The first 200 lines.
Manila, Pilipina
HOTEL GOLDEN TREE
JEAN-CLAUDE VAN DAMME dalam
"Segumpal Daging"
Saat kau bangun suatu hari dan menyadari tidak ada apapun dalam hidupmu
Apakah itu cara yang kau pikirkan?
Tidak.
- Tidak sama sekali? - Tidak. Tidak sama sekali.
Aku tahu dari awal hidup cukup banyak omong kosong.
- Tuhanku. - Tuhan?
Tuhan tidak ada hubungannya dengan ini.
Selamat Datang di Manila! Nikmati masa tinggalmu!
Ingin berdansa?
Aku bangun seperti itu pagi ini. Bangun dan menyadari.
Aku bukan seperti yang kupikir atau menjadi seperti siapa.
Bahkan tidak dekat sekalipun.
Dan aku bahkan tidak menyadari hingga saat ini.
Setidaknya sekarang kau tahu.
D
Di
Dit
Dite
Diter
Diterj
Diterje
Diterjem
Diterjema
Diterjemah
Diterjemahk
Diterjemahka
Diterjemahkan
Diterjemahkan
Diterjemahkan o
Diterjemahkan ol
Diterjemahkan ole
Diterjemahkan oleh
Diterjemahkan oleh
Diterjemahkan oleh
Diterjemahkan oleh .
Diterjemahkan oleh .:
Diterjemahkan oleh .:
Diterjemahkan oleh .: m
Diterjemahkan oleh .: ma
Diterjemahkan oleh .: mah
Diterjemahkan oleh .: mahs
Diterjemahkan oleh .: mahsu
Diterjemahkan oleh .: mahsun
Diterjemahkan oleh .: mahsunm
Diterjemahkan oleh .: mahsunma
Diterjemahkan oleh .: mahsunmax
Diterjemahkan oleh .: mahsunmax
Diterjemahkan oleh .: mahsunmax :
Diterjemahkan oleh .: mahsunmax :.
Diterjemahkan oleh .: mahsun max :.
Aku selesai denganmu, mengerti?
Ya, kecilkan suaramu.
Jangan kau suruh aku diam!
Apakah ada masalah jika kita tidak saling bertemu lagi setelah malam ini?
Lepaskan aku!
Tidak!
- Apakah kau baik-baik saja? - Yeah yeah Aku baik-baik saja, kukira begitu.
Baik. Belikan kau minum?
Itu dia orang-orang.
Namaku Bette jika kau perlu apa pun.
Jadi siapa yang...? Tidak ada yang penting.
Setidaknya tidak ada yang penting lagi, ya?
- Ingin menari? - Gerakanku kurang bagus.
Kau bergerak cukup bagus disana.
Karena itu penting.
Ini.
Aku telah meminta Alma datang setiap hari dari sekarang
untuk membuka kapel samping.
Apa kau tidak bisa masuk?
Tidak. Tidak. Bukan aku Bapa. Terima kasih.
Aku simpan rahasiamu antara kita jika kau minta.
Dia terkejut kau datang setiap hari.
"Tuhan adalah tempat perlindungan dan kekuatan kita."
"Harapan yang hadir dalam masa-masa sulit".
Mazmur 46. Salah satu favorit saya.
Tapi bagaimana keadaanmu?
Aku .. aku takut, Bapa.
Berikan bebanmu kepada Tuhan
dan Dia akan menopang-mu.
Aku memiliki iman dalam kekuatan Tuhan, percayalah.
Ya aku percaya.
Tapi aku tidak tahu tentang diriku lagi.
Ya? Ini Deacon.
Sudah lama temanku.
Aku di kota dan aku butuh bantuan.
Aku melayanimu tanpa pertanyaan.
Kau tahu itu. Tapi .. Tapi apa?
Tapi tidak. Kamu di mana?
The Golden Tree, kamar 803.
Dapatkah kau bicara di jalur terbuka?
Aku tidak tahu.
Kalau begitu tunggulah aku sampai aku tiba kesana.
Tunggu. Iya?
Bisakah kau ambilkan morfin?
Um, ya, ya. Terima kasih.
SENANG BERBISNIS DENGANMU.
m a hs u n m a x -
Deacon! Ini aku!
Bagaimana kabarmu, kawan. Ini sudah lama.
Senang bertemu kamu, kawanku. Siapa dia?
Itu Nardo, tangan kanan-ku.
Apa yang terjadi?
- Oh Tuhanku. Ginjalmu? - Mungkin, ya.
Mereka meninggalkan uang, obat-obatan. Pintar.
Dengan ini mereka bisa mengklaim bahwa kau menjual kepada mereka.
Ya. Di mana Frankie dan Julius?
Mereka pergi. Sudah bertahun-tahun Deacon.
Hanya kalian berdua?
Yap. Itu hebat.
- Apa kau menunggu seseorang? - Tidak
- Lepaskan aku! - Lepaskan dia. Dia adalah saudaraku.
Deacon? Pulanglah, aku akan menghubungimu.
Apa? Kamu gila?
George, kau tidak mendengarkan.
- Kita ada penundaan. Pergi saja. - Penundaan?
Jadwal hari ini ditunda lusa.
Kau tak bisa menunda hal ini sesukamu.
Oke apa yang terjadi di sini, tolong katakan padaku.
George, pulanglah aku akan menghubungi mu.
Apa yang terjadi? Oke. Ini.
Tuhan. Tidak. Tidak.
Kau seharusnya tau hal seperti ini akan terjadi.
Setiap kali kau terlibat sesuatu yang tidak beres.
Pergi saja. Selalu terjadi, selalu terjadi.
Apa yang kamu lakukan? Aku tidak pergi kemana-mana!
Pulanglah! Pergi !! Deacon!
Biar aku panggilkan dokter sekarang.
Tak ada waktu. Kita harus pergi.
Apa kau mendapatkan morfin-ku?
- Ya ya ya, pasti. Ini. - Terima kasih banyak.
Kukira ada seorang wanita, benar?
Ada seorang wanita, ya.
Inggris. Mungkin Irlandia. Dari aksen-nya, rambut hitam.
Aku akan periksa rekaman keamanan dari hotel.
- Bagaimana kau bertemu? - Di jalanan.
Kemudian dia membawaku ke sebuah klub.
Klub mana? Darlings?
- Cabaret? The Vortex? - Vortex.
- Apa kau membawa? - Tidak lagi Deacon.
Aku harus berhati-hati hari ini.
Polisi setempat tidak lagi teman-temanku.
Hal ini terjadi di sebagian dunia.
Mungkin ini terbaik jika kau biarkan saja.
Tolong, biarkan saja.
Ini adalah milikku. Aku ingin kembali.
Baiklah.
Aku akan melakukan beberapa penggalian dan akan menghubungimu, oke?
Nardo menunggu dibawah.
Hei, kawan berhati-hatilah dan tetap tidak menyolok.
Ini.
Ini orang-orang.
Namaku Bette jika kau perlu apa pun.
Ini masalahku. Jangan ikut campur.
Ini bukan hanya masalahmu.
George, kau seorang guru. Aku Profesor.
Menurutmu apa yang dapat kau lakukan?
Apapun aku harus lakukan.
Berapa waktu yang kita miliki? Mungkin 10 jam.
Sampai ini pergi ke orang lain.
Lalu kita harus buru-buru.
Bagaimana Filipina-mu?
Ini disebut tagalog, dan lebih baik dari punyamu.
Aku tinggal di sini.
Apapun yang kau lakukan, jangan halangi aku.
- Deacon, untuk apa Alkitab itu? - Inspirasi.
Ini siang hari.
Bagaimana bisa penuh seperti ini?
Tempat-tempat seperti ini selalu tengah malam.
Pesta tidak pernah berhenti.
Hai disana. Namamu Bette, kan?
Ingat aku?
Oke dia baru mengatakan,
"Ingin minum apa?"
Ayo. Dia berbicara Inggris.
- Kau tahu aku, Bette. - Tunggu saja.
Aku di sini dengan gadis bernama Anna di tempat ini.
Ingat?
Dia hanya mengatakan dia tidak berbahasa Inggris, benar?
- Dia tidak berbicara bahasa Inggris. - Lihat Alkitab ini?
Ini akan meninggalkan bekas memar dan aku akan memukulmu dengan ini
jika kau tidak memberitahuku apa yang terjadi
- dan siapa yang menjebakku. - Arnel!
Saatnya kau pergi.
Kau keluar dengan jalan atau dibopong.
- Terserah kamu. - Lihat, dia bisa bicara Inggris.
Aku sudah bilang, bukan?
Ahhhhhhhhh !!!!!!!!
- Buku. - Ayolah, Deacon. - Sekarang. - Deacon! - Sekarang!
Saya memperingatkanmu sebelumnya.
Buku akan meninggalkan memar dalam.
Butuh waktu lama untuk sembuh. Kesempatan terakhir.
Dimana ginjalku?
Aku tidak tahu apa-apa aku bersumpah.
- Kumohon. - Maafkan aku. - Tidak! - Tidak! Tidak!
Oke! Oke. Namanya Anna.
Nama belakang? Riley. Anna Riley.
No comments yet. Be the first to leave one.