The first 200 lines.
Kenapa air terjun ini harus memaksaku kemari pukul lima pagi hari?
Untuk perlihatkan betapa besar air terjunnya dan betapa kecil diriku?
Untuk mengingatkanku air terjun ini bisa terus bertahan tanpa adanya bantuan?
Baiklah, jadi itu sudah terbukti. Tapi kenapa tidak?
Air terjun ini telah melewati 10,000 tahun untuk jadi berdikari.
Apa yang sebegitu mengagumkannya akan hal itu?
Aku rasa aku bisa juga, hanya itu butuh sedikit lebih banyak waktu.
Rose?
Rose?
- Selamat pagi. - Selamat pagi.
- Apa tempat tujuan kalian di Kanada? - Air terjun Niagara.
- Apa nama tempatnya? - Kabin Pelangi.
- Nama kalian siapa? - Mr. dan Mrs. Ray Cutler.
- Dan kalian tinggal di mana? - Toledo, Ohio.
- Kau lahir di mana? - Toledo.
- Dan kau lahir di mana? - Seattle, Washington.
Kalian bawa sesuatu selain pakaian kalian dan barang-barang pribadi?
Tidak.
- Berapa lama kalian berencana di sini? - Tiga hari.
- Berbulan madu? - Benar.
Ini bukan minuman yang kalian bawa dalam kotak ini, kan?
Buku. Aku mau menyelesaikan membacaku.
Membaca?
Tindakan yang bagus.
Aku bilang kita lagi bulan madu sedang kau bilang buku tentang Winston Churchill.
Dia pasti mengira aku bernafsu sekali.
Kau harusnya bilang kita telah menunda bulan madu kita.
Menunda atau tidak, kita sepakat anggap ini seperti bulan madu reguler, benar, kan?
Aku bercanda. Ini akan sama seperti bulan madu reguler.
Harusnya lebih baik.
Aku punya kartu serikat sekerja sekarang.
- Hai. - Hai. Kami keluarga Cutler.
- Kami telah telegram buat pemesanannya. - Oh, ya.
- Mari dilihat sekarang. Keluarga Cutler, huh? - Ya.
Kamar menghadap air terjun. Kalian dapat di kabin B.
Lihat, sayang. Kau bisa lihat itu dari sini!
- Air terjunnya sebelah sana. - Dia membicarakan tentang pabrik Shredded Wheat.
Aku kerja pada mereka, tapi aku sedang lihat bangunannya untuk pertama kalinya,
tempat makanan buat sarapan jadi lembaga nasional.
Kenapa mereka tidak memiliki yang di salah satu bukumu?
- Hey, ada telepon untukku? - Telepon? Tidak.
Sebaiknya aku telepon untuk beritahu mereka aku di sini.
Kenapa kau tak minta dia tunjukkan padamu kabinnya, sayang?
- Ada telepon di kantorku. - Oh, terima kasih.
Oh, ini pemandangan yang indah.
- Kabin B ini kabin kami? - Keluarga di dalam belum tinggalkan kabinnya.
Berarti kami tak bisa menempatinya?
Ayo. Aku sudah bilang ke mereka semalam.
Halo? Aku ingin tahu apa aku bisa bicara dengan Mr. Kettering, tolong.
Ini Ray Cutler dari cabang Toledo.
Tidak, aku tidak bicara dari Toledo. Aku saat ini di Niagara.
Mr. Kettering mengirimiku surat untuk menghubunginya begitu aku sampai.
Aku orang yang menangkan hadiah uang karena kampanye penjualan yang sangat imajinatif.
Kau di sana, Mrs. Loomis?
Shh.
Berhentilah mengetuk, tolong. Suamiku lagi tidur. Ada apa?
Keluarga barunya di sini. Kalian harusnya sudah keluar pagi tadi.
Sebentar.
Aku sungguh minta maaf soal kabinnya, tapi suamiku tidak merasa begitu sehat.
Tolong jangan buat aku bangunkan dia sekarang juga.
Dia akhirnya bisa tidur.
- Tidur lelap pertama yang dia rasa selama seminggu. - Dia sakit, Mrs. Loomis?
Dia tidak membenarkan dirinya sendiri. Dia hanya duduk-duduk dan...
Semalam dia tiba-tiba bangun lalu kelayapan di suatu tempat pukul tiga atau empat.
Aku panik.
- Kalian sudah kunjungi dokter? - Ya. Belakangan ini kami berkunjung sering.
Tapi aku tak mau membosankanmu.
- Kalian di sini untuk bersenang-senang, Mrs...? - Mrs. Cutler.
Kami bersenang-senang juga, dua tahun lalu waktu kami kemari dalam bulan madu kami.
Makanya kupikir itu akan beri dia kebaikan setelah dia keluar dari Letterman.
Itu sebuah kesalahan.
Aku sungguh minta maaf, Mrs. Loomis, tapi ini kabin sudah dijanjikan.
Tak apa. Kami akan tempati kabin lain. Kau tak masalah, kan, sayang?
Sepertinya kita kemari di waktu yang salah sepenuhnya. Tak ada kabin, tak ada Mr. Kettering.
- Dia tak mungkin balik sampai minggu pertama. - Sama sekali tak masalah. Sungguh, tidak.
Terima kasih karena begitu baik. Aku sungguh berterima kasih.
Dan, Mr. Qua, aku harus segera ke pasar selagi George tertidur.
- Aku minta kau awasi baik-baik dirinya? - Tentu saja.
Terima kasih. Terima kasih.
- Itu terserah kalian. Kabin K itu kosong. - Itu tidak mengarah ke air terjun?
Tak bisa lihat sekitar air terjun itu, tapi itu banyak sinar matahari.
Baiklah. Jalan, sayang.
- Aku ambil kuncinya. - Terima kasih.
Aku akan parkirkan, sayang.
Dia bilang suaminya habis dari Letterman. Itu apa?
Itu rumah sakit angkatan darat, kebanyakan psikopat.
Ayo naik.
Maid of the Mist, kapal amat terkenal di Amerika.
Tur berikutnya dimulai dua menit lagi.
Chyrus Collection
Aku butuh dua, tolong.
Terima kasih.
Dua, tolong.
Terima kasih.
- Berapa ukuran sepatunya? - 10 1/2.
Terima kasih.
- Ukurannya berapa, pak? - Delapan, tolong.
- Karcismu, pak. - Oh, terima kasih.
Kau siap, sayang?
Mundur!
Mundur!
Mundur lebih jauh, sayang!
- Ada apa? Aku baru mau turun. - Bukankah Mrs. Loomis bilang dia hendak belanja?
Ya. Kenapa?
Dia tentunya telah belikan dirinya bahan makanan yang bisa dia bawa.
Ayo.
Rose?
Rose? Kau sudah beli rokoknya?
- Bukankah aku sudah berikan padamu? - Tidak, kau belum.
Ada di saku mantelku berarti.
Nyalakan aku juga, Georgie.
Terasa nikmat. Keringkan punggungku.
Sekumpulan anak-anak pasti lagi kumpul. Senang dengar canda tawa demi perubahan suasana.
- Kupikir kau lupa cara berdansa. - Masih ada sedikit kemahiran dalam diriku.
- Aku haus. Mmm-hmm. - Ya? Ayo.
- Hai, Mr. Qua. Lagi makan malam? - Tidak. Buah ara segar. Ambil satu.
- Obat pencahar terbaik yang pernah orang miliki. - Tidak, terima kasih. Minuman bersoda saja.
Hey. Keluar si wanita seksi.
Kenapa kau tak pernah berpakaian seperti itu?
Dengar, buat pakaian seperti itu kau harus mulai merencanakannya saat kau berusia sekitar 13.
- Keberatan kau putar ini? - Ya. Tentu, nyonya.
Cium.
Cium aku
Kau tak mau Menciumku?
Oh, cium
Cium aku
Katakan Kau rindu...
Bagaimana kalau dansa, nyonya?
Sebaiknya jangan.
Dengan kasih Sayang seutuhnya
Doo-doo-doo-doo-doo-doo
Dekap...
- Minuman bersoda biasa atau dicampur alkohol? - Tidak, biasa saja. Kau mau?
Tidak, terima kasih.
Dekap aku, Dekap aku...
Kau sepertinya suka lagu ini, Mrs. Loomis?
Tak ada lagu lain.
Dengan segenap Penjagaan cintamu
Ini momen Untuk
Getarkan hati
Getarkan hatiku, getarkan Hatiku dengan pesonamu
Peluk aku, peluk Aku dengan lenganmu
Dan menjadikan Hidupku...
Sempurna
Sempurna
Bawa aku
Sayang, jangan Tinggalkan aku
Cium aku, Dekap aku erat
Cintai aku, Cintai aku malam ini
Maafkan aku. Dia oke sebelumnya.
Kupikir dia melukai tangannya. Bila kau mau, kami ada sedikit obat merah.
- Aku tak berani masuk ke sana sekarang juga. - Kalau kau tak keberatan, aku yang ke sana.
Terima kasih.
Suamimu sepertinya tak suka musik.
Tergantung. Dia akan segera duduk dan menikmatinya, bila kau beri dia kursi goyang
dan lagu lama jelek seperti di the Gloaming.
Ada apa?
Aku bawakan kau obat merah buat tanganmu. Aku Polly Cutler.
Aku rasa dia menyuruhmu cari tahu apa aku sudah hentikan pendarahannya.
- Bilang padanya aku tidak! - Kau mau aku mengobatinya atau tidak?
Aku...
Aku rasa itu bodoh, apa yang aku lakukan.
Tapi lagu itu...
Dia tidak bilang padamu hal itu, aku yakin.
Tentu saja tidak.
Dia tidak bilang padamu di mana dia pertama mendengarnya atau dengan siapa.
Dia tidak bilang padaku juga.
Jangan bergerak, tolong.
Memperlihatkan ke mana-mana, memamerkan dirinya dengan pakaian itu,
memotong begitu rendah bagian depan agar kau bisa lihat tempurung lututnya.
- Itu pakaian yang menarik perhatian. - Akankah kau mengenakannya?
Aku bukan tipe bertempurung lutut seperti itu.
Dia wanita cantik. Kenapa menutupinya?
Jangan khawatirkan hal itu.
Dia suka mengenakannya di tempat semua orang bisa melihatnya, tepat di tengah-tengah stadion Yankee.
Dia jalang!
Aku beritahu sekarang agar kau tak perlu bertanya.
Kau sangat mencintainya, kan?
Kau tahu apa akan hal itu?
Kau tergila-gila dengannya.
Kalau tidak, kau bakal pergi dan melupakannya.
Aku...
Aku rasa begitu.
Itu sebuah pengakuan untuk disampaikan, kan?
Sini. Biar aku lekatkan bagian yang ini.
- Itu apa? - Ini pukul 8:30.
Lihatlah keluar jendela.
Oh!
- Mari keluar bersama yang lainnya. - Aku tak bisa bertemu siapa saja sekarang. Aku...
Aku merasa bodoh setelah apa yang terjadi.
Biar aku beritahu kau sesuatu.
Kau muda. Kau jatuh cinta.
Aku beri kau peringatan.
Jangan biarkan itu tak bisa dikendalikan seperti air terjun di luar sana itu.
Di atasnya...
Kau pernah lihat sungai di atas air terjun?
Tenang dan pelan.
Bila kau lempar batang kayu itu hanya mengapung di sana.
Membiarkan itu mengapung lebih jauh, itu akan melaju lebih kencang.
Membentur bebatuan dan sesaat kemudian dengan kecepatan lebih rendah
No comments yet. Be the first to leave one.