Saheb Biwi Aur Gangster Returns

Saheb Biwi Aur Gangster Returns

Download Indonesian Subtitle

Release info

Saheb Biwi Aur Gangster Returns 2013 BDRip x264 AAC 720p DXVA-iYa
A Commentary by bhenk2
Terjemahan manual. Original sub by: salmad. Mohon maaf jika ada kekurangan, first sub. Vote jika suka.

Tags

bdrip
bdr
x264
720p
720
BDR
Published on: 2016-07-22
Downloads: 29
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Terjemahan manual oleh: Bhenk2

Apa ini?

Jangan itu. - Apa ini?

Jangan itu. Jangan!

Untuk apa ini?

Orang-orang mengincarmu.

Untuk menangkapmu.

Akankah kau bunuh mereka semua?

Akan aku lakukan jika perlu..

Mereka orang-orang ternama.

Sulit untuk lolos dari mereka.

Aku akan menculikmu.

Aku suka sikapmu.

Jangan korbankan yang tidak perlu..

Aku tidak bisa menjalani semua ini.

Aku tahu.

Kamu harus 'Ditangani dengan Baik'.

Pemilu akan diadakan tahun depan.

Aku berfikir untuk maju sebagai kandidat.

Kamu akan kalah.

Aku tahu.

Pertama kali ini hanya untuk mendapatkan pengalaman.

Selanjutnya, aku yakin pasti menang.

Kemudian, kita akan menikah. Bangga.

Oke?

Maksudmu, lima tahun lagi?

Oh, iya, lima tahun.

Bagaimana jika kamu kalah lagi?

Maka aku harus menculikmu.

Mengapa kita tidak bertunangan dulu?

Ini.

Pangeran lnderjeet Singh dengan Putri Ranjana.

Untuk apa ini, kakak ipar?

Param mendapat pekerjaan, jadi anggota kepolisian.

Bagus sekali.

Dia lebih muda darimu.

Iya, tapi dia tetap saja kakakku.

Sekarang dia seorang polisi.

'Dalam perjalanannya menuju Jhansi dan..'

Mau kemana kau berpakaian aneh begitu?

Mau ikutan sirkus?

Ada rapat politik di alun-alun kota.

Aku diundang untuk berpidato.

Jika ada waktu, datanglah dan cari aku.

Jangan malah meledekku.

Atau aku akan datang ke kantor polisi lagi..

...untuk menyelamatkanmu.

Ayah, orang-orang juga suka mendengar aku menyumpahi.

Ayah seorang guru, tapi orang-orang memanggilku 'Raja Bhaiyya'.

Selamat siang, Raja Bhaiyya.

Semuanya sudah hadir? - Kita hanya menunggu Tuan Mehra.

Masuklah dan cari tempat duduk.

Siapa itu Mehra?

Kamu sudah beritahu dia bahwa aku akan datang? - Iya, sudah.

Ayo, mari. - Ayo.

Lewat sini. - Dengar.

Simpan ini. Ini 2000. - Baik.

Pajang fotoku di koran. - Baik.

Mari saudaraku. Lewat sini.

Mari saudaraku.

Sudah siap? - Siap.

Halo, tuan. - Selamat datang, Tuan Mehra.

Ambil fotoku.

Apakah aku harus datang ke kantor polisi?

Berhenti -

Berhenti -

Berhenti -

Dengarkan aku, saudara.

Saudara, dengarkan aku.

Berdiri. - Saudara..

Aku membayarmu untuk memajang seluruh wajahku.

Yang kamu pajang hanya tanganku.

Iya. Aku salah.

Aku akan mengembalikan uangmu.

Semuanya. Tiap sen.

Apa? - Aku janji. Akan kukembalikan uangnya.

Kau pikir aku memukulimu karena uang.

Jangan..

Para ahli memprediksikan bahwa pemilihan ini akan bertarung..

...pada satu masalah, dan itu adalah tentang pembagian wilayah.

Pemerintah juga harus...

Aku harap kau akan mengobatiku sebelum pemilihan berikutnya, Bakshi.

Kamu tidak akan mendapat dukungan dalam waktu satu tahun.

Aku jamin.

Pelan-pelan.

Si bodoh mana yang bawa video games ini?

Dia tidak ingin aku cepat sembuh.

Aku ingin menari tanpa dibantu siapapun.

Salam, Nyonya.

Nak, aku juga ingin melihatmu menari.

Salam, Rani Ma.

Setelah kau sembuh...

...tugas pertamamu adalah memberikan keluarga ini seorang penerus.

Menantu-mu sudah tidak bisa diandalkan lagi.

Sekarang dia hanya seorang istri bagiku.

dan anggota pemerintah yang tidak ada gunanya.

Maka menikahlah lagi.

Bagaimana bisa berfikiran seperti itu?

Ini seperti menunjukan Swiss ke orang buta.

Ranjana. Putrinya Bunny.

Menurutmua? - Ya.

Jadi, haruskah kita bersiap-siap ke Swiss?

Halo.

Telpon dari Tuan Rudra.

Hai Rudy. Apa kabar?

Ada masalah.

Resmi? - Tidak, pribadi.

Wanita.

Pemerintah mengambil kekuatan kita, tapi tidak sifat kita.

Jadi, siapa dia?

Dhanraj Makhija, pebisnis dari Agra.

Aku akan memberinya tender kecil di wilayahku.

Satu hari dia mengunjungiku di hotel beserta istrinya.

Kali ini adalah tender jembatan senilai 2 juta.

Rudra Pratap. Ingatkah aku pernah memberitahumu...

Aku yakin jembatan tersebut dibangun di hari yang sama.

Bajingan itu membuat video.

Sekarang dia mengancamku.

Dia ingin semua tender di wilayah tersebut.

Seorang pebisnis, yang tidak takut dengan MLA.

Kamu pasti satu-satunya politikus di negeri ini...

...yang tidak takut siapapun.

Lupakan itu, apa solusinya?

Makhija's mencoba memerasmu, menggunakan istrinya.

Mungkin.

Mungkin dia juga ingin menyingkirkan istrinya.

Tapi, aku yakin istrinya tidak mengetahui hal tersebut.

Dan kau akan memberitahu istrinya.

Menjelaskan segalanya sambil mengusap air matanya.

Dia harus dibawa kemana, bagaimana caranya?

Oh iya, harus dia sendiri.

Kita sudah berputar-putar.

Bukankah jalan ini sudah kita lewati?

Bagaimana jadinya sebuah pabrik ditempat sekecil itu?

Rudy memberi kita kontrak besar.

Dia ingin kita melihat lahannya.

Tapi kamu tidak sabar.

Ini bukan tentang kesabaran.

Kita sudah tidak di wilayah Rudy lagi.

Dan ini adalah wilayahnya Aditya Pratap Singh.

Iya, memangnya kenapa? Mereka berteman.

Mungkin mereka merencanakannya bersama-sama. - Diam.

Tidak perlu takut siapapun.

Kecuali aku.

Lapor polisi 15 menit lagi.

Kirim uang 50 ribu ke kantor polisi.

Baik.

Hidup Tuan Aditya Pratap Singh!

Hidup Tuan Aditya Pratap Singh!

Ya, katakan padaku.

Tuan, polisi menangkap menantuku.

Dia ditangkap karena mencuri. - Panggilan dari kantor Menteri.

Katakan padanya aku akan telpon lagi nanti.

Dan, Kanhaiyya, telpon SP?

Proses irigasi dari Satpalgaj menuju Mejha terhenti.

Anggarannya sudah disetujui.

Tapi Ibu belum tanda-tangan.

Baik. Tinggalkan berkasnya disini. Kumpulkan malam ini.

Dan bawa aku ke Choti Rani, Aku ingin bicara dengannya.

Baik.

Rudy. Kita bertemu 10 menit lagi. - Baik.

Choti Rani!

Madhvi.

Madhvi!

Madhvi!

KAU!

Kapan kau tiba?

Kamu tidak sehat.

Aku baik-baik saja.

Kenakan dulu pakaian yang layak.

Aku sudah tinggalkan semua kelayakan di hadapanmu.

Lalu, mengapa harus kaku?

Kau memanggilku dengan nama.

Sebelumnya, kau memanggil 'Choti Rani' dengan begitu romantisnya.

Kuperingatkan kau. - Iya.

Jangan coba-coba menggodaku.

Aku tidak akan tergoda lagi.

Dan kamu tidak terlihat baik dengan semua ini.

Aku akan bayar.

Baiklah, bayar aku. Itu akan membuatku bahagia.

Kau menjadi begitu murahan.

Aku tidak punya recehan untukmu..

Kau ini anggota DPRD.

Aku tinggalkan berkas ini.

Tanda tangani saat kau sudah sadar.

Kanhaiyya.

Saheb. Aku butuh uang.. - Kanhaiyya.

Uangku sudah habis.

Saheb. Saheb, kumohon.

Saheb, Aku benar-benar butuh uang.

Ayo, gerakkan tanganmu lebih cepat.

Sebentar lagi akan turun hujan.

Pamannya Bunny mengirim undangan.

Pertandingan Polo.

Kau akan pergi?

Tidak.

Dia tidak menjawab lamaranku.

Tidak perlu pergi.

Aku tidak akan pergi jika saja kau tidak menunjukan foto Ranjana.

Kita akan pergi.

Saheb Biwi Aur Gangster Returns subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left