Release info

비켜라 운명아 It's My Life E46 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2019-01-08
Downloads: 10
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"

"Pemirsa diharap bijak"

"It's My Life"

"Episode 46"

- Astaga. - Hati-hati.

Kamu baik-baik saja?

Beri aku segelas air.

Akan kuambilkan untukmu.

Omong-omong, kenapa Si Woo melakukan itu?

Kenapa dia membatalkan pertunangan dan pergi ke pemakaman ayah Jin Ah?

Aku tidak mengerti.

Si Woo pergi ke pemakaman itu?

Siapa yang bilang?

Ibunya Jin Ah memberitahuku.

Dia menyombongkan soal Direktur Choi,

calon penerus Hyunkang, datang dan bersikap seperti keluarga.

- Bu Choi. - Hati-hati.

Ada apa, Bu Choi?

- Ada apa? - Duduklah.

Di mana Nam Jin sekarang?

Nam Jin di kantor.

Nam Jin, ini ibunya Si Woo.

Kenapa kamu berbohong?

Kenapa kamu berbohong bahwa Si Woo tidak ada di pemakaman?

Maaf.

Kamu pikir bisa mengambil Hyunkang

jika kamu membiarkan Si Woo dan Jin Ah bersama?

Gen tidaklah bohong.

Kamu seperti ibu kandungmu.

Kamu berpura-pura baik,

tapi menjebak orang di belakang!

Ada apa denganmu, Bu Choi?

Kenapa kamu melampiaskannya kepada Nam Jin?

Ini tidak akan berjalan sesuai rencanamu.

Jadi, berhentilah menggunakan trik dangkal.

Si Woo.

Kita bicara di kamar.

Ada apa? Dari siapa?

Ini dari Bu Choi.

Apa yang dia katakan?

Apakah karena kamu berbohong soal Si Woo tidak ada di pemakaman?

Ibuku pernah bilang aku akan kualat jika berbohong, dan ternyata benar.

Kenapa kamu bercanda sekarang?

Aku melindungi cinta Jin Ah.

Itulah yang penting.

Dasar bodoh.

Kamu dari mana?

Maafkan aku, Ibu.

Kamu pikir bisa menyelesaikan ini dengan permintaan maaf?

Aku mencintai Jin Ah.

Ibu tidak bisa menerimanya.

Jika kamu tidak suka So Jeong,

kita akan mencari gadis lain.

Tidak, jangan lakukan itu.

Aku hanya ingin menikah dengan Jung Jin Ah.

Cinta?

Kamu pikir itu akan bertahan selamanya?

Kamu pernah bertanya

seperti apa rasanya menjadi selingkuhan.

Dahulu itu baik-baik saja

karena ibu mencintai ayahmu.

Ibu juga memilikimu.

Ibu bilang itu baik-baik saja,

tapi ternyata tidak.

Ayahmu

meninggalkan cintanya seperti sepasang sepatu butut

dan ibu kedinginan dan kesepian.

Cinta?

Tidak ada yang namanya cinta.

Semuanya berubah seiring waktu.

Itu mungkin benar bagi Ayah, tapi tidak bagiku.

Aku tidak bisa merelakan Jin Ah.

Tidak ada yang ibu bisa lakukan jika kamu tidak menyerah.

Ibu.

Jika kamu tidak merelakannya, ibu akan bunuh diri.

Ini tidak akan mengubah apa pun.

Akan kulakukan yang terbaik untuk menjadi pewaris Hyunkang.

Aku tidak akan

merelakan Jin Ah.

Kenapa kamu memperlakukan ibu seperti ini?

Kamu pikir ibu akan membiarkannya?

Jika ibu menyakiti Jin Ah,

aku akan pergi.

Apa?

Kamu akan meninggalkan ibumu

demi seseorang

seperti dia?

Ibu adalah masa laluku

dan dia adalah masa depanku.

Selamat beristirahat.

Anda ingin mengatakan sesuatu kepadaku?

Kenapa kamu tega bicara kasar seperti itu?

Ini urusan aku dan ibuku.

Kurasa ini bukan urusan Anda.

Bu Choi pingsan.

Dia bahkan minum alkohol.

Dia minum alkohol?

Kamu tidak tahu artinya itu?

Artinya tekanan yang kamu berikan terlalu berat baginya!

Kamu tahu seperti apa kehidupannya.

Kamu tahu dia pernah mengalami kesulitan

untuk membantumu mewariskan Hyunkang!

Kenapa kamu tetap tega mengatakan itu?

Kamu akan meninggalkan ibumu demi seorang gadis?

Apa katamu?

Ibumu adalah masa lalumu dan Nona Jung adalah masa depanmu?

Cukup.

Tidak ada alasan

bagiku untuk mendengarkan Anda.

Tidak. Aku akan mengatakan yang seharusnya.

Aku tidak sanggup melihat Bu Choi tersiksa seperti itu lagi.

Jangan kecewakan dia lagi, Si Woo.

Ibuku tidak selemah itu.

Dia pasti akan menerimanya.

Silakan pergi.

Astaga.

Apa yang terjadi?

Si Woo dan Jin Ah benar-benar berpacaran?

Apa lagi alasan yang membuat bidadariku semarah itu?

Astaga. Aku mengkhawatirkan Nam Jin.

Dia pasti akan sedih jika tahu soal ini.

Kurasa Nam Jin juga tahu.

Mungkin itu sebabnya dia berbohong

bahwa Si Woo tidak datang ke pemakaman.

Itu masuk akal.

Tapi kenapa dia berbohong untuk Si Woo yang memacari

gadis yang dia sukai?

Mungkin dia mengetahui bahwa Jin Ah mencintai Si Woo,

jadi, dia merelakannya meskipun itu mematahkan hatinya.

Benar. Itu masuk akal.

Itu mungkin saja berdasarkan kepribadian Nam Jin.

Bagaimanapun juga,

Jin Ah itu gadis jahat.

Bagaimana dia bisa lekas berpacaran setelah meninggalkan Nam Jin?

Dari semua orang,

dia memilih saudara ipar Nam Jin.

Itulah maksudku.

Itu hal baik untuk Nam Jin.

Tapi Nam Jin pasti sangat kesal.

Aku yakin dia akan mengatasinya.

Kamu tahu betapa kuat dan jantannya Nam Jin.

Dengar. Mari kita jaga Bu Choi

untuk sementara ini.

Bagaimana bisa?

Dia selalu mengabaikan kita.

Bagaimana jika dia mencoba bunuh diri dengan overdosis obat?

Jika kamu begitu mengkhawatirkannya,

bagaimana kalau kamu berjaga saja di depan kamarnya?

Lagi pula, kamu menyebutnya bidadarimu.

Berjaga?

Benar. Aku tidak memikirkannya. Bagus.

Ayo kita pergi sekarang.

Secepat ini?

Mari kita tunggu satu jam lagi.

Kamu sudah mengatakan itu berkali-kali.

Baiklah. Aku akan membelikanmu kopi.

Aku akan segera kembali.

Seung Joo, kamu di mana?

Astaga.

Permisi.

Halo. Apa kabar?

- Boleh aku bertanya? - Tentu, Bu.

Di mana kamu mendapatkan boneka lumba-lumba?

Aku memungutnya di lorong.

Di lantai berapa kamu menemukannya?

Di lantai 16.

Aku mengenal pemilik boneka lumba-lumba ini.

Bolehkah aku mengantarkan ini kepadanya?

Aku membelikan ini untuk keponakanku di SeaWorld.

Nama keponakanku Soo Ji.

Lihat. Namanya tertulis di sini. Soo Ji Han.

Begitu. Kalau begitu, silakan.

Baiklah. Terima kasih.

Tunggu.

Apa yang akan kamu lakukan?

Aku tidak punya rencana.

Haruskah kita ketuk semua pintu?

Kamu pikir dia akan menerima kita jika kita hanya mengetuk pintunya?

Itu... Bagaimana kalau aku meniup peluit ini?

Astaga, jangan. Untuk apa kamu melakukan itu?

Kita bisa diusir dari hotel ini.

Kalau begitu, kita bilang saja akan mengganti perlengkapan kamar.

Baiklah. Perlengkapan kamar. Itu ide bagus.

Tunggu. Perlengkapan kamar macam apa?

Kita ambil saja tisu toilet dari kamar itu.

Tidak. Kita ketuk saja tiap pintu.

Tidak. Kita bisa terkena masalah.

Biar aku yang akan menerima

masalah ataupun tamparan. Jadi, kamu tetap di belakangku.

Ayo.

- Ayo. - Dia aneh.

- Jangan lakukan ini. - Percaya saja kepadaku.

Gawat.

Astaga.

Mi Ra.

Seung Joo. Ada apa?

Sedang apa kamu di sini?

Ambillah. Ini milikmu, Soo Ji.

Soo Ji, dia Bibi Seung Joo. Kamu tidak ingat?

Kamu tidak ingat aku?

It's My Life subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for It's My Life

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left