rakyat sejahtera!
Mari sama-sama berusaha mewujudkan dunia itu!
Ya!
Seperti katamu,
mari buat perubahan di dunia ini!
- Mari buat perubahan! - Mari buat perubahan!
Mari buat perubahan!
Halo... Halo?
Sial.
Aku ingin jadi sumber cahaya
di antara masyarakat yang gelap dan dingin.
Namun,
aku masih terjebak dalam kegelapan.
JANG TAE-JUN
Tae-jun.
- Seong-min. - Tae-jun.
Kau tak perlu ke kejaksaan.
Apa maksudmu?
Tak perlu merasa bersalah.
Aku tahu segalanya.
Apa maksudmu tahu segalanya?
Seong-min.
Saat aku hendak mundur dari pencalonan karena kekurangan dana,
Anggota Jo Nam-gi mundur karena skandal suapnya.
Lalu ratingku naik.
Setelah itu, aku menerima donasi.
Saat itulah aku tahu itu ulahmu, Tae-jun.
Seharusnya donasi itu tak kuterima.
Tapi aku ingin uang itu,
jadi, aku pura-pura tak tahu.
Teruslah pura-pura sampai akhir!
Kekacauan ini ulahku, jadi, akan kubereskan!
Banyak sekali politikus yang terima dana ilegal,
mereka tidur nyenyak!
Sial. Itu hanya 50 juta won.
Uang kecil itu kita gunakan untuk apa?
Untuk menggaji staf kampanye yang kerja siang dan malam!
Kita bahkan kesulitan bayar biaya percetakan.
Abaikan saja sebentar.
Pura-puralah tak tahu kali ini saja!
Jika kuabaikan sekali, aku tak akan bisa lihat dunia dengan jelas lagi.
Aku malu.
Aku malu.
Sial.
Siapa yang akan percaya saat aku bicara soal adil dan jujur?
Tae-jun.
Aku akan tanggung jawab atas semuanya.
Jangan menyerah sepertiku.
Kau...
lebih tegar daripada aku.
Mari jangan lakukan hal yang akan kita sesali.
Aku pernah melaluinya,
jadi, aku tahu kau akan gelisah.
Semua orang pasti punya penyesalan dalam hidup.
Kita tak sehebat yang kita harapkan.
EPISODE 9
- Bagaimana ini masuk akal? - Apa ini?
Anggota Jeong, silakan duduk.
Semuanya, harap tenang!
Perubahan pegawai harus membantu pengelolaan negara.
Seharusnya tak jadi halangan. Kandidat Song harus mau mundur.
Jika merasa dia tak pantas,
tuliskan opini Anda pada laporan sidang.
- Jangan menentang tanpa sebab masuk akal. - Apa?
Bukan kami yang tak masuk akal.
Anda ingin menyetujuinya meski kami menentang.
Tak masuk akal, 'kan?
Dengar. Saya ingin berdiskusi baik-baik.
Jangan menyalahartikan ucapan saya!
Anda bilang akan menyetujuinya meski kami menentang!
Kapan saya bilang begitu?
Memang itu maksud Anda! Sama saja!
Semuanya, harap tenang!
Semuanya, silakan duduk!
Kita tunda untuk saat ini.
KETUA LEE SANG-GUK
Maaf harus menunggu.
Bagaimana?
Partai oposisi menunjukkan penolakan.
Mungkin hanya merajuk karena keinginannya tak terpenuhi.
Pasti karena pemilu sela mendatang.
Coba bujuk mereka dan bilang nanti aku akan membantu.
Aku tak bisa biarkan mereka menghalangiku.
Baik. Akan kusampaikan pesanmu.
Manis sekali.
KEMUNGKINAN BESAR ANGGOTA SONG AKAN LOLOS SIDANG
TUNDA HENTIKAN
PANGGILAN TERBARU
NONA YUN
Nona Yun, aku lihat berita soal Pak Jang.
Aku menghubungi karena cemas.
Tolong hubungi aku jika sempat.
Semalam kau bergadang. Sepertinya kau sibuk di kantor.
Ya, sedikit.
Berita sela.
Anggota Lee Seong-min, yang dicurigai menerima dana kampanye ilegal,
- bunuh diri tadi malam. - Astaga.
- Pria malang. - Anggota Lee terjun
dari lantai atap gedungnya
- yang terletak di Seongjin. - Pak Lee tewas.
- Paramedis berkata, - Apa?
Anggota Lee dibawa ke rumah sakit dan menjalani operasi,
tapi sayangnya meninggal dunia.
Polisi menemukan pakaiannya, KTP,
- Ya, Nona Kang. - dan pesan bunuh diri di TKP.
Dalam pesannya, dia mengaku telah menerima
- dana kampanye ilegal. - Pak Park.
Aku baru dihubungi.
- Outlet berita mana ini? - Akan kuperiksa.
Anggota Lee juga meminta maaf kepada keluarganya.
Polisi menyatakan penyebab kematiannya adalah bunuh diri
- untuk saat ini. - Ada apa ini?
Tak akan ada autopsi atas permintaan keluarga yang berduka.
Jasad Anggota Lee
telah dipindahkan ke kamar mayat Rumah Sakit Umum Seongjin.
Pemakamannya akan segera dilangsungkan.
Namun, detail pemakamannya masih didiskusikan.
Sekian untuk berita sela.
ANGGOTA SONG HUI-SEOP
- Dudukkan di sini. - Baik.
- Bisa ambilkan handuk dari kamar mandi? - Baik.
Bagaimana reaksi orang-orang?
Mereka syok mendengar berita kematian Pak Lee.
Mereka menggosipkan apa dia benar-benar menerima dana ilegal.
Tapi kau tahu Pak Lee tak akan lakukan itu.
Kau tahu sesuatu soal ini?
Tidak.
Kalau begitu, aku permisi.
Bunga sulit mekar,
tapi bisa layu dalam sekejap.
Astaga.
APOTEK SEONDAN
Kau bilang dia akan baik-baik saja.
Apa-apaan ini?
Kenapa ini bisa terjadi?
Kau bilang dia akan baik-baik saja...
- Seo-gyeong! - Ibu!
- Ibu! Astaga. - Astaga.
Ibu.
Beraninya kau datang ke sini.
Seharusnya kau jangan ikut campur!
Beraninya kau datang ke sini!
Pergi kau. Pergi, Bedebah!
Pergi!
- Pergi, Bedebah! - Sudah!
Hentikan. Kita semua sedih.
Hentikan. Sudah cukup.
KETUA LEE SANG-GUK ANGGOTA SONG HUI-SEOP
Kami tak butuh itu. Bawa lagi saja.
Ini bukan keputusan kami.
Bawa keluar dari sini!
Kami hanya bertugas mengantar. Jika kau tak mau...
Pak Lee ingin pemakaman kecil.
Terima kasih atas niatnya,
- tapi mohon bawa lagi. - Dengar.
Mungkin kita berdebat di Majelis Nasional,
tapi aku harus mengucapkan salam perpisahan padanya.
Jangan menolak niat baikku.
Ayo.
Ini arah ke kafetaria.
Kau tampak kacau.
Makanlah.
Aku berduka untuk mendiang, tapi hidup harus berlanjut.
Beraninya kau hadir di sini.
Nona Kang, benci adalah bentuk lain dari kasih sayang.
Tentu aku harus melepas kepergian Pak Lee.
Benar, Tae-jun?
Salah satu temanku benci yukgaejang .
Dia tetap enggan makan meski kusuruh, katanya takut kerasukan.
Dia bilang sup merahnya mengingatkannya pada darah.
Dia wafat sebelum menginjak usia 50.
Dia memang unik.
Astaga, dia tak berkesempatan mewujudkan impiannya di dunia ini.
Astaga. Sungguh hidup yang sia-sia.
Kau bisa pegang keyakinan dan bertahan sebagai politikus
hanya jika punya wewenang.
Dalam politik, kau tak akan bisa bertahan
dengan mempertahankan keyakinan karena harga diri.
Aku yakin kau sangat paham itu, Tae-jun.
Pak Lee memang tak cocok berkecimpung di dunia ini.
Saatnya kau bertemu dengan Kepala Sekretaris Kepresidenan.
Astaga, yukgaejang enak
jika dimasak sampai mendidih.
Ini agak hambar.
Nona Kang, tolong ambilkan tisu.
GEDUNG PEMAKAMAN
Mohon sampaikan sesuatu untuk mendiang.
Apa hubunganmu dengannya?
- Untuk keluarga mendiang? - Apa kematiannya
No comments yet. Be the first to leave one.