The first 200 lines.
Kalian mungkin bingung
dan bertanya-tanya kenapa kita di sekolah putra.
Bukankah ini seharusnya Sekolah Putri AlRawabi?
Jangan khawatir.
Kupastikan,
kalian berada di tempat yang tepat.
Ayo, tekel dia.
Sial!
Astaga!
Aku mau lihat.
Seksi sekali, Bung!
- Sarah dari TikTok? - Ya.
Maksudmu Sarah, saudari Jawad?
Aku kelepek-kelepek.
Ada apa, Rami?
Video apa ini? Kau ingin aku kena masalah?
Ayo main-main.
Hei, buru-buru amat. Kemari.
Sini kau. Kenapa buru-buru?
- Apa maumu, Issam? - Apa mauku?
Ternyata kau punya saudari. Kenapa tidak cerita? Kita sekelas.
Berhenti berulah. Ini basi.
Basi katamu?
Sepertinya dia belum lihat berita terbaru.
- Kita tunjukkan? - Ya.
Pantas sepak terjangnya begini. Abangnya saja banci.
- Lemah juga! - Hapus videonya.
Hapus!
Kau memukulku?
Pegangi dia!
Akan kugambar sesuatu yang takkan kau lupakan.
- Ayo, Issam! - Stop.
- Diam. - Diam!
Beri dia pelajaran.
- Jangan bergerak! - Diam.
Aku bilang diam!
Ini tidak baik.
Ada apa?
Hei, kalian!
Bagus.
- Lemah! - Lihat.
Tanduknya cocok untukmu. Poles itu.
Ini adalah awal dari akhir.
Sejak saat itu,
keadaan menjadi lebih buruk.
Aku Sarah dan ini ceritaku.
BAB DUA
Kami, putri-putri AlRawabi Melesat hingga puncak tertinggi
SARAH
Kami…
Kami, putri-putri AlRawabi
#KEMBALIKESEKOLAH
Astaga!
Sarah, jangan terlambat.
Tunggu sebentar!
#FYP #GADISRAWABI #UNTUKMU
AKU KUAT, CANTIK, BERBAKAT, CERDAS, DAN BAIK
AKU BISA. AKU KREATIF DAN POPULER
SARAH
Hari pertama sekolah setelah libur musim panas.
Selamat pagi.
Tapi tak ada yang berubah.
Aku masih tak terlihat.
Begini, katakan kapan. Aku siap.
Liburan sibuk apa saja?
Seolah-olah aku memakai jubah tembus pandang.
SEKOLAH PUTRI ALRAWABI DIDIRIKAN TAHUN 1973
Lihat video kembali-ke-sekolah Tasneem?
Banjir suka begitu dia unggah!
Keren sekali. Wah!
Dia sepupuku.
#KEMBALIKESEKOLAH - 0
Tasneem sangat keren.
Kudengar pada mau ke Pins akhir pekan ini.
Aku ingin ikut, tapi orang tuaku bukan anggota.
Sepupuku Tasneem anggota.
Aku pergi dengannya.
SEKOLAH PUTRI ALRAWABI
SELAMAT TAHUN AJARAN BARU
SEKOLAH PUTRI ALRAWABI DIDIRIKAN TAHUN 1973
- Hai. - Hai.
Mendokumentasikan segala sesuatu di media sosial adalah keharusan.
Semua murid bermain di TikTok.
Semua murid mencari ketenaran.
Entah bagaimana caranya.
Sekalipun dengan menjadikan diri sendiri lelucon.
Jangan keliru, aku tadinya seperti mereka.
Aku sama saja.
Bahkan mungkin, aku lebih buruk.
KLUB SAINS SEKOLAH
Awalnya aku hanya ingin menjadi
seperti dia.
Ratu cantik.
Populer.
Hai, Tasneem.
Disukai semua orang di sekolah.
Astaga!
Yang paling penting,
dia cerdas dan peringkat satu di kelas.
Dia punya segalanya.
Atau setidaknya, itu yang kupikirkan.
- Tasneem. - Ya.
Tantangan kembali-ke-sekolahmu keren.
- Aku suka! - Terima kasih, Rand!
Sudah 7.000 suka.
Halo!
Sarah?
Sarah!
Bisa-bisanya kau membiarkanku sendirian di hari pertama!
Dari mana kau?
Ibu dan aku bergadang, menonton Murder Trial.
Ternyata durasinya sedikit lebih panjang!
Tapi jujur, wajib ditonton!
Hai.
Hai, Nadeen, senang berjumpa lagi!
Sayangnya, aku tidak senang.
Kenapa kau begitu, Nadeen?
Kita harus berteman dengan Tasneem.
Jika ingin status kita naik!
Hidup terlalu singkat untuk dihabiskan dengan basa-basi.
Aku tak masalah dengan statusku.
Kudengar pada mau ke Pins akhir pekan ini.
Kau anggota di sana!
Ayo kita ke sana.
Kumohon.
Maksudmu mereka yang suka ikut-ikutan?
Tidak, terima kasih.
Ayo, kita masuk.
Mari kita lihat bagaimana tahun ini.
Aku selalu iri dengan kepercayaan diri Nadeen.
Dia tidak peduli apa kata orang.
Tidak sepertiku.
- Tasneem. - Hai, Tasneem!
- Tasneem! - Hai!
Kau beruntung, kau dapat kursi terbaik!
- Kau mau? - Jelas tidak, itu tidak adil.
Tidak, ambillah.
Duduklah.
Terima kasih.
SELAMAT DATANG DI TAHUN AJARAN BARU
- Kau suka? - Ya, itu bagus.
Wah, wah. Ada Hitchcock di kelas kita.
Hai, Tasneem!
Hai.
Aku suka video kembali-ke-sekolahmu.
Terima kasih.
Aku akan senang jika kau lihat punyaku dan memberi tanggapan.
- Tentu! Apa nama TikTok-mu? - Benarkah?
Baik.
Ini dia. TheOnlyQueenSarah.
Astaga!
Apa ini?
Sebaiknya kau ganti namamu menjadi TheOnlyDorkSarah.
Sebaiknya mulutmu dijahit saja!
Ayo, Sarah.
Ayo.
Ayo duduk di sini.
Apa masalahnya?
Begitulah jika lahir dengan tata krama.
Dia akan duduk di kursi itu.
Aku takkan duduk di situ jika jadi kau.
- Tak ada meja kosong lagi. - Baik.
Tasneem, kenapa kau tidak urus urusanmu?
Nadeen, kenapa tidak urus urusanmu?
Aku tidak bicara denganmu.
Sudah kubilang.
LAYAN DULU DI SINI
LAYAN ADALAH BOS DI SINI ENTAH KAU SUKA ATAU TIDAK.
Selamat pagi.
Selamat pagi, Bu.
Bagi yang belum tahu,
saya Bu Abeer.
Wali kelas kalian di kelas 11-A.
- Halo, Bu Abeer. - Halo, Bu Abeer.
Waktu untuk bermain, bercanda, dan bicara sudah berakhir.
Saatnya serius.
Bu!
Hai, Bu. Nama saya Farah.
Bisakah kita ikut tantangan TikTok?
Ibu dan saya, serta semua murid di kelas.
Tidak TokTok maupun TikTak.
Ibu tak ada waktu untuk omong kosong yang ada di pikiran kalian.
Diam!
Tolong, duduk.
Kita cek kehadiran dulu.
Aya.
Hadir, Bu.
Baik. Duduk.
Tasneem.
Hadir, Bu Abeer.
Wow, ada Menara Eiffel bersama kita!
Baik, duduklah.
Sarah.
Hadir, Bu.
Ini tentang murid bernama Layan Murad Fathi.
Kurasa dia bolos sekolah lagi.
Bu?
Bu Abeer?
Ibu baik-baik saja?
Ha?
No comments yet. Be the first to leave one.