Rush Hour 2

Rush Hour 2

Download Indonesian Subtitle

Release info

Rush Hour 2 2001 BluRay x264 YIFY
A Commentary by swordfish
Resync from domeh

Tags

BluRay
x264
Published on: 2015-11-11
Downloads: 703
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

23 Agustus 2011 Jakarta, Indonesia

Rush Hour 2

Terima kasih.

Cepat hubungi Polisi.

* Aku berharap mereka semua wanita California *

- The Beach Boys memang keren. - Aku suka Beach Boys.

Hei, nona-nona, apa kabar kalian? Tunggu sebentar.

Kalian mau kemana? Ayo makan sushi sama-sama!

Hei! Hei, manis!

* Aku berharap mereka... *

Hei, hei, hei, hei! Itu CD punyaku!

Jangan pernah menyentuh CD-nya orang China.

Kau lihat wanita tadi? Mereka menertawakan kita.

Mereka pergi karena kau.

Aku kan hanya mengajak mereka pergi minum.

Kau meminta mereka untuk bugil...

kemudian menyembelih seekor kambing.

Yang mana yang artinya "kambing"?

Kau berhutang 1 CD The Beach Boys' Kumpulan Terbaik.

Jangan bersikap seperti itu padaku, Lee. Aku pernah membantumu selama 3 hari.

Alasanku ke Hong Kong karena kau bilang mau memberiku waktu yang nyaman.

Aku sedang berlibur, kawan. Aku mau mu shu.

- Mu shu? Kau lapar? - Bukan, Lee, bukan mu shu.

Tapi mu shu. Aku mau melihat wanita-wanita, kawan.

Berhentilah berlagak bodoh, sekarang tunujukan padaku shu itu.

Ada peledakkan bom di kedutaan besar Amerika.

Dua penerjemah Amerika dinyatakan tewas.

Ada petunjuk?

Kami rasa itu pekerjaannya Ricky Tan.

Malam ini, seluruh anggota Triad-nya sedang berkumpul di sebuah klub.

Kalau kau tidak mau menerima kasus ini, aku bisa mengerti.

Tidak. Tidak apa-apa.

Ada apa?

Kau menerima kasus lagi ditengah liburanku ya kawan?

Tentu saja tidak. Atasanku mengundang kita ke sebuah klub.

- Pesta besar malam ini. - Jangan macam-macam denganku, Lee.

Kutampar kau nanti, biar kau kembali ke jaman dinasti Ming.

Serius nih. Kutampar kau, biar kau kembali ke Bangkok.

- Pesta besar? - Besar sekali.

Ya sudah kalau begitu, pestalah kita.

Hei, ini keren. Hei, cantik.

Di sini tidak ada yang suka wisatawan, jadi berusalah membaur.

Membaur bagaimana? Aku kan 2 kaki lebih tinggi dari siapapun yang ada di sini.

- Tunggu di sini. - Mau ke mana kau?

- Kamar kecil. - Cepat kembali, kita mau pesta nih.

Apa kabar?

Sering ke sini? Tempatnya enak ya.

* Habiskan malam kita *

* Aku akan memuaskanmu, sayang *

Apa-apaan ini?

Apa cuma aku yang mendengarkan ini?

Orang itu sudah merusak lagu klasik!

* Terus, jangan berhenti, jangan berhenti sebelum kau puas. *

* Terus, jangan berhenti *

- * Jangan berhenti sebelum kau puas * - Boo!

* Terus, jangan berhenti, jangan berhenti sebelum kau puas. *

Aduh, aku sudah tidak sanggup lagi nih.

* Mendekatlah Oh, mendekatlah *

* Aku sudah panas sekarang *

* Cintailah aku *

* Sampai kau *

* Tidak mengerti lagi bagaimana caranya *

* Terus ayo mulai *

* Jangan berhenti sebelum kau puas* * Terus *

* Terus, jangan berhenti sebelum kau puas. *

* Terus ayo dimulai *

Ayo nona-nona!

* Ayo mulai *

* Terus, jangan berhenti sebelum kau puas. *

Ayo! Ayo!

- Ayo, nona-nona. - * Jangan berhenti...

- Ayo nona-nona. - * Aku tidak percaya ini *

* Ayo, jangan berhenti. * Kalian pasti pernah merasakannya kan!

* Jangan berhenti sebelum kau puas *

- Aku sudah bersemangat! - Carter!

Ayo! Ayo!

- Carter! - Ayolah, Lee!

- Carter! - Ayo!

Aku akan kembali Aku akan kembali

Aku akan kembali

Lee, orang-orang ini menyukaiku. Ayo kemari.

- Ayo keluar dari panggung ini. - Apa kau sudah gila, kawan?

Aku ini bintang, Tuhan bagi mereka. Lihat nih.

Ini bar preman. Kita di sini sedang menyamar.

Aku tahu kau bohong. Aku tahu kau bohong, kawan.

- Maafkan aku, Carter. - Kau bohong!

Kita di sini untuk mencari Ricky Tan. Kita harus bertindak hati-hati.

Bertindak hati-hati? Kau ini sedang bicara apa sih?

Siapa yang mengajarimu cara menggeledah bar? "Bertindak hati-hati."

Orang-orang ini adalah Triads, geng paling ditakuti di China.

Memangnya aku takut? Aku dari Los Angeles. Kami yang menciptakan geng.

- Berikan lencana itu. - Tidak! Kau hanya orang biasa!

Di Hong Kong, Aku Michael Jackson! Kau Toto!

Maksudmu Tito! Toto sih nama makanan yang kita makan kemarin malam.

- Berikan saja lencanamu. - Tidak!

Dengar semuanya!

Sekarang!

Aku bilang apa sih?

Kau baru saja bilang agar semuanya mengeluarkan pedang samurai mereka...

dan memotong pantatmu.

- Aku bilang begitu? - Iya.

Kalau begitu kemarilah. Biar kau yang menerjemahkannya. Ayo.

Baiklah, dengarkan!

Semua Triad dan wanita yang wajahnya buruk sebelah sini...

dan wanita yang wajahnya cantik sebelah sini!

Terjemahkan.

Dia ingin pria sebelah kanan. Wanita sebelah kiri.

Kalian harus melakukan seperti apa yang kuperintahkan.

Siapa di sini yang mengenal Ricky Tan? Angkat tangan kalian.

Terjemahkan.

Maaf. Temanku sedang mabuk.

Aku tau nih yang sebenarnya. Baiklah.

Saat ini aku tidak punya banyak waktu.

Hu Li!

Hei, Lee!

Menyingkir! L.A.P. D!

Lee! Tunggu dulu!

Ga jadi deh.

Lee, aku naik tangga saja ya!

Minggir, Kobe.

Maaf.

Paman, maaf mengganggu makan malamnya ya.

Carter!

Sebelah sini!

- Lee! - Tolong aku!

- Bagaimana kau bisa ada di sana? - Cepat!

Tunggu! Jangan dilepas, kawan.

- Ini. - Awas belakangmu!

- Belakangmu! - Apa?

Siapa itu?

Tuhan Yesus, aku tidak mau mati!

Lee, tolong aku, kawan!

Jangan khawatir. Bambu China sangat kuat.

- Kau yakin kawan? - Yakin.

Lepas! Lepas!

Aku tidak percaya, aku terbang sejauh 10,000 mil hanya untuk ini!

Aku tidak bisa percaya kau membohongiku, kawan.

- Maafkan aku. - Maaf katamu?

Bokongku hampir tertusuk sumpit dan kau hanya bilang maaf?

- Terjadi ledakan. - Aku tidak perduli!

Di Kedutaan Besar Amerika. Dua orang Amerika terbunuh.

Jadi menurutmu, orang bernama Ricky Tan yang meledakkan itu?

- Aku tidak tahu. - Lalu kenapa kau mencarinya?

- Kita akan mencari tahu. - Tidak, kau sendiri saja.

Ada 2 miliar orang China di sini, pilih saja salah satu untuk jadi rekanmu.

Kemana kita sekarang?

Salon Pijat. Heaven on Earth (Surganya Dunia.)

Begini dong.

Aku kan ke sini mau di pijat sambil minum teh hangat.

Ikuti petunjukku. Bertingkahlah seperti turis.

Aku memang turis, bodoh.

Pelan-pelan, Chen! Kenapa kau ini?

Temanku orang Amerika ini sedang liburan. Aku mau menjamunya.

Oh, kau orang Amerika.

- Iya. - Kau bawa uang Amerika?

- Aku saja, Lee. - Kau yakin?

Yakin.

Terima kasih.

- Sama-sama. - Sebelah sini.

Kalian siap?

Kau sudah siap? Aku siap.

Oh, Tuhan!

Tempat ini keren! Aku cinta Hong Kong.

Kau pernah di pijat oleh wanita China, sebelumnya?

Belum, tapi aku dengar luar biasa sekali.

Ikutlah denganku.

Kau pilih gadis manapun untukmu dan juga temanmu.

- Yang mana saja? - Yang mana saja.

Aku tidak tahu harus mulai dari mana.

- Aku suka yang itu. Dia harus ikut. - Ya, dia memang bagus.

Dia cukup, tapi badan belakangku pegal dan butuh dipijat lebih keras.

Jadi, aku memilih yang merah muda juga.

- Oh, yaa. - Aku juga mau dia.

Dia juga. Yang itu boleh juga kan?

Yang sebelah sana. Apa kakinya hebat?

- Oh, iya. - Apa yang kau lakukan?

- Dia bilang aku boleh bebas memilih. - Cepatlah!

Kenapa kau ini? Jangan pernah menyelak antrian orang Hitam ya.

Tenanglah!

Temanmu ini memiliki nafsu yang luar biasa.

Silahkan ikuti dia untuk naik ke kamar yang sepi.

Nanti kamarnya tidak akan sepi lagi.

Kalian pasti tidak tahu bagaimana enaknya saat ini.

Kemarin malam aku baru saja berkelahi dengan Triad.

Kalian pernah dengar tentang Triads? Aku mengalahkan sekitar 20 orang.

Kalian harus melihat aku. Keren banget.

Ini yang aku maksud, kawan. Ini baru liburan.

Aku tahu kau pasti bisa. Aku tahu.

Amerika?

Mau ke Amerika bersamaku? Pernah ke Amerika?

Bagaimana perempuanmu?

- Lee, Ada apa? - Itu Ricky Tan.

Itu Ricky Tan? Si cebol dengan piyama mandi!

Aku akan memanggil bantuan.

Tingginya cuma 4 kaki kok. Kita hajar saja sekarang.

- Dia sangat berbahaya. - Aku juga berbahaya.

Ayo kita ke sana, dan tangkap dia.

Kau tidak boleh mengganggu acara pijatku, kuberitahu kau itu.

Diamlah di sini.

Kau tidak perlu bantuan. Aku saja yang...

More Indonesian subtitles for Rush Hour 2

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left