The first 200 lines.
- Halo. - Selamat datang.
- Selamat datang. - Senang bertemu denganmu.
Hari ini kamu seperti sosis merah muda.
- Dari kotak makan siang kuno? - Ya.
Kamu seperti sosis di kotak makan siang tempo dahulu.
Aku tahu siapa tamu kita hari ini.
- Benarkah? - Ya.
- Kalian pasti akrab. - Orang yang kita kenal?
Orang itu melaporkan semuanya padaku.
- Benarkah? - Serius?
Maksudmu dia?
Poppy Semanis Gula?
- Aku beri terlalu banyak informasi. - Apa itu?
- Aku Kombo Seksi Manis. - Ya, ampun. Aku bergidik.
Bukannya dia? Defconn.
Ayo masuk.
"Kami mengundang Defconn"
- Masuklah. - Dia datang.
"Dia datang ke rumah atap dari alam liar"
"Dia Merpati HipHop, Defconn"
"Terlewat"
- Mereka selalu begitu. - Kita sering bertemu.
- Kita sering bertemu. - Tanda mereka tidak pas.
- Selamat datang. - Kamu tidak canggung di sini.
- Seolah kamu seharusnya di sini. - Dia tidak canggung di sini.
"Dia sama sekali tidak canggung di rumah atap"
Karena Hyung Don di sini, rasanya kamu memang selalu di sini.
- Ya, terasa seperti itu. - Benar.
Tapi kamu pintar menjawab soal?
- Dia mahir? - Pengetahuannya luas.
- Benarkah? - Ya.
Aku paling tahu soal selebritas Hollywood.
"Dia tahu banyak tentang selebritas Hollywood"
Saat bosan, aku melihat sepatu, pakaian, dan semacamnya
- yang dipakai selebritas Hollywood. - Begitu rupanya.
- Benar. - Belum lama ini
- rapper Hollywood, Tyga, - Ya?
diundang ke pesta ulang tahun Mayweather.
- Tapi pasti ada masalah. - Apa?
Mereka nyaris berkelahi, tapi mereka ke luar.
Dia berusaha mencuri pistol penjaga. Aku tahu berita semacam itu.
- Aku tahu semua hal semacam itu. - Nanti akan ada soal seperti itu?
- Aku juga tidak yakin. - Aku paparazi Hollywood.
- Tidak ada di internet? - Seru juga.
- Tidak diberitakan di mana pun. - Astaga.
- Benar-benar rahasia. - Itu rahasia.
- Tidak ada yang tahu. - Dia bawa berita Hollywood dahulu.
- Benar. - Dia punya koneksi.
Saluran YouTube-mu memiliki lebih dari 300.000 pengikut.
Dia memiliki konten yang sangat populer di antara para maniak.
Aku menyukai elektronik.
Apa elektronik terpopuler belakangan ini?
Belakangan ini aku menyukai kibor mekanik.
- Kebord mekanisme? - Aku punya 15 buah.
- Serius? - Apa?
Semuanya terasa berbeda saat kupakai.
- Karenanya aku mencapai akhir. - Begitu rupanya.
- Aku datang karena butuh uang. - Lalu mana yang terbaik?
"Dia tamu pekerja pertama yang mengunjungi rumah atap"
- Aku datang karena butuh uang. - Apa?
- Untuk beli keyboard lain? - Ya.
Sudah lama sejak kali terakhir aku bertemu Defconn.
- Dia sekarang lebih buruk. - Tapi...
- Apa pun itu, aku suka elektronik. - Dia semakin buruk.
"Dia berkunjung ke rumah atap karena ingin membeli keyboard lagi?"
Kudengar empat orang terbaik untuk acara ragam menurutmu
- ada di sini. - Ada di sini?
- Daftarmu sendiri? - Empat orang terbaik.
- Tentu saja. - Tunggu sebentar.
Lalu kenapa Yong Man tidak ada di daftar itu?
- Kenapa kamu bisa tahu? - Ini empat orang terbaik.
"Bagaimana kamu bisa tahu?"
Bagaimana kamu bisa tahu?
Kim Sook, Min Kyung Hoon, Song Eun I, dan Jung Hyung Don?
- Kamu juga termasuk. - Tunggu sebentar.
Aku menerimanya, tapi dia bilang, "Bagaimana kamu bisa tahu?"
- Apa-apaan? - Yah, kamu salah.
Lalu siapa saja yang ada di daftarmu?
Yah, aku mengatakannya sebagai lelucon.
- Yu Jae Seok. - Ya, Yu Jae Seok.
- Benar. - Dia yang terbaik.
Aku jadi beruntung karena dia memakai kamar mandiku.
Karena dia memakai kamar mandimu?
- Lee Gyeong Gyu. - Lee Gyeong Gyu.
Dia selalu baik kapan pun kami
- bertemu di acaranya. - Benar.
Dia dahulu menyeramkan, tapi belakangan ini sangat baik.
- Dan... - Ya, dia berubah drastis.
- Kang Ho Dong. - Kang Ho Dong.
Mana mungkin aku tinggalkan Jae Seok, Gyeong Gyu, dan Ho Dong?
- Benar. - Kang Ho Dong.
- Ho Dong berenergi. - Benar.
Sekarang dia sangat lembut.
Lalu siapa yang terakhir? Sisa seorang lagi.
- Sisa seorang lagi. - Benar.
"Siapa orang terakhir di antara empat orang terbaik pilihannya?"
"Beri tahu kami, Defconn"
Jung Hyung Don.
"Jung Hyung Don orangnya"
- Jung Hyung Don? - Suaramu terdengar sangat senang
saat kamu tanya siapa.
- Maaf, tapi Hyun Don orangnya. - Benar.
Harusnya kamu tetap tanya siapa yang kelima.
Tidak, tidak mau. Lupakan saja.
- Aku tidak mau di bawah Hyun Don. - Kalau begitu, delapan orang.
- Beri tahu 8 orang terbaik. - Beri tahu kami 4 orang lagi.
- Empat orang lagi. - Begitulah pendapatku.
- Jadi, siapa setelah Hyun Don? - Dia orang keempat terbaik.
Astaga. Aku lupa Dong Yeob.
- Dia harus dimasukkan. - Aku sangat menyukainya.
Dia raja studio acara bincang-bincang.
- Benar. - Ya, dia benar.
- Benar. - Lalu?
Orang ini belakangan ini populer. Jun Hyun Moo.
- Hyun Moo? - Sekarang sisa dua orang.
- Pasti selanjutnya Gu Ra dan aku. - Sebentar lagi selesai.
Benar, biar kupercepat saja.
Selanjutnya Kim Gu Ra dan Lee Hwi Jae.
Kim Gu Ra dan Lee Hwi Jae.
"Harga dirinya terluka"
Maaf, Yong Man.
- Tidak, lupakan saja. - Dia pasti ada di 12 terbesar.
Hei, hentikan.
- Buat jadi 12 terbaik. - Sampai 100 saja.
- Hentikan. - Lee Su Geun.
- Song Eun I, Kim Sook? - Hentikan saja.
- DinDin. - Kenapa DinDin?
"Kenapa tiba-tiba DinDin?"
- DinDin? - DinDin?
- Kamu setelah DinDin. - Dia tidak menyukainya.
- Aku terkejut mendengar DinDin. - Tidak disangka.
DinDin pasti terkejut saat menonton acara ini.
- Mungkin jadi kata cari. - Tapi aku sadar...
- Aku hanya bercanda. - Ya. Defconn benar-benar...
Alasan Yong Man tidak termasuk di empat terbaik sederhana.
Dia tidak melakukan apa pun untukku.
"Itu kenyataannya"
"Tertawa"
- Kalian tidak pernah bekerja sama. - Ya, kami tidak pernah kerja sama.
- Benar. - Itu yang penting.
Aku jarang bertemu Yong Man di acara TV.
- Kita hanya bertemu dua tiga kali. - Benar.
- Apa hebatnya Hyung Dom? - Orang ini...
Dia melakukan banyak hal untukku.
- Benar. - Beri tahu apa saja.
- Dia memberiku pekerjaan. - Begitu rupanya.
- Cukup. - Karena dia aku dapat uang.
Kamu tahu sudah berapa kali kamu bahas uang dalam lima menit?
- Ada alasannya. - "Aku datang untuk dibayar."
Dia hanya mengisi program idola yang dibintanginya denganku.
Astaga, kalau begitu, aku bisa memahaminya.
"Dia mencari pekerjaan untuk membeli keyboard lagi"
- Baik, kita mulai soalnya. - Baik, mulai.
Makanan syukuran rumah baru hari ini.
- Makanan syukuran apa? - Benar, sudah ganti.
- Defconn. - Ya?
- Ini makanan yang dia inignkan. - Ya.
Bola nasi. Dan itu tulang rawan tumis?
- Itu tulang rawan tumis. - Tulang rawan tumis.
Tulang rawan pedas?
"Rasa pedas yang akan mengusir stres hari ini"
- Itu bola nasi telur ikan terbang. - Ada telur ikan terbang.
- Telur ikan terbang. - Bola nasi telur ikan terbang.
"Makanan kecintaan Defconn, tulang rawan tumis"
- Kupikir dia mau lebih banyak. - Enak.
Tidak terlalu banyak.
Aku hanya terpikirkan makanan itu.
Setelah bekerja, aku memesan bola nasi dan tulang rawan tumis.
Tidur setelah menikmatinya dengan sekaleng bir membuatku senang.
- Karena itulah... - Kecil, tapi jelas kebahagiaan.
Ya. Menu yang sangat enak.
- Perutmu menginginkannya hari ini. - Ya, ini makanan kecintaanmu.
Benar. Aku ingin membaginya.
- Kalau begitu, kita jawab soalnya. - Benar.
- Kelihatannya enak. - Kita makan setelahnya.
- Kami akan beri soal pertama. - Baik.
Belum lama ini, Pelatih Park Hang Seo
menulis kembali sejarah sepak bola di Vietnam
- dan menjadi pahlawan mereka. - Benar.
Namun, ada produk Korea yang sudah lama dicinta Vietnam
- selama 20 tahun. - Apa?
Produk itu bahkan dipakai selama upacara peringatan. Produk apa itu?
Astaga, belum lama ini aku pergi ke Vietnam.
Kupikir kamu tahu jawabannya.
Aku ke sana pekan lalu.
- Pelatih Park Hang Seo dibahas. - Aku bertemu dengannya.
- Kamu bertemu dengannya? - Aku mengenalnya.
- Aku bahkan melihatnya. - Apa?
- Artikel ini. - Serius?
- Jadi, kamu tahu jawabannya? - Dipakai di upacara peringatan.
Kamu pasti tahu jawabannya.
- Kamu juga ke Vietnam. - Tunggu. Itu...
Itu produk Korea...
- Sudah 20 tahun. - Menurutku seperti ini.
- Ramyeon atau Choco Pie. - Choco Pie?
- Cokelat? - Choco Pie?
- Menurutmu bagaimana? - Camilan cokelat.
Choco Pie.
Choco Pie.
"Benarkah jawaban kami?"
No comments yet. Be the first to leave one.