The first 200 lines.
Saat ini, aku berada di kota untuk beli pakaian, tapi aku kesulitan memilihnya.
Kalau bisa dan ada waktu, bisakah kau kemari buat membantuku?
Maaf lama, Yukika.
Terima kasih sudah datang.
Kau mau berkencan, tentu saja mau semuanya sempurna, 'kan?
Ya!
Tapi, aku enggak tahu harus pakai apa.
Kau mau dianggap manis sama dia, 'kan?
Aku mau dia bisa menyukaiku!
Tapi, aku enggak tahu pakaian kayak apa yang disukai Sunakawa, jadinya bingung.
Ayo tanya sama Takeo!
Suna, kau paling suka cewek pakai baju apa?
Kenapa tiba-tiba?
Ya, yang normal saja.
Pakai apa pun asal normal dan cocok sama orangnya, ya enggak masalah.
Pakaian normal buat orang Jepang...
Pakaian tradisional?
Enggak, bisa juga pakaian barat.
Kalau begitu, yang normal dan cocok buat semua orang.
Aku akan gunakan seragamku!
Aku yakin maksudnya yang normal.
tak terkejar
oitsukenai
meski ingin kukejar
oitsukitai no ni
inilah kisah yang tak terduga, berilah ku jawaban
totsuzen monogatari Give Me an Answer
ku tak tahu jawabannya
wakaranai yo Answer
ZAINUDDINARI
MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI
MEMPERSEMBAHKAN
bila saja cinta itu layaknya permen
okashi mitai ni suki mo
yang harus dilakukan menurut resep saja
Recipe toori ni ikeba ii no ni
bila saja jarak antara kita seperti kue busa
Meringue mitai ni kyouri mo
di mana hanya butuh waktu 'tuk mengubahnya
jikan shidai de kawareba ii no ni
ketenangan dan semangat itu kawan lama
reiseisa to nekketsusa ga osananajimi nan da
apa selama hidup ini kita jalani tanpa pegangan tangan
isshou te mo tsunagenai mama kana
aku tak mau
ya da yo
tak terkejar
oitsukenai
meski ingin kukejar
oitsukitai no ni
inilah kisah yang tak terduga, berilah ku jawaban
totsuzen monogatari Give Me an Answer
sebegitu canggung
bukiyou de
dan kikuknya itu
gikochinai hodo
akankah dimulai dengan sayang belaka
itoshiku hajimaru no
berilah ku jawaban
Give Me an Answer
jawaban 'tuk masa depan
miraikei no Answer
Yukika sudah berdandan dengan manis.
Dia jadi beku saat lihat Suna!
Suna memang ganteng, sih.
Melihatnya dari dekat pasti buatnya kegirangan.
Tapi, dia tetap harus bicara!
Buat apa mengajaknya pergi kalau enggak bicara, Yukika?
A-
Ayo ke kebun binatang!
Ya.
SURAT UNTUKKU
Alasan kenapa aku pilih kebun binatang...
Saat darmawisata SD dulu, Sunakawa tanya, kenapa kita sebut jerapah dengan sebutan Kirin?
Enggak ada yang tahu jawabannya, jadi pembicaraan selesai.
Tapi, aku tahu alasannya.
Aku sangat ingin memberitahunya.
Karena namanya diambil dari hewan mistik asal Cina.
Tapi, meski dicoba, aku enggak berani bicara sama dia.
Karena itulah, hari ini aku mau buat kenangan yang indah di kebun binatang.
Boleh foto bareng?
Ya.
Kalau begitu, beri tahu Suna!
Betul juga.
Dipikir lagi,
kupikir saat Sunakawa melindungiku dari bola lempar, adalah saat Prime Time-ku.
Price Time? Apa itu?
Prime Time.
Artinya waktu terbaik dalam hidup.
Itu sih kecepatan!
Tenang saja. Suna enggak menakutkan.
He, Suna.
Mau ke mana habis ini?
Mari ikuti saja rutenya.
Betul juga.
Cobalah.
Enggak bisa!
Lagi bicara apa?
Enggak, bukan apa-apa.
Hoi.
Burung itu cantik, ya.
Kebun peliharaan!
Ayo pergi!
Dia kabur.
Lucunya!
Yamato, kau mengingatkanku pada binatang herbivor.
Eh, aku?
Dari mananya?
Aku memang kecil, tapi kurasa lebih cocok jadi karnivor.
Guar!
Aku suka!
Oh, itu mengingatkanku sama Yukika.
Enggak ada miripnya sama sekali.
Masa?
Bukankah itu manis?
Oh, aku mengerti.
Kalau pikirmu begitu, boleh saja.
Anu...
Hem?
Maaf sudah salah sangka duluan.
Oh, mengagumkan banget!
Gorila mengingatkan sama Takeo, ya.
Meski mirip, tapi aku bukan tandingannya.
Aku yakin dia kuat banget.
Dia kuat, tahu!
Kok kau tertawa?
Ya, dia pasti kuat.
Gerimis!
Meski cuma keliling sebentar, rasanya menyenangkan banget.
Pasti karena ada Sunakawa.
Kalau begitu, beri tahu Suna!
Yukika, kalau terus begini, kau enggak akan buat kenangan indah bersamanya!
Akan sama kayak saat SD, tahu!
Aku akan bicara sama dia.
Bagus, enggak?
Setelah tahu ini mirip Takeo, entah kenapa aku jadi suka gorila.
Ka-Kayaknya enggak ada kartu pos bergambar burung yang Sunakawa sukai tadi, ya?
Kayaknya itu bukan hewan yang populer.
Pasti enggak ada, sih.
Sayang banget.
Ya.
Akhirnya!
Sebentar lagi akan diadakan kuis terbuka di depan kandang monyet.
Siapa pun yang ingin bergabung boleh ikut.
Apa itu?
Aku juga penasaran.
Mau ikut?
Ya.
Sekarang kita akan mulai kuisnya.
Bagi yang ingin ikut serta, silakan berpasangan.
Bagi yang sudah berpasangan, silakan bergandengan agar bisa kami hitung.
Sial!
Aku seharusnya berpasangan sama Suna!
Tiga puluh dua pasangan.
Sekarang boleh dilepas.
Terima kasih.
Baiklah, pertanyaan pertama.
Jerapah memiliki lidah ungu, itu semua untuk menyaring sinar UV.
Betul atau salah? Silakan pilih.
Kurasa itu salah.
Itu salah!
Jawabannya...
..."salah"!
Berikutnya pertanyaan kedua.
Betul!
Pertanyaan ketiga.
Salah!
Pertanyaan keempat.
Betul!
Betul!
Salah!
Betul!
Yukika hebat.
Ya.
Sekarang cuma ada dua pasangan, maka ini pertanyaan terakhir.
Penjawab paling cepat dan betul akan menang.
Zebra jenis apa yang ada di kebun binatang ini?
Zebra.
Zebra gunung, zebra savana atau zebra primitif?
Aku!
Zebra savana!
Betul!
Cepatnya!
Amami, kau tahu banyak, ya.
Selamat.
Silakan hadiahnya.
Selamat.
Kalian luar biasa!
Aku enggak lakukan apa pun.
Semuanya karena Amami.
Aku suka baca, jadi...
Kalau temukan buku tergeletak, tahu-tahu apa saja kubaca.
Kau sudah suka baca sejak TK, 'kan?
Sunakawa juga suka baca, 'kan?
Ya, kadang-kadang.
Aku akan antarkan Yamato.
Ya.
Terima kasih buat hari ini.
Ya, sudah lama aku enggak bersenang-senang.
No comments yet. Be the first to leave one.