The Penthouse

The Penthouse (펜트하우스)

Download Indonesian Subtitle

Release info

펜트하우스 3—The Penthouse 3 E02
A Commentary by CliffEdge
Terjemahan manual. NEXT Ver. | Durasi 01.25.11. Banyak uploader lain, jadi, aku upload sesempetnya aja.

Tags

other
Published on: 2021-06-12
Downloads: 34
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

[Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 19 tahun]

[Tokoh, tempat, organisasi, dan insiden dalam drama ini hanyalah fiksi]

Griya Tawang: Perang dalam Kehidupan Musim ke-3 Episode 1 Takarir Indonesia

- Aigoo. - Apaan sih?

Kenapa kau masuk penjara?

- Aku? - Ya.

Kenapa kau bertanya hal menyedihkan macam itu?

- Sial. - Kalau kau?

Apa kau sudah menikah?

Tidak, belum.

Apa kau bermimpi buruk, Hwejang-nim?

Tidur di sini tak nyaman, 'kan?

Bagaimana aku hidup di tempat sampah macam ini?

Ini jauh dari layak, dan kenapa banyak banget sampahnya?

Kau tahu, ada tempat yang disebut penjara griya tawang.

Mereka merenovasinya tahun lalu, jadi, jauh lebih luas daripada di sini,

dan WC-nya bersih.

Semua orang kaya berkumpul di sana.

Jika kau suap sipirnya sedikit, itu sudah cukup.

Penjara griya tawang?

Kyu Jin tidak bisa.

Apa katamu? Kau tidak bisa?

Aku seorang pengacara di sebuah firma hukum besar.

Saat di Gangnam, aku juga menjadi anggota dewan.

Apa guna itu semua di penjara?

Itu gak guna di penjara.

Tapi kemarin, dan kemarin lusa, dan kemarin kemarinnya lagi,

Kyu Jin yang cuci piring.

Kau...

Perselingkuhan, cinta tak terkekang, pencapaian tak ada bandingan.

Aku seorang pengacara yang berspesialisasi dalam cuci piring.

Akan ku pastikan setiap piring bersih bersinar sunlight.

Dasar...

Siapa yang mencuci piring di kamar mandi?

Hoooneeey.

Mmmmuah..

Nuna...

Nuna.

Aduh, Nuna.

Nuna, Nuna!

Aku merindukanmu.

Nuna...

Bagaimana keadaanmu di sana?

Bagaimana?

Yeobo.

Lehermu tampak agak tegang.

Boleh kutunjukkan padamu betapa terampilnya tanganku?

- Okey. - Okey?

Aw!!!

Wooo~h.

Segar sekali. Hebat.

Sebelum masuk ke sini,

nama panggilanku potongan kayu dan Batu Bata.

Kau butuh lebih dari tiga jam untuk memecahkan batu bata di pundakku.

Wow, tanganmu benar-benar terampil.

Kau harus memijitnya tepat di titik tekananmu,

dan meredakan ketegangannya.

Tulangmu pasti bergeser di sini.

Mumpung aku di sini,

akan kupastikan kau sembuh total.

Aku sudah bertemu seorang dokter hebat di penjara.

Tentu saja, aku ahlinya.

Hei, 4815, bawakan aku cemilan.

Okeh.

Kelihatannya enak.

Nih, untuk pijatanmu.

Astaga, aku...

Aku tak melakukannya agar mendapatkan ini darimu,

tapi terima kash, akan aku nikmati.

5450.

Gantung jemurannya sebelah sini.

Cahaya lebih bagus di sini.

Bagaimana kau beradaptasi dengan baik di tempat ini?

Setelah masuk penjara, aku tak pernah bisa tidur nyenyak.

Tapi kau makan dengan baik, tidur nyenyak,

dan eek juga lancar.

Apa kehidupan penjara cocok untukmu?

Apa kau penah masuk penjara sebelumnya?

Tempat orang tinggal, semuanya sama.

Mau?

Sang A, kau tak punya keterampilan sosial.

Setelah masuk penjara, aku merasa hidupku sia-sia.

Tapi apa kau sudah melihat Cheon Seo Jin hari ini?

Belum. Dia bilang ada pertemuan dengan pengacaranya pagi-pagi.

Tapi kenapa dia belum balik?

Mereka hilangkan jadwal kunjungan kita kalau mereka belum selesai.

Kunjungan kita cuma kunjungan biasa,

dan dia kunjungan spesial, sesi emas dengan pengacaranya.

Dan itu yang namanya peringkat.

Hanya karena kita pakai pakaian yang sama di sini,

bukan berarti kita semua sederajat.

Tempat ini seperti Hera Palace.

Yang di situ griya tawang.

Orang-orang di lantai atas, seperti aku.

Dan yang di lantai bawah, sepertimu.

Apa? Kenapa aku di lantai bawah?

Aku istri Anggota Dewan.

Kudengar mertuamu memutuskan tali silaturahmi.

Bilas saja cucian sampai bersih dan jemur semuanya,

kalau kau ingin selamat dari sini.

Setelah Yayasan Cheong A diambil alih ibumu,

Ma-Maksudku, Nyonya Seongbuk-dong,

Harga saham Grup Cheong A turun setengahnya.

Ketidakpuasan pemegang saham semakin meningkat.

Bahkan ada pembahasan pemecatan direktur...

...sambil menunggu hasil banding.

Itu sebabnya kubilang persiapkan banding dengan sempurna.

Kubilang cari cara untuk mengeluarkanku dengan alasan kurang bukti.

Dengan begitu, aku bisa memulihkan Yayasan Cheong A-ku.

Ada rumor bahwa Nyonya Seongbuk-dong...

...menjual Yayasan Cheong A.

Ternyata, sudah ada pembelinya juga.

Apa?

Mustahil.

Beraninya dia menjual yayasanku seenak jidat.

Siapa pembelinya?

I-Itu...

Apa orangnya...

...Shim Su Ryeon?

Aku tak tahu kau akan menjual yayasan secepat ini.

Aku tak tertarik akan hal itu.

Itu obsesi suamiku.

Tapi kini, yayasannya sudah hancur ...

...gara-gara kakakku.

Kenapa kau mencoba membelinya?

Kenapa kau menanyakan itu?

Memangnya kenapa? Kan Ibu juga penasaran.

Sejujurnya, yayasan sekolah juga...

...tak akan menghasilkan uang.

Apa itu kewajiban kaum ningrat?

Ah~ Pencucian uang.

Jadi, begitu caramu mengurus yayasan sampai sekarang.

Dan karena itulah dia melakukan hal yang sangat korup.

Periksa persyaratannya.

Aku ingin segera menyelesaikan akuisisi.

Akan ku usahakan ditandatangani secepat mungkin.

Mama, aku punya kabar baik.

Kabar apa?

Ma Ssaem bilang...

dengan surat rekomendasi kepsek,

Aku bisa dapat free pass ke Universitas Musik Seoul.

Dulu aku khawatir, tapi aku tak perlu khawatir lagi.

Apa Mama gak senang?

Aku hanya perlu tetap sehat sampai tes kinerja.

Seok Kyung

Kau tak perlu masuk ke Universitas Musik Seoul.

Dan kau tak perlu bernyanyi lagi kalau kau tak mau.

Bukankah kau bernyanyi hanya karena Ayah?

Aku tak mau bernyanyi sambil ditekan.

Bukan berarti aku benci bernyanyi.

Aku harus masuk ke Universitas Musik Seoul...

...sebelum kuliah di luar negeri kalau mau menjadi penyanyi kelas atas.

Mama ingin kau menikmati kegiatanmu...

...dibanding hanya untuk menjadi terkenal.

Jangan khawatirkan apa kata orang.

Lakukan apa yang membuatmu bahagia

Mana ada orang sukses cuma dengan lakukan yang membuatnya bahagia?

Ayah bilang...

...kita harus membayar iuran kalau gak mau hidup kayak babi.

Aku respect sama Ayah soal itu.

Aku gak pernah melihatnya tidur lebih dari tiga jam sehari.

Kau datang cepat.

Kau sudah datang. Kau datang tepat waktu.

- Anyeong haseyo. - Duduklah.

Mama menelepon Ro Na juga?

Tes kinerja sebentar lagi.

Mari kita nikmati makanan enak.

Aku sering melihatmu akhir-akhir ini.

Kau tak bekerja hari ini?

Pasti menyenangkan punya waktu luang karena kau tak akan kuliah.

Kau tak akan kuliah?

Kau tak tahu?

Dia tak ikut CSAT.

Dia berhenti berlatih beberapa waktu lalu.

Kenapa? Padahal kau memenangkan daesang .

Kapan kau memutuskan ini?

Ada apa, sih?

Kenapa Oppa lebay banget, sih?

Ini kan hidupnya.

Okeh. Ayo pesan hidangan utama dulu.

Kau mau makan apa, Ro Na?

Ini uang yang kau beri padaku tempo hari.

Aku gak enak nerimanya.

Kenapa gak enak?

Ahjumma akan menggantikan ibumu sampai dia keluar penjara.

Aku kan kerja paruh waktu.

Bisa diatur-atur sendiri.

Ro Na. Kau terlalu berbakat...

...untuk menyerah dalam bernyanyi.

Jika kau masuk ke kampus yang kau inginkan,

itu akan sangat menghibur ibumu.

Aku gak bisa. Aku masih punya urat malu.

Ahjumma tahu bagaimana aku masuk ke SMA Seni Cheong A.

Itu bukan salahmu.

Ibumu membayar kejahatannya...

Pikirkan lagi, lalu putuskan.

Ahjumma sangat ingin melihatmu...

...tumbuh dan berkembang menjadi penyanyi yang hebat.

Lehermu pasti dingin.

Kau gak boleh flu sebelum ujian.

More Indonesian subtitles for The Penthouse

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left