Enemies from the Past

Enemies from the Past (전생에 웬수들)

Download Indonesian Subtitle

Release info

전생에 웬수들-Forever Enemies E 23 NEXT
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton :):) Kunjungi www.sultankhilafsub.wordpress.com

Tags

other
Published on: 2017-12-28
Downloads: 10
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Episode 23"

Aku ingin tahu apa dia lolos tes.

Kenapa Anda terus-terusan melihat jam?

Tampaknya hari ini waktu berjalan sangat lambat.

Lalu bagaimana jika kita minum secangkir Americano?

Kedengarannya bagus. Akan kutraktir.

Bagus. Ayo.

Kemari. Ikuti aku.

Cobalah.

Astaga, jangan malu.

Omong-omong, bibi Anda sangat cantik.

Aku selalu penasaran dari mana ketampanan Anda berasal.

Tapi kurasa itu menurun dalam keluarga.

Sejak kecil aku selalu dibilang mirip dengan bibiku.

Tampaknya kalian sangat dekat.

Sungguh? Mungkin karena aku dibesarkan oleh bibiku.

Dia yang membesarkan Anda?

Ya. Ibuku menderita depresi pascamelahirkan.

Jadi, bibiku membesarkanku untuk waktu yang lama.

Pasti itu sebabnya kalian tampak seperti ibu dan anak.

Kurasa begitu. /- Aku tidak tahu itu.

Ayolah. /- Astaga.

Lempar dengan benar. /- Aku tidak mengerti mereka.

Kenapa mereka menghamburkan uang dan waktu untuk melakukan itu?

Aku sangat setuju denganmu.

Entah kenapa orang-orang memohon sesuatu kepada batu itu.

Tepat sekali. Astaga.

Astaga, ini ibuku.

Mungkin dia menelepon untuk mengomel agar aku segera menikah.

Sebentar. /- Silakan.

Hei, Ibu. Jangan meneleponku.

Aku serius.

Apa yang kamu mohonkan?

Aku memohon agar bisa menikahimu. /- Astaga, kamu gila.

Aku bisa mencobanya untuk bersenang-senang.

Bagus!

Aku memohon agar dia lolos tes.

Apa yang Anda lakukan di sini? /- Apa?

Anda butuh koin lagi?

Tidak.

Ini daftar orang-orang yang lolos seleksi tahap kedua.

Astaga, aku tidak lolos. /- Sayang sekali.

Aku harus bagaimana? /- Permisi.

"Choi Go Ya"

Peserta yang lolos akan mendapatkan

SMS pemberitahuan soal tanggal dan tempat wawancara akhir.

Tolong pastikan kalian membacanya dengan benar.

Terima kasih.

Tadi aku melihatmu memasak. Kamu ada di sebelahku.

Kamu lolos? /- Ya.

Hebat.

Kudengar wawancara akhir tidak akan terlalu sulit.

Jadi, bisa dibilang kamu sudah memenangkannya.

Aku iri kepadamu.

Terima kasih.

Go Ya.

Kamu sudah melihat hasil seleksi tahap kedua hari ini?

San Deul. /- Apa?

Kamu lolos?

Kamu lolos, bukan?

Ya, aku lolos. Aku berhasil.

Akhirnya kamu berhasil. Selamat, Go Ya.

Aku masih tidak percaya aku lolos.

Kenapa tidak?

Kamu berusaha keras agar bisa lolos tes.

Kamu sungguh pantas mendapatkannya.

Apa aku boleh sesenang ini?

Tentu saja. Hei, kita tidak boleh melewatkan momen ini.

Kapan kamu selesai bekerja paruh waktu?

Mari kita rayakan hari ini.

Baik.

Bagaimana ini? Aku ada janji makan malam hari ini.

Sungguh?

Maka kita rayakan besok. Tidak apa-apa.

Nikmati makan malammu nanti, dan bersenang-senanglah.

Sebenarnya, matikan ponsel dan nikmati malammu nanti.

Kamu pantas bersenang-senang hari ini.

Aku senang sekali.

"Kamu menatap mataku"

"Apa artinya itu?"

"Aku belum mengetahuinya"

"Tapi hatiku terus berdebar"

Bibi.

Hei. /- Bibi di sini rupanya.

Sudah bibi bilang, ketuk pintu sebelum masuk.

Aku lupa. Tapi tadi aku memanggil Bibi.

Kali ini tidak apa-apa karena bibi sedang senang.

Tapi kamu harus belajar mengetuk sebelum masuk.

Baik.

Tapi Bibi senang kenapa?

Ji Seok bersedia kencan buta

dengan putri CEO Firma Hukum Ha dan Jo.

Apa? Ji Seok akan kencan buta?

Tidak mungkin dia mau. /- Apa?

Kenapa dia tidak mau kencan buta?

Dia punya pacar.

Sungguh? /- Ya.

Hei, tidak usah repot memberi tahu bibi

jika itu salah satu rumor besarmu.

Jangan merusak suasana hati bibi.

Lihat ini.

Tidak mungkin. Ini sungguh Ji Seok?

Ini putra Bibi. Bagaimana bisa Bibi tidak mengenalinya?

Sedang apa dia di sini?

Siapa wanita ini?

Temanku menyaksikan ini langsung. Dia melihat Ji Seok

memeluk wanita seperti ini,

lalu dia menyentuh dahi wanita itu seperti ini.

Kenapa?

Menurut Bibi kenapa? Teman tidak akan melakukan itu.

Mereka pasti berpacaran.

Berpacaran?

Bagaimana? Haruskah aku menyelidikinya?

Ji Seok akan bersemangat menceritakan segalanya.

Aku tidak mengetahui semua ini karena dia memberitahuku.

Aku punya koneksi.

Jika mencari tahu, aku pasti akan mengetahui siapa wanita itu.

Sungguh?

Tunggu saja. Bagaimanapun, aku akan mengetahuinya.

Astaga, aku sibuk sekali.

Aku harus mencari tahu wanita yang bergandengan dengan Eun Seok,

atau mencari tahu wanita yang dipeluk Ji Seok lebih dahulu?

Putri siapa dia?

Dia lebih baik daripada putri pemilik firma hukum?

Benar. Ji Seok membenci kencan buta.

Bagaimana cara Bibi membujuknya?

Bibi menciptakan situasi di mana dia tidak punya pilihan.

Bagaimana?

Suaminya klien kita

sudah mencairkan saham dan tabungannya.

Dia tahu istrinya akan mengajukan cerai, jadi, dia bersiap.

Di depan, dia memohon ampun kepada istrinya,

tapi sebenarnya dia sibuk mengantongi semua uangnya.

Jangan sampai orang tidak tahu malu itu mendapatkan semuanya.

Mari temukan aset tersembunyinya.

Ya, Pak. Akan kuhubungi semua instansi keuangan

dan mencari rekening atas namanya.

Bagus. /- Baik.

Serta minta klien memeriksa kekayaan suaminya.

Mungkin dia menyembunyikan rekeningnya di bank lebih kecil

yang tidak punya koneksi jaringan.

Baik, Pak.

Itu saja untuk hari ini.

Aku ada rapat penting, jadi, aku akan pergi.

Apakah ini kencan?

Tidak.

Halo, Pak.

Malam ini?

Maaf, tapi aku sudah ada rencana.

Jika tidak mendesak, bagaimana jika besok saja?

Baiklah. Sampai bertemu di sana.

Baik.

Siapa itu? /- Pak Ha.

Ada hal mendesak yang ingin dia tunjukkan kepadaku.

Mungkin dia ingin mengenalkan seorang VIP kepadamu?

Mungkin politisi?

Bukankah tadi Anda bilang sudah ada rencana malam ini?

Terima kasih.

Ya. Halo.

Kamu di mana? /- Aku baru sampai.

Aku pergi lebih awal, jadi, tiba lebih cepat.

Kamu bisa menungguku?

Ada urusan mendadak.

Tentu. Santai saja, dan datanglah sebisamu.

Jika lapar, kamu bisa makan lebih dahulu.

Baik.

Aku akan memesan setelah temanku datang.

Baik.

Di sini! /- Halo, Pak.

Selamat datang.

Lama tidak bertemu.

Jangan panggil aku begitu. Panggil saja Pak Ha. Duduklah.

Kamu tidak akan menyapa?

Apa kabar, Pak Min?

Ya. Sudah lama, Nona Ha.

Apa hal mendesak yang ingin Anda tunjukkan kepadaku?

Astaga. Putriku.

Apa? /- Ibumu tidak bilang?

Kubilang kepadanya ingin kamu menjadi menantuku.

Ini kencan yang sudah diatur?

Putriku bilang dia menyukaimu.

Ayah.

Apa lagi alasanku harus berbohong kepadamu

selain untuk membantunya?

Kalian tampan dan cantik.

Kenapa kalian tidak pergi minum kopi?

Kita sedang minum kopi.

Pemiliknya adalah gurunya Go Woon?

Kenapa tidak terpikirkan sebelumnya?

Seharusnya aku tahu saat dia bilang

tidak boleh menjemputnya di sekolah.

Aku ingin menemuinya sekarang,

tapi aku berutang kepadanya, jadi, tidak bisa masuk begitu saja.

Bagaimana caraku menemuinya?

Astaga!

Kamu baru masuk? /- Sedang apa kamu?

Aku menunggumu. Kamu sudah makan malam?

Bukan urusanmu. /- Itu urusanku. Kamu kakakku.

Kenapa kamu bersikap baik kepadaku?

Kamu membuat masalah lagi? /- Yang benar saja.

Enemies from the Past subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Enemies from the Past

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left