Release info

옥탑방의 문제아들ㅡProblem Child in HouseㅡE31 NEXT VIU
옥탑방의 문제아들ㅡProblem Child in HouseㅡE32 NEXT VIU
옥탑방의 문제아들ㅡProblem Child in HouseㅡE33 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF

Tags

other
Published on: 2019-06-19
Downloads: 7
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

- Halo. - Hai.

"Saatnya bersantai di Senin malam"

- Kenapa kulitmu cokelat sekali? - Kulit tanganku sangat cokelat.

"Terkejut"

"Apa?"

Apa?

Kamu mengambil permanen posisi itu?

Respons pekan lalu tidak buruk.

"Seong Ju hari ini menggantikan Yong Man lagi"

Akhirnya aku duduk di sini lagi.

"Terlihat wajar sekali"

- Dia di sini dua pekan beruntun. - Dua pekan beruntun.

- Ya. - Mata Produser Kepala mengatakan,

"Kamu di sini saja terus."

- Benarkah? - Begitulah yang terjadi.

- Sekarang kamu pewara reguler? - Ya?

Rasa-rasanya maksudnya begitu.

- Rasa-rasanya? - Benarkah?

Dia bilang tidak merasakan ketidakhadiran Yong Man.

- Ya. - Begitu.

Katanya, kamu sangat merasakan ketidakhadiran seseorang,

- tapi di sini sama sekali tidak. - Entahlah.

- Rasanya dia sudah di sini - Dia bekerja dengan baik.

sejak episode pertama.

- Rasanya sangat akrab. - Ya, sangat akrab.

- Kalau semuanya berpikir begitu, - Setelah kamu datang,

- aku akan menetap di sini. - kami lebih cepat menjawab soal.

Orang yang bicarakan hal-hal tidak berguna tidak di sini.

"Kim Yong Man dalam Masalah dan Bergegas Kembali"

Kata kunci untuk tamu kita hari ini adalah

- "cerdas" dan"seksi". - Kata kuncinya di layar.

"Kata kunci, pria cerdas dan seksi dengan IQ 165"

- Sudah? - IQ 165?

- Tinggi sekali. - Itu IQ-nya? Bukan tinggi badannya?

- 165 impianku. - 165 bisa masuk Mensa.

- Berapa IQ-mu? - Soo, kulitmu tidak diberi apa pun?

Aku tidak mengoleskan apa pun.

- Kulitnya kering. - Tidak kamu berikan apa pun, bukan?

Aku tidak berikan apa pun. Ini kulit terbuka.

- Benar-benar tanpa apa pun, bukan? - Ini kulit terbuka.

- Aku melihat banyak kulit terbuka. - Artinya jadi

benar-benar berbeda.

Seong Ju, kulitmu juga sedikit terbuka.

- Apa? - Kulitku tidak terbuka.

- Tidak? - Ya.

- Berapa IQ-mu? - Berapa?

- Pasti tinggi. - 129.

- 129 tinggi. - Tinggi.

- Kurasa IQ-ku sekitar 88. - IQ Hyung Don pasti tinggi.

IQ-ku sekitar 132 saat SMA.

- Sekarang? - Astaga.

Aku pernah memeriksanya di "Infinite Challenge",

tapi tidak ingat betul. Kurasa sekitar 119.

- Turun. - IQ-mu turun.

Sekarang pasti di bawah 100.

Sekarang bagaimana?

Kurasa lebih rendah dibanding berat badanku sekarang.

"Tertawa"

Kita juga punya seorang genius intermiten.

- Dia tidak terhitung. - Tidak terhitung.

Ini yang paling membuatku penasaran.

Aku terkejut mengetahui kalian mengingat berapa IQ kalian.

Teman-teman seusiaku tidak terlalu mengingatnya.

Yang IQ-nya dua digit memang biasanya tidak ingat.

- Mereka ingin melupakannya. - Mereka tidak membicarakannya.

- Itu naluri alaminya. - Juga...

Dia genius intermiten,

jadi, IQ-nya terkadang 88, terkadang 160.

- Mungkin saja. - Andai begitu.

- Setiap hari berbeda. - Mungkin saja.

Tapi IQ 165 terlalu tinggi.

Ini...

Kalau begini, kita harus tayangan langsung.

Dia datang.

Astaga.

- Benar dia! - Kamu melihatnya?

- Ini sungguhan. - Astaga.

"Benarkah seorang genius sejati datang?"

"Tamu kita hari ini Tyler"

- Halo. - Senang bertemu denganmu.

Tyler!

- Senang bertemu denganmu. - Halo.

- Apa kabar, Bung? - Halo.

"Dia terkejut"

"Tyler, seksi dan cerdas, IQ 165, menguasai tujuh bahasa"

- Aku duduk di sini? - Ya.

Astaga.

Setahuku Tyler jarang menonton

- acara TV, bukan? - Benar.

Tidak ada TV di rumahmu?

- Tidak ada. - Kenapa?

- Tidak ada sejak usiaku 15 tahun. - Apa?

- Ya. - 15 tahun?

Dia tidak punya TV sejak usia 15 tahun.

Aksen Tyler terdengar seperti

dari barat.

Barat? Aku dari timur.

Astaga, hentikan.

Entah barat atau timur, tapi dugaanku salah.

- Hentikan. - Baiklah.

- Aku dan Sook bertemu dia di radio. - Aku tidak menonton acara TV.

- Ya. - Benar.

Kita bertemu di sana.

- Benar. - "King of Mask Singer"!

- Dia pintar menyanyi. - Benar.

Kamu tahu siapa dia?

Ini kali pertamaku melihatnya.

Tapi tadi dia menabrakkan bahu dengan bahumu.

"Sambutan pertamanya sedikit terlalu kasar"

- Dia menabrakkan bahunya. - Ya.

Kamu pasti tidak tahu apa yang Hyung Don lakukan.

Ya.

Astaga.

Tidak apa-apa.

- Orang asing mungkin tidak tahu. - Menurutmu apa yang dia lakukan?

Dia membuat lelucon?

- Ini... - Kurasa dia tahu.

"Lelucon" benar-benar Inggris bergaya Korea.

Aku pelawak tunggal, kamu mengetahuinya?

Tidak.

Dia tipe komedian untuk penampilan komedi kasar.

"Dia contoh komedi kasar"

"Dia lucu"

Tyler, sebagus apa kamu?

Di sini?

- Apa ini? - Ini...

- Ini... - Coba pakai kalimat benar.

Tyler tidak paham, tapi kamu paham.

Kamu menguasai berapa bahasa?

Aku? Aku lancar berbicara tiga bahasa.

- Inggris. - Inggris, Korea, Prancis.

Eun I, cobalah berbahasa Prancis.

Serius?

- Kenapa? - Dia bisa berbahasa Prancis?

Tidak, bukan Prancis semacam itu.

- Aku hanya asal bicara. - Eun I.

- Kamu bisa nyanyi "Champs-Elysees". - Tidak.

Dia pintar menyanyikan lagu berbahasa Prancis.

- Kamu pintar menyanyikannya. - "Oh, Champs-Elysees"

"Oh, Champs-Elysees"

Tidak, Eun I memiliki lagu yang dia nyanyikan.

- Ya, ada. - Eun I.

Nyanyikan untuk kami.

Entah bisakah kamu memahaminya,

tapi ada satu lagu bahasa Prancis

- yang dinyanyikan di Korea. - Ya.

Kami menyanyikannya selama libur.

"Lagu berbahasa Prancis memulai mesin berbicara bahasa Prancis"

Hari ini hari apa?

"Dia hebat"

Kamu bisa mendengarnya?

Kurasa itu bukan bahasa Prancis.

"Tertawa"

Kamu harus menyampaikan maksudnya.

Hanya Sook yang bisa mengartikannya.

- Aku menyukai Chuseok. - Aku menyukai Chuseok?

Aku menyukainya berkali-kali lipat dibanding Seollal.

- Aku bisa mendengrnya. - Bagus!

Dia lebih menyukai Chuseok dibanding Seollal.

Ada lima alasan kenapa aku lebih menyukainya.

"Sulit dipercaya"

"Puas"

Dia mengambil jurusan bahasa Prancis.

Kalau tidak ada yang bisa, orang pikir mereka memang andal.

"Grup penipu manis yang berbicara bahasa Prancis"

Luar biasa.

KIta harus memperbanyak waktu tayang kita bicara.

Tyler pasti menjawab benar begitu soal diberikan.

Benar.

Ada bidang yang paling kamu kuasai?

Aku mengambil jurusan hubungan internasional.

Diplomasi.

Menurutku sejarah diplomatik dari akhir dinasti Han

hingga era kolonial Jepang itu sangat seru.

- Aku pernah mendengar ini. - Apa?

Saat kita pergi ke luar negeri, misalnya Paris,

kita berpikir harus segera ke arch de triomphe

dan berjalan mengelilinginya.

Dia memikirkan hal lain saat tiba di Bandara Incheon.

Ya.

- Incheon, bukan? - Ya.

Yang teringat kali pertama adalah Operasi Chromite.

- Rupanya seperti ini tempatnya! - Menarik.

"Terkejut"

Aku terus naik turun karena sangat menarik.

"Seperti apa Tyler, orang Amerika-Korea, di Rumah Atap?"

- Ini soal tingkat satu. - Baik.

Untuk hari buku dunia, Perpustakaan Nasional Korea

menganalisis frekuensi judul buku

dari tahun 1998 sampai 2018.

Menurut hasilnya, kata inilah yang paling sering dipakai.

Kata apa yang mendapat banyak cinta para penulis?

Tyler, kamu akan langsung menjawabnya?

Judul buku?

Aku tahu.

Masa muda.

- Astaga. - Bagus sekali.

Mereka tidak katakan, "dewasa muda atau pemuda".

- Mereka pakai kata "masa muda". - Masa muda. Astaga.

- Benar. - Mereka sering pakai "masa muda".

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left