Temple

Temple

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Temple S01E02 720p HDTV x264-By-derasa12
A Commentary by Derasa12
Jangan patahkan semangatku karena reupload, resync, dan fixed tanpa menyertakan credit. Hargai telinga yang mendengar dan jari yang mengetik!

Tags

HDTV
hdtv
x264
720p
720
HD
Published on: 2019-12-04
Downloads: 25
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

- Dimana uangnya? - Uang?

- Apa ini? - Sepertinya sekitar dua juta.

- Jika kita tertangkap dengan ini, kita hancur. - Kita akan hancur bagaimanapun juga.

- Sepertinya kondisi istri anda... - Maaf. Kondisi bagaimana?

- Penyakit Lancaster nya - Aku pikir aku yang akan tiba pertama.

- Tiba kemana? - Menemukan obatnya.

Selama ini, dia tahu semua itu sementara kita memanjakan diri kita.

Apa itu yang sedang kita lakukan?

- Apa yang harus kita lakukan? - Biarkan aku berpikir!

Hai. /- Bisakah kau temui aku di Stasiun Tube Temple?

- Siapa kau? - Bukan siapa-siapa, George.

- Aku butuh donor. - Aku tak akan berikan darahku!

Tolonglah. Tidak! Aku akan telpon polisi..

Jika kau tidak.. Apa itu? Obat bius?

- Ya. - Maafkan aku.

Kita berdua diuntungkan dari hal ini.

Kau yang akan rugi lebih banyak jika kita mengakhiri ini. Apa aku salah?

- Tetap saja... - Lupakan itu. Apa aku salah?

Tidak.

Dr Sutton Bregle?

- George. - Dokter.

- Semua baik-baik saja? - Seharusnya.

Sekali lagi, aku minta maaf untuk tadi malam.

Ya, itu tak biasa terjadi di sini.

Aku harap tidak, ada harga yang kau minta.

Kau bayar untuk kerahasianmu, kawan.

- Jangan mengguruiku. - Aku tidak.

- Kau punya obatmu. - Ya, aku punya.

Jika ada masalah, kau tahu bagaimana menghubungi Mr. Glover-Brown.

- Ya, sayang. - Baiklah kalau gitu.

- Baiklah kawan. - Oh sialan.

Kau tahu prosedurnya.

T erjemahan oleh: derasa12∞

Te rjemahan oleh: derasa12∞

Ter jemahan oleh: derasa12∞

Terj emahan oleh: derasa12∞

Terje mahan oleh: derasa12∞

Terjem ahan oleh: derasa12∞

Terjema han oleh: derasa12∞

Terjemah an oleh: derasa12∞

Terjemaha n oleh: derasa12∞

Terjemahan oleh: derasa12∞

Terjemahan oleh: derasa12∞

Terjemahan o leh: derasa12∞

Terjemahan ol eh: derasa12∞

Terjemahan ole h: derasa12∞

Terjemahan oleh : derasa12∞

Terjemahan oleh: derasa12∞

Terjemahan oleh: d erasa12∞

Terjemahan oleh: de rasa12∞

Terjemahan oleh: der asa12∞

Terjemahan oleh: dera sa12∞

Terjemahan oleh: deras a12∞

Terjemahan oleh: derasa 12∞

Terjemahan oleh: derasa1 2∞

Terjemahan oleh: derasa12 ∞

Terjemahan oleh: derasa12∞

Ada kutil diselangkanganku yang ingin aku hilangkan.

Sialan...

Seberapa besar kutil nya?

Maksudku, dikantung kemaluanku.

Seberapa besar kutil nya?

Sebesar sebuah bola.

Lee?

- Lee? - Tunggu sebentar.

Apa tempat ini benar-benar nyata?

Lee!

- Lee. - Ya.

- Dimana Anna? - Siapa?

Anna, wanita yang kita ambil darahnya. Aku mencarinya kemana-mana.

Apa maksudmu, dimana dia?

- Hai, ini Anna. - Oh, sialan.

- Seberapa dekat kau dengannya? - Dekat.

- Seberapa dekat? - Apa maksudmu?

Bagaimana biasanya dia memaafkanmu karena hal ini?

Karena dia tahu jalan masuk dan keluar.

- Aku pinjam van mu. - Dia lihat apa yang kita lakukan disini.

Jadi seandainya dia melaporkan kita, kita kacau.

- Kita harus memasang keamanan. - Seharusnya ikat saja dia ditempat tidur.

Setelah membius dan mencuri darahnya.

Ini bisa jadi alasan sekaligus ide bagus.

Berikan saja kuncinya.

Anna.

Anna!

Anna, kau disana?

- Bagaimana dengan keluarganya? - Tak ada satupun yang di London.

Temannya? /- Ada seseorang. Aku kesana sekarang.

Kemana lagi seseorang akan pergi setelah mengalami hal ini, kau tahu?

Selain kekantor polisi.

Dia tak menjawab telponnya. Dan aku tahu ini agak rumit..

Tapi sejak kau dan dia berteman, aku penasaran..

Mungkin saja kau tahu dimana dia atau...

Kau tahu, bagaimana menghubunginya.

Benar.

Dan apa keadaan mendesaknya?

Well...

Kau dan dia belum saling bertemu satu sama lain, kan?

- Kau tahu tentang itu? - Ya, aku tahu.

Baiklah.

- Ya, kami belum. - OK.

Jadi apa yang terjadi antara kalian hingga kau gelisah ingin menghubunginya?

- Siapa bilang aku gelisah? - Buktinya kau disini.

Ya, aku...

Lebih baik aku tidak cerita.

- Kau tak mau cerita? - Ya.

- Kenapa tidak? - Karena ini urusan pribadi.

- Benarkah? - Ya.

Baiklah, mau kuceritakan sesuatu?

Tentu.

Chloe, mereka menunggumu dimeja terima.

OK.

Aku tak setuju dengan apa yang kalian lakukan.

Menurutku itu tindakan lemah, egois dan tidak sopan terhadap pasangan.

Dan menurutku seharusnya kalian berdua merasa malu.

Tapi bagaimanapun juga Anna temanku. Aku juga berkewajiban.

Dan sekarang hidupnya kembali normal..

Dia memulai hubungan yang penuh kasih dan stabil dengan pria yang layak..

Yang tak layak untuk diselingkuhi.

Aku tak akan membantumu untuk membahayakan itu.

Jadi hanya ini yang dapat ku katakan:

Aku tak tahu dimana dia. Kami belum bertemu beberapa hari ini.

Jika dia tak mau mengangkat telponmu, hormati itu dan jangan ganggu dia.

Turut berdukacita atas istrimu.

Itu hal mengerikan yang harus di lalui.

Eleanor, ini bisa berhasil. Bisa jadi ini obatnya.

Bisa atau tidak bisa itu tidak bersangkutan, Beth.

Kenapa? Apa yang sebenarnya mereka katakan?

Bisa memakan waktu berbulan-bulan sebelum mereka memberi izin..

Pembelian elemen partikel tersebut.

- Karena biaya nya? - Tepat sekali.

Kau tahu cara kerjanya.

Bahkan jika sudah diizinkan, kita semua tahu apa resikonya.

Itu harus melalui evaluasi keselamatan reguler..

Bahkan sebelum kita bisa mencobanya. Beth...

- Apa kau sudah coba meyakinkan? - Tentu saja sudah.

Ku bilang kau tak punya waktu selama sebulan..

Dan kau bukan sekedar karyawan tapi seorang teman.

Aku ingatkan mereka atas nilaimu ke Phaxxol.

- Apa mereka bilang? - Apa yang kukatakan padamu.

- Kau bilang apa saja? - Tak ada! Apa maksudmu?

Mungkin maksudku, Eleanor sebenarnya seberapa keras kau membela kami?

Berani-beraninya kau.

- Persetan dengan ini! - Oh, Daniel.

- Berani-beraninya kau. - Kemana kau pergi?

Proyeksi tahun lalu.

Kami sejalan dengan kuartal ini.

Halaman empat sudah disesuaikan, Sedikit khawatir tentang...

Dasar bajingan.

Mengambil kesempatan terakhir istriku..

Dengan aturanmu dan takut dengan jalan perkara.

Dimana kesetianmu?

Dimana rasa terimakasihmu?

Kau tak punya sedikitpun rasa tulus kan?

Tak satupun dari kalian! Punya kasih sayang atau sifat baik manusia.

Persetan kalian semua!

Tenanglah. Oh, tidak!

Hai, ini Anna. Tinggalkan pesan setelah bunyi beep, dan akan kutelpon balik.

Anna, aku ingin bicara denganmu.

Aku menuju ke Phaxxol dan lihat apa kau di sana.

- Permisi. - Apa?

- Bisakah minggir, tolong? Aku terburu-buru. - Begitu caramu meminta?

- Maaf? - Kenapa tak coba dengan sopan?

- Aku sudah sopan. - Cobalah tanpa bersikap lagak.

- Bersikap lagak? - Ya.

- Kau becanda, kan? - Sudahlah.

Baiklah, tolong apakah kau keberatan minggir supaya aku bisa keluar?

- Masih terdengar lagak. - Tak bisa dipercaya. Aku tidak...

Maaf.

Anda tak keberatan minggir sedikit agar saya bisa keluar, kan?

- Tentu. - Terimakasih.

- Bajingan. - Brengsek.

- Gendut! - Botak!

Hei.

Hei.

Bagaimana perasaanmu?

Lapar.

Bagus? Hmm?

- Dimana persisnys tempat ini? - Jangan khawatirkan itu.

- Ada hubungannya dengan pekerjaan? - Pekerjaanku? Tidak.

- Kita dibawah tanah, kan? - Ya.

Jelas terlihat.

Jadi, tempat apa ini? Orang yang bertahan hidup?

- Aku bukan survivalist, kawan. - Maaf.

Berapa kali harus kukatakan padamu?

Survivalist melatih dirinya untuk bertahan tanpa apa-apa.

Menyiapkan diri sampai terbiasa.

Bagaimana uangnya?

- Apa? - Sudah kau temukan?

- Tentu saja. - Aku tak percaya padamu.

Kau tak percaya padaku?

Kau percaya padaku sekarang?

Ya.

Ada apa?

Bukan apa-apa.

Aku baru saja ingat sesuatu.

Apa?

Bagaimana keadaan polisi itu?

Ya...

Kondisinya tidak bagus.

- Kondisinya tidak bagus? - Ya.

More Indonesian subtitles for Temple

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left