The first 200 lines.
DINAS DAMKAR SEATTLE - POS 23
Hemat tenaga untuk pertemuannya, Sayang.
- Selamat pagi. - Hei, pagi.
Aku butuh dorongan Sully-mu.
Baik.
Aku harus beri banyak kabar buruk pagi ini,
dan bertentangan dengan banyak pendapat di dinas ini,
aku tak menikmatinya.
Baiklah,
kau Natasha Seo-yeon Ross.
Kau kuat. Kau mengesankan.
Kau inspiratif.
Kau cantik.
Semua yang bertemu, mengagumimu.
Kau di sini untuk bertugas,
karena kau yang paling bagus,
dan semua melihatnya.
Jika tidak, persetan,
karena mereka tak berguna bagimu.
Ini bagus.
Teruskan.
Kau lebih cepat, lebih kuat,
lebih cerdas dari kebanyakan orang.
Siapa peduli ada apa di balik bajumu?
Jika mereka mau menangis dan bilang
itu sebabnya Sersan memilihmu sebagai pengamatku, biarkan saja.
Kita memang dekat. Orang bicara.
Tash, ini faktanya.
Kau mendapat promosi
karena lebih baik dari mereka, titik.
Namun, jika mereka mau mengkritik,
itu karena mereka seksis,
berarti mereka bodoh,
berarti mereka tak akan lama di Marinir.
Terima kasih, Kopral Dua.
Tak perlu sebut aku begitu.
Baiklah.
Terima kasih, Sully.
Sudah berapa lama kita di sini?
Enam jam.
Gerakan.
Hanya kurir sepeda.
DINAS DAMKAR SEATTLE - POS 23
Apa benar Kepala Ross datang nanti?
Ya.
Aku terobsesi dengannya.
Mantan militer, kepala SFD wanita pertama,
dan berkulit hitam.
Ya, dia mengesankan.
Hanya...
Entahlah, melihat pemimpin wanita
di dinas ini penting.
Patut diteladani.
Apa kau...
Hei, Kepala datang.
Kepala, selamat pagi.
Hai, sebelum mengumumkan,
bisa bahas percakapannya?
Ini pos yang bagus.
Herrera, kucoba tak terbiasa goyah.
Sudah buat keputusan, pertahankan, baik atau buruk.
Kepala...
Pagi.
- Pagi. - Pagi.
Aku tak akan lama-lama.
Terima kasih atas kerja keras
dan dedikasi kalian kepada komunitas ini,
tetapi berat hati kusampaikan
bahwa Pos 23 akan ditutup.
- Apa? - Apa?
- Kau bercanda? - Kita ditutup?
Hei, Pos 23, Kepala sedang bicara.
Aku paham ini bukan kabar baik.
Kalian selesaikan minggu ini, lalu Pos 19 dan 57
akan mengambil alih panggilan kalian.
Beberapa dari kalian akan dipindahkan.
Pasti ada pertanyaan, dan kupastikan
dinas ada untuk kalian.
- Apa? - Ya, Kepala,
aku ada pertanyaan.
Kenapa?
Maaf. Kalian sudah bekerja baik.
Pada akhirnya, ini hanya soal angka.
Lihat Pos 19.
Program Crisis One dan klinik baru mereka
mengurangi panggilan nonkritis sebesar 29%.
Itu memberi banyak waktu,
dan ternyata tak butuh dua pos yang berdekatan.
Kalian akan terima pemindahan
atau pemberitahuan PHK di akhir minggu,
setelah upacara penutupan.
Sementara itu, tetap melayani Seattle,
seperti biasa.
Terima kasih.
Jadi, ini salah Pos 19?
Bukan itu katanya.
Kau bercanda? Ini lelucon?
Warren dan Dr. Bailey bertemu
dengan keluarga Miller hari ini.
Jika tak mendapat bayi itu, aku akan menuntut.
Kau mau kopi lagi?
Tidak, aku minum teh.
Senang kau bagus menghadapi bubarnya.
Tunggu, mereka akhirnya bubar?
Ya.
Apa benar bubar jika tak ada yang ucapkan kata itu?
Kapan terakhir kalian bicara?
Tiga hari lalu, saat katanya, "Jangan telepon lagi."
Ya, sepertinya itu bubar.
Astaga, Pos 23 ditutup.
Apa?
Ditutup begitu saja?
- Apa bisa begitu? - Hanya itu informasinya.
"Kepala muncul dan kami ditutup."
Sekarang apa?
Herrera kembali? Theo kemari?
Astaga, semoga tidak.
Pasangan yang bekerja bersama pasti gagal.
- Itu saja. - Tak benar! Michael dan aku.
Herrera dan Sullivan? Herrera dan Gibson?
- Gibson dan Bishop? - Aku merasa diserang.
- Kau dan Emmett. - Baik, poin bagus.
Ya.
Crisis One diminta ke Jalan Birch Pond 328.
Hebat, bicara soal Emmett.
Lihat? Makanya tak bekerja bersama pacar.
Pacar menjadi mantan.
Hei, kau akan hebat.
Aku memang hebat. Kepala hanya perlu melihatnya.
Kukira kau akan ke pertemuan.
Memang, lalu aku mabuk.
Kurasa kau butuh pertemuan lain.
Sekarang akan begini? Kau memeriksaku setiap hari?
Kau tahu Pos 23 ditutup?
Pengurangan bujet?
Berarti dinas mengendus
setiap masalah kecil di pos,
dan kita semua diawasi.
Jika tak membenahi diri,
kau bisa buat Pos 19 ditutup.
"Dinas" maksudmu teman wanitamu?
Dia tak akan begitu kepadamu.
Dengan Pos 23 ditutup,
ada dua kapten yang butuh tugas baru,
dan kau tak sehat.
Kau harus sehat sebelum terpuruk
dan tak bisa kembali.
Mungkin kita laporkan hubungan kita ke dinas
agar terpaksa memisahkan kita?
Sudah tanya Theo apa dia mau pindah ke Pos 19?
Kenapa tidak? Semua mau.
Aku panggil polisi.
Ya, kami Damkar Seattle.
Aku Travis dan kau...
Virginia. Tak ada kebakaran.
Hanya butuh penghuni diusir.
Kami punya program Crisis One
yang menangani kasus khusus begini.
"Kasus khusus"? Hanya penghuni gelandanganku, Alan.
Dia tak bayar sewa bulan lalu,
dan bulan ini terlambat bayar.
Aku menggedor pintunya,
tetapi dia jelas menghindariku.
Baik. Sudah coba masuk?
Dilarang.
Negara bagian ini, serius.
Kapan terakhir kali kau melihatnya keluar-masuk?
Sekitar sebulan lalu, tetapi dia cerdas.
Dia tahu begitu dia pergi,
aku akan ganti kuncinya!
- Alan! - Hei!
Ada yang akan mengusirmu!
- Tidak. - Sebaiknya kau punya cek
atau kau berkemas dan siap enyah!
Virginia.
- Terima kasih. - Tolong.
Kami ambil alih.
Hei. Maaf, macet.
Sekarang siapa ini?
Ini penanggap sipil terlatih kami,
- Emmett Dixon. - Terserah.
- Keluarkan saja dia. - Ya.
- Hai. - Hai.
Alan, kau di rumah?
Ini Damkar Seattle!
Kami bukan polisi, kau tak perlu takut.
- Linggis? - Ya.
Baik.
Aku akan...
Vic, tunggu.
Aku tahu semua merasa mual,
tetapi harus ingat,
kita masih petugas Pos 23,
dan sampai pintu itu dirantai dan kita tak bisa masuk,
- kita masih punya tugas. - Hentikan.
Kau sejak awal tak mau di sini.
Kau coba pindah sejak awal.
Kapten, bisa bawa serta aku ke Pos 19?
- Duval. - Aku...
Aku tak tahu akan ke mana,
No comments yet. Be the first to leave one.