Specials

Release info

세상에서 제일 예쁜 내 딸ㆍMy Prettiest Daughter In The WorldㆍE73-E74-NEXT-VIU
세상에서 제일 예쁜 내 딸ㆍMother of MineㆍE73-E74-NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF

Tags

other
Published on: 2019-07-28
Downloads: 31
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Episode 73"

Paman.

Apa?

Ada apa kemari pukul sebegini?

Aku mau membahas sesuatu dengan Paman.

Apa?

Kamu mau mencari Seung Yeon?

Ya.

Aku membahasnya dengan Ibu waktu itu,

tapi Ibu memohon kepadaku

untuk tidak mencarinya.

Tentu saja, paman memahaminya.

Jadi, aku berjanji kepada Ibu bahwa aku tidak akan mencarinya.

Tapi aku mencemaskannya.

Jadi, aku memutuskan untuk mencari di Chuncheon.

Bagaimanapun, kamu harus menemukannya.

- Apa? - Temukan dia.

Kamu harus menemukan Seung Yeon.

Serta jika kamu tahu di mana dia tinggal,

kamu harus memberi tahu paman terlebih dahulu.

Paman tidak ada niat lain.

Paman hanya ingin tahu apa kabarnya.

Lagi pula, dia darah daging kami.

Paman kasihan kepadanya.

Paman ingin tahu apa dia tumbuh dengan baik.

Paman yakin itu alasannya?

Tentu. Selain itu, kenapa lagi paman mencarinya?

Aku takut ikut campur.

Mereka berdua mungkin

tidak ingin saling mengingat satu sama lain.

Mereka mungkin mau melupakan masa lalu.

Kamu benar. Kita tidak perlu membuat mereka bertemu.

Tapi

setidaknya kita harus mencari tahu keberadaan dan kabarnya.

Serta

apa istrimu

tidak bilang apa-apa?

Ada apa dengannya?

Apa Paman bertemu dengannya lagi sejak dia kemari memberi tahu

soal skors?

Tidak.

Bukan itu.

Paman dengar rumor

bahwa hubungan istrimu dan In Suk

tidak baik.

Jadi, paman cemas dia tidak akan senang jika tahu soal Seung Yeon.

Aku belum memberi tahu Bu Kang.

Aku akan memberitahunya jika sudah jelas.

Selain itu, Na Hye Mi juga terlibat.

Aku tidak mau mengganggunya dengan masalah ini.

Bagus, kamu membuat keputusan yang tepat.

Kamu harus merahasiakannya.

Tapi tetap saja,

kamu akan mencarinya, bukan?

Ya, pasti.

Aku akan menuruti keinginan Paman,

tapi aku akan mengurus ini sendiri,

jadi, jangan mencarinya. Diam saja.

Akan kuberi tahu jika aku sudah menemukannya.

Baik.

Tentu saja paman tidak akan melakukan apa pun.

Kedengarannya bagus.

"Sup Tulang Sapi Han Cheon"

"Sup Tulang Sapi Han Cheon"

Astaga.

Bagaimana pelanggan bisa masuk

jika bagian luar restoran sekotor ini?

Bahkan yang sedang jalan di depan akan berbalik dan pergi.

Siapa itu?

Bukankah itu Tae Ju?

Tunggu.

Kamukah itu, Tae Ju?

Tae Ju?

Astaga, kamu rupanya.

- Halo. - Ada apa kemari?

Bagaimana dengan Mi Ri?

Kamu kemari sendiri?

Ya, Ibu.

Kenapa kamu kemari sendirian?

Kamu seharusnya datang dengannya.

Itu...

Aku hanya lewat dan mampir sebentar.

Begitu rupanya.

Benar, kamu selalu bisa mampir.

Ini tempat ibu mertuamu, bukan tempat orang asing.

Benar? Tempat ibu mertuamu.

Benar.

Kamu sudah makan malam?

Belum.

Astaga. Mari makan dahulu.

Masuklah.

- Cepat masuk. - Ya...

Baik.

Ayo masuk.

Young Dal, ada Tae Ju.

Selamat datang, Tae Ju.

Astaga.

Halo.

Hai, apa kabar?

Baik.

Kamu baik-baik saja?

Ya, aku baik-baik saja.

Paman baik-baik saja?

Tentu, tidak ada alasan paman tidak baik-baik saja.

Mau makan semangka?

Paman membeli semangka hari ini. Manis dan enak.

Tae Ju belum makan malam.

Lupakan semangka. Cepat sajikan makanan untuknya.

Waktunya tepat sekali.

Kita membeli ayam enak ini tepat sebelum dia datang.

Kakak tahu orang bilang apa.

Orang akan memotong ayam terbaik untuk menantu mereka zaman dahulu.

Kurasa Tae Ju beruntung soal makanan.

Sajikan juga hidangan sampingan.

Ini sedang kulakukan.

- Astaga. - Tidak.

- Duduklah kembali. - Ya...

- Baik. - Astaga.

Ibu membuat ini dengan kaldu tulang sapi.

Makanlah sebelum dingin.

Baik.

Kak Sun Ja paling mengagumi menantu keduanya.

Maaf sudah berkunjung selarut ini, Bu.

Jangan minta maaf untuk mengunjungi ibu mertuamu.

Ibu senang melihatmu makan seperti ini.

Begitu rupanya.

Bagaimana keadaannya belakangan?

Apa maksud Ibu?

Antara kamu dan Mi Ri.

Kali terakhir Mi Ri berkunjung,

dia tidak berusaha menunjukkannya, tapi dia tampak amat senang.

Kamu bisa tahu seorang wanita senang atau tidak

hanya dengan melihat wajahnya.

Ibu sudah membesarkannya selama sekitar 30 tahun,

tapi dia tidak pernah secantik ini.

Jadi, ibu amat bersyukur kepadamu.

Aku

juga bersyukur kepada Ibu.

Karena sudah membesarkan putri cantik seperti Mi Ri

dan mengizinkanku menikahinya.

Benar, ibu mengizinkanmu.

Ibu amat cemas

soal pria mana yang harus ibu nikahkan dengan putri kesayangan.

Dan ibu memilihmu.

Mi Ri seperti apa

saat masih kecil?

Dia tidak pernah menceritakan masa kecilnya kepadaku.

Apa? Kamu bisa menebak dia seperti apa.

Dia amat pintar dan cantik karena menuruni ibunya...

Tidak apa-apa.

Aku tahu semuanya, Bu.

Tahu

apa?

Bahwa

Mi Ri bukan anak kandung Ibu.

Dia memberitahuku sebelum kami menikah.

Karena aku terus memintanya untuk menikah denganku,

dia memberitahuku soal itu dan berkata dia tidak percaya diri

soal pernikahan.

Begitu rupanya.

Ibu tidak tahu.

Kamu pasti mengira

ibu tidak tahu malu,

bertingkah seperti ibunya padahal bukan ibu kandungnya.

Tidak, untuk apa aku berpikir begitu?

Aku tidak pernah berpikir seperti itu, Bu.

Omong-omong,

apa orang tuamu juga tahu soal ini?

Tidak.

Aku tidak memberi tahu mereka.

Terima kasih. Terima kasih banyak.

Itu...

Bu.

Orang tua Mi Ri

seperti apa?

Apa?

Kenapa kamu bertanya?

Aku hanya ingin tahu.

Untuk apa kamu ingin mengetahuinya?

Itu...

Ayahnya sudah wafat.

Jadi, ibunya

meninggalkannya untuk menikah lagi.

Ayahnya bekerja sebagai teknisi di stasiun penyiaran.

Saat berangkat kerja di pagi hari,

dia ditabrak truk. Begitulah kejadiannya.

Jadi, ibu mengangkatnya.

Ibu punya restoran sup tulang sapi di Chuncheon

sampai pindah ke Seoul dengan anak-anak.

Ya...

Ini bukan hal baik untuk dibahas, jadi, mari berhenti.

Tapi

kamu tahu

Mi Ri menikahimu

karena dia sungguh mencintaimu, bukan?

Ya, tentu saja.

Mi Ri

amat mencintaimu.

Kamu pria pertamanya.

Begitu rupanya.

Mother of Mine subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left