The first 192 lines.
Hai, nona-nona...
Dallas akhirnya mulai mendingin, kalian semua.
Aku punya firasat aneh.
...pertunjukan yang dipicu oleh latte.
Ed Sheeran kembali tur di Dallas...
Aku ingin dengar tentang teman terburukmu. Telepon kami...
Sial! Kelaminku!
Aduh!
Waktunya makan siang, aneh.
Ya Tuhan, itu gadis-gadis Free Eden.
Mustahil bisa bekerja di sana.
Mereka seperti bangsawan mal.
Itu dia bos kita.
- The Fruits sangat seksi. - Bukankah ada empat orang?
Kudengar dia jadi gila.
Cherry...
- Tunggu, mereka tidak bayar? - Kami tidak menagih The Fruits.
- Apple itu menyebalkan. - Dia lebih dari sekadar itu.
Aku butuh shawarma-ku. Berikan padaku!
Terima kasih.
- Kau mau? - Tidak.
- Kudengar dia seorang penunggang. - Dia pernah melambai padaku.
Ya Tuhan, aku ingin jadi dia.
Gadis koboi-ku.
Pakaiannya sempurna.
- Kau lapar? - Apa?
Ya Tuhan.
Mau saus ranch dengan itu?
Lihat. Kau melihat mereka?
- Beri tahu aku gosipnya. - Ya Tuhan.
- Sampai jumpa Rabu. - Dah!
- Aku suka Fig. Dia favoritku. - Ayo!
Tuhan, andai namaku diambil dari nama buah.
Colin, sadarlah.
Aku ingin mereka meludah ke mulutku.
Tuhan, mereka sangat seksi.
Bro, dia bahkan tidak tahu kau ada.
Fig, capai 10 ribu hari ini.
Cherry, kau bantu aku membuka kiriman baru.
Aku pada dasarnya menjual untuk dua orang,
jadi jika ingin jadi manajer...
Tunggu, kau hamil?
Tidak! Bukan, dia bicara soal--
Jangan sebut namanya. Dia tidak bekerja di sini lagi.
Jelas aku tidak hamil.
Bagaimana jika aku punya anak laki dan harus menamainya, seperti,
Bob atau semacamnya?
- Ya. - Ya.
Apple, kau akan jadi manajer yang jauh lebih baik dari Sharon.
Ya. Apa pun demi menyingkirkan Sharon.
Sharon.
Kurasa gummy bear membuatku melayang.
Ya, kau butuh kecanduan baru
seperti aku butuh jaket bolero mungil.
Tunggu, bagaimana jika kita minta Sharon merekrut orang baru
untuk menggantikan Dia Yang Tak Boleh Disebut?
Tidak, aku tidak butuh tiruan gila lainnya.
Ya, kita tidak butuh siapa pun, Fig.
Kita sehati sejiwa.
Oh!
Kita tidak naik eskalator pakai sepatu hak tinggi.
- Aku mau pipis. - Baiklah.
- Sendiri. Dah. - Baiklah.
Hai, semuanya.
Ooh! Sampel gratis.
Tidak!
Hai.
Um, aku tidak tahu apa yang kau lakukan di pameran ini,
tapi, di mal ini
kami tidak bicara dengan Sister Sweet, Fig.
Um, sebenarnya, itu Sister Salt.
Baiklah, baiklah! Sst, sst.
Taruh kembali. Letakkan. Letakkan.
Ya.
Baik, ayo pergi.
- Dah. - Jangan melambai padanya!
- Apa? - Dia akan salah paham.
Dan Apple bilang bahwa
Dan keju Parmesan?
Lalu aku melempar kopi panas ke kelaminku.
Tunggu, kopimu atau latte-mu?
Latte. Berhenti. Ini serius.
Ya Tuhan, maaf. Kau benar.
Latte panas ke kelaminku
karena jelas aku takkan membiarkan pria ini keluar.
Ya Tuhan, tentu saja.
Tapi kau tahu apa bagian terindahnya?
Aku membelikanmu latte ekstra pagi ini.
Aku berpikir untuk membelikanmu latte ekstra.
Seolah kita memberontak melawan patriarki bersama.
Cherry, kau harus mengatasi kompulsimu ini
untuk membuat dirimu menjadi tokoh utama
dalam cerita orang lain.
- Itu melelahkan. - Ya.
Ini haruslah sesuatu yang laku keras.
Hai, nona-nona. Jadi, untukmu, itu 800.
Terima kasih.
Dan set tiga potong ini diskon jadi 2.500.
Kau beruntung sekali.
Aku tahu. Bagus sekali.
Ah, struknya akan dikirim lewat surel.
Terima kasih.
Ya Tuhan. Hai!
Oh, ini enak sekali.
Pernahkah kau mencoba semuanya sekaligus?
Rasanya, luar biasa.
Oh!
Rok mini bertabur glitter.
Kolaborasi Hilary Duff kembali.
Terima kasih Tuhan.
Aku benar-benar Gordo.
Tidak, kau Miranda. Fig itu Gordo.
- Siapa namamu lagi? - Pumpkin.
Serius?
Serius apa?
Tunggu, itu seperti, nama rasa atau apa?
Bukan, itu namaku.
Aku tahu ada sesuatu yang istimewa darimu.
- Benarkah? - Ya.
Maaf, kami punya masalah dengan Sister Salt.
Itu, seperti, kasta terendah.
Di samping Keep Calm and Cookie On, kau tahu maksudku?
Agak tak terlihat bagi kami. Maaf.
Tidak apa-apa. Pekerjaanku tidak mendefinisikanku.
Keseiksian dan kepribadianku yang melakukannya.
Dan apakah kalian merekrut?
Fig, sudah capai 10 ribu?
Karena Cherry dan aku di sini bekerja keras sampai mati.
Kami butuh kau untuk melakukan bagianmu.
Sayang padamu, manis.
Diterima, Apple.
Siapa itu?
Mengapa kau tidak kembali besok,
tapi jangan bawa pretzel-nya, ya?
Itu seperti racun di sini.
Sebenarnya, bawa saja,
tapi bawa yang rasa kayu manis saja.
Apple suka kayu manis. Tentu saja.
Terima kasih, Fig.
Terima kasih, Pumpkin.
Hai, The Fruits.
Aku tahu kita tidak ingin merekrut siapa pun,
tapi aku baru bertemu gadis yang sangat manis.
Esensinya sangat boho babe,
dan dia punya kepribadian yang hebat.
Dia sedikit berantakan,
tapi aku menyuruhnya kembali besok.
Baik, aku harus pergi.
Ada wanita di bawah sini memakai celana olahraga
dan sedang putus cinta.
Itu berat. Dah.
Ohhhhhh!
Sial!
Sudah kubilang berulang kali kukumu itu bahaya.
Tapi aku sangat menyukainya.
Pretzel baru matang?
Aku suka kayu manis.
Sudah kudengar.
Apa aku mengenalmu?
Kurasa tidak. Aku baru tiba minggu lalu.
Sedang cari kerja, manis?
Sepagi ini?
Aku sudah punya pekerjaan.
Apa kau suka pekerjaan ini?
Aku dapat uang darinya.
Fig, ambilkan aku lamaran.
Mm-hmm.
Mereka tampak seperti anak-anak menyebalkan.
Jadi bagaimana kau minum kopimu?
Tidak. Aku bisa muntah. Aku minum teh.
Baik, kita bisa atasi itu.
Apa kau pernah merasa kesepian terkadang?
Aku punya tato hati di kelingkingku.
Mm.
Kurasa siapa pun dengan tato hati kecil
di tubuhnya itu sangat kesepian.
Mm-hmm.
Kurasa aku membuatnya karena orang tuaku
tidak mampu membelikanku boneka American Girl
saat aku kecil.
Kurasa aku ingin menjadi boneka sendiri.
Aku ingin seseorang mengepang rambutku.
Ya Tuhan!
Sangat kasar.
Siapa namamu?
Pumpkin.
Ya, aku tahu. Memang benar Pumpkin.
Kita semua buah-buahan di sini di Free Eden.
Apa rencanamu malam ini?
Uh, yah, aku berencana pulang
dan membuat kue cokelat dengan ibuku.
Tapi, apa yang ingin kau lakukan malam ini?
No comments yet. Be the first to leave one.