The first 200 lines.
48 hari menuju Pertandingan Prefektur!
Gou-chan, masih bikin itu?
Bisakah kau hentikan saja?
49 hari menuju Pertandingan Prefektur! 50 hari menuju Pertandingan Prefektur!
Tekanan lah yang mendorong orang untuk menjadi lebih baik.
50 hari menuju Pertandingan Prefektur! 52 hari menuju Pertandingan Prefektur!
52 hari menuju Pertandingan Prefektur! 51 hari menuju Pertandingan Prefektur!
Tekanan juga bisa merusak seseorang.
Kamu ngomongin Rei-chan ya?
Aku bukanlah manusia yang selemah itu!
Tapi kenapa kamu musti pakai hakama?
Diam dan cepat latihan sana!
Cepetan!
Dasar...
Moh....
Nyusahin deh...
Apa ini?
Ini kan...
Lihat! Lihat!
Uji-Coba di Open Water
Sudah sampe lho! Jerseynya!
Jerseynya sih bagus,
Klub Renang Iwatobi
Tapi apa ini yang ada di kaosnya?
Ini versi rahasia Iwatobi-chan.
Soalnya Rei-chan gak suka Iwatobi-chan ada di jerseynya.
Makanya jadi ada versi rahasianya?
Nah, ayo kita mulai.
Sebelum kita mulai latihan,
Mari kita tinjau ulang lomba yang akan kita ikuti di tingkat prefektur.
Aku akan berenang 100 m dan 200 m gaya punggung.
Nagisa gimana?
Aku gaya dada.
Aku juga sepertinya 100 m dan 200 m.
Kalo Haru?
Aku hanya berenang gaya bebas.
Mustinya gak usah kutanya.
Rei gimana?
Aku hanya akan berenang gaya kupu-kupu.
Benar!
Memang sudah lama semenjak kita semua ikut kompetisi,
jadi stamina yang akan jadi masalahnya.
Aku sarankan tetap pada jarak pendek.
Jadi lineup kita sudah ditentukan untuk yang perorangan.
Yang tersisa tinggal relaynya.
Kurasa itu bisa menunggu lebih lama.
Tetap pikirkan hal itu sambil latihan—
Gawat ini!
Aku nemu sesuatu yang bagus!
Klub Renang SMA Iwatobi Kamp Pelatihan dari Neraka in Pulau Tak Berpenghuni
Klub Renang SMA Iwatobi
Kamp Pelatihan dari Neraka in Pulau Tak Berpenghuni...
Neraka?
Pulau tak berpenghuni?
Nyenengin!
Ini sudah bertahun-tahun lalu,
saat Iwatobi masih punya klub renang!
Terus apa maksudmu?
Makanya, kita bisa pakai menu latihan mereka dan bikin
kamp pelatihan musim panas di pulau tak berpenghuni!
Persiapan untuk lomba prefektur!
Bikin repot.
Gak ada waktu buat mengeluh!
Lihat menu latihan yang mereka pakai!
Berenang jarak jauh di laut.
Dari pulau tak berpenghuni ke pulau tak berpenghuni lainnya.
Latihan ini sangat cocok untuk meningkatkan stamina, bukan?
Laut...
Iya! Laut!
Kita bisa ikutkan pada
menu latihan klub renang kita yang dulu terkenal!
Klub renang kita dulu terkenal?
Iya, lihat yang kutemukan.
Peringkat keenam di Pertandingan Iwatobi Junior.
Lemahnya...
Pokoknya!
Sekarang ini, Klub Renang Iwatobi memerlukan banyak stamina!
Dan musim panas adalah waktu yang tepat untuk membuat kamp pelatihan!
Di laut! DI pulau tak berpenghuni!
Tunggu, kurasa pulau tak berpenghuni itu tidak ada hubungannya.
Tapi kan lebih kerasa deg-degan kalo ditambahkan kata pulau tak berpenghuni.
Iya 'kan?! Ayo bikin kamp latihan!
Kapten, keputusanmu?
Eh?
Oh...
Kurasa tidak apa-apa...
untuk membuat kamp pelatihan untuk persiapan lomba prefektur.
Yatta!~ berarti sudah diputuskan ya!
Yatta~!
Kantor Fakultas.
Klub tidak punya uang untuk itu.
Kalo gitu kita bisa minta pada guru pembimbing kita yang dermawan ini untuk membayarnya, gimana?
Ibu tidak sedermawan itu!
Lagipula, yang beruntung seperti itu cuma hanya ada di sinetron sama komik saja.
Seorang dramawan Irlandia, Bernard Shaw pernah bilang:
"Buku yang memiliki pengaruh paling besar terhadap hidup saya
adalah buku cekku."
Tapi aku beneran pengen sama semuanya ke pulau tak berpenghuni.
Kalo sekolah gak mau bayarin, kita bisa coba bayar sendiri aja.
Aku tidak cukup uang untuk membayarnya.
Harus beli baju olahraga sendiri,
dan beli baju renang yang bukan model celana dalam.
Aku juga beli.
Aku juga! Aku juga!
Rei-kun kan memang perlu baju renang,
tapi kalian kan gak perlu beli baju renang yang baru, 'kan?
Terutama Haruka-senpai.
Baju renangmu kelihatan sama semua.
Masing-masing cocoknya beda.
Nah, kita bisa cari kerjaan paruh-waktu.
Kalau sekarang, itu sudah terlambat.
Sayang seklai, kelihatannya rencana ini gagal.
Tidak.
Aku akan lakukan sesuatu.
Pasti ada cara bikin kamp tanpa pakai uang.
Mako-chan seriusan!
Kapten kita bsia diandalkan!
Mas lagi ngapain?
Kemah? Aku mau ikut!
Mas ada kamp pelatihan sama Haru dan semuanya.
Lain kali aja ya.
He? Gak adil!
Idenya kemah di luar?
Terus gimana sama perahu sewaan buat ke pulaunya?
Masa' nebeng orang?
Mana ada mobil atau truk di laut.
Ini...?
Kuburan ikan mas.
Itu piaraannya Makoto.
Oh iya, Mako-chan punya piaraan ikan mas waktu SD dulu.
Jadi sampai sekarang masih ad di sini.
Banyak perlengkapan yang serius ya.
Keluargaku selalu pergi berkemah setiap musim panas.
Siapa yang ijinin kamu seenaknya pakai rumahku buat penyimpanan?
Tapi kan rumahnya Haru-chan banyak ruangnya di sini.
Apa ini semua pulau tak berpenghuni?
Kita bisa kemah di pulau tak berpenghuni!
Itu bukan ide bagus.
Ayo barbekyuan di pulau tak berpenghuni!
Barbekyu!
Bisa berhenti pakai kata pulau tak berpenghuni tidak sih?!
Sekarang tinggal uang transportnya aja.
Ama-chan punya perahu gak ya?
Pasti tidak punya lah.
Ada! Seseorang yang punya!
Memang aku punya perahu untuk memancing sotong peninggalan kakekku.
Dan aku juga punya SIM kapal.
Tapi...
Kalian beli satu pizza dan memintaku melakukan semua itu?
Apapun, tolong!
Ini juga akan kami berikan!
Gak butuh!
Ya sudahlah.
Aku gak bisa ikutan kamp kalian,
tapi aku bisa antar pulang-perginya saja.
Sungguh?!
Iya.
Yatta!
Aku bisa sedikit menjelajah.
Menjelajah pakai kapal pancing sotong?
Terima kasih banyak!
Yup!
Silahkan ininya!
Sudah kubilang, gak butuh!
Stasiun Iwatobi
Dah!
Sampai ketemu besok!
Ya!
Ayo balik.
Ya.
Kelihatannya kamp ini berhasil.
Sisanya tinggal ke Bu Ama-chan untuk minta ijin.
Ya.
Kamp latihan bersama semuanya, ya?
Aku gak sabar nih.
Ah, Rei itu perenang pemula, jadi kita harus memperhatikannya.
Apa Rei tidak apa-apa ya?
Aku sendiri tidak terlalu jago jarak jauh soalnya.
Ada apa?
Sungguh... tidak apa-apakah?
Laut.
Tidak apa-apa.
Itu sudah lama.
Hati-hati di jalan.
Oleh-olehnya jangan lupa.
Jangan nakal ya.
Pagi, Haru.
Haru-chan! Mako-chan!
Sini! Sini!
Selamat pagi!
Selamat pagi.
Pagi.
Pagi.
Apa semuanya sudah di sini?
Bu Guru Amakata masih belum sampai.
Eh?
Maaf sudah menunggu lama.
Sasabe-san ya?
Terima kasih banyak atas bantuannya.
Anu... Ini.
No comments yet. Be the first to leave one.