The first 200 lines.
NEW YORK CITY 2.58 PAGI
Astaga. Fred, apa yang terjadi?
Jadi, begitu?
Bajingan, kita hancur.
Tidak, kuberi tahu dia.
Sebaiknya ada yang mati, Kawan.
TELEPON CHARLIE BLACK TAK TERJAWAB
PESAN CHARLIE BLACK TELEPON AKU SECEPATNYA
Sial.
Lalu, kau akan wawancarai Gerard Thompson,
Departemen Seni Vanderbilt, untuk bicarakan Van Gogh yang baru muncul.
Kuatur sejam untuk ulas pidato Jumat malammu.
Tapi kurasa akan lebih. Kugeser waktu minummu dengan Jane Fonda.
Lalu, kau wawancarai senator soal buku kebijakannya
dan kenapa rusak.
Dan kau perlu mengepas gaun hari Jumat.
Mereka akan bawa ke studio hari ini.
Jika kau mau senator datang ke acara lagi...
Ada acara POMG sekolah Lizzy pekan depan.
Chip coba mengontakmu.
CHARLIE BLACK ALEX TELEPON AKU SEGERA
Astaga.
Siapa yang mati?
WEST VIRGINIA 5.25 PAGI
Astaga, bisakah matikan itu?
50 tahun dia menyanyikan lagu kecelakaan pesawat yang sama.
Semua tetap mati. Saatnya lanjutkan hidup.
- Benar, Joe? - Ya.
Awas lubang. Aku sedang pakai celak.
Aku...
Dan, Alan, apa ini sebenarnya? Omong kosong apa ini?
Apa yang omong kosong kali ini? Apa?
Ide bodoh bahwa kita bisa meyakinkan pembangkit listrik batu bara dunia
berinvestasi penangkap karbon tanpa tautan.
Astaga. Bisakah tak debatkan tautan lagi?
- Apa? - Ini bukan soal tautan.
Ini soal protes dan kota terpecah.
- Itu intinya. - Ya, aku tahu.
Siapa yang habiskan burgernya?
- Tidak. - Ini, Joe. Makanlah kentangku.
- Terima kasih. - Sudah dingin. Jangan mengeluh.
Kau makan berapa burger, Joe?
Omong-omong, karena kita akan bicarakan terpecahnya kota.
Tetapi kita juga akan selipkan betapa amannya penangkap karbon.
Apa? Kau masukkan ke naskah.
Ini bukan agendaku, Bradley.
Aku cuma liberal Harvard yang terpaksa bekerja di sini.
Ini batu loncatanku. Aku ikut peraturan.
Kebenaran adalah kebenaran, baik kau di Koran Dusun
- atau The New York Times. - Sial.
- Semoga beloknya benar. - Dan,
itu cara terhebat memaksakan kata "Harvard" ke pembicaraan.
Baik, bisakah kita...
Sumpah, Joe. Semua yang pernah ke Harvard bisa mengobrol panjang
dari kata "Harvard". Seperti, "Harvard, Harvard, Harvard?"
Harvard, Harvard, Harvard.
Kita akan terus begini? Sampai kapan?
Astaga. Mitch Kessler baru dipecat dari The Morning Show.
- Apa? - Tunggu. Apa yang terjadi?
Biar kulihat.
Berkurang satu idiot penjual berita ringan kepada rakyat.
Sebelum menjadi pembawa berita The Morning Show,
Kessler adalah wajah divisi berita UBA,
bertugas sebagai koresponden Gedung Putih UBA,
moderator debat presiden, dan koresponden lapangan jaringan.
Penerima beberapa penghargaan siaran,
seperti Penghargaan Kepemimpinan dalam Jurnalisme dari New York Media Foundation
dia dan tim TMS telah memenangkan 12 Daytime Emmy selama 15 tahun bertugas.
Semalam, The New York Times dilaporkan mendapat informasi
adanya penyelidikan internal UBA terhadap pelanggaran seksual Kessler.
Hingga hari ini, hanya The Morning Show, siaran berita pagi
yang tak tersangkut skandal Aku Juga yang mewabah pada kompetitornya.
- Kapan? - Baru muncul. Dia sudah tahu?
Dia tahu. Kita mengatur ulang seluruh acara ini. Kita siaran 90 menit lagi.
Bersiaplah. Layla membuat naskah baru. Bawa kepada Alex segera.
Baik.
Kita tak punya pilihan. Ada beberapa keluhan pelanggaran seksual.
Berapa banyak? Siapa? Kapan?
Entahlah. Itu rahasia. Informasinya bocor kepada Times dalam semalam.
Bagaimana?
Aku tak tahu siapa yang membocorkan. Kuharap aku tahu.
Aku berusaha tangani ini diam-diam.
Sial. Baik. Personalia sudah memeriksanya selama beberapa pekan. Aku tak mau...
Aku tak mau menyeretmu serta. Aku berusaha melindungimu, Alex. Sebelum kau...
Kau tahu soal ini, dan tak beri tahu aku?
Aku ini apa? Asisten Pribadi dari Idaho yang tak perlu tahu?
Alex, aku berusaha menghormati hidupmu...
- Hidupku? - ...seperti pintamu,
agar kau bisa keluar tiap pagi dan lakukan tugasmu,
yang Amerika butuh darimu.
Keparat kau, Chip. Keparat kau. Jangan bawa Amerika serta.
Mereka sudah punya banyak masalah.
Ini memengaruhiku. Mitra siaranku, suami TV-ku...
kini predator seksual?
Kenapa menurutmu aku tak perlu dilibatkan dalam masalah ini?
Kau pikir kecocokan dijual dalam botol,
dan kita cuma perlu beli lagi di Whole Foods?
Kantor Charlie Black, mohon tunggu sebentar.
Kantor Charlie Black, mohon tunggu sebentar.
Rena, mana dia? Kami perlu bicarakan acara hari ini
Dia di dalam dengan Alex. Katanya jangan diganggu.
Rena, kita siaran kurang dari sejam lagi.
Kantor Charlie Black, mohon tunggu... Hai. Biar kucoba hubungi dia.
- Sungguh? Wow. - Sungguh.
- Permisi. - Wow.
- Persetan. Kau tahu. - Ya. Tetapi...
- Apa. - Dari jaringan... Cory dan Fred.
- Bagus. Sambungkan. - Ya.
Aku saja.
- Hai, ini Alex. - Dan Chip.
Alex? Alex...
HOLLYWOOD 2.43 PAGI
- ...Ini Cory. - Dan Fred.
Aku amat prihatin dengan ini. Aku merasa amat sedih.
Aku merasa Mitch wafat. Mitch yang aku kenal.
Aku baru memimpin divisi berita sebulan,
jadi, tak terbayang yang kau rasakan.
Aku turut berduka, Alex.
Ini amat sulit bagi kita semua.
Dengar, kita semua bagai keluarga, dan kita menghadapi tragedi. Jadi kita...
Segala macam pelanggaran seksual tak akan ditoleransi oleh jaringan.
- Sama sekali tidak. - Pikirmu kau kenal dia...
Baiklah, terima kasih, Fred dan Cory.
Tetapi aku tak bisa pikirkan itu karena harus berfokus
dengan apa yang akan kami tampilkan pada acara, kurang dari dua jam lagi.
- Kafein lagi. - Terima kasih.
Terima kasih.
Itu sebabnya kau adalah seorang profesional.
Kita harus tangani ini langkah demi langkah, bukan?
Tak perlu pikirkan ratusan juta
uang iklan dipertaruhkan... Jangan sampai itu...
- Keparat kau. - ...usik kita, karena perubahan itu baik.
Dan tragedi satu orang bisa menjadi peluang orang lain.
Jadi, tentu saja, kita rangkul ini.
Dan gunakan ini untuk mengubah diri kita, menjadi lebih besar dan lebih baik.
Syukur, kita punya dirimu, Alex. Kau akan membawa kita melalui ini.
Kurasa itu sebabnya mereka lamban menyetujui kontrak baruku.
Ya. Hei, Kalian.
Jadi, dengarkan,
naluriku mengatakan untuk menyampaikan ini langsung kepada Amerika sejujurnya olehku.
Menyampaikan kebenaran satu-satunya cara melindungi integritas kita.
Jadi, kita akan bicara kepada mereka sebagai anggota keluarga kita.
Kita akan bersedih dengan mereka. Kita akan melalui ini bersama.
Dia sungguh berkelas. Luar biasa.
Diam.
Dan jika lakukan dengan benar, ini peluang mendapatkan pemirsa kita kembali.
Aku setuju sekali, Alex. Kurasa idemu benar.
Kita benahi keluarga. Dan rating kita akan melonjak dalam beberapa hari. Dan...
EVALUASI
Aku akan katakan itu.
Evaluasi Mei sebentar lagi, jangan lupa.
Dan, ya. Kita bisa bicarakan siapa yang akan mengisi kursi Mitch...
hari ini.
Tetapi aku akan mengabari Amerika di studio sendirian.
Kita tak punya pilihan.
Aku tak mau ada yang mengisi posisi Mitch.
Tidak untuk saat ini. Itu milikku.
Aku tak bisa rasakan apa pun.
Jangan cemas. Aku akan bersamamu.
Kau akan keluar sana dan kau akan rasakan. Kau akan temukan seperti biasanya.
ANGIN BUKAN BATU BARA
SENN BERITA SELA
- Bradley. - Apa?
Kuberi tahu sesuatu. Ini demi kebaikanmu.
Apa?
Kau menyebalkan.
Persetan, Alan. Hanya karena aku membantahmu?
Kau tak membantah. Kau membabi buta. Semua bilang begitu.
Kau selalu melawan segalanya.
Ada banyak hasil kerja tak becus di sini, terutama olehmu.
Kau tahu lowongan pembawa berita malam?
Mereka berikan kepada Sarah.
Sarah?
Satu-satunya lesbian konservatif yang mirip dengan Mary Hart
dan dia di saluran ini kurang tiga tahun dariku?
Orang-orang suka dia. Itu bukan kejahatan.
Baiklah.
Hei, bantulah dirimu sendiri. Cobalah lebih ramah!
Aku ramah!
Batu bara menciptakan pekerjaan! Batu bara menciptakan pekerjaan!
Hentikan batu bara!
...adalah yang dulunya...
WANITA ITU
Aku harus terima ini. Aku ada urusan di rumah.
Ibu, tunggu.
Sayang, kau seperti tak mau bicara.
Tunggu, Ibu. Aku sedang bekerja di aksi protes saat ini. Ada apa?
Protes? Apa semua aman?
Aku di tambang batu bara. Aku aman. Apa Hal baik-baik saja?
Dia baik-baik saja.
Ibu, lebih keras. Tak terdengar.
Sepertinya kau amat sibuk. Aku cuma mau beri tahu adikmu kubawa pulang.
Tidak boleh.
Jangan bicara begitu. Kau terdengar menyebalkan, Sayang.
Kita bicara lagi nanti.
Joe! Astaga.
Sial.
Joe. Hei.
- Di sini. - Baiklah.
- Ya. Maaf soal itu. - Baik, Bradley, ini Jenna Macantire,
No comments yet. Be the first to leave one.