Fresh Off the Boat

Fresh Off the Boat

Download Indonesian Subtitle

Season 6

Release info

Fresh Off the Boat S06E11-DSNP-WEBDL
A Commentary by Sh1Ft3R
𝗗𝗶𝘀𝗻𝗲𝘆 𝗛𝗼𝘁𝘀𝘁𝗮𝗿

Tags

webdl
web
WEBDL
Published on: 2022-03-09
Downloads: 99
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Terima kasih sudah datang untuk wawancara kepsek.

Dengan senang hati. Terima kasih sudah setuju untuk bertemu.

Kau punya ide spesifik apa untuk mengembangkan sekolah kita?

Pertanyaan jebakan. Hanya orang bodoh yang memberi ide gratis.

Akan kujawab saat aku telah diterima.

Dan kenapa kau bicara dengan logat Inggris keliru?

Untuk menghayati peran, seperti permintaanmu...

...dalam pesan suaramu yang rinci dan menuntut.

Aku tak minta logat, tapi aku suka kacamata itu.

Membuatmu tampak punya IQ seperti wanita berambut coklat.

Baik. Sebagai kepsek, bagaimana caramu memecat pegawai buruk?

Dengan cepat, dari gedung berlantai empat. Berikutnya.

Jessica, kau memintaku membantu. Berhentilah bercanda.

Honey, sekolah swasta sangat kompetitif.

Resumeku sempurna dan aku mau wawancaraku juga sempurna.

Aku tahu bisa andalkan penampilanku,...

...tapi aku mau dipekerjakan untuk kepandaianku.

Bukan untuk penampilanku.

Sekarang, ulangi dari awal.

Hai, Jessica. Senang jumpa kau.

Ceritakan tentang dirimu.

- Ada apa lagi? - Pewawancara tawarkan air putih.

- "Kau mau air putih, Ny. Huang?" - Baiklah.

Ny. Huang, kau mau air putih?

Tidak, terima kasih. Tapi aku ingin teh.

Berikutnya, bersalaman.

Dalam pengalamanku, pewawancara memulai dan menutup dengan itu...

...jika pewawancara itu wanita.

Pelukan yang terlalu lama jika dia seorang pria.

- Tangan untuk bermain dart -ku! - Tanganku kuat...

...karena aku sukses atas usahaku sendiri.

- Dia punya cengkeraman simpanse. - Sering merusak gagang pintu.

Tunggu, kau minta Honey untuk bantu mencarikan kerja,...

...dan bukan konsultan bisnis yang hidup bersamamu?

"Tak sopan untuk menilai hadiahmu".

Kurasa maksudmu, "Kau tak mensyukuri apa yang kau punya."

- Itu tak masuk akal. - Keliru.

Jessica, kau benar. Mungkin sebaiknya aku tak membantu.

Kau terbiasa denganku sebagai suamimu.

Bukan Louis, pengusaha jujur, terus terang, dan tanpa emosi.

Tanpa emosi? Aku senang jika kau selalu seperti itu.

Kau sudah menghubungi Deidre? Dia anggota dewan sekolah swasta.

Deidre? Hubunganku dengan dia tak terlalu positif.

Hei! Kau mau pinjam bangku ini untuk pesta kejutan Honey?

Ada kejutan untukmu juga. Kau tak diundang.

Kau ingin kutata bangku ini di dapur? Atau di bokongmu?

Itu tak membangun hubungan baik.

Tapi untunglah, kau punya aku.

Deidre dan aku punya hubungan bisnis yang baik.

Aku beli semua produk perawatan rambutku dari dia.

Dia hanya menjual produk kebutuhan wanita.

50 dolar untuk produk perawatan rambut bulanan...

...tak hanya beri rambut indah, tapi juga membangun persahabatan.

Jessica, biar kubantu. Aku bisa dapatkan pekerjaan impianmu.

Kurasa tak ada salahnya.

Apa lagi, Honey, kau payah.

Kau butuh 20 menit untuk membuat teh.

- Kusisakan kerakku untukmu. - Bagus. Aku suka "Stik Emery".

Kakak, bagaimana jika mengganti saluran ke ESS-PEN...

...karena anak Huang ini kini menjadi atlet sekolah.

SMA butuh peserta Mathlete, jadi rekrut anak kelas 8 terbaik.

Tim mereka akan segera dikalikan.

Itu tanda "x" kecil, 'kan?

Aku bertekad tuntaskan Iron Man.

Pekan Raya Sains, Mathlete, dan kelak, Kompetisi Mengeja.

Andai ada kompetisi Smelling Bee. Aku pasti mendominasi.

Aku mengendus hampir 30 benda kemarin.

Aku akan ke SMA kalian beberapa kali sepekan untuk berlatih.

Kita bisa berkumpul! Tiga putra Huang.

Satu SMA yang kekurangan dana.

Yang benar saja. Aku tak bisa menang kompetisi penciuman.

Beberapa anak itu telah berlatih seumur hidup.

Terima kasih sudah mengajakku. Aku tak tahu kalian main golf.

Memukul, jalan kaki, aritmatika dasar. Aku suka itu.

Baiklah.

- Ini neraka. - Kadang kita hadapi kesulitan...

...demi kebaikan lebih besar, ikuti saja permainan ini.

Louis, jangan mengusikku. Ada paku di alas sepatuku.

Membuat koneksi butuh kemahiran.

Kau harus memijat hubungan itu sebelum minta bantuan.

Kemahiran? Pijat? Berhentilah menonton iklan-iklan sampo itu.

Fokus, ini tahap pertama dari banyak tahap.

Pukulan bagus, Deidre!

Kini, rayu dia secara perlahan.

Tanya dia tentang usaha sampingan make up -nya.

Deidre, permainan golfmu bagus. Bagaimana usaha make up -mu?

Kuberi tahu, perona mata berkilau kami sangat...

Aku mencari kerja di sekolah swasta.

Aku tahu kau anggota dewan di Akademi Smith-Moore.

Tanda pertama tersengat matahari. Dia mulai bahas sekolah swasta.

- Maaf, Deidre. - Tersengat matahari...

...saat memakai topi pelindung? Mustahil.

- Dia ingin membahas bisnis. - Benar.

Pelayan, ambil pensil kecilmu. Mulailah mencatat.

Sebenarnya, kebetulan sekali, sekolah kami butuh dekan.

Kau akan cocok. Aku bisa rekomendasikan dirimu.

Benarkah?

- Terima kasih! - Ya, tentu saja.

Dengan pengaruhku, wawancara itu hanya formalitas.

Akan kutelepon sekolah sekarang sembari kalian main golf.

Itu terjadi cepat sekali.

Kau heran karena kubuat singkat permainan panjangmu.

Mungkin. Atau dia tak mau kehilangan pelanggan terbaiknya.

Atau dia tahu aku sempurna pada semua yang kulakukan.

Home run!

Giliranmu.

Maaf kau tak bisa duduk di depan. Harus adu cepat. Benar, Emery?

Sulit karena aku cinta damai, tapi aku mabuk darat di belakang.

Baiklah. Tempat aman untuk buang gas. Lakukan selagi bisa.

Impianku terwujud setahun lebih awal.

Tiga anak Huang berkumpul di SMA.

- Aku Huang ketiga. - Astaga! Itu Evan!

Para gadis itu berlebihan. Mengeluhlah pada orang lain.

Dasar anak beruntung.

Dia datang!

Jagoanku.

Sampai jumpa sepulang sekolah. Jangan terlambat, atau kutinggal.

Bagaimana kau bisa cepat buang gas? Aku tak bisa.

Kau akan bisa saat bertambah usia.

Apa maksudnya "Sampai jumpa sepulang sekolah?"

- Kalian tak bertemu di sekolah? - Itu karena,...

...aku tak mau merusak gayanya.

Ini SMA. Begitulah situasinya.

Astaga, ciuman lidah merajalela.

Eve. Kalender kucing yang bagus. Kau lihat Dilbert baru hari ini?

Benar sekali. Kita akan beli tiket undian bersama atau tidak?

- Aku suka budaya kantor. - Siapa kau?

Aku dekan yang baru. Dekan Huang.

Aku datang pekan lalu untuk dokumen awalku...

...dan foto dinding fakultas.

Kuanggap diriku sebagai "foto bagus, sekali potret".

Benar, sang dekan.

Itu dia! Halo, Jessica.

Kepala TU Reed, kau ingin aku mengatasi apa hari ini?

Bimbingan kuliah? Disiplin siswa?

Memotong anggaran? Fakultas seni akan tutup.

Sebenarnya, bukan itu tugasmu di sini.

Antara Kepsek dan aku, kami mampu melakukan itu.

Kepsek? Lalu apa pekerjaanku?

Kau sudah punya tugas sendiri.

Kubawa paket penyambutanmu, dan aku tak sengaja...

...menaruh salinan Administrator Mingguan.

Itu aneh. Aku editor tamunya.

Selamat menikmati pekerjaanmu.

Gagang pintu lainnya yang rusak. Bagaimana hari pertamamu?

Buruk! Mereka pekerjakan aku karena aku orang Tiongkok.

Apa? Aku yakin itu...

"Rumah Keragaman?"

Mereka punya kolam renang? Bisa kita... Waktunya tak tepat.

Mereka tempatkan aku di depan brosur mereka.

Wajahku memang untuk sampul, tapi yang benar saja.

Sudah kuduga ada yang tak beres saat Deidre rela membantumu.

Aku tak terlalu banyak beli produk perawatan rambut.

Kepala TU Reed tak bisa beri tahu satu pun uraian tugasku.

Kuperiksa, dan posisi "Dekan" baru muncul saat ini.

Jadi, kau yang pertama. Kau suka datang duluan.

- Kau salip aku di altar nikah. - Sekolah itu jelas kewalahan...

...dalam "gelombang keragaman", tapi itu hanya untuk cari muka.

Akhirnya aku dapat keinginanku, dan aku bahkan tak berusaha.

Tidak, kau sudah berusaha keras. Kau layak dapat pekerjaan ini.

Aku tak mau dikasihani.

Alternatifnya adalah sama sekali tak ada keragaman.

- Apa itu lebih baik? - Itu gaya bicara suamiku.

Aku ingin tahu apa pendapat konsultan bisnisku.

Dia... Aku. Kami merasa caramu dapat pekerjaan itu payah.

Tapi sudah kau dapat. Kau harus memanfaatkannya...

...dan berusaha keras, bekerja banting tulang.

Aku sudah banting tulang.

Jadi, kini aku akan lebih banting tulang.

Akan kutunjukkan pada mereka siapa yang dekan.

Aku senang saat kau marah pada orang yang bukan aku.

Aku masih menunggu bau badanku, tapi kurasa kau salah pakai itu.

Aku menyadari, kenapa hanya lipatan ketiakku?

Di mana perawatan untuk lipatan lutut dan siku?

Tentu. Kenapa kau tak berkumpul dengan Emery di sekolah?

Emery? Teman kelompok dramanya aneh.

Mereka selalu berpura-pura dengan properti tak terlihat.

Contohnya, kenapa tak menyentuh topi sungguhan saja?

Teman-temanku? Kami keren. Kami saling respek ( props ).

Itu sebabnya kalian selalu saling pandang dan berkata props ?

Bukan. Masalahnya,...

...berkumpul dengan saudara di rumah, asyik saja.

Tapi di sekolah, itu payah.

Kita harus mandiri di sekolah.

Secara teknis, berusaha sendiri.

Itulah maksudku. Aku sudah merayu para guru dan membuka jalan.

Emery harus berusaha sendiri. Aku akan pergi setahun lagi.

Baik, tapi kurasa Emery sangat ingin berkumpul denganmu.

Dan, kau ingat apa yang selalu Ayah katakan?

Saudara lebih kental dari air.

Kurasa seharusnya, "darah lebih kental dari air".

Orangtua imigran. Pandai mengasuh anak, tapi tak pandai idiom.

Mereka selalu minta kelonggaran.

Baiklah, aku akan bantu Emery.

Apakah aneh jika kuminta kau memberi punggungku deodoran?

Ya.

Dan, kita sampai.

- Apa itu? - Apa?

Itu Tn. Buns. Dia dari kelas sains kelas 10.

Mereka tak tega membedahnya, jadi ditaruh di ruang suplai.

More Indonesian subtitles for Fresh Off the Boat

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left