Release info

냉장고를 부탁해--Please Take Care of My Refrigerator E167-NEXT VIU
냉장고를 부탁해--Please Take Care of My Refrigerator E168-NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2018-02-16
Downloads: 7
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Para pemilik kulkas pekan lalu"

"Lee Kye In dan Kim Shin Young"

"Pembohong profesional, Lee Kye In"

"Lee Kye In menangkap babi hutan dengan tangan kosong?"

"Mungkin aku memukulnya 500 kali"

"Itu bohong"

"Aku tidak bisa menipu anakku"

"Dari bahan-bahan yang dia tanam"

"Hingga ikan tangkapannya"

"Kulkas Kye In penuh dengan bahan-bahan alami"

"Gongjindan memenuhinya"

Aku ingin memberikanmu satu,

tapi aku tidak ingin berbagi.

Berikan satu untukku, Ayah.

"Kenapa aku jadi ayahmu?"

"Gongjindan memutuskan hubungan ayah dan anak mereka"

"Ini lucu"

"Dan"

"Makanan yang ingin dia makan sendiri"

"Ini enak sekali"

"Siapa yang dipilih Lee Kye In?"

"Yu Hyun Su dan Kim Poong"

"Setelah mereka berbagi lencana"

"Chef mana yang akan merebut bintang Shin Young hari ini?"

Kita kedatangan dua pembicara profesional hari ini.

- Kim Shin Young hadir bersama kita. - Ya.

Karena dia sangat mahir menirukan Kye In,

mereka dijuluki ayah dan anak "decalcomania".

Sudah berapa lama kalian dijuluki sebagai ayah dan anak?

Sudah cukup lama.

Dia sangat mahir menirukan.

- Sama persis. - Tiruanmu bagus.

- Boleh kami mendengarnya? - Itu menakjubkan.

- Karena sudah lama? - Baiklah. Karena sudah lama.

"Pangeran Ju Mong"

"Ini adalah sumpit besi"

- "Ini adalah sumpit besi" - Yang ini.

"Nak. Ikutilah langkah ayahmu

dalam membuat pedang besi."

- Hebat. - Bagus.

- Bagus? - Itu "Ju Mong", bukan?

Shin Young tahu ciri khasnya.

Yang aku sukai dari Shin Young adalah

dia bisa menirukan

- ibu-ibu dari seluruh negeri. - Benar.

- Menurutku itu lucu. - Ibu-ibu yang cerewet.

Benar. Juga ibu-ibu lainnya.

- Dia mahir soal dialek. - Bisa kamu tunjukkan sedikit?

- Boleh? - Ya.

Itu awal segmen "Ini sukses".

Cara mereka mengenaliku di Provinsi Gyeongsang

dan Provinsi Jeolla berbeda.

"Lokasi 1, Yang mengenali Shin Young di pasar"

Anggap saja mereka melihatku di pasar.

- Baiklah. - Wanita Provinsi Gyeongsang begini,

"Astaga. Aku tidak percaya ini. Ini sungguh terjadi."

"Aku bisa jumpa selebritas di sini. Ini sukses, sukses."

- "Ini sukses, sukses." - "Sungguh."

"Kamu yang terbaik, Kang Shin Young."

- "Kang Shin Young." - "Aku penggemarmu."

"Bukan Kang Shin Young, tapi Park Shin Young."

- "Bukan, Kang Shing Young." - Ya.

Menurutku bukan Kim Shin Young.

- "Astaga." - Ya. Kamu melewatkannya.

"Makanlah paha ayam ini."

"Lihat ke kamera. Baiklah. Bagus."

Itu yang mereka lakukan.

- Provinsi Gyeongsang. - Provinsi Gyeongsang.

- Provinsi Gyeongsang. - Tidak ada yang sehebat dia.

- Orang dari Provinsi Jeolla - Sekarang Provinsi Jeolla.

bertanya.

"Astaga. Aku tidak percaya ini."

"Provinsi Jeolla"

"Ini benar-benar kamu?"

Lalu aku berkata, "Apa?"

"Ini benar-benar kamu?"

"Ini benar-benar kamu?"

Kenapa kamu menatapku?

- Dia berakting. - Dia sedang menjiwainya.

- Dia berakting. - Ayah.

Kameraku ada di belakangmu.

Aku bukan melihatmu.

"Ini benar-benar kamu?"

"Aku punya pertanyaan."

"Sudahlah. Aku tidak bisa menanyakannya."

"Aku tidak bisa."

"Katakan saja."

"Ajak dia berfoto"

- "Aku tidak bisa." - Ya.

- "Katakan saja." - Ya. Mereka seperti itu.

"Aku tidak bisa."

- Itu persis sama. - "Karena kamu di sini,

berfotolah bersama kami."

Mereka seperti itu.

- Ibu-ibu Provinsi Jeolla begitu. - Ya.

Para lansia dari Provinsi Jeolla

- berbeda. - Karena usianya?

Orang-orang Provinsi Jeolla saat berusia 80 tahun lebih

suaranya bergetar.

"Astaga. Benarkah ini?"

"Itu benar"

"Penglihatanku buruk, tapi aku bisa mengenalimu."

"Astaga."

"Aku tidak butuh foto atau apa pun, tapi aku mendukungmu."

- Ya. "Dukungan." - "Ya. Aku mendukungmu."

- Lalu mereka pergi. - Benar.

- Baiklah. - Di Provinsi Jeolla,

"Astaga. Aku selalu mendoakanmu."

- "Sampai jumpa." - Ya.

- Semacam itu. - Ya.

Mereka mendoakanmu walau tidak mengenalmu.

- Juga, saat mereka kesal. - Saat mereka kesal.

- Saat mereka bersikap bijak. - Baiklah.

Anggap saja anaknya sedang bertingkah.

- Dia kesal. - Dia hanya menyebut nama.

"Terima kasih sudah mengawasi Shin Youn

dengan baik."

"Dia tidak pernah seperti ini, tapi entah dia kenapa hari ini."

"Kim Shin Young. Kenapa kamu menyentuh tteokbokki?"

"Tertawa"

"Kim Shin Young."

"Kim Shin Young!"

Lalu selesai di situ.

"Itu di Provinsi Gyeongsang"

- Dan di Provinsi Jeolla, - Di Provinsi Jeolla.

"Astaga. Sekarang bagaimana?"

"Ada apa denganmu? Seperti orang bodoh?"

"Ada banyak orang di sini."

"Kenapa kamu menyentuh tteokbokki?"

"Kamu ingin melihat Ibu marah?"

- Lalu mereka meminta maaf. - Dia hebat.

- Dia sangat hebat. - Itu luar biasa.

Aku selalu mengamati mereka.

Kamu hebat.

- Kamu yang terbaik. - Dengar.

Kalian tidak akan mencari tahu apa itu benar?

- Bagaimana caranya? - Bagaimana caranya?

Siapa pun tahu itu benar.

- Untuk apa? - Dengarkan aku.

Dia sudah lama mengamatinya.

- Benar. Dari pengamatan. - Dia tidak mencari mereka.

- Baiklah. - Minumlah segelas air.

- Tenang. - Tenangkan diri

- dengan segelas air. - Ya.

Kamu Shin Young, si pembohong.

- Tidak. - Itu benar.

- Dia melatihnya. - Siapa pun tahu itu benar.

- Banyak orang setuju. - Ya.

Kamu punya waktu berkeliaran menyaksikan orang-orang bertengkar

selain bekerja di radio?

- Bukan itu maksudnya. - Bukan itu maksudku.

Dia sudah lama mengamatinya.

Ya. Aku melihatnya.

- Saat kamu melihatnya, - Astaga, Ayah.

dan berpikir itu tidak benar atau salah,

- kami beri peluang untuk menolak. - Baiklah.

- Karena di sini ada para chef, - Ya.

coba tirukan nenek cerewet dari restoran?

Dia pandai menirukannya.

- Dia pandai menirukannya. - Ya.

Ada nenek cerewet

yang tidak bisa mengumpat.

Nenek cerewet

- tapi tidak bisa mengumpat? - Itu hal baru.

Orang cenderung berpikir bahwa restoran nenek cerewet itu

- bagus. - Ya.

Jadi, dia membuka restoran walau dia tidak bisa mengumpat.

"Cepatlah, Berengsek."

"Dingin. Cepatlah dan tutup pintunya."

- Seharusnya dia seperti itu. - Itu yang biasa dilakukan.

"Masuklah."

Itu aneh. Dia tidak bisa mengumpat.

Jika kita bilang, "Pesan satu otak-otak berbumbu."

"Kamu buat saja sendiri."

- Dia kurang kejam. - Dia tidak bisa menatap mata kita.

- Dia tidak bisa menatap mata. - Ya.

- Dia tidak tahu cara mengumpat. - Aku tahu.

- Dia tidak bisa menatap mata. - Ya.

Lalu dia berterima kasih saat aku pergi.

Ada banyak nenek-nenek yang cerewet.

Dia sangat mudah diingat.

Dia cepat menangkap.

Aku yakin dia mahir menirukan

wanita tua karena neneknya berasal dari Mokpo.

Nenek dari pihak ibuku berasal dari Mokpo,

dan nenekku satu lagi berasal dari Cheongdo.

- Cheongdo? - Ya. Provinsi Gyeongsang.

Mereka berasal dari kedua daerah itu.

Aku tumbuh besar mengunjungi kedua daerah itu.

Aku sering pergi ke pasar dan aku tumbuh melihatnya.

Shin Young mahir meniru,

tapi dia juga dijuluki ratu parodi.

Lagu-lagu parodi yang dia nyanyikan dengan mengubah liriknya

- dahulu menjadi masalah. - Ada banyak.

"Bingism."

- "Rice Girl Good Girl." - "Rice Girl Good Girl."

"Fooderella."

- "Fooderella." - Bisakah kamu menyanyikannya?

- Salah satunya saja. - "Fooderella" seperti ini...

"Aku Fooderella, ini menggemukkan"

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left