Meteor Garden

Meteor Garden (流星花园)

Download Indonesian Subtitle

Specials

Release info

電影倉庫〜〜Meteor Garden E22
A Commentary by gudangfilmserial
ORIGINAL VIU

Tags

other
Published on: 2019-10-15
Downloads: 63
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Shen Yue sebagai Dong Shan-cai

Dylan Wang sebagai Dao Ming-si

Darren Chen sebagai Hua Ze-lei

Liang Jing-kang sebagai Feng Mei-zuo

Wu Xi-ze sebagai Xi-men Yan

Hua Ze-lei.

Jika melihat orang lain mesra, wajar merasa benci,'kan?

Benar-benar sangat canggung jika bertemu kondisi seperti ini.

Biasanya mengatasinya dengan bercanda.

Tapi kamu begitu keberatan karena orang itu adalah Dao Ming-si,'kan?

Aku tidak keberatan, lagipula hubungan mereka baik itu hal bagus.

Jika kamu tidak tahan, menangislah jika mau.

Jangan memaksakan diri pura-pura tegar.

Bisa pinjam bahumu sebentar?

Kelembutanmu membuat hatiku berdebar memuja

Cintamu menjadi sandaranku

Aku yang bergantung padamu bisa bebas menjadi penakut

Karena kamu, aku percaya cinta ada di matamu di dalam hidupku

Aku mengerti, aku menanti adanya cinta

Ayah, Ibu, aku pulang.

Shan-cai, kamu sudah pulang.

Ada apa ini? Ayah, kamu sembarangan investasi lagi?

Atau kalian berdua…

Bos perusahaan ayahmu melarikan semua uang.

Apa? Kalian sudah buat perhitungan dengannya?

Dicari juga tidak ada gunanya.

Sekarang hanya sisa kami para karyawan yang menjadi korban.

Selain itu semua aset berharga sudah dibawa oleh kreditor.

Maaf, putriku.

Kalau begitu sekarang kita harus bagaimana?

Ibu dan ayahmu mungkin akan tinggal di kampung nelayan beberapa waktu.

Mengapa?/ Awalnya kami mau bertahan hidup mengandalkan jual makanan…

…dan ayahmu sambil cari kerja. Begini masih bisa bertahan beberapa waktu.

Tapi hari ini bibimu menelepon dari kampung nelayan…

…dan bilang pamanmu sakit.

Dia tidak bisa menjaga pamanmu sambil pergi menangkap ikan,

…jadi tanya kami apakah bisa pergi membantunya./ Paman tidak apa-apa?

Masa kritisnya sudah lewat, akan sembuh pelan-pelan.

Tapi aku rasa butuh sedikit waktu./ Kalau begitu…

Jadi aku tinggal sendirian? Tidak bisa.

Aku beres-beres dan pergi dengan kalian./ Shan-cai, kamu harus tinggal di sini.

Setiap hari Ayah dan Ibu bekerja keras demi apa?

Bukankah demi kamu bisa kuliah di Ming De?

Kamu tidak boleh menelantarkan kuliahmu.

Lalu koki Keluarga Dong harus bagaimana?

Tidak bisa tidak melakukannya./ Jadi kamu harus tegar.

Begini Ibu baru bisa menciptakan banyak macam menu.

Kamu lupa ini adalah impian kita sekeluarga?

Shan-cai, jangan takut.

Masih ada Ayah.

Kalau begitu kapan kalian datang menjemputku?

Aku tidak mau berpisah dengan kalian.

Kami juga tidak tega meninggalkanmu. Tunggu pamanmu sembuh,

...Ayah dan Ibu sudah punya tabungan, kami akan pindah kembali./ Benar.

Saat Ayah dan Ibu tidak ada, kamu sendirian harus tegar.

Beberapa waktu ini kamu harus bisa menjaga diri sendiri.

Ibu./ Baiklah, kami akan sering meneleponmu.

Kita komunikasi pakai WeChat, ya?

Xiao-zi, begitu pulang dari hotel kamu cemberut terus.

Ayah sangat khawatir padamu.

Kamu juga tidak mau bilang apa yang terjadi di hotel pemandian air panas.

Manajer hotel bilang kacanya pecah dan kamar sangat berantakan.

Kamu bertengkar dengan Dao Ming-si?

Mau Ibu telepon dia?

Jika Ibu mau aku malu, telepon saja dia.

Aku dengar ibunya Dao Ming-si bilang belakangan kamu sering pergi…

…bersama gadis bernama Shan-cai.

Bukankah gadis ini sangat licik dan bermasalah?

Apakah dia membuat masalah di hotel?/ Ibu jangan bicara lagi.

Ibu khawatir kamu dimanfaatkan gadis ini./ Ibu, Shan-cai temanku yang sangat penting.

Aku tidak mengizinkan siapa pun menindasnya.

Meskipun orang itu adalah Ibu, aku juga tidak akan memaafkanmu.

Sudah. Sempurna. Sekarang sudah bisa tidur.

Ini hari pertama aku hidup sendiri.

Tidak tahu Ayah dan Ibu sudah sampai di kampung nelayan belum?

Sudah larut malam. Siapa?

Shan-cai.

Mengapa suara ini terdengar akrab? Apakah…

Xiao-zi.

Daerah sekitar rumahmu sangat gelap, tadi aku terjatuh.

Lampu jalan rusak./ Tidak apa, ini bukan poin penting.

Sebenarnya hari ini aku kemari mau bilang.../ Maaf.

Aku tidak mau mendengarnya.

Xiao-zi, Ayah Ibuku pulang ke kampung nelayan.

Mulai hari ini aku harus hidup sendiri.

Pantas saat aku masuk kemari tidak melihat Paman dan Bibi.

Jadi kelak aku akan sangat sibuk, tidak ada tenaga untuk memikirkan hal lain.

Lain kali kamu ada masalah dan mau diskusi denganku,

…mungkin aku tidak bisa memberikan usul untukmu lagi.

Shan-cai, kamu membenciku?

Aku… Aku tidak ada maksud itu.

Sebenarnya wajar jika kamu membenciku karena…

...karena aku berbohong padamu.

Hari itu tidak terjadi apa pun di antara aku dan A Si.

Dia juga bilang tidak bisa bersamaku lagi.

Mana mungkin?

Awalnya aku sangat percaya diri.

Aku merasa jika aku berinisiatif berdiri di hadapan A Si,

…dia pasti tidak akan menolak aku.

Tidak disangka dia tetap tidak tergerak.

Dia sangat keterlaluan,'kan?

Aku juga sudah beritahu ibuku aku tidak akan bersama dia lagi.

Mengapa? Aku mengira hubungan kalian sangat lancar.

Aku sudah mengerti.

Seharusnya aku tidak memaksakan diri bersama orang yang tidak mencintaiku.

Tapi bagusnya karena menyukai A Si, aku bisa mengenalmu.

Shan-cai, kamu bersedia terus menjadi teman baikku?

Tentu saja bersedia.

Kamu harus baik-baik bersama A Si, jangan memikirkan aku.

Juga jangan membohongi perasaan sendiri lagi.

Hari ini aku kemari untuk mengatakan hal ini padamu. Aku pamit dulu.

Tunggu sebentar.

Xiao-zi, kamu sedang kesal?

Kamu tahu mengapa aku mencampakkan Dao Ming-si?/ Mengapa?

Karena dia bilang...

...di benaknya penuh dengan Shan-cai.

Beritahu konselor, aku akan menghadiri acara makan malam.

Tidak perlu sungkan denganku. Baik.

Ibu./ Aku ada sedikit urusan, aku tutup dulu.

Ada apa?/ Aku tidak mungkin bersama Xiao-zi.

Apa yang kamu bilang?/ Aku sudah jelaskan padanya.

Aku tidak mungkin menyukai dia, terlebih lagi menikah dengannya.

Sekarang kamu ke Keluarga He minta maaf pada Xiao-zi.

Ibu akan menganggap masalah ini tidak pernah terjadi.

Aku tidak salah, mengapa harus minta maaf?

Aku katakan dengan jelas kepada Ibu, aku menyukai Shan-cai.

Aku tidak mungkin menikah dengan wanita lain selain dia.

Ibu juga bicara dengan jelas padamu.

Seumur hidup ini Dong Shan-cai tidak mungkin menikah dengan keluarga kita.

Di kehidupan selanjutnya juga tidak bisa./ Apa artinya pernikahan bisnis?

Jika Xiao-zi tidak bahagia bersamaku, apakah ini adil bagi Xiao-zi?

Kamu masih muda dan tidak mengerti apa itu kehidupan.

Atau bisa dibilang kamu tidak mengerti apa itu cinta./ Ya, aku tidak mengerti.

Tapi atas dasar apa Ibu ikut campur dengan hidupku?

Karena Ibu yang melahirkanmu, jadi kamu harus mendengarku.

Aku bisa mendengar Ibu dalam hal apa pun, kecuali hal ini.

Aku rela tidak menjadi putramu. Aku rela aku bukan Dao Ming-si.

Berhenti.

Bersulang.

Tinggal sendirian, ganti kunci yang lebih kuat./ Terima kasih.

Bagaimana keamanan di sini? Aman tinggal sendirian?/ Seharusnya aman.

Seperti lampu di jalan rusak./ Pemilik rumah sudah melapor.

Beberapa hari ini akan ada yang datang memperbaiki.

A Si ke mana? Suruh dia kemari, hanya kurang dia seorang.

Tidak bisa.

Mengapa?

Apanya mengapa? Rumahku sangat kecil, tidak bisa menampungnya.

Kalian bertiga kemari, lantai sudah mulai goyang.

Jika tambah satu orang lagi, bukankah akan terjadi gempa?

Untuk apa panggil begitu banyak orang kemari?/ Bicara mengenai A Si,

…tidak tahu dia sedang apa. Tidak bisa menemukannya.

Bukankah hubungan dia dan Xiao-zi sangat lancar?

Shan-cai, bagaimana perkembangan mereka?

Kalian tidak tanya Dao Ming-si, untuk apa tanya aku?

Seharusnya itu A Si. Cepat pergi buka pintu.

Cepat.

Bibi, apa kabar?

Ibu Dao Ming-si, mengapa kamu…

Shan-cai, aku mengira kita tidak akan bertemu lagi.

Tapi aku harus tanya 1 hal padamu.

Kamu menggunakan cara apa untuk merusak hubungan A Si dan Xiao-zi?

Kamu mau menghalangi A Si sampai kapan?

Jangan memfitnah.

Aku tidak melakukan apa pun./ Memfitnah?

Aku tahu kamu tidak akan mengaku, tapi aku tidak mengerti…

…mengapa gadis sebaik ini mau menggunakan cara sekeji ini?

Bibi, ucapan Anda merendahkan status Anda./ Maaf.

Kamu sedang bicara denganku? Kamu sedang menasihatiku?

Bibi, masalah A Si dan Xiao-zi mungkin ada sedikit salah paham.

Ada salah paham atau tidak, hatiku yang paling tahu. Tutup mulutmu.

Shan-cai, aku mau beritahu 1 hal padamu.

Sebenarnya dunia kamu dan A Si itu berbeda.

Latar belakang, cara hidup, pemikiran kalian berbeda sama sekali.

Jika aku membawamu ke forum bisnis, apakah kamu akan merasa minder…

…karena tidak bisa mengobrol dengan mereka?

Jika aku membawamu menghadiri acara makan malam Kerajaan,

…apakah kamu akan merasa malu karena tidak tahu tata cara makan?

Meski kamu menikah dengan keluarga kami,

...kamu juga tidak bisa beradaptasi dengan kehidupan seperti ini.

Aku tidak pernah mengharapkan kehidupan seperti itu.

Selain itu, aku juga tahu diri.

Aku tahu aku tidak terbiasa dengan tata krama kehidupan kelas atas.

Kalau begitu mengapa kamu masih mengusik A Si?

Bukankah demi menikah dengan keluarga kaya?

Aku tidak pernah mengusik putramu dan mengharapkan kekayaan keluargamu.

Aku paling benci dengan orang yang ucapan dan tindakannya berbeda.

Mau berapa banyak uang bilang saja, untuk apa bertele-tele?

Oh ya, kabarnya orang tuamu kembali hidup di kampung nelayan.

Jika tahu begitu, bukankah sangat bagus dari awal menerima uang itu?

Begitu banyak membawa laki-laki datang ke rumahmu.

Ini juga salah satu caramu supaya mereka ikut membantumu?

Jangan karena aku masih muda maka bisa menindasku, nenek busuk.

Kamu bilang apa? Bilang sekali lagi./ Nenek busuk.

Aku mengataimu, kenapa? Kamu begitu menyayangi putramu,

…seharusnya ikat dia dengan tali anjing dan ikat di pinggangmu.

Bawa saja ke mana kamu pergi./ Sudah selesai bicara?

Memang tidak terdidik, berani bicara seperti ini denganku.

Aku terdidik atau tidak, bukan kamu yang menilai.

Mungkin bagi kamu aku adalah sejumput rumput liar,

…tapi aku berani tanya hati nurani sendiri.

More Indonesian subtitles for Meteor Garden

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left