The first 200 lines.
DRAMA INI ADALAH KISAH FIKTIF
SEMUA KARAKTER, ORGANISASI, LOKASI, INSIDEN, DAN AGAMA
DALAM DRAMA INI ADALAH FIKTIF
ADEGAN YANG MELIBATKAN HEWAN DIBUAT DENGAN PROPERTI DAN EFEK VISUAL
Putra Mahkota melihat surat hantunya.
Siapa tadi di kamar ini?
Aku memanah bahu kanan Putra Mahkota.
Kutukan yang kedua sudah selesai.
Aku menemukan surat Yang Mulia yang ditujukan ke Master Min.
Yang Mulia membawa seorang prajurit dari area berburu.
Ada kasim baru di Istana Timur.
Namanya Go Sun-dol.
Yang Mulia memanggil para kasim dan dayang dari Byeokcheon.
Kasim Go Sun-dol dari Istana Timur adalah putri Master Min, Min Jae-yi.
Ratu, Kepala Bagian Han datang.
Masuklah.
Selamat datang, Kepala Bagian Han.
Silakan duduk.
Terima kasih sudah melindungi Ha-yeon dan Myeong-ahn.
Aku memintamu datang sebab mau berterima kasih secara langsung.
Ha-yeon sungguh menyayangi adiknya.
Kukira dia masih gadis kecil, tetapi aku salah.
Dia bahkan memintamu datang untuk berjaga-jaga.
Kalau bukan karenamu, mereka pasti sudah terluka parah.
Syukurlah mereka tak apa-apa, Ratu.
Dayang Kwon memberitahuku
kau melihat pelakunya di balik penutup wajahnya.
Apakah ada cara menangkapnya?
Aku tak bisa memeriksanya dengan baik karena malam.
Maaf, Ratu.
Ada sesuatu yang aneh terjadi.
Seseorang mengirimiku surat tanpa nama.
Ini terjadi cukup sering.
Para dayang kadang saling memfitnah
dan menyebarkan rumor di istana.
Dia kepala Kantor Urusan Istana.
Aku sering pura-pura tak tahu
dan kadang berusaha membantu memecahkan masalahnya.
Lihatlah.
Aku hanya menganggapnya lelucon dayang.
Kasim Go Sun-dol dari Istana Timur adalah putri Master Min, Min Jae-yi.
Ratu.
Ini tak mungkin benar.
Tidak mungkin.
Ya, itu tak mungkin.
Yang Mulia tak akan pernah mempekerjakan wanita yang berpakaian kasim baginya.
Terlebih lagi, orang itu adalah pembunuh.
Dia tak akan membiarkan seorang penjahat,
wanita yang melanggar prinsip moral, berpakaian kasim dan bekerja untuknya
di istana tempat kediaman Raja.
Tidak, Ratu.
Ini tak mungkin benar.
Aku yakin itu tak benar.
Itu mustahil.
Kalaupun dia membiarkan Min Jae-yi di dalam istana,
dia pasti tak akan memberitahumu.
Benar, bukan?
Min Jae-yi adalah tunanganmu.
Aku yakin itu hanya lelucon.
Lihatlah Kasim Go.
Tanpa seragam,
tak ada yang akan berpikir dia seorang pria.
Ini pertama kalinya aku melihat kasim serupawan itu.
Dan…
Yang Mulia sangat menyukainya.
Kau tahu itu, bukan?
Itu kenapa rumor-rumor ini beredar.
Lupakanlah saja, Kepala Bagian Han.
Aku juga akan melupakannya.
Kuberikan surat ini kepadamu dan bukan membakarnya
karena aku tak mau Yang Mulia tersakiti oleh rumor-rumor ini.
Dan karena kau hambanya yang tepercaya,
aku ingin memintamu untuk menjaga dia.
Ya, Ratu.
Kau pikir apa yang kau lakukan? Lepaskan dia!
Kau tak apa-apa?
Apa yang terjadi? Apakah kau Tae-gang?
Yang Mulia.
Aku melihat kembarannya.
Dia tadi di perpustakaan.
Tae-gang menghentikanku agar dia bisa kabur.
Tae-gang mungkin membantu dia.
Tidak. Tidak, Yang Mulia!
Ini pertama kalinya aku melihat dia. Aku tak tahu dia masih hidup.
Aku seharusnya tak mencekikmu.
Kau berteriak-teriak dan memanggil orang-orang,
jadi aku panik…
Yang Mulia, aku tak memberitahukan tentang saudaraku
karena dia tewas saat aku kecil.
Aku melihatnya tewas dengan mataku sendiri.
Namun, aku sangat terkejut melihatnya masih hidup…
karenanya aku…
Apakah saudaramu tewas di Byeokcheon?
Sepuluh tahun yang lalu, saat terjadi pemberontakan Byeokcheon,
aku
juga ada di sana.
Aku melihat para prajurit membunuh saudaraku,
karenanya aku kabur sendirian.
Setelah hidup di jalanan,
aku bertemu denganmu.
Kenapa baru memberitahuku sekarang?
Kau tahu aku sedang menyelidiki kasus Byeokcheon.
Aku melihat orang-orang Byeokcheon diusir dari istana.
Aku takut akan diusir juga.
Kau selalu setia kepadaku.
Aku pasti akan melindungimu.
Kau membawaku ke istana.
Kalau orang-orang tahu aku dari Byeokcheon,
itu tak akan baik bagimu.
Apakah kau yakin utusan yang datang ke rumahmu
adalah saudaraku?
Apakah benar kakak dan orang tuamu dibunuh…
oleh saudaraku?
Kurasa tidak.
Kalau begitu,
saudarakukah yang menyebarkan kertas merah bertuliskan
Song, Ga, Myeol, Lee ?
Orang yang kutemui di pasar
memakai penutup wajah, tetapi dia jelas mirip denganmu.
Orang yang memanahku setahun lalu
serta yang membawa belati dan ular ke syaman itu
pasti saudaramu.
Yang Mulia.
Apa yang bisa kulakukan agar perbuatannya diampuni?
Aku akan menyerahkan nyawaku kalau perlu.
Bunuhlah aku, Yang Mulia.
Apakah kau ingat yang terjadi di Byeokcheon?
Tiga bulan sebelum itu terjadi,
aku dikirim ke rumah seorang kerabat.
Karena kami kesulitan bertahan hidup, satu orang harus dikurangi.
Namun, keadaan kerabatku juga sama,
jadi mereka mengusirku.
Dan pada hari itu,
aku melihat saudaraku dibunuh.
Karenanya aku tak tahu
yang terjadi di Byeokcheon.
Aku berusaha menghapus rasa bersalah
karena tak pernah mencari jenazah ibuku
dan meninggalkan saudaraku untuk mati.
Aku tak percaya dia masih hidup.
Aku tak percaya dia melakukan semua itu.
Menurutmu apa yang dilakukannya di perpustakaan?
Entahlah.
Dia tak mengambil gelangnya.
Kalau dia melihat gelangnya,
dia mungkin tahu kalau aku mengetahui soal kematian keluargaku.
Dan kalau dia pernah ke sini sebelumnya,
dia mungkin tahu kalau aku Min Jae-yi.
Saudaramu memanfaatkannya
untuk masuk dan keluar istana dengan bebas.
Jadi, aku tak bisa membiarkanmu tetap di sini.
Aku akan pikirkan sesuatu dan memberi tahu Kantor Perlindungan Putra Mahkota.
- Jadi, pulanglah untuk saat ini. - Yang Mulia.
Aku akan tetap bersamamu dan melindungimu.
Kumohon jangan menyuruhku pergi.
Tae-gang.
Aku percaya padamu.
Kau mungkin sudah mencekik dia,
tetapi aku tahu kau tak berniat
membunuhnya.
Pulanglah.
Aku akan segera menghubungimu.
Kenapa aku tak mengenalinya?
Apakah kau menyelidiki kasus itu untuk melindungi Min Jae-yi?
Dia putri Master Min.
Kalau dia tak bersalah, aku akan melindunginya.
Kau akan bisa menyelamatkannya.
Kalau dia kembali dan membuktikan dirinya tak bersalah,
akan kukirim dia kepadamu.
Kau berjanji, bukan?
Apakah Yang Mulia membiarkan dia di dekatnya
untuk memenuhi janjinya kepadaku?
- Jangan. Berikan dia kepadaku. - Hentikan.
Dia kasim dari Istana Timur.
Aku percaya padanya,
jadi hanya aku yang boleh menyentuhnya.
Yang Mulia!
Kita harus cari Yang Mulia.
Aku akan melindungi Yang Mulia dan dia akan melindungiku.
Segalanya tak boleh berjalan salah bagi kami.
Botol yang gemuk ini…
EPISODE 18
…ke sini.
Dan yang hijau ini ke sini.
Dan yang merah ini…
Gambar yang dibuat Master Min…
Aku penasaran garis-garis merah itu apa.
Kau bergumam apa?
Guru, aku mau menanyakan sesuatu.
Apakah itu?
Apakah kau bertekad?
Ini.
Menurutmu ini apa, Guru?
Ada petunjuk?
Apakah kau pernah melihat ini?
Murid magangku…
Ini…
Kau sungguh genius! Seorang genius sejati!
Ini engklek!
Kau mau bermain engklek?
No comments yet. Be the first to leave one.